Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Ratu Sinuhun & Seni yang Mendadak Bersuara

Ratu Sinuhun & Seni yang Mendadak Bersuara

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 2.931
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perempuan, Palembang, dan Pekan Seni yang Bikin Kota Berpikir Ulang

PALEMBANG sempat mendadak riuh pada 15–19 November 2025, saat Pekan Seni 2025 menyalakan kembali denyut kreatif kota ini. Tema “Ratu Sinuhun – Perempuan, Warna, dan Karya” muncul seperti pengingat manis, tapi nyentil, bahwa perempuan bukan lagi pelengkap panggung, melainkan sumber cahaya yang selama ini diam-diam menerangi semua sudut.

Lawang Borotan, tempat biasanya tenang, berubah menjadi ruang penuh ide. Pengunjung datang, melihat karya, lalu pulang dengan kepala penuh pertanyaan baru tak jauh beda dengan efek grup WhatsApp keluarga tapi versi seni.

Ada lukisan yang warna-warni sampai bikin mata bingung mau fokus ke mana. Ada instalasi yang bentuknya seperti hasil diskusi tiga dimensi antara imajinasi dan realita. Semua karya berdiri tegak, seperti ingin berkata, “Ini waktunya perempuan bicara tanpa permisi”.

Di balik festival yang heboh ini, tim DKP bekerja rapi. M. Nasir, Faldy, Cheirman, Irfan Kurniawan, dan M. Fitriansyah mengatur agenda seperti sedang merangkai puzzle yang semua potongannya bergerak sendiri.

Komite seni rupa, musik, teater, tari, dan sastra tampil kompak, setia menjaga ritme agar festival berjalan tanpa drama kecuali drama yang memang dipentaskan.

Tema “Ratu Sinuhun” tampil bukan sebagai slogan kosong. Tema ini menggiring pengunjung untuk melihat dunia dari mata perempuan. Kadang lembut, kadang tegas, kadang lucu tanpa disengaja, seperti kehidupan sehari-hari yang sering mencampur aduk emosi tanpa aba-aba.

Setiap karya menyimpan pesan, perempuan bukan hanya bisa berkarya, tapi sudah lama melakukannya hanya panggungnya sering dipasang terlalu sempit.

Festival ini mengalir ringan, membuat orang berpikir sambil tersenyum. Tertawa muncul di beberapa sudut ruang ketika pengunjung menyadari bahwa humor ternyata juga alat untuk bercerita tentang keberanian. Semua bergerak aktif, hidup, dan apa adanya tanpa kedok, tanpa basa-basi.

Pekan Seni 2025 memang menghadirkan warna baru bagi Palembang. Selama 15–19 November 2025, karya perempuan muncul sebagai suara yang utuh dan lantang. Festival ini menunjukkan bahwa seni yang jujur selalu menemukan jalannya sendiri untuk menyentuh penonton.

Setiap karya menawarkan satu pesan moral, perempuan bukan hanya bagian dari cerita, tetapi penulisnya. Ketika suara mereka diberi ruang, seni tidak hanya hidup, ia tumbuh dan menyalakan kota. Palembang pun berjalan pulang dengan langkah pelan, seperti baru selesai menerima nasihat dari seni yang akhirnya bersuara.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “100 Hari, Bedah 2.500 Rumah : Makin Nyaman Rebahan” [ “Ngebut Boleh, Asal Nggak Asal!”]

    “100 Hari, Bedah 2.500 Rumah : Makin Nyaman Rebahan” [ “Ngebut Boleh, Asal Nggak Asal!”]

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.053
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, nggak main-main buat bikin warganya hidup lebih nyaman. Dalam waktu 100 hari ke depan,  ngegas bareng bupati dan walikota se-Sumsel buat ngebedah 2.500 rumah yang udah nggak layak huni. Nggak cuma itu, total targetnya sih lebih gede—5.815 rumah bakal diperbaiki bareng lewat program “Gerak Cepat, Bedah 5.815 Rumah […]

  • Judi Online : Menang Sekali Bangkrut Berkali-kali, Hancur Masa Depan!

