Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Keindahan Pesona Kain Tradisional Sumsel  

Keindahan Pesona Kain Tradisional Sumsel  

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 5 Nov 2019
  • visibility 1.287
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEINDAHAN corak dan motif kain tradisional dari berbagai daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) menyedot perhatian para pengunjung pada pameran pesona kain tadisional Sumsel.

Dalam pameran yang digelar dalam rangka memeriahkan Ulang Tahun Museum Negeri Sumsel  tersebut, menampilan perkembangan motif dan corak pakaian yang digunakan pada masa prasejarah nenek moyong, masa revolusi  hingga saat ini. Sebagai bahan pembelajaran bagi para pengunjung museum, pihak panitia sengaja juga memberikan informasi terkait dengan bahan yang digunakan, ciri khas dan corak dari masing-masing daerah termasuk  kegunaan atau dalam acara apa saja kain itu digunakan.

Sebut saja misalnya dari Kota Palembang dalam pameran ini yang tetap mengusung motif kain songket menggunakan bahan dasar benang emas, Keanekaragaman kain daerah juga terlihat dengan adanya stan  yang khusus memamerkan  kain tradisi Komering, Ogan, Basemah dan Semendo yang sayang jika dilewatkan pengunjung yang datang.

Bahkan, Pemprov melalui OPD terkait akan terus berusaha melestarikan keanekaragaman seni dan budaya lokal yang ada di daerah ini. Termasuk di dalamnya keberadaan  pesona kain tradisional yang selama ini nyaris punah ditelan kemajuan zaman.

“Sekarang yang penting  adalah bagaimana kita mesosialisasikan pada generasi muda akan pentingnya arti budaya Indonesia yang merupakan warisan para leluhur. Kita Pemerintah Provinsi sangat peduli dengan  cagar budaya, karena itu kita pasilitasi untuk di renovasi  jika memang sudah tidak layak,” tegas Wagub Mawardi Yahya, Selasa [5/11/2019].

Wagub menambahkan, sudah menjadi tugas pemerintah dalam mempertahanakan adat istiadat, sehingga tidak tergerus oleh derasnya budaya lokal yang masuk. Karena itu dia mengharapkan peran genegarasi muda untuk aktif ikut melestarikan warisan budaya  dengan menggali kembali nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam seni  tradisional. Seperti  corak yang ada pada kain-kain tradisional yang diperkaya dengan motif, warna, teknik pembuatan dan kegunaannya.

“Kita ketahui bahwa kain tenun seperti songket, batik, jumputan dan gebeng dengan motif khas Sumsel yang penuh nilai-nilai filosofis, merupakan salah satu daya tarik Provinsi Sumsel. Bahkan keberadaan kain juga merupakan bukti warisan peradaban masa lampau,” kata Mawardi Yahya.

Lebih lanjut Mawardi mengungkapkan ada kebanggaan sebagai orang Sumsel, dimana songket Palembang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia dengan kategori kemahiran dan kerajinan tradisional.

“Kita juga harus bangga, mulai dari budaya sampai produk-produk yang dimiliki Sumsel kualitasnya tidak kalah dengan produk-produk dari luar Provinsi bahkan negara lain,”terangnya.

Dia mengharapkan agar keanekaragamanan budaya yang dimiliki oleh Provinsi Sumsel dapat dipertahanakan. Untuk itu dia  memintab Disbudpar  dapat melakukan sosialisasi  kepada generasi-generasi penerus untuk membentengi diri agar tidak terpengaruh dengan masuknya budaya luar yang merusak moral bangsa Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal melaporkan kegiatan pameran ini digelar mulai dari tanggal 5 November sampai 4 Desember 2019  mendatang  diisi juga dengan seminar, workshop busana adat Palembang, lomba mengambar dan mewarnai koleksi museum tingkat PAUD/TK se Kota Palembang.

“Kegiatan ini kita mengambil tema Pesona Kain Tradisional sesuai karena banyak sekali kain tradisional yang belum terungkap, dan butuh upaya untuk dilestarikan,” tambahnya.

 

Edukasi masyarakat

Dilain pihak, Kepala Museum Nasional, Drs. Siswanto dalam sambutannya  mengapresiasi  upaya  yang dilakukan  Pemprov Sumsel dalam melestarikan adat seni dan budaya yang ada. “Saya menyambut baik atas digelarnya kegiatan ini sebagai salah satu cara  mengedukasi masyarakat,” paparanya.

Menurutnya, nilai-nalai tradisonal ini juga penting untuk diangkat agar masyarakat lebih cinta lagi kepada warisan budaya.

“Marilah kita angkat nilai tradisonal sehingga masyarakat cinta khususnya kain -kain tradisonal. Dibalik itu juga sasaran kita para generasi muda karena mereka para kreator, inovator yang memanfaatkan tradisional agar kedepan lebih dileastarikan terutama nilai luhur,”tutupnya.

