Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertambangan & Energi » Lanjutkan Pengembangan Listrik Tenaga Nuklir, Dewan Energi Nasional : Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Lanjutkan Pengembangan Listrik Tenaga Nuklir, Dewan Energi Nasional : Masyarakat Tak Perlu Khawatir

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 28 Jun 2018
  • visibility 1.186
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Dewan Energi Nasional tengah menyusun peta jalan (roadmap) energi nuklir. Roadmap pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir telah ditetapkan dalam Rancangan Umum Energi Nasional (RUEN) hingga 2050.

Anggota Dewan Energi Nasional, Abadi Purnomo, menyatakan, masyarakat tidak perlu khawatir terkait keberadaan energi nuklir di Indonesia. Ia pun mengaku, teknologi energi nuklir telah dapat dipertanggungjawabkan kendati untuk membangun pembangkit listriknya membutuhkan biaya besar.

“Pembangkit nuklir sudah pada tahapan aman. Selain itu, energi nuklir juga menghasilkan harga lebih murah dibandingkan energi lain,” kata dia mengutip Warta Ekonomi.co.id, kamis (28/6/2018).

Dicontohkan, PLTN Fukushima di Jepang teknologinya sudah canggih dan aman walaupun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) membutuhkan biaya besar sekitar US$7 juta per megawatt (MW).

Dia melanjutkan, teknologi PLTN di Jepang telah dibuat lebih canggih pasca dilanda gempa beberapa tahun lalu. “Bahkan, kubahnya ditabrak pesawat tidak akan hancur dan gempa 8 SR tidak akan gerak,” ungkapnya.

Dia menambahkan, PLTN mampu menghasilkan kapasitas sebesar 1.000-2.000 MW. Pembangunan PLTN tersebut tak lain untuk memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia yang diperkirakan ke depan akan terus meningkat secara pesat.

“Tak perlu menunggu energi fosil habis dulu baru membangun PLTN. Lebih baik disiapkan sedini mungkin,” kata dia.

Dia juga menjelaskan, peta jalan energi nuklir telah disetujui Presiden Joko Widodo dalam rapat paripurna ke tiga Dewan Energi Nasional.

“Sesuai rapat paripurna, seharusnya kita sudah membangun PLTN karena membutuhkan waktu lama, 7-10 tahun. Bahkan, di India pembangunan PLTN sampai 16 tahun,” ucapnya.

Selain membangun energi nuklir, lanjutnya, pengembangan EBT juga harus di dorong secara masif. Dewan Energi Nasional tetap mendorong target pengembangan EBT tercapai 23% sampai 2025.

“Kami tetap mendorong pengembangan EBT hingga 23 persen sampai 2025. Memang, salah satu kendalanya terkait pendanaan dengan tingkat bunga rendah,” ujar dia.

Namun, lanjutnya, pemerintah sepertinya telah berupaya untuk mencari solusi finansial agar pendanaan untuk proyek EBT bagi para pengembang bisa terbantu. Salah satunya dengan mengajak pemangku kepentingan seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membicarakan masalah kemudahan pendanaan proyek EBT. OJK pun bersedia membuat nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).

Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian ESDM, Harris, membenarkan hal itu. Sebanyak 13 perusahaan telah menyampaikan profilnya untuk diserahkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tiga belas perusahaan tersebut merupakan bagian dari 42 perusahaan yang memiliki kendala pendanaan dalam menggarap proyek energi baru terbarukan (EBT). Seluruh perusahaan itu telah menandatangani perjanjian jual beli listrik (power purchase agreement/PPA) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Dalam PPA disebutkan, pencarian pendanaan diberikan waktu selama 12 bulan sejak penandatanganan.

“Saat ini, baru ada 13 perusahaan yang menyampaikan profilnya. Mereka umumnya mempermasalahkan bunga bank tinggi. Kami akan teruskan informasi tersebut ke OJK untuk selanjutnya akan dibahas bersama dengan OJK dalam penentuan opsi mekanisme pendanaannya,” kata dia.

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Direktorat Pajak, Hestu Yoga Saksama, menambahkan, selain pendanaan, kendala mengembangkan EBT juga terkait kebijakan fiskal. Pasalnya, pengembangan EBT hingga kini masih berbenturan terkait kebijakan fiskal dengan energi fosil. Kebijakan insentif untuk EBT juga harus merasionalisasi kebijakan mengenai subsidi untuk BBM.

“Sebab itu, jika kita ingin mengembangkan EBT maka harus memberikan insentif. Kemudian untuk fosil harus diberikan disinsentif,” kata dia.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), capaian investasi sektor EBT hingga April 2018 mencapai 14,7% dari target tahun ini. Selama Januari hingga Maret 2018, realisasi investasi mencapai US$294 juta. Padahal, targetnya US$2,01 miliar.

Rinciannya, realisasi investasi paling besar berasal dari panas bumi sebesar US$1,21 miliar. Kemudian, aneka EBT US$718 juta, disusul investasi bioenergi US$72 juta, dan terakhir US$5 juta berasal dari investasi konservasi energi.

