Seni & Budaya

Jaga Budaya Nusantara Lewat Pergelaran Wayang

Foto : istimewa

PAGELARAN Seni Budaya Nusantara Wayang Kulit yang diprakarsai Pemprov Sumsel, dan Komunitas Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) dan Putra Jawa Sumatera (Pujasuma) di Pendopo Griya Agung Palembang, semalam.

Pergelaran tersebut salah satu bentuk Prov.Sumsel berkomitmen menjaga persatuan dan budaya Nusantara, agar suku Jawa di Sumsel, terutama Kab. OKUT Timur tetap bersatu.

Di OKU Timur sendiri, terutama daerah Belitang banyak suku Jawa yang terlah bertahun –tahun berdomisili di sana, ibarat Belitan menjadi rumah ke dua bagi mereka, hingga sudah memiliki anak dan cucu. Bahkan lapisan masyarakat Jawa menggunakan bahasa Jawa, sebagai  salah  alat komunikasi sehari.

Uniknya dalam satu bulan bahasa Jawa wajib digunakan oleh semua lapisan masyarakat bukan saja suku Jawa, sebaliknya juga wajib bahasa Komering digunakan oleh semua lapisan masyarakat.

Dengan demikian, bahasa merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kearifan lokal.

Dalam pagelaran seni budaya wayang kulit tersebut dimainkan oleh Ki Dalang Seno Nugroho dengan lakon “Semar Mbangun Khayangan”.

Sementara Kagama  berkontribusi besar dalam pembangunan negeri ini, Pasalnya banyak petinggi negeri ini merupakan Kagama. Mereka berperan besar dalam pembangunan.

Sebelumnya, Pengurus Daerah Kagama Wilayah Sumsel Joko Siswanto mengajak seluruh anggotanya untuk terus bersinergi dengan pemerintah.

“Ayo kita kerja dan bersinergi. Kita gerakkan ekonomi kerakyatan sehingga Sumsel menjadi lebih maju, “Kalau tidak seperti ini saya takut budaya ini akan hilang. Selain itu, pagelaran ini sebagai ajang silahturahmi bagi kita,”tutup Gubernur Sumsel Herman Deru saat menghadiri pergelaran tersebut.[**]

Penulis  : yosep

 

Comments

Terpopuler

To Top