Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 6 Sarip Jadi Juri MasterChef Planet Uranus – Lodeh vs Ramen Plasma]

Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 6 Sarip Jadi Juri MasterChef Planet Uranus – Lodeh vs Ramen Plasma]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
  • visibility 1.126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SETELAH kejadian sayur lodeh bikin robot juri baper dan gagal shutdown, Sarip mendadak jadi selebritas kuliner luar angkasa. Di Planet Karmelia, wajahnya muncul di bungkus minuman serbuk santan instan. Di Planet Marsupilak, namanya dijadikan nama menu di restoran “Nasi Campur Rasa Rindu by Sarip”.

Popularitas ini membuncah seperti santan yang kelamaan direbus, Undangan wawancara, podcast lintas planet, bahkan endorsement dari merek sabun cuci piring orbit terus berdatangan. Tapi yang paling bikin Sarip bingung adalah surat undangan berlogo elegan, hologramnya bersinar warna ungu unyu. “Anda diundang sebagai Juri Tamu di MASTERCOOK URANUS GALAXY, Episode Masakan Emosional vs Masakan Molekular”.

Sarip yang waktu itu sedang nyetrika celana training di kontrakan orbit, langsung mangap.”Lha wong aku masak aja ngira oregano itu daun jeruk. Sekarang disuruh jadi juri?”

Bruntalox, tetangga aliennya, hanya nyengir. “Justru itu. Lidah rakyat harus punya suara. Selama ini juri mastercook terlalu elit. Mereka bilang sup rasa tarikan gravitasi itu ‘umami’. Kita bilang ‘amis’. Sudut pandangmu penting!”

Sarip tiba di studio Mastercook Planet Uranus. Lokasinya di tepi danau es berbentuk spageti melingkar. Setnya megah kompor melayang, chef alien berseragam perak, dan satu pembawa acara yang mirip gabungan Raffi Ahmad dan segitiga bermuda.

Duduk di meja juri, Sarip ditemani dua sosok Chef Zlarfon dari Planet Z-Z-Z (yang kalau ngomong selalu berdengung) dan Lady Cukinara, seorang kritikus kuliner legendaris yang lidahnya konon bisa membedakan 42 rasa berbeda dari satu tetes kuah.

Chef Zlarfon bilang “Kami harap Anda bisa memberi sudut pandang… primitif…”

Sarip nyaut “Jangan sebut primitif, Bos. Itu lidah jujur. Nggak bisa dibayar pakai NFT rasa kemenyan!”

Dua finalis tampil, dari Planet Gleggleg Chef Nanu, yang menyajikan Ramen Plasma dengan Kaldu Neutron dan Telur Antimateri.

Dari Planet Bumi (perwakilan komunitas TKI orbit) Chef Tuminah, tetangga jauh Sarip, dengan sajian Sayur Lodeh Asap Daun Jati dengan Tempe Terselubung.

Presentasi pertama bikin Sarip pusing. Chef Nanu menjelaskan teknik memasaknya “Pertama, kami memanaskan kuah menggunakan frekuensi otak burung hitam Pluto. Lalu mie dibentuk lewat lubang cacing kecil yang steril.”

Sarip ngangguk-ngangguk sambil nyatet. “Catatan, jangan makan sambil mikirin lubang cacing. Bisa mules ideologis.”

Pas gilirannya Chef Tuminah, dia cuma senyum “Ini sayur lodeh resep ibu saya. Dimasak pakai api kompor nyata, bukan sinar gamma. Tempenya saya bungkus cinta”.

Sarip mulai ngiler.

Lady Cukinara icip Ramen Plasma dan bilang, “Cita rasanya… kompleks. Ada ledakan rasa uranusium”

Sarip icip. Hening.

“Rasanya kayak jilat baut AC”

Selanjutnya, ia coba lodeh. Diam. Matanya berkaca-kaca.

“Ini… ini mengingatkanku waktu kecil, ngumpet di bawah kolong meja, ngintip emak masak sambil nyanyi lagu Koes Plus”

Chef Zlarfon tergagap.

“Subyektif! Masakan harus ilmiah!”

Sarip berdiri.

“Rasa itu bukan rumus. Rasa itu kenangan. Kalau makanan bikin kita inget rumah, berarti itu masakan beneran. Bukan percobaan laboratorium pakai uap uranium!”

Penonton heboh. Alien berkepala tiga lempar topi. Drone kameramen joget TikTok antariksa.

Chef Tuminah menang mutlak. Ramen Plasma dicoret dari buku resep, karena bikin satu juri muntah pixel. Tapi kekacauan muncul dari sponsor acara Perusahaan Makanan Sintetis GalaxyCorp™, yang tersinggung dan mengancam menarik dana acara.

Produser panik. Rating acara naik, tapi pendanaan turun. Sarip diminta klarifikasi.