Tahun ini rencananya akan ada 512 MW pembangkit EBT yang akan dibangun. Terdapat 11 wilayah prioritas pengembangan EBT yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Total potensi EBT sekitar 225 Giga Watt (GW).[WE]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berguru di Muba, Purworejo Ingin Tingkatkan Kualitas Pelayanan Administrasi Penduduk

    Berguru di Muba, Purworejo Ingin Tingkatkan Kualitas Pelayanan Administrasi Penduduk

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.223
    • 0Komentar

    PENGHARGAAN Dukcapil Hebat yang diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Musi Banyuasin pada Februari 2019 lalu dari Kementerian Dalam Negeri RI yang dinilai dapat meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, membuat beberapa kabupaten melirik dan tertarik untuk belajar. Salah satunya Kabupaten Purworejo, pada Jumat (23/01/2020) berkunjung langsung ke Kabupaten Muba untuk menimbah ilmu. Kepala Dinas […]

  • Merevolusi mobilitas dengan data real-time, Mobilisights tingkatkan pengalaman armada dan konsumen termasuk pengemudi kendaraan listrik

    Merevolusi mobilitas dengan data real-time, Mobilisights tingkatkan pengalaman armada dan konsumen termasuk pengemudi kendaraan listrik

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.346
    • 0Komentar

    – Auburn Hills, Mich., AS, 10 Januari 2024 – Mobilisights mentransformasi bidang aplikasi kendaraan yang terhubung, menunjukkan dampak luas data kendaraan Stellantis terhadap solusi cerdas, dan meningkatkan efisiensi untuk seluruh ekosistem otomotif. Setahun yang lalu, Mobilisights diciptakan untuk memanfaatkan akses eksklusif ke data yang tertanam di 14 merek ikonik Stellantis, sehingga memungkinkan dunia yang lebih […]

  • Hadapi Siklon Seroja BPBD 6 Provinsi Diminta Kesiapsiagaan

    Hadapi Siklon Seroja BPBD 6 Provinsi Diminta Kesiapsiagaan

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

      BNPB mengharapkan BPBD di enam provinsi menyiapkan langkah kesiapsiagaan untuk mencegah dampak siklon tropis Seroja terhadap masyakarat maupun kerusakan infrastruktur. Berdasarkan analisis BMKG, siklon tropis Seroja diperkirakan intensitasnya akan meningkat dalam 24 jam. BMKG memperkirakan peningkatan intensitas siklon pada 7 – 8 April 2021 dan bergerak ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia. Menyikapi […]

  • Tak dilupakan halal bihalal & beri santunan para Panti Jompo, Pj Gub Sumsel : mudah-mudahan dipertemukan lagi bulan ramadhan tahun depan

    Tak dilupakan halal bihalal & beri santunan para Panti Jompo, Pj Gub Sumsel : mudah-mudahan dipertemukan lagi bulan ramadhan tahun depan

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.527
    • 0Komentar

      Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengunjungi Panti Jompo Harapan Kita guna bersiahturahmi sekaligus memberi bantuan dan santunan bagi para Lanjut Usia (Lansia), Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (12/4/2024). Kunjungannya kali ini sekaligus halal bihalal pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Dalam kesempatan ini, Fatoni juga menyerahkan paket bantuan bagi para […]

  • Gaungkan Asian Games, Alex Ajak Rakor dengan Sponsor Resmi

    Gaungkan Asian Games, Alex Ajak Rakor dengan Sponsor Resmi

    • calendar_month Minggu, 13 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.045
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang –  Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menginstruksikan seluruh sponsor resmi Asian Games di Palembang gencar melakukan sosialisasi dan promosi Asian Games. Hal ini sesuai dengan instruksi langsung Presiden RI Joko Widodo agar gaung Asian Games lebih digemakan lagi hingga seluruh masyarakat Indonesia demam Asian Games. Dijelaskan Alex Noerdin, konsep persiapan Asian Games saat […]

  • Sosialisasi Asian Games dengan Masyarakat OKU, Alex : Alhamdulillah Sumsel Damai, Mari Kita Bersatu

    Sosialisasi Asian Games dengan Masyarakat OKU, Alex : Alhamdulillah Sumsel Damai, Mari Kita Bersatu

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 784
    • 0Komentar

    Asian Games itu sebagai alat mencapai tujuan.

expand_less
WordPress Archive Neoton – News Magazine WordPress Theme Nepolis – Nail Salon Beauty Care Elementor Template Kit Nest - Grocery Store WooCommerce WordPress Theme Nest – Multipurpose eCommerce HTML Template Nest – Multivendor Organic & Grocery Laravel eCommerce Nestbyte- Creative Agency and Startup WordPress Theme Netfee – Broadband and Internet WordPress Theme Netmix | Broadband & Telecom Internet Provider WordPress Theme Netric – Proxy & VPN Services Elementor Template Kit Netshare – Paywall & Content Sharing WordPress Theme