Rabu, 19 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Pancasila di Tangan Milenial, Dari Kartu Tanda Anggota ke Kompas Moral Bangsa

Pancasila di Tangan Milenial, Dari Kartu Tanda Anggota ke Kompas Moral Bangsa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • visibility 736
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, -Di zaman sekarang, kalau cuma hafal lima sila Pancasila, itu belum cukup. Sama kayak tahu lima lagu dangdut, tapi nggak bisa nyanyi satu pun waktu disuruh nyumbang di hajatan. Malu-maluin! Nah, DPD PDI Perjuangan Sumsel rupanya paham betul soal ini. Maka, Minggu 1 Juni kemarin, di halaman DPRD Sumsel, mereka nggak sekadar menggelar acara seremonial ala potong tumpeng dan foto-foto—tapi bikin gebrakan ideologis yang sekaligus modis!.

Dalam semangat Bulan Bung Karno dan Hari Lahir Pancasila, acara bertajuk “Mengenal, Memahami, dan Menghidupi Ideologi Pancasila” digel,ar bak pesta demokrasi rasa pesta rakyat. Ada upacara, pembekalan, pembagian KTA, pameran foto, sampai bazar UMKM. Lengkap macam warung pecel lele yang jualan dari nasi sampai pulsa listrik.

Tapi yang paling menggelegar bukan panggung atau mic-nya, melainkan semangat 1.000 calon anggota baru yang sebagian besar anak muda. Ini ibarat sawah yang ditanami generasi baru benihnya segar, tanahnya subur, tinggal disiram pemahaman ideologi dan disemprot dengan pupuk rasa cinta tanah air.“Kami ingin mereka tak hanya hafal sila-silanya, tapi juga menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ketua DPD PDIP Sumsel, Dr. HM Giri Ramanda N Kiemas, SE., MM., yang tampaknya ingin kader bukan hanya bisa bersidang, tapi juga bersikap.

Bahkan, agar kader baru tidak seperti penumpang ojek online yang asal naik tanpa tahu arah, mereka dikasih pembekalan dulu. Sejarah partai, visi misi, dan ideologi dijelaskan tuntas. Setelah itu, langsung dibagikan KTA, yang bukan sekadar kartu, tapi seperti kunci pintu rumah besar bernama perjuangan politik.

Lucunya, kartu ini juga bisa buat diskon di restoran mitra. Bayangkan, ideologi dapet, diskon ayam geprek pun dapet. Ini baru namanya politik selera rakyat!, seperti kata pepatah, “sekali mendayung, dua tiga ayam geprek terlampaui”

Lanjut, ada pameran foto Bung Karno. Bukan cuma gaya ikonik dengan peci miring dan tatapan tajam, tapi juga kilas balik perjuangan beliau yang luar biasa. Ini penting, karena mengenal Bung Karno itu seperti mengenal nenek sendiri semakin dalam, semakin terasa cintanya pada bangsa ini.

Dan jangan lupakan bazar UMKM. Di sinilah ideologi bertemu ekonomi. Karena perjuangan tak selalu harus pakai megafon, kadang cukup dari etalase produk lokal sambal rumahan, bros handmade, dan keripik tempe yang digoreng pakai semangat nasionalisme.

Mengajak anak muda ikut partai memang ibarat ngajak anak kecil mandi pagi banyak yang ogah, banyak yang pura-pura tidur. Tapi kalau caranya kreatif, menyentuh rasa dan logika, mereka bisa nyemplung sendiri tanpa disuruh. “Kami ingin mereka sadar bahwa partai politik bukan sekadar alat kekuasaan, tapi juga wadah pengabdian ideologis dan sosial,” kata Giri, dengan nada yang sejuk tapi tegas. Macam guru PPKn yang bisa bikin murid nangis haru.

Maka, 1.000 orang yang hadir itu bukan angka sembarangan. Mereka adalah cikal bakal generasi pancasilais yang ngerti bahwa gotong royong itu bukan cuma buat angkut kulkas saat pindahan. Tapi juga untuk membangun negeri ini dari bawah, dari dapur UMKM sampai podium parlemen.

Kalau dulu Bung Karno merumuskan Pancasila di tengah ancaman kolonial, maka hari ini, tugas generasi muda adalah merawatnya di tengah ancaman scroll TikTok tanpa henti. Karena mempertahankan Pancasila butuh lebih dari sekadar hafalan. Butuh aksi, komitmen, dan kadang diskon ayam geprek buat memancing loyalitas.

Jadi, kalau hari ini ada 1.000 anak muda yang rela datang ke DPRD, belajar sejarah partai, dapat KTA, ikut bazar, dan menatap foto Bung Karno dengan rasa bangga itu artinya semangat tak pernah punah. Ia hanya mencari wadah baru. Dan siapa tahu, wadah itu berbentuk anak muda dengan idealisme dan perut keroncongan.

