Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Keindahan Pesona Kain Tradisional Sumsel  

Keindahan Pesona Kain Tradisional Sumsel  

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 5 Nov 2019
  • visibility 1.300
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEINDAHAN corak dan motif kain tradisional dari berbagai daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) menyedot perhatian para pengunjung pada pameran pesona kain tadisional Sumsel.

Dalam pameran yang digelar dalam rangka memeriahkan Ulang Tahun Museum Negeri Sumsel  tersebut, menampilan perkembangan motif dan corak pakaian yang digunakan pada masa prasejarah nenek moyong, masa revolusi  hingga saat ini. Sebagai bahan pembelajaran bagi para pengunjung museum, pihak panitia sengaja juga memberikan informasi terkait dengan bahan yang digunakan, ciri khas dan corak dari masing-masing daerah termasuk  kegunaan atau dalam acara apa saja kain itu digunakan.

Sebut saja misalnya dari Kota Palembang dalam pameran ini yang tetap mengusung motif kain songket menggunakan bahan dasar benang emas, Keanekaragaman kain daerah juga terlihat dengan adanya stan  yang khusus memamerkan  kain tradisi Komering, Ogan, Basemah dan Semendo yang sayang jika dilewatkan pengunjung yang datang.

Bahkan, Pemprov melalui OPD terkait akan terus berusaha melestarikan keanekaragaman seni dan budaya lokal yang ada di daerah ini. Termasuk di dalamnya keberadaan  pesona kain tradisional yang selama ini nyaris punah ditelan kemajuan zaman.

“Sekarang yang penting  adalah bagaimana kita mesosialisasikan pada generasi muda akan pentingnya arti budaya Indonesia yang merupakan warisan para leluhur. Kita Pemerintah Provinsi sangat peduli dengan  cagar budaya, karena itu kita pasilitasi untuk di renovasi  jika memang sudah tidak layak,” tegas Wagub Mawardi Yahya, Selasa [5/11/2019].

Wagub menambahkan, sudah menjadi tugas pemerintah dalam mempertahanakan adat istiadat, sehingga tidak tergerus oleh derasnya budaya lokal yang masuk. Karena itu dia mengharapkan peran genegarasi muda untuk aktif ikut melestarikan warisan budaya  dengan menggali kembali nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam seni  tradisional. Seperti  corak yang ada pada kain-kain tradisional yang diperkaya dengan motif, warna, teknik pembuatan dan kegunaannya.

“Kita ketahui bahwa kain tenun seperti songket, batik, jumputan dan gebeng dengan motif khas Sumsel yang penuh nilai-nilai filosofis, merupakan salah satu daya tarik Provinsi Sumsel. Bahkan keberadaan kain juga merupakan bukti warisan peradaban masa lampau,” kata Mawardi Yahya.

Lebih lanjut Mawardi mengungkapkan ada kebanggaan sebagai orang Sumsel, dimana songket Palembang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia dengan kategori kemahiran dan kerajinan tradisional.

“Kita juga harus bangga, mulai dari budaya sampai produk-produk yang dimiliki Sumsel kualitasnya tidak kalah dengan produk-produk dari luar Provinsi bahkan negara lain,”terangnya.

Dia mengharapkan agar keanekaragamanan budaya yang dimiliki oleh Provinsi Sumsel dapat dipertahanakan. Untuk itu dia  memintab Disbudpar  dapat melakukan sosialisasi  kepada generasi-generasi penerus untuk membentengi diri agar tidak terpengaruh dengan masuknya budaya luar yang merusak moral bangsa Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal melaporkan kegiatan pameran ini digelar mulai dari tanggal 5 November sampai 4 Desember 2019  mendatang  diisi juga dengan seminar, workshop busana adat Palembang, lomba mengambar dan mewarnai koleksi museum tingkat PAUD/TK se Kota Palembang.

“Kegiatan ini kita mengambil tema Pesona Kain Tradisional sesuai karena banyak sekali kain tradisional yang belum terungkap, dan butuh upaya untuk dilestarikan,” tambahnya.

 

Edukasi masyarakat

Dilain pihak, Kepala Museum Nasional, Drs. Siswanto dalam sambutannya  mengapresiasi  upaya  yang dilakukan  Pemprov Sumsel dalam melestarikan adat seni dan budaya yang ada. “Saya menyambut baik atas digelarnya kegiatan ini sebagai salah satu cara  mengedukasi masyarakat,” paparanya.

Menurutnya, nilai-nalai tradisonal ini juga penting untuk diangkat agar masyarakat lebih cinta lagi kepada warisan budaya.

“Marilah kita angkat nilai tradisonal sehingga masyarakat cinta khususnya kain -kain tradisonal. Dibalik itu juga sasaran kita para generasi muda karena mereka para kreator, inovator yang memanfaatkan tradisional agar kedepan lebih dileastarikan terutama nilai luhur,”tutupnya.

