Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Bincang Seni: Di Era Pandemi Ruang Publik Bertambah

Bincang Seni: Di Era Pandemi Ruang Publik Bertambah

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
  • visibility 4.185
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di era pandemi, seniman dinilai mampu memanfaatkan berbagai ruang publik yang tersedia. Sekaligus meningkatkan kreasi.
Demikian antara lain dinyatakan Dr Tarech Rasyid, Mhum saat menjadi narasumber dalam bincang seni yang digelar Dewan Kesenian Palembang (DKP) di Gun Cafe kemarin.
Tampil juga sebagai narasumber dalam bincang seni yang digelar usai buka bersama dan silaturahmi DKP dan seniman, ini tiga seniman lainnya. Yakni, Conie Sema, penggiat teater; Surtia Ningsih, penggiat tari, dan Anto Narasoma, penyair.
Dr. Tarech Rasyid juga mengungkapkan, bahwa para seniman dinilai mampu untuk memanfaatkan ruang-ruang dalam berkreasi, meskipun terdapat berbagai kendala dalam mengekspresikan karya karya seni di masa pandemi.
“Dimana memang ada keterbatasan ruang kesenian, seperti gedung kesenian dan sebagainya. Meskipun ada keterbatasan-keterbatasan itu, saya lihat seniman di palembang mencari alternatif untuk mengekspresikan karya-karyanya ke publik,” ujarnya.
Para seniman juga dinilai terus memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam mengisi ruang-ruang publik guna mendialogkan hasil karya-karya mereka.
“Di lain sisi, kita juga lihat mereka banyak menggunakan IT. Tadi juga dikemukakan dibincang seni oleh teman-teman seniman bagaimana memanfaatkan IT Youtube dan sebagainya,” jelasnya.
“Ini artinya temen-temen seniman juga melihat keterbatasan juga ada alternatif lain dengan menggunakan kemampuan meng “create” karya-karyanya dengan teknologi informasi itu,” ucapnya
Sementara Conie Sema menilai bahwa di era pandemi, justru tantangan dan peluang lebih banyak “Kalau seniman itu jeli dan mampu memanfaatkan semua potensi dan pe;uang yang ada. Termasuk berbagai program pemerintah juga dibuka untuk para seniman, terkait deraan pandemi ini,” ujarnya.
Surtia Ningsih, senada juga menyatakan bahwa di era pandemi, justru pencouman dan analisis kritis seniman dituntut untuk lebih tajam. “Sehingga bisa menghasilkan karya yang mungkin kalau di era normal, tidak terbayangkan bisa dihasilkan. Seniman dituntu untuk bisa membaca situasi, menghasilkan karya yang bernilai estetika tinggi, serta belajar menjualnya. Karya yang bernilai tinggi, akan mendapat harga yang juga tinggi. Jadi ada korelasi antara kualitas dan materi yang didapat. Selain itu, kepuasan dan nama juga bisa didapat sebagai bonus,” ujar penari yang di era pandemi justru bisa melanglang buana ke mancanegara.
Anro Narasoma, juga menyatakan bahwa tidak di era pandemi ataupun sebelum nya, kreativitas dan produktivitas haru selalu dijaga. “Tantangan di eran pandemi, lebih tinggi. Tentu energi dan kreativitas pun harus dipacu lebih kencang lagi,” tambah mantan wartawan ini dalam bincang seni yang dipandu oleh Sekjen DKSS Surono dan Sekjen DKP Qusoi.
Silaturahmi
Dalam menjalin silaturahmi bersama para seniman yang ada di kota Palembang, Dewan Kesenian Palembang (DKP) gelar kegiatan buka bersama di Guns Cafe Palembang.
Diketahui, 6 komite yakni Komite Tari, Teater, Sastra, film, Musik dan Seni Rupa yang tergabung dalam Dewan Kesenian Palembang nampak meramaikan kegiatan buka bersama tersebut.
Ketua DKP, M Iqbal Rudianto menjelaskan, bahwa acara yang juga diisi dengan perbincangan tersebut juga dimaksudkan untuk berbagai dan membangun kebersamaan antara seniman dengan berbagai stake holder yang ada.
“Hasil dari bincang-bincang seni tadi sangat menginspirasi, banyak seniman yang ada di kota Palembang, dan para pelaku seni ini memiliki banyak sekali potensi karya yang ada di komunitas seni,” kata Didit, sapaan akrabnya.
“Alhamdulillah, komunitas yang hadir sangat banyak sekali, Kami sangat berterima kasih dan kami juga sangat mengapresiasi komentar teman-teman sanggar atas kegiatan ini,” tambahnya.
Didit menyampaikan, bahwa para pelaku seni serta para pengurus yang ada di Kota Palembang sangatlah diharapkan untuk dapat terus bersinergi dengan banyak pihak, khususnya pelaku seni itu sendiri.
Kepala Dinas Kebudayaan Palembang H Janariyah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa bukan hanya seniman yang terdampak. “Semua bidang kehidupan. Tapi, semangat dan kebersamaan bisa mengalahkan rasa takut di era pandemi. Sehingga kolabirasi dan sinergi harus tetap dipupuk,” ujarnya. (muhamad nasir)