Pembukaan secara resmi pameran pesona Kain Tradisional Sumsel kali ini ditandai dengan pemukulan gong dan peninjauan pameran oleh Wakil Gubernur didampingi Kepala Museum Nasional, Siswanto. Kepala Disbudpar Aufa Syahrizal, Kepala UPTD Meseum Negeri Sumsel, Chandra Amprayadi dan tamu penting.[**]

 

Penulis : ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • De Beers Institute of Diamonds, Bangun Kepercayaan Diri Konsumen melalui Pelayanan Berlian Alami Terkemuka di Dunia

    De Beers Institute of Diamonds, Bangun Kepercayaan Diri Konsumen melalui Pelayanan Berlian Alami Terkemuka di Dunia

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 660
    • 0Komentar

    SHANGHAI, TIONGKOK –  De Beers Group Industry Services (“DBGIS”) melakukan penjenamaan ulang menjadi De Beers Institute of Diamonds (“DBIOD”) pada tahun 2020, dengan tujuan mengembangkan dan memperkuat kepercayaan diri konsumen dalam industri berlian , serta kompensasi kepakarannya yang bermanfaat bagi perdagangan itu sendiri, juga bagi konsumen.   DBIoD bertujuan mewujudkan kesempurnaan dalam industri ini melalui […]

  • palembang-night-culinary-market

    Mau Makan, Yuk Ajak Keluarga, Palembang Sekarang Punya Night Culinary Market Kok

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.786
    • 0Komentar

    Kota Palembang sekarang sudah punya Night Culinary Market, salah satu tempat jajanan dan makan terbesar di Palembang guna mendukung wisata di Palembang.

  • Penonton MotoGP, Akan Tempati Homestay

    Penonton MotoGP, Akan Tempati Homestay

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 781
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo meninjau Homestay atau penginapan yang berada di Desa Gerupuk, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (13/1/2022). Penginapan ini nantinya diperuntukkan bagi penonton gelaran Akbar MotoGP Mandalika 2022 yang akan diselenggarakan pada 18-20 Maret 2022. Ada sekitar 300 penginapan yang akan menjadi tempat menginap para penonton gelaran Akbar di atas. “Saya […]

  • 192 Pembalap Bersaing Rebut Piala Presiden

    192 Pembalap Bersaing Rebut Piala Presiden

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 546
    • 0Komentar

    KABUPATEN Musi Banyuasin (Muba) menjadi tuan rumah gelaran perdana Kejuaraan Nasional (kejurnas) Motoprix Regional A Sumatera Selatan Putaran IlI Sumatera Selatan Piala Presiden RI 2021, event bergengsi pasca pandemi ini dimulai di Sirkuit Internasional Skyland Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sabtu (18/9/2021). Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Kepala […]

  • Cegah Karhutla, Polda Sumsel Ingatkan Masyarakat Tidak Membakar Lahan

    Cegah Karhutla, Polda Sumsel Ingatkan Masyarakat Tidak Membakar Lahan

    • calendar_month Jumat, 30 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 756
    • 0Komentar

    UNTUK mencegah Karhutla, Polda Sumsel menurunkan ratusan personel Brimob di sejumlah kabupaten rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Personel Brimob tersebut membantu pencegahan dan penanganan kebakaran di Ogan Ilir, OKI, Banyuasin, dan Musi Banyuasin. Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri S mengatakan, pada setiap musim kemarau, berdasarkan pengalaman dalam penanganan karhutla beberapa tahun terakhir, […]

  • Jokowi : Lebih Baik Umat Baca Al-Quran Daripada Sebar Hoax

    Jokowi : Lebih Baik Umat Baca Al-Quran Daripada Sebar Hoax

    • calendar_month Senin, 8 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 795
    • 0Komentar

    Oleh : Antara SUMSELTERKINI.CO.ID, MEDAN – Presiden Joko Widodo mengajak umat Islam membumikan Al Quran, salah satunya melalui ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII tahun 2018 di Sumatera Utara. “Agar MTQ ini menjadi suntikan energi untuk membumikan Al Quran dalam dunia nyata sehari-hari bagi Muslim,” kata Jokowi dalam pembukaan MTQ Nasional di area Gedung […]

expand_less
WordPress Archive Coder – Syntax Highlighter for Elementor Codesk – Coworking Space Elementor Template Kit Codo – Minimalist WooCommerce Theme Codrop – App Landing Page Theme Coestra – Political Party & Candidate Elementor Template Kit Cofery Restaurant & Cafe Elementor Template Kit CoffeeBean – Portfolio and Blogging WordPress Theme Coffeeine – Coffee Shop & Cafe Elementor Template Kit CoffeeKup – Cafe & Coffee Shop Elementor Template Kit Coffo – Cafe & Coffee Shop WordPress Theme