Rabu, 9 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » CERBUNG, Sarip Petir: Kisah TKI Antargalaksi

CERBUNG, Sarip Petir: Kisah TKI Antargalaksi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 989
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di sebuah kampung bernama Talang Petai, yang kalau sinyalnya ditarik garis lurus ke Mars masih lebih kencang suara emak manggil anak waktu magrib, hiduplah seorang pemuda bernama Sarip.

Usianya 36, tapi wajahnya 46, hati 66, dan dompetnya minus. Itu pun kalau dompetnya nggak lagi dipakai ayahnya buat ganjel pintu dapur. Warga kampung biasa manggil dia Sarip Petir, bukan karena dia bisa nyetrum mantan dari jauh, tapi karena waktu kecil pernah kesamber petir pas ngambil layangan nyangkut di tiang listrik. Ajaibnya, alih-alih gosong, Sarip malah nyanyi lagu Rhoma Irama sambil goyang pinggul. Sejak itu, warga yakin dia ketempelan jin lucu.

Dari sawah ke tambak, dari kebun karet ke grup WhatsApp keluarga, hidup Sarip ibarat sinetron panjang tanpa jeda iklan bikin lelah tapi susah berhenti. Yang bikin makin dramatis, ia punya ayam kesayangan bernama Pitik, yang selalu nempel di pundaknya ke mana pun ia pergi. Pitik bukan ayam biasa. Dia kadang berkokok pas adzan subuh kesiangan dan sesekali melirik sinis kalau Sarip ngelamun sambil pegang kalender 2019 yang gambarnya cewek petik padi.

“Masih aja kamu liatin itu, Rip? Cewek kalender nggak akan bales chat-mu,” sindir Pitik dalam batin, mungkin.

Pagi itu, matahari kelihatan kayak lampu taman habis kehujanan ada, tapi males bersinar. Sarip baru tidur dua jam habis nobar sinetron kolosal tentang kerajaan yang tokohnya ngobrolnya pelan tapi durasi episodenya lebih pendek dari iklan pomade.

Ia nyeduh kopi hitam pake gelas retak warisan neneknya. Rumah Sarip berdinding papan dan harapan, berlantai tanah dan beban hidup. Tiba-tiba, datanglah Pak RT, mendadak muncul seperti notifikasi pinjol saat gajian.

“Rip, kamu dipanggil ke kantor dusun. Ada surat penting dari pusat,” katanya sambil nyodorin amplop cokelat yang udah lecek kayak surat lamaran kerja Sarip tahun 2012.

Sarip melongo. “Dari pusat mana, Pak? Pusat grosir? Pusat galaksi? Jangan-jangan ini undangan reuni mantan yang gagal move on”.

“Pusat beneran, Rip, katanya ada program luar biasa untuk kamu. Gitu katanya,” ujar Pak RT dengan senyum kayak abis dapet honor narasumber pelatihan parenting.

Sarip ragu. Jangan-jangan ini jebakan, dulu dia pernah daftar kerja, katanya jadi petugas sensus, ternyata malah disuruh jaga stan cilok pas pasar malam. Tapi rasa penasaran Sarip lebih besar daripada saldo rekeningnya.

Di kantor dusun, suasana tegang kayak pengumuman CPNS. Kepala Dusun, Pak Mudakir, berdiri di depan papan tulis yang biasa dipake buat jadwal posyandu. Tapi hari itu, tertulis besar-besar
“PROGRAM TKI ANTARGALAKSI – PENGIRIMAN PEJUANG KE PLANET KARMELIA”

Sarip hampir keselek kopi imajiner.

“TKI… antargalaksi, Pak? Kita mau disuruh manen kentang di Uranus?”

Pak Mudakir ketawa sambil garuk-garuk perut. “Bukan, Rip, Planet Karmelia itu pusat agrikultur bintang 9, mereka butuh buruh perkebunan graviton, sejenis tanaman yang bisa bikin gravitasi naik-turun kayak harga cabe”.

