Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 6 Sarip Jadi Juri MasterChef Planet Uranus – Lodeh vs Ramen Plasma]

Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 6 Sarip Jadi Juri MasterChef Planet Uranus – Lodeh vs Ramen Plasma]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
  • visibility 1.114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SETELAH kejadian sayur lodeh bikin robot juri baper dan gagal shutdown, Sarip mendadak jadi selebritas kuliner luar angkasa. Di Planet Karmelia, wajahnya muncul di bungkus minuman serbuk santan instan. Di Planet Marsupilak, namanya dijadikan nama menu di restoran “Nasi Campur Rasa Rindu by Sarip”.

Popularitas ini membuncah seperti santan yang kelamaan direbus, Undangan wawancara, podcast lintas planet, bahkan endorsement dari merek sabun cuci piring orbit terus berdatangan. Tapi yang paling bikin Sarip bingung adalah surat undangan berlogo elegan, hologramnya bersinar warna ungu unyu. “Anda diundang sebagai Juri Tamu di MASTERCOOK URANUS GALAXY, Episode Masakan Emosional vs Masakan Molekular”.

Sarip yang waktu itu sedang nyetrika celana training di kontrakan orbit, langsung mangap.”Lha wong aku masak aja ngira oregano itu daun jeruk. Sekarang disuruh jadi juri?”

Bruntalox, tetangga aliennya, hanya nyengir. “Justru itu. Lidah rakyat harus punya suara. Selama ini juri mastercook terlalu elit. Mereka bilang sup rasa tarikan gravitasi itu ‘umami’. Kita bilang ‘amis’. Sudut pandangmu penting!”

Sarip tiba di studio Mastercook Planet Uranus. Lokasinya di tepi danau es berbentuk spageti melingkar. Setnya megah kompor melayang, chef alien berseragam perak, dan satu pembawa acara yang mirip gabungan Raffi Ahmad dan segitiga bermuda.

Duduk di meja juri, Sarip ditemani dua sosok Chef Zlarfon dari Planet Z-Z-Z (yang kalau ngomong selalu berdengung) dan Lady Cukinara, seorang kritikus kuliner legendaris yang lidahnya konon bisa membedakan 42 rasa berbeda dari satu tetes kuah.

Chef Zlarfon bilang “Kami harap Anda bisa memberi sudut pandang… primitif…”

Sarip nyaut “Jangan sebut primitif, Bos. Itu lidah jujur. Nggak bisa dibayar pakai NFT rasa kemenyan!”

Dua finalis tampil, dari Planet Gleggleg Chef Nanu, yang menyajikan Ramen Plasma dengan Kaldu Neutron dan Telur Antimateri.

Dari Planet Bumi (perwakilan komunitas TKI orbit) Chef Tuminah, tetangga jauh Sarip, dengan sajian Sayur Lodeh Asap Daun Jati dengan Tempe Terselubung.

Presentasi pertama bikin Sarip pusing. Chef Nanu menjelaskan teknik memasaknya “Pertama, kami memanaskan kuah menggunakan frekuensi otak burung hitam Pluto. Lalu mie dibentuk lewat lubang cacing kecil yang steril.”

Sarip ngangguk-ngangguk sambil nyatet. “Catatan, jangan makan sambil mikirin lubang cacing. Bisa mules ideologis.”

Pas gilirannya Chef Tuminah, dia cuma senyum “Ini sayur lodeh resep ibu saya. Dimasak pakai api kompor nyata, bukan sinar gamma. Tempenya saya bungkus cinta”.

Sarip mulai ngiler.

Lady Cukinara icip Ramen Plasma dan bilang, “Cita rasanya… kompleks. Ada ledakan rasa uranusium”

Sarip icip. Hening.

“Rasanya kayak jilat baut AC”

Selanjutnya, ia coba lodeh. Diam. Matanya berkaca-kaca.

“Ini… ini mengingatkanku waktu kecil, ngumpet di bawah kolong meja, ngintip emak masak sambil nyanyi lagu Koes Plus”

Chef Zlarfon tergagap.

“Subyektif! Masakan harus ilmiah!”

Sarip berdiri.

“Rasa itu bukan rumus. Rasa itu kenangan. Kalau makanan bikin kita inget rumah, berarti itu masakan beneran. Bukan percobaan laboratorium pakai uap uranium!”

Penonton heboh. Alien berkepala tiga lempar topi. Drone kameramen joget TikTok antariksa.

Chef Tuminah menang mutlak. Ramen Plasma dicoret dari buku resep, karena bikin satu juri muntah pixel. Tapi kekacauan muncul dari sponsor acara Perusahaan Makanan Sintetis GalaxyCorp™, yang tersinggung dan mengancam menarik dana acara.

Produser panik. Rating acara naik, tapi pendanaan turun. Sarip diminta klarifikasi.

“Saya cuma juri, bukan ahli diplomasi intergalaksi.”
Tapi publik sudah cinta padanya. Meme “Sarip vs Ramen Molekular” tersebar di seluruh jagat. Tagar baru viral:
#LidahRakyatLidahKebenaran
#SayurLodehMelawanKapitalismeRasa

Malam itu, Sarip duduk sendiri di balkon orbit. Di tangannya, mangkuk lodeh sisa kompetisi. Di telinganya, kaset ngaji emak terus berputar.