    Judi Online : Menang Sekali Bangkrut Berkali-kali, Hancur Masa Depan!

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 633
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau dulu orang tua kita bilang, “Main gaple boleh asal jangan ngutang,” maka hari ini harus ditambah “Main HP boleh, asal jangan buat judi online.” Sebab kalau sudah masuk ke dunia judi digital, itu bukan lagi iseng-iseng berhadiah, tapi nekat-nekat berduka. Pemerintah, lewat Kementerian Komunikasi dan Digital alias Komdigi (jangan salah sebut jadi […]

  • Dipercaya Jadi Mustasyar NU Sumsel, Bupati Ini Juga Diangkat Sebagai Pembina LAZISNU

    Dipercaya Jadi Mustasyar NU Sumsel, Bupati Ini Juga Diangkat Sebagai Pembina LAZISNU

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.308
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Lic Econ MBA ditunjuk Ketua PBNU Prof KH Said Aqil Siradj menjadi Mustasyar PWNU Sumatera Selatan. Selain itu, warga NU juga  menunjuk yang diketuai PWNU Sumsel KH Amirudin Nahrawi (Cak Amir) mempercayaikan Bupati Muba menjadi Pembina Kepengurusan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU)  […]

  • ASN Gowes Bersama Ratu Dewa, Antar Beras Setengah Ton Untuk Korban Kebakaran

    ASN Gowes Bersama Ratu Dewa, Antar Beras Setengah Ton Untuk Korban Kebakaran

    • calendar_month Minggu, 16 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 809
    • 0Komentar

    PASCA terjadinya kebakaran hebat di kawasan padat pemukiman Jalan Merante RT 56 Rw 10 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang belum lama ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) Comunity besutan Ratu Dewa Jumat (14/1/2022) turun langsung menyalurkan bantuan. Bertolak dari ruang kerjanya Jalan Merdeka Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Ratu Dewa gowes menggunakan sepeda lipatnya diikuti puluhan […]

  • Era Revolusi Industri 4.0, Apakah Manusia Harus Tetap Dimanusiakan ?

    Era Revolusi Industri 4.0, Apakah Manusia Harus Tetap Dimanusiakan ?

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 838
    • 0Komentar

    DI era  revolusi industri 4.0 dewasa ini akan sangat berdampak terhadap bekurangnya peran Sumber Daya Manusia(SDM) disemua lini aktivitas kehidupan. Bahkan peran manusia akan digantikan oleh teknologi canggih. Hal tersebut diungkapkan Gubernur H. Herman Deru ketika membuka dilalog Kebangsaan dan Sarasehan dengan tema “Merajut Kekuatan Bangsa Menuju Kekuatan 5 Besar Dunia” yang  disenggarakan oleh Gerakan Arah Baru Indonesia […]

  • COVID-19 Muba: 1 Kasus Sembuh, 1 Konfirmasi Positif

    COVID-19 Muba: 1 Kasus Sembuh, 1 Konfirmasi Positif

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 741
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (2/8/2020) mengkonfirmasi penambahan 1 kasus sembuh, total kasus sembuh di Muba menjadi 67 kasus. “Ada penambahan 1 kasus sembuh asal Muba yang dirawat di RSMH Palembang,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Dijelaskan, kasus sembuh merupakan kasus 65. “Selain itu, ada pula penambahan […]

expand_less
WordPress Archive WPFomify Zapier Addon WPForms – Aweber WPForms – Calculations Addon WPForms – Campaign Monitor WPForms – Conversational Forms WPForms – Custom Captcha WPForms Pro – Drag & Drop WordPress Form Builder WPForms – Drip WPForms – Form Abandonment WPForms – Form Locker