Selasa, 27 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Penetapan Hari Santri Nasional Bukti Pemerintah Akui Peran Ulama

Penetapan Hari Santri Nasional Bukti Pemerintah Akui Peran Ulama

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 7 Nov 2018
  • visibility 1.032
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) siap bekerjasama dan mendukung penuh kesepakatan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Yakni dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila.

“PDIP siap bekerja sama dengan seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di dalam menjaga Pancasila, NKRI, Konstitusi Negara dan Kebhinnekaan Indonesia,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Ahmad Basarah dalam keterangan tertulis yang diterima ST, Rabu [7/11/2018].

Basarah memaparkan bahwa kerjasama antara keluarga besar nasionalis dengan ormas NU dan Muhammadiyah, sudah terjalin sejak lama. Itu bisa dilihat dengan jelas dalam bentang sejarah perjalanan bangsa Indonesia.

“Baik NU dan Muhammadiyah memberikan kontribusi nyata dalam merebut, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR ini menambahkan, terbitnya Keppres Hari Santri Nasional Nomor 22/2015 merupakan bukti nyata bahwa negara mengakui peran dan kontribusi ulama dan santri dalam mempertahankan Indonesia.

“Hari Santri Nasional bukan hanya milik Nu dan Muhammadiyah semata, melainkan milik umat Islam Indonesia yang mencintai NKRI dan Pancasila.” katanya.

Masih kata Basarah, Bung Karno sebagai tokoh nasionalis dan Presiden Pertama republik Indonesia juga memiliki hubungan erat dengan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Sebagai contoh dalam munas alim ulama yang disponsori NU, pada tahun 1954 memberikan gelar Waliyul Amri Bi dharuri Asy-Syaukah, yang artinya pemimpin di masa darurat yang wajib ditaati perintahnya.

“Sejarah juga mencatat bahwa pendiri Muhammadiyah Kiai Haji Ahmad Dahlan adalah guru dari Bung Karno,” terang Basarah.

Di bagian lain, dalam hal Pancasila sebagai dasar negara telah final. Tidak ada lagi keraguan dalam NU dan Muhammadiyah. Pada Muktamar NU tahun 1984 di Situbondo, NU dengan tegas mengakui Pancasila sebagai asas tunggal.

“Sedangkan Muhammadiyah dalam Muktamar 47 di Makassar tahun 2015 menegaskan bahwa negara Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah artinya negara perjanjian dan tempat bersaksi,” jelas Basarah.[**]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Banyuasin Bersedekah Diluncurkan Serentak di 21 Kecamatan, Ini Harapan Askolani

    Gerakan Banyuasin Bersedekah Diluncurkan Serentak di 21 Kecamatan, Ini Harapan Askolani

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.522
    • 0Komentar

    GERAKAN Banyuasin Bersedekah resmi diluncurkan Bupati Kabupaten Banyuasin H Askolani di Masjid Agung Al Amir, Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin, Selasa (10/9/2019). Peluncuran program ini  ditandai dengan memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim piatu, selain itu dirangkai dengan sholat dhuha bersama, pembacaan surat yasin dan doa bersama dilanjutkan dengan bersilaturahmi dengan para pasien di RSUD Banyuasin. Hadir […]

  • Sukses di Muba, Mendagri Keluarkan Edaran kepada Gub Sumatera, Jawa dan Kalimantan, Terkait Apa Ya ?

    Sukses di Muba, Mendagri Keluarkan Edaran kepada Gub Sumatera, Jawa dan Kalimantan, Terkait Apa Ya ?

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    MENTERI Dalam Negeri mengeluarkan surat edaran untuk para gubernur se Sumatera,Jawa dan Kalimantan terkait penggunaan aspal campur karet. Surat edaran itu memang masih relatif baru, tepatnya pada 8 Maret 2019 lalu yang isinya perintah Mendagri kepada Gubernur se Jawa-Kalimantan-Sumatera, agar berkoordinasi dengan Bupati/walikota setempat tentang penggunaan campuran aspal dengan karet alam petani untuk membangun infrastruktur […]

  • Kabut Asap Kembali Pekat di Palembang, BMKG Sumsel Himbau Masyarakat Gunakan Masker

    Kabut Asap Kembali Pekat di Palembang, BMKG Sumsel Himbau Masyarakat Gunakan Masker

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.204
    • 0Komentar

    KABUT Asap sejak seminggu ini kembali pekat di langit Palembang, bahkan setiap subuh menjelang pagi kabut terlihat pekat. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi SMB II Palembang mencatat angin permukaan umumnya dari arah Tenggara – Selatan dengan kecepatan 4-11 Knot (7-20 Km/Jam) mengakibatkan potensi masuknya asap akibat karhutbunla ke wilayah Kota Palembang dan sekitarnya. Untuk […]

  • Pelembang Berencana Bakal Kasih BPJS Ketenagakerjaan Untuk RT/RW & Ustadz/Ustadza

    Pelembang Berencana Bakal Kasih BPJS Ketenagakerjaan Untuk RT/RW & Ustadz/Ustadza

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.526
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang berencana akan memberikan perlindungan /BPJS  Ketenagakerjaaan untuk para RT/RW & Ustadz/Ustadza di Kota Palembang. Hal itu disampaikan Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda saat  di Kantor BP Jamsostek Cabang Palembang, Selasa (21/7/2020). Menurutnya ada sekitar 5.000 RT/RW dan para Ustadz/Ustadza, dalam masa pandemic Covid-19 butuh perlindungan ketenagakerjaan. “Tahun 2020 ini rencananya akan kita […]

  • Bakal Punya Pendidikan Politeknik Penerbangan, Muba Revitalisasi Lapter

    Bakal Punya Pendidikan Politeknik Penerbangan, Muba Revitalisasi Lapter

    • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 921
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU –  Kabupaten Musibanyuasin [MUBA] akan menggenjot pembangunan fasilitas lapangan terbang (lapter) yang ada di bumi Serasan Sekate menyusul akan membuka pendidikan Politeknik Penerbangan yang ditargetkan beroperasi pada 2019. “Target kita 2019 nanti Politeknik Penerbangan di Sekayu sudah operasional. Oleh sebab itu, revitalisasi lapter akan digencarkan untuk mempercepat realisasi Politeknik Penerbangan di Sekayu yang […]

  • Kolaborasi OKI dan BPPT Kembangkan Sistem Siaga Dini Karhutbunlah, Bisa Diakses Pakai Android Lagi, Coba Dech!!

    Kolaborasi OKI dan BPPT Kembangkan Sistem Siaga Dini Karhutbunlah, Bisa Diakses Pakai Android Lagi, Coba Dech!!

    • calendar_month Rabu, 5 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 971
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, KAYUAGUNG – Badan Penelitian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengembangkan sistem peringatan dini kebakaran hutan kebun dan lahan berbasis multi tasking bernama Sistem Pemeringkatan Bahaya Kebakaran (SPBK) atau Fire Danger Rating System (FDRS). Ir. Yudhi Antasena, M. Sc. Direktur Pusat Teknologi Pengembangan Sumberdaya Wilayah Badan Pengkajian dan Penerapan […]

expand_less
WordPress Archive AIT Item Extension AIT Item Reviews AIT Languages AIT PayPal Payments AIT PayPal Subscriptions AIT Permissions Manager AIT Quick Comments AIT Shortcodes AIT Special Offers AIT Stripe Payments