Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » “Proyek Rumah Tanpa Suap? Bisa Dong, Gini Caranya!”

“Proyek Rumah Tanpa Suap? Bisa Dong, Gini Caranya!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 2.954
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADA pepatah yang cocok, mungkin ini “Kalau ingin hidup enak, jangan cuma nunggu rezeki, tapi bikin jalan yang bersih”. Nah, pepatah itu rasanya pas banget buat ngobrolin soal rumah bersubsidi dan korupsi.

Coba kalau kita pikir-pikir, Menteri Perumahan Maruarar Sirait sudah meluang wakut  untuk  ketemu Ketua Umum Gapensi, Andi Rukman, Jumat sore akhir pekan lalu. Mereka duduknya santai, tapi ada aura serius kayak dosen yang lagi jelasin PR matematika paling rumit,  bedanya, PR kali ini bukan soal akar kuadrat, tapi soal akar korupsi. hehehe..

Kenapa demikian? soalnya di tengah pertemuan itu, ada Staf Ahli bidang pencegahan korupsi, Budi Permana. Ya…. bayangin, orangnya serius tapi energik, kayak guru TK yang lagi bawa toples permen, kalau salah dikasih permen, bisa bikin bocah nangis.Budi ini kayak “detektor korupsi hidup” yang siap menyambar kalau ada yang mencoba main tikus-tikusin proyek rumah subsidi.

Apalagi Pemerintah sendiri sebenarnya punya rencana ciamik, bukan cuma ngajak kontraktor ikut bangun rumah bersubsidi, tapi juga bikin sistem transparan supaya proyek ini bebas drama suap-menyuap. Katakanlah semacam, “Kalau kamu mau bangun rumah rakyat, tapi kantong sendiri jangan dikorupsi, ayo ikut main bersih”.

Kalau dibawa ke dunia Internasional, model kayak gini ternyata udah dicoba di beberapa kota, sebut saja Singapura, proyek Marina Bay- Pemerintahnya punya e-procurement super transparan. Semua tender proyek bisa dipantau publik. Hasilnya? Praktik sogok menyogok hampir nol.

Selain itu di Kopenhagen, Denmark,  mereka punya tim audit independen untuk proyek pembangunan publik. Jangan kaget, tim ini lebih galak dari emak-emak yang ngerokok di pasar. Semua anggaran dicek sampai receh terakhir.

Di Toronto, Kanada, ada open-data portal buat pembangunan kota. Publik bisa tahu siapa menang tender, berapa nilai kontrak, sampai progres proyek. Kalau ada yang nyimpang, warga bisa protes langsung online.

Ada lagi di  Melbourne, Australia, menggunakan  sistem kontrak “performance-based”, kontraktor dapat bonus kalau proyek selesai tepat waktu dan sesuai anggaran, minus drama kickback.

Dari contoh itu, jelas kalau transparansi bukan cuma jargon resmi pemerintah. Ini kayak pepatah “Air jernih tak pernah berlumut, hati bersih tak pernah tersangkut suap”, itu pas banget buat dikaitkan sama proyek rumah rakyat kita.

Tapi tunggu dulu, cerita seriusnya jangan bikin kita stres. Di sisi humor, bayangin kontraktor yang biasa main tikus-tikusin proyek, tiba-tiba ketemu sistem transparansi modern.

Wajahnya bisa kayak orang baru pertama kali naik roller coaster yaitu, panik tapi nggak bisa kabur. Bahkan dia memegang kalkulator, ngetik angka, tapi setiap klik langsung muncul notifikasi “Hei, jangan coba-coba potong biaya buat kantong sendiri, ya!”. Ngakak? Ya, tapi itu realita kalau sistem anti-korupsi jalan.

Tapi jadinya moralnya jelas karena  pemerintah bukan cuma ngajak bangun rumah, tapi ngajak bangun karakter. Seperti kata John Perkins, penulis Confessions of an Economic Hitman, “Kekuatan terbesar sebuah bangsa bukan cuma di kantongnya, tapi di integritas warganya”. Nah, kalau kontraktor belajar main bersih, rakyat yang dapat rumah pun senyum-senyum kayak menang undian lotre.

Dari pengalaman kota-kota di luar negeri, kita bisa ambil pelajaran untuk tetap transparansi sebab itu  yang bikin semua pihak saling percaya, sistem digital dan audit independen bikin peluang korupsi nyaris hilang dan bonus bagi yang bekerja bersih lebih memotivasi daripada ancaman denda semata.

Jadi, kalau kita mau proyek rumah rakyat berjalan tanpa drama kickback, sebenarnya gampang, yaitu gabungkan teknologi, audit independen, dan budaya integritas. Ingat pepatah lokal “Tak ada rotan, akar pun jadi. Tak ada suap, rumah rakyat pun jadi”.

Oleh karena itu, penutupnya, mari kita bayangkan skenario ideal, yaitu proyek rumah subsidi selesai, rakyat senang, kontraktor untung, pemerintah senyum puas, dan Budi Permana bisa pulang dengan tenang tanpa perlu “mengamankan” setiap receh duit proyek. Sederhana, tapi nyata.