“Gajinya sepuluh kali UMR, bisa kirim paket lewat sinar laser, dan katanya… tiap buruh dikasih asrama plus karaoke hologram”

Warga heboh. Sebagian kagum, sebagian lapar. Sarip mikir, “Di kampung, aku cuma jadi buruh cangkul. Kalau di planet, siapa tahu bisa naik pangkat jadi mandor teleportasi”

Pitik melenguh pelan di pundaknya, seolah berkata, “Jangan sampe ini MLM lintas galaksi lagi, Rip. Kamu udah kapok beli kalung kesehatan dari alien Venus”

Akhirnya, Sarip daftar juga. Proses seleksi lebih gampang dari ujian tryout SD. Cuma push-up lima kali, nyebut alfabet dari belakang, dan jawab kuis “Apa nama ibukota Planet Neptunus?”

“Neptokyo,” jawab Sarip ngasal. Tetap lolos.

Mereka dikarantina tiga hari di gedung serbaguna yang dulu bekas gudang pupuk. Pelatihnya robot Jakarta yang mukanya kayak guru honorer tapi suaranya kayak Google Translate kena sindrom motivator.

“Kalian akan jadi pahlawan interplanet,” katanya. “Ingat, di Karmelia, jangan kentut di helm astronot. Kalau meledak, itu bukan cuma aib pribadi, tapi ancaman tata surya”

Hari H pun tiba. Seluruh warga kampung ngantar Sarip. Ibu-ibu nangis, bapak-bapak nyumbang dua butir telur rebus, anak-anak minta dibawain oleh-oleh bintang jatuh. Pitik naik pundak Sarip sambil diam. Mungkin dia tahu ini perpisahan besar. Atau cuma lagi masuk angin.

Pesawat warna ungu metalik bersinar di landasan, pilotnya robot nge-rap bernama BANG_JOE88.
“Yo, kita terbang ke Karmelia kerja keras, bukan wisata.
Jangan lupa sabuk, jangan lupa doa,
Kalo mual, jangan muntah di celana!”

Warga tepuk tangan, Sarip tersenyum. Ia melangkah masuk pesawat, memandang kampung terakhir kali.
“Titip sawah, titip Pitik, titip utang warung Bu Jum,” bisiknya haru.

Dalam perjalanan yang ditempuh dengan teknologi quantum-tekdung-tekdung, Sarip tak tidur, Ia merenung dari tukang bajak sawah jadi calon buruh luar angkasa, kalau ini sinetron, pasti judulnya “Sarip Petir: Dari Talang ke Tata Surya”.

Pitik mengangguk pelan di pundaknya, seolah bilang, “Selamat datang di hidup yang makin ngawur, Rip”

Dan di luar jendela pesawat, bintang-bintang menyambut.
Di Planet Karmelia, petualangan baru sudah menunggu
…dan mungkin, utang juga. [Bersambung ke Bab 2]

 

Ceritanya tentang negeri fiksi supermakmur, adil, dan sejahtera,di mana rakyatnya hidup bahagia, listrik nggak pernah mati, dan minyak goreng ada terus walau Lebaran. Sarip Petir bakal hijrah ke sana jadi TKI, dan matanya melek “Oh, ternyata dunia bisa kayak gini ya!”

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mapolres Banyuasin Musnahkan Sabu 1.390 Gram & Ganja 12.360 Gram

    Mapolres Banyuasin Musnahkan Sabu 1.390 Gram & Ganja 12.360 Gram

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.112
    • 0Komentar

    MAPOLTRES Kabupaten Banyuasin musnahkan barang haram jenis sabu-sabu sebanyak 1.390 gram dan ganja 12.360 gram yang berhasil diungkap selama satu tahun terakhir. Pemusnahan barang hasil tangkapan tersebut dipimpin langsung Kapolres Banyuasin AKBP Danny A Sianipar. Sik didampingi Pengadilan Negeri Banyuasin, BNK Banyuasin dan Tim Pemusnahan Narkoba Sumsel, digelar di Halaman Mapolres Kabupaten Banyuasin, Kamis [19/12/2019]. […]