“Besok katanya ada demo buruh lintas planet. Mereka mau aku ikut orasi. Ah, semesta ini makin absurd”

Ia mengelus perut kenyang.

“Tapi ya sudahlah. Kalau lidah kampungku bisa bikin perubahan, mungkin suara kampung juga bisa bikin robot-robot itu denger jeritan gaji rendah”

Sarip mengangguk pelan.

“Besok kita demo. Tapi pagi-pagi… kita bikin oseng mercon dulu”

Bersambung bab 7

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modernisasi Lanskap Politik Inggris: Partai Lain Memberdayakan Demokrasi Langsung melalui Teknologi Terdesentralisasi

    Modernisasi Lanskap Politik Inggris: Partai Lain Memberdayakan Demokrasi Langsung melalui Teknologi Terdesentralisasi

    • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.515
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, LONDON ,  (GLOBE NEWSWIRE) — Titik balik bersejarah dalam politik Inggris dengan diluncurkannya The Other Party (www.otherparty.co.uk), sebuah gerakan politik inovatif yang dirancang untuk mendesentralisasikan kekuasaan dan memulihkannya kepada masyarakat melalui teknologi blockchain. Inisiatif perintis ini mendefinisikan ulang proses demokrasi dengan memungkinkan partisipasi langsung dalam pembuatan undang-undang dan pengambilan keputusan kebijakan, tanpa melibatkan aparat […]

  • Gubernur Sebut Almarhum Sertu Iskandar Sebagai Pahlawan, Keluarga Korban Respon Begini

    Gubernur Sebut Almarhum Sertu Iskandar Sebagai Pahlawan, Keluarga Korban Respon Begini

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru menyambangi secara langsung kediaman almarhum Sertu Iskandar, anggota TNI AD yang gugur saat menyelamatkan seorang warga yang diserang gajah liar di Desa Banyu Biru Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dua hari lalu. Kedatangan Herman Deru ke kediaman korban yang berada di Perumahan Tiga Putri Blox E 2 […]

  • TAKE Siak Diresmikan, Apa Tujuan & Harapannya ?

    TAKE Siak Diresmikan, Apa Tujuan & Harapannya ?

    • calendar_month Jumat, 29 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.206
    • 0Komentar

    PERESMIAN Kebijakan Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE) Siak Hijau dan Peluncuran Media Website Siak Hijau Kabupaten Siak secara virtual, di Rumah Dinas Wakil Bupati Muba, kemarin mendapat respon positif Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi mewakili Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin selaku Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL). Wabup Muba […]

  • AHY: Infrastruktur Harus Tahan Guncangan Masa Depan

    AHY: Infrastruktur Harus Tahan Guncangan Masa Depan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan  pemerintah harus merancang infrastruktur agar mampu menghadapi guncangan melalui sistem peringatan dini, perencanaan berbasis risiko, dan desain masa depan, saat melakukan kunjungan kerja di Sumatera Selatan pada 10-11 Februari 2026, Pada Selasa (10/2/2026). Kunjungan dua hari ini bertujuan memperkuat koordinasi pusat-daerah, mempercepat proyek […]

  • Palembang Usulkan Kuota 1.129 Unit Rumah Untuk MBR Di Kementrian PUPR

    Palembang Usulkan Kuota 1.129 Unit Rumah Untuk MBR Di Kementrian PUPR

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle Aan
    • visibility 1.328
    • 0Komentar

    DALAM rangka penerimaan rencana bantuan pembangunan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Kementerian PUPR melalui Kepala Satuan Kerja Penyediaan Rumah Swadaya (PRS) Kementerian PUPR, Serdju Bindarum kunjungi Rumah Dinas Walikota Palembang guna memastikan kesiapan Daerah dalam perencanaan tersebut. Dikatakan Serdju, ada beberapa unsur yang masuk dalam kategori masyarakat yang dapat menerima bantuan tersebut, yaitu para […]

  • Muba Masuk Tiga Besar, Nominator Paritrana Award 2023

    Muba Masuk Tiga Besar, Nominator Paritrana Award 2023

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 890
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Realisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi tenaga kerja formal dan informal yang difasilitasi Pj Bupati Apriyadi Mahmud membuat para juri Tim Sembilan Nominator Paritrana Award Tahun 2023 Tingkat Provinsi Sumsel kagum. Hal ini diketahui saat Pj Bupati Apriyadi Mahmud mengikuti tahapan Wawancara Kandidat Penghargaan Paritrana Tahun 2023 di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (21/2/2024). Pasalnya, […]

expand_less
WordPress Archive Chapel – Church WordPress Theme Chardonnay – Wine Store & Vineyard WordPress Theme Charety – Charity & Donation WordPress Theme Charie – Charity NonProfit Elementor Template Kit Charify – Fundraising & Donation WordPress Theme Charipex – Charity & Nonprofit WordPress Theme Charitable – Charity Nonprofit Organization WordPress Theme Charitix – Nonprofit Charity WordPress Theme Charito – Nonprofit Charity WordPress Theme Chariton – NonProfit Charity WordPress Theme