Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Waduh, Tak Tanggung-tanggung,Tagihan Tirta Musi Palembang Naik Fantastis, Bagaimana Ini Teriak Warga…

Waduh, Tak Tanggung-tanggung,Tagihan Tirta Musi Palembang Naik Fantastis, Bagaimana Ini Teriak Warga…

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2020
  • visibility 1.219
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELANGGAN Air Bersih PDAM Tirta Musi di Palembang pada umumnya mengeluh dan merasa kaget dengan tagihan pemakaian air bersih yang melonjak fantastis, tak tanggung kenaikan tagihan tersebut hingga mencapai tiga kali lipat.

Seperti dialami Erni, Warga Harapan Jaya, RT 30 Kelurahan Sei-Selayur, Kalidoni Palembang, dia merasa kaget tagihan pemakaian air bersih pada Juni mencapai Rp300 ribu dari sebelumnya hanya Rp80 ribu per bulan.

“Ya kaget, biasanya hanya antara Rp80 ribu- Rp90 ribu, kini naik berlipat-lipat,mungkin bukan saya saja, masih banyak warga lain pelanggan yang bernasib sama dengannya di Palembang,”katanya.

Dia mengaku tidak tahu kenapa bisa naik secara signifikan, apalagi saat ini kondisi ekonomi rumah tangga tengah tengah sulit  dampak dari Covid-19.

Sementara, akunya pelayanan air bersih juga tidak begitu baik, selain airnya sering keruh, air juga sering mati. “Mungkin ya, karena sahamnya milik  Pemda kali..!!”

Ditempat terpisah, guna menindaklanjuti laporan terkait melonjaknya tagihan pelanggan PDAM Tirta Musi sehubungan dengan pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), Pemerintah Kota Palembang melalui Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda langsung melakukan rapat bersama PDAM Tirta Musi.

Dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bappeda Litbang Palembang, Wakil Walikota Palembang dua Periode tersebut juga menerima penjelasan, bahwa selama Covid-19 sejak bulan April, pihak PDAM tidak melakukan pembacaan meteran secara langsung ke setiap rumah yang ada di kota Palembang.

“Mereka hanya menagihkan tagihan berdasarkan pemakaian seperti biasa. Ternyata karena Covid-19, banyak masyarakat yang tidak melakukan aktifitas di luar, jadi mungkin pemakaiannya melonjak dari biasanya, karena tentu kita harus menjaga kesehatan, dari menggunakan air secara berlebihan, mulai dari mandi dan cuci tangan,” jelas Fitri, usai kegiatan Rapat, Senin 6 Juli 2020.

Dilanjutkannya, pada bulan Juli saat ini, pihak PDAM telah kembali melakukan pengecekan meteran secara langsung serta mencatat pemakaian pelanggan.

“Di bulan Juli ini, setelah meteranya betul-betul dibaca oleh kawan-kawan yang bertugas dari PDAM, ternyata pemakaiannya ini di atas pemakaian normal. Itu terakumulasi dari pemakaian bulan April, Mei dan Juni yang baru dibayarkan di bulan Juli,” paparnya.

Ia juga mengungkapkan, bahwa melaui rapat tersebut juga telah dilakukan koordinasi mencari solusi guna menyikapi apa yang dikeluhkan masyarakat kota Palembang.  

Keringanan

“Kita tadi sudah menanyakan apa saja yang dapat menjadi solusi, sehingga masyarakat tidak lagi merasa keberatan untuk membayar tagihan-tagihan ini,” ujarnya.

Ia memaparkan, terkait solusi tersebut, pihak PDAM akan memberikan keringanan kepada