Kalau kita bisa menertibkan proyek rumah dengan humor tapi serius seperti ini, bukan nggak mungkin Indonesia bisa bikin rumah rakyat tanpa drama korupsi, sambil ketawa ngakak bareng. Jadi jangan takut bersih, karena bersih itu lucu juga bahkan bisa bikin perut sakit saking ngakaknya, tapi tetap memberi pelajaran berharga.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Pergi Kalau Untuk Kalah

    Jangan Pergi Kalau Untuk Kalah

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 978
    • 0Komentar

    Palembang – Sebanyak 105 atlet dikirim Sumsel dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) ke XV tahun 2017 di Universitas Hasanuddin Makasar 14 Oktober. Pelepasan kontingen ini dilakukan langsung oleh Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar, didampingi Ketua BAPOMI Sumsel Dr HM. zulkarnain di Graha Bina Praja Rabu (11/10).

  • Atlet Tuna Runggu Sumel Juga Ingin Berprestasi di Kejurnas Futsal Tuli se-Indonesia

    Atlet Tuna Runggu Sumel Juga Ingin Berprestasi di Kejurnas Futsal Tuli se-Indonesia

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 971
    • 0Komentar

    MENYUKSESKAN Sumsel sebagai tuan rumah Kejurnas Futsal Tuli se-Indonesia Gerakan untuk Kesejahteraan untuk Tunarungu Indonesia (Gerkatin) ke-2, bulan November mendatang, Gubernur Sumsel H.Herman Deru meminta Dispora dan Asisten I Pemprov Sumsel membentuk panitia khusus. Hal itu dikatakannya saat menerima audiensi Panitia Kejurnas Futsal Tuli se-Indonesia Gerakan untuk Kesejahteraan untuk Tunarungu Indonesia (Gerkatin) ke-2, di Ruang Tamu […]

  • Tampil di Internasional, Dua Hafidz Indonesia Tampil Berprestasi

    Tampil di Internasional, Dua Hafidz Indonesia Tampil Berprestasi

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 596
    • 0Komentar

    DUA hafiz asal Indonesia berhasil menyabet juara pada ajang The American International Tibyan Competition for the Quran and Its Recitations, Minggu (19/6/2022) dan ini prestasi yang sangat membanggakan. Adalah Jihan Afifah yang berhasil menyabet juara 2 dalam lomba hafalan 30 juz, serta Khairurrazaq Al-Hafiz yang dipilih juri sebagai Peserta Suara Terbaik dan didaulat tampil di […]

  • Lihat Fasilitas Olahraga di Muba BikinTenaga Ahli Kementrian Industri RI Salut

    Lihat Fasilitas Olahraga di Muba BikinTenaga Ahli Kementrian Industri RI Salut

    • calendar_month Jumat, 23 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU, – Tenaga Ahli Kementrian Industri RI Ir H Didi Apriadi MAk, mengapresiasi atas terselenggaranya perlombaan futsal itu dan salut kepada Jajaran Pemkab Muba yang sangat berkomitmen dalam bidang olahraga dengan banyaknya pembangunan fasilitas-fasilitas olahraga. “Ternyata di Muba ini futsal cukup terkenal digemari masyarakat, terbukti dengan adanya kurang lebih 30 lapangan futsal yang tersebar […]

  • Kurangi Emisi Karbon Untuk Emisi Karbon Nol Bersih Tahun 2050 & Prioritaskan Operasi Hijau, Big C & DHL Supply Chain Thailand Kerahkan Truk Listrik

    Kurangi Emisi Karbon Untuk Emisi Karbon Nol Bersih Tahun 2050 & Prioritaskan Operasi Hijau, Big C & DHL Supply Chain Thailand Kerahkan Truk Listrik

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.870
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, BANGKOK, THAILAND –  Dalam upaya bersama untuk mendorong rantai pasokan yang lebih ramah lingkungan, Big C Supercenter, “The Thai Retailer with Customers at its Heart” peritel grosir terkemuka di Thailand, dan DHL Supply Chain Thailand, the pemimpin pasar global dalam kontrak logistik, telah mengumumkan pengerahan truk listrik untuk distribusi produk, dari Pusat Distribusi […]

  • Tersandung Kasus, Menteri Perdagangan Tunjuk Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri

    Tersandung Kasus, Menteri Perdagangan Tunjuk Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 718
    • 0Komentar

    MENTERI Perdagangan Muhammad Lutfi menunjuk Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono, sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) DirekturJenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag. Penetapan Plt. Dirjen Perdagangan Luar Negeri resmiberlaku, Rabu (20/4). Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto mengungkapkan, langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan publik di bidang perdaganganluar negeri dapat tetap berjalan dan kebutuhan […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Quote WooCommerce Recommendation Engine WooCommerce Redirect To Page or URL on Add To Cart – Direct Checkout or Skip Cart WooCommerce RedSys Payment Gateway WooCommerce Referral Scheme WordPress Plugin WooCommerce Refund And Exchange With RMA WooCommerce Refund And Exchange with RMA – Warranty Management, Refund Policy, Manage User Wallet WooCommerce Registration Fields Plugin – Custom Signup Fields WooCommerce Request a Quote WooCommerce Request a Quote Plugin – Ask for Quotation