Pembukaan secara resmi pameran pesona Kain Tradisional Sumsel kali ini ditandai dengan pemukulan gong dan peninjauan pameran oleh Wakil Gubernur didampingi Kepala Museum Nasional, Siswanto. Kepala Disbudpar Aufa Syahrizal, Kepala UPTD Meseum Negeri Sumsel, Chandra Amprayadi dan tamu penting.[**]

 

Penulis : ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agar Bebas Narkoba, ASN Kejari Pagar Alam Tes Urine

    Agar Bebas Narkoba, ASN Kejari Pagar Alam Tes Urine

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    SEDIKITNYA 20 pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagaralam dites urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Pagaralam yang dipusatkan di Kantor Kejari, kemarin. Kepala Kejari Pagaralam, M Zuhri SH MH mengatakan, kegiatan ini merupakan perintah langsung dari Kejagung. Selain itu tentunya sebagai warga negara yang taat hukum dan aturan kegiatan seperti ini sangat berguna bagi semua […]

  • Gandeng BKMM Cikampek, Banyuasin Gelar Operasi Katarak Massal

    Gandeng BKMM Cikampek, Banyuasin Gelar Operasi Katarak Massal

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.349
    • 0Komentar

    DINAS Kesehatan Kabupaten Banyuasin yang bekerjasama dengan Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) Cikampek mengadakan,” Bakti Sosial Pelayanan Operasi Katarak Massal di Kabupaten Banyuasin secara gratis. H. Masagus M. Hakim, M. Kes. menerangkan berdasarkan data Badan Litbang Kemenkes Tahun 2016, angka Prevalensi Kebutaan di Indonesia mencapai 3% sedangkan untuk Sumselsendiri angka Prevalensi berada di angka 3,6 % dari jumlah penduduk […]

  • Catatan penting Ratu Dewa dari Kegiatan susur Sungai dari BI belum lama ini, apa ayo !

    Catatan penting Ratu Dewa dari Kegiatan susur Sungai dari BI belum lama ini, apa ayo !

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.359
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pejabat [Pj] Walikota Palembang Ratu Dewa mengatakan terdapat catatan penting dalam program Bank Indonesia (BI) ‘Kegiatan Susur Sungai’ melalui Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2024 yang digelar langsung di River Side komplek Benteng Kuto Besak Palembang, belum lama ini. Menurutnya  pertama,  melahirkan suatu budaya, seperti budaya kota Palembang ataupun budaya […]

  • Perut Lapar, Tapi Sibuk, Goreng Saja Telur Dadar Campur..

    Perut Lapar, Tapi Sibuk, Goreng Saja Telur Dadar Campur..

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.358
    • 0Komentar

    Nih, telur dadar campur digoreng bisa anda hindangkan, dengan irisan cabai merah keriting, seledri, tomat dan kol pasti akan mendapatkan rasa yang lebih luar biasa.

  • Kembangkan SDM Pemuda, Kemenpora Sosialisasikan IPP di Bengkulu

    Kembangkan SDM Pemuda, Kemenpora Sosialisasikan IPP di Bengkulu

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.529
    • 0Komentar

    DEPUTI 1 Kemenpora terus mensosialisasikan konsep Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) ke berbagai daerah. Kali ini giliran Provinsi Bengkulu yang berkesempatan mendapat penjelasan mengenai IPP dan upaya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan index tersebut yang masih terbilang rendah. Sekretaris Deputi 1 Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Esa Sukmawijaya membahas IPP tersebut lewat diskusi yang […]

  • INFOGRAFIS : Cek Sinyal TV Digital di Daerahmu Ya!

    INFOGRAFIS : Cek Sinyal TV Digital di Daerahmu Ya!

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.641
    • 0Komentar

      DUA tahun lagi Indonesia akan melaksanakan digitalisasi siaran televisi. Artinya siaran analog dihentikan pada 2022 mendatang. Mau tidak mau, masyarakat sudah harus menghentikan siaran analog dan kemudian beralih ke digital. Cara Cek Sinyal TV Digital Penyelenggaraan siaran televisi digital dilakukan secara bertahap menjelang berakhirnya siaran televisi analog pada 2 November 2022. Nantinya, setiap daerah […]

expand_less
WordPress Archive Coder – Syntax Highlighter for Elementor Codesk – Coworking Space Elementor Template Kit Codo – Minimalist WooCommerce Theme Codrop – App Landing Page Theme Coestra – Political Party & Candidate Elementor Template Kit Cofery Restaurant & Cafe Elementor Template Kit CoffeeBean – Portfolio and Blogging WordPress Theme Coffeeine – Coffee Shop & Cafe Elementor Template Kit CoffeeKup – Cafe & Coffee Shop Elementor Template Kit Coffo – Cafe & Coffee Shop WordPress Theme