“Saya cuma juri, bukan ahli diplomasi intergalaksi.”
Tapi publik sudah cinta padanya. Meme “Sarip vs Ramen Molekular” tersebar di seluruh jagat. Tagar baru viral:
#LidahRakyatLidahKebenaran
#SayurLodehMelawanKapitalismeRasa

Malam itu, Sarip duduk sendiri di balkon orbit. Di tangannya, mangkuk lodeh sisa kompetisi. Di telinganya, kaset ngaji emak terus berputar.

“Besok katanya ada demo buruh lintas planet. Mereka mau aku ikut orasi. Ah, semesta ini makin absurd”

Ia mengelus perut kenyang.

“Tapi ya sudahlah. Kalau lidah kampungku bisa bikin perubahan, mungkin suara kampung juga bisa bikin robot-robot itu denger jeritan gaji rendah”

Sarip mengangguk pelan.

“Besok kita demo. Tapi pagi-pagi… kita bikin oseng mercon dulu”

Bersambung bab 7

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Songket & Tari Tanggai Tampil di Parade Nusantara Jambore Nasional 2019

    Songket & Tari Tanggai Tampil di Parade Nusantara Jambore Nasional 2019

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.492
    • 0Komentar

    “Semangat untuk para ibu PKK yang sudah tampil dengan indah. Busananya bagus dan meriah didominasi warna merah dan kuning keemasan”

  • DPRD dan Walikota Pagaralam Tanda Tangani Keputusan Bersama RAPBDP Tahun 2020

    DPRD dan Walikota Pagaralam Tanda Tangani Keputusan Bersama RAPBDP Tahun 2020

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.804
    • 0Komentar

    DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam menggelar rapat Paripurna persetujuan bersama terhadap rancangan peraturan daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Kota Pagaralam Tahun 2020 Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Jenny Shandiyah didampingi Wakil Ketua I Dessy Siska, Wakil Ketua II Efsi, dihadiri oleh Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH, 22 […]

  • Wisata Danau Teluk Gelam Dipastikan Tahun Ini Bisa Dinikmati Masyarakat

    Wisata Danau Teluk Gelam Dipastikan Tahun Ini Bisa Dinikmati Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 10.206
    • 0Komentar

    DISTINASI Wisata Danau Teluk Gelam, akhir tahun ini sudah siap dinikmati Oleh seluruh masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Pasalnya, saat ini sudah ada beberapa spot dan veneu baru di Danau Teluk Gelam. Kepala Dinas Pariwisata OKI, IIfnah, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (13/11/2019), mengatakan akhir tahun ini masyarakat OKI tidak perlu jauh-jauh lagi untuk […]

  • Soal Destinasi Taman Wisata Punti Kayu, Pj Walikota Palembang Panggil Dinas Terkait, Ada Apa !

    Soal Destinasi Taman Wisata Punti Kayu, Pj Walikota Palembang Panggil Dinas Terkait, Ada Apa !

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.658
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Walikota Palembang, Dr A Damenta terus tindaklanjuti perkembangan sebagian besar destinasi wisata yang ada di kota Palembang, salah satunya yakni destinasi taman wisata Punti Kayu Palembang, Kamis (26/09). Dalam menindaklanjuti hal tersebut, Pj Walikota Palembang, Dr A Damenta sengaja memanggil dinas-dinas terkait guna melakukan rapat evaluasi lanjutan dan pembahasan langsung mengenai destinasi […]

  • Presiden Tinjau Sirkuit Mandalika

    Presiden Tinjau Sirkuit Mandalika

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 759
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi), bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) guna melakukan kunjungan kerja, Jumat (12/11/2021). Dikutip dari laman presidenri.go.id, Presiden beserta rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. Pada sekitar pukul 06.30 WIB Setibanya di Bandar Udara Internasional Lombok (BIL) Zainuddin Abdul Majid, Kabupaten […]

  • Muba Masih Pimpin Perolehan Medali di Porprov Sumsel

    Muba Masih Pimpin Perolehan Medali di Porprov Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 930
    • 0Komentar

    SEBANYAK 12 Cabang Olahraga (Cabor) yang diantaranya diikuti oleh Kontingen Muba pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII telah dinyatakan selesai tanding. Peraihan medali pada 12 cabor tersebut juga tergolong signifikan menyumbang peraihan medali yakni diantaranya Tenis Lapangan 7 medali, Catur 13 Medali, Tenis Meja 8 Medali, Wushu 18 medali, Soft Tenis 6 medali, Futsal 1 […]

expand_less
WordPress Archive Chapel – Church WordPress Theme Chardonnay – Wine Store & Vineyard WordPress Theme Charety – Charity & Donation WordPress Theme Charie – Charity NonProfit Elementor Template Kit Charify – Fundraising & Donation WordPress Theme Charipex – Charity & Nonprofit WordPress Theme Charitable – Charity Nonprofit Organization WordPress Theme Charitix – Nonprofit Charity WordPress Theme Charito – Nonprofit Charity WordPress Theme Chariton – NonProfit Charity WordPress Theme