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa M 5.3 Guncang Kaimana Papua Barat

    Gempa M 5.3 Guncang Kaimana Papua Barat

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 930
    • 0Komentar

    BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)  melaporkan gempa mengguncang Kaimana Papua Barat dan sekitarnya pada 14:54:25 WIB, Kamis, [18/3  2021]. Dalam situs resmi BMKG mengumumkan gempa bumi tersebut berkekuatan Magnitudo 5.3 SR. Pusat gempa berada di laut 88 km Tenggara Kaimana kedalaman 10 Km dan berada di 4.08 LS-134.02 BT. Dirasakan (Skala MMI): IV Kaimana, II-III Nabire. [***] […]

  • “Mimpi Cepu di Tangan Generasi Muba”

    “Mimpi Cepu di Tangan Generasi Muba”

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.241
    • 0Komentar

    “WOI…, jangan nunduk terus, bro!. Ini bukan apel pagi di kebun sawit, ini pembekalan calon pekerja migas!”Suara pelatih dari Disnakertrans Muba itu bikin Ujang kaget setengah hidup. Helm proyek di tangannya langsung melayang hampir nyundul kepala kawan sebelah. Ruangan mendadak hening, lalu pecah tawa. Begitulah suasananya di aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muba siang […]

  • Ramadhan Fun Festival, Pj Bupati OKI kasih wejangan untuk para pemenang

    Ramadhan Fun Festival, Pj Bupati OKI kasih wejangan untuk para pemenang

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Pj. Bupati Ogan Komering Ilir [OKI] memberi wejangan dan motivasi kepada seluruh pemenang pada kegiatan Ramadhan Fun Festival  yang diselenggarakan  Karang Taruna Kecamatan Kayuagung. “Selamat untuk seluruh pemenang atau juara pada kegiatan Ramadhan Fun Festival. Jangan cepat puas, terus berlatih. Yang belum berhasil jangan sedih, tetap semangat, belajar terus, belajar dan berlatih,” kata […]

  • Katarak Masih Jadi Perhatian Serius, Bank Sumsel Laksanakan Operasi Gratis

    Katarak Masih Jadi Perhatian Serius, Bank Sumsel Laksanakan Operasi Gratis

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 920
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengapresiasi inisiasi Bank Sumsel Babel (BSB) yang telah menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk operasi katarak gratis untuk masyarakat kurang mampu di Sumsel. Sedikitnya 60 orang dari kalangan masyarakat kurang mampu mendapatkan bantuan operasi katarak gratis dari Pemprov melalui CSR BSB. “Kita tentu sangat mengapresiasi atas […]

  • Sidak ke Sejumlah OPD, Bupati : Kerja Jangan Nunggu Ada Laporan, Baru di Kerjakan

    Sidak ke Sejumlah OPD, Bupati : Kerja Jangan Nunggu Ada Laporan, Baru di Kerjakan

    • calendar_month Sabtu, 6 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 961
    • 0Komentar

    MESKI hampir seluruh perangkat dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] menunjukkan capaian kinerja yang positif, namun tak ingin berada di zona nyaman. Evaluasi kinerja pun terus dilakukan oleh Pemkab Muba. Bupati Muba Dodi Reza Alex mendatangi beberapa kantor Dinas dan melakukan inspeksi mendadak (sidak). Mengenakan kemeja batik kerja, Dodi manyasar kantor Dinas PUPR […]

  • Keluarkan Awan Panas, Jarak Luncur Lava Pijar Gunung Semeru Kurang Lebih 500-800 Meter, BPBD Lumajang Imbau Masyarakat & Penambang Tidak Beraktivitas di DAS Mujur dan Curah Kobokan.

    Keluarkan Awan Panas, Jarak Luncur Lava Pijar Gunung Semeru Kurang Lebih 500-800 Meter, BPBD Lumajang Imbau Masyarakat & Penambang Tidak Beraktivitas di DAS Mujur dan Curah Kobokan.

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.060
    • 0Komentar

    GUNUNG Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12) pukul 15.20 WIB. Kronologi kejadian yang diamati dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, getaran banjir […]

expand_less
WordPress Archive Sputnik – Social Media Marketing Elementor Template Kit SquaDrone – Drone & UAV Business Square – Real Estate WordPress Theme Squareroot – WordPress Resume Theme Squares – Interactive Design Agency Portfolio WordPress Theme Squaretype – Modern Blog WordPress Theme Sørina – Creative Portfolio WordPress Theme Stack – Clean Responsive Bootstrap 4 Admin Dashboard Template Stack – Multi Purpose HTML with Page Builder StaffScout – Job Board and Employment WordPress Theme