  • Pemprov Sumsel Bantu Keringanan SPP/UKT 10 Ribu Mahasiswa

    Pemprov Sumsel Bantu Keringanan SPP/UKT 10 Ribu Mahasiswa

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.239
    • 0Komentar

    MENJAWAB pernyataan sikap yang diajukan oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), untuk meminta keringanan pembayaran SPP atau UKT secara menyeluruh kepada mahasiswa di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru  menyatakan Pemerintah Provinsi Sumsel telah mengalokasikan dana sebesar Rp. 10 Miliar, untuk memberikan keringanan pembayaran SPP kepada 10.000 Mahasiswa […]

  • Waspada ! 50 Wilayah di Muba Rawan Bencana

    Waspada ! 50 Wilayah di Muba Rawan Bencana

    • calendar_month Senin, 9 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 974
    • 0Komentar

    SIGAP dan tanggap dalam menghadapi perubahan iklim yang mulai ekstrim, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA memimpin langsung Apel Pengecekan Personil dan Peralatan Penanggulangan terhadap Bencana Banjir, Tanah Longsor, dan Angin Puting Beliung di Wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (9/11/2020) di Halaman Mapolres Muba. Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam ini diikuti […]

  • Karya Anak Bangsa, Mobil Ambulance dan Penjernih Air Tampil di Rumah Resiliensi Indonesia

    Karya Anak Bangsa, Mobil Ambulance dan Penjernih Air Tampil di Rumah Resiliensi Indonesia

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.104
    • 0Komentar

    MOBIL multiguna pedesaan karya anak negeri ikut tampil di panggung Rumah Resiliensi Indonesia (RRI) di Nusa Dua Bali. Dua unit mobil yang ditampilkan jenis ambulance dan penjernih air dibuat di Bogor, Jawa Barat. Pantauan InfoPublik, Senin (23/5/2022), dua mobil bernama Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) Penjernih Air dan AMMDes Ambulance Feeder ,besutan Kreasi Mandiri Wintor […]

  • “Torang Bisa” Lagu PON, Punya Makna Antusias Masyarakat Papua Sebagai Tuan Rumah

    “Torang Bisa” Lagu PON, Punya Makna Antusias Masyarakat Papua Sebagai Tuan Rumah

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 897
    • 0Komentar

    LAGU Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 secara resmi diluncurkan. Lagu berjudul “Torang Bisa” ini memiliki makna mendalam sekaligus sebagai penyemarak dalam pelaksanaan pesta olahraga nasional yang akan berlangsung pada 2-15 Oktober mendatang. Ketua Bidang II PB PON XX Papua, Roy Letrora mengatakan, lagu tersebut mengenai Papua sebagai tuan rumah. Secara umum, lagu “Torang Bisa” ini […]

  • Suntik KB 3 Bulan Tapi Tidak Menstruasi Apakah Bisa Hamil?

    Suntik KB 3 Bulan Tapi Tidak Menstruasi Apakah Bisa Hamil?

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.599
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Salah satu cara efektif menunda kehamilan adalah dengan suntik KB. Namun, ternyata beberapa wanita tidak menstruasi setelah suntik KB dan mengira itu tanda hamil. Lalu, suntik KB tapi tidak menstruasi apakah bisa hamil? Suntik KB tapi tidak menstruasi apakah bisa hamil? Suntik KB merupakan kontrasepsi hormonal yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Suntik 1 bulan […]

expand_less
WordPress Archive Phami – Medical & Health WooCommerce WordPress Theme PharmaBee – Pharmacy & Drug Store Website Elementor Template Kit PharmaCare – Pharmacy and Medical Store WordPress Theme Pharmacy Storefront WooCommerce Theme Pharmaton – Medical and Pharmacy WordPress Theme Phlox Pro – Elementor MultiPurpose WordPress Theme PHLY – Versatile Coming Soon Template PhoneRepair – Mobile Device Shop WordPress Theme Photas – Email Marketing Company Elementor Template Kit Photo Nexus | WordPress Theme