Karena seperti kata Bung Karno, “Berikan aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”. Tapi kalau bisa kasih 1.000 pemuda yang pegang KTA dan cinta Pancasila, ya siapa tahu bisa sekalian guncang dunia sambil jualan kopi susu rasa perjuangan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Perusahaan Rusia bergerak dibidang smart city serahkan LoI kepada OIKN

    2 Perusahaan Rusia bergerak dibidang smart city serahkan LoI kepada OIKN

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Dua perusahaan asal Rusia, yang bergerak di bidang smart city, telah menyerahkan letter of intent (LoI) kepada Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) (29/09) di Balikpapan, Kalimantan Timur. Letter of intent merupakan langkah awal bagi perusahaan-perusahaan ini untuk berinvestasi dan berpartisipasi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara.​ Penyerahan yang difasilitasi oleh KBRI Moskow dengan dukungan […]

  • Desa Bukit Jaya Muba Sumbang Iklim Sehat di Tanah Air

    Desa Bukit Jaya Muba Sumbang Iklim Sehat di Tanah Air

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 796
    • 0Komentar

    DESA Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin diganjar penghargaan Proklim Utama Tahun 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen-LHK) yang diserahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr Siti Nurbaya secara Virtual, Jumat (23/10/2020). “Atas capaian ini, tentu berkat komitmen masyarakat Desa Bukit Jaya Sungai Lilin dalam upaya menjaga lingkungan pedesaan yang bersih dan sehat,” ungkap […]

  • pertamina-retail

    Cek Harga BBM Pagi Ini, 1 Februari 2026: Pertalite Tetap Rp 10.000, Pertamax di Sumsel Berapa?

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Bono
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Memasuki awal bulan Februari 2026, masyarakat kembali menaruh perhatian pada pergerakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU seluruh Indonesia. Berdasarkan pantauan terbaru di situs resmi Pertamina dan badan usaha penyedia BBM swasta, terdapat sejumlah penyesuaian yang perlu diketahui oleh konsumen. Secara periodik, pemerintah dan penyedia layanan BBM melakukan evaluasi harga setiap tanggal 1 setiap […]

  • Harga Meroket, Polri Akan Usut Temuan Ombudsman Terkait Dugaan Penimbunan Minyak Goreng

    Harga Meroket, Polri Akan Usut Temuan Ombudsman Terkait Dugaan Penimbunan Minyak Goreng

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.645
    • 0Komentar

    SATGAS Pangan Polri menindaklanjuti temuan Ombudsman RI terkait dugaan penimbunan minyak goreng sehingga harga meroket. “Kami sedang mendalami. Mohon waktu,” jelas Waka Satgas Pangan Polri, Brigjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., Kemaren. Dia mengatakan polisi sudah meminta data temuan ombudsman. Namun, hingga saat ini belum diberikan. Menurut dia, Satgas Pangan telah melakukan pengecekan ke […]

  • Penerbangan Umroh Palembang-Jeddah Resmi Beroperasi

    Penerbangan Umroh Palembang-Jeddah Resmi Beroperasi

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.386
    • 0Komentar

    Penerbangan langsung Palembang –Jeddah, Arab Saudi, Palembang menjadi kota ketiga diresmikan setelah yang pertama Pekanbaru dan kedua Banjarmasin.

  • Ada Aja Dech…Hindari Utang, Napi Lapas Kayuagung Ini Nekad Sebar Berita Palsu

    Ada Aja Dech…Hindari Utang, Napi Lapas Kayuagung Ini Nekad Sebar Berita Palsu

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.675
    • 0Komentar

    TERUNGKAP sudah alasan MA menyebarkan kabar bohong tentang penyiksaan yang dialaminya di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Kayuagung. Penghuni lapas kasus penggelapan ini nekat lantaran dirinya terlilit utang hingga Rp83 juta rupiah. Jumlah fantasis tersebut diperoleh mantan karyawan BRI ini dari sesama napi lapas. “Surat yang beredar diluar yang saya kirim ke kakak melalui ibu […]

expand_less
WordPress Archive Barhouse – Wooden House Construction and Woodworks WordPress Theme Baristar – Barista Courses & Training Elementor Template Kit Barley – Blog & Magazine Elementor Template Kit Barn2 Media Woocommerce Product Options Barn2Media WooCommerce Private Store Barnix – Finance & Business WordPress Theme Barristar – Law, Lawyer and Attorney WordPress Theme Bascart – Multivendor Marketplace & Woocommerce WordPress Theme with Builder Basel – Responsive eCommerce Theme Basho – Multipurpose Ghost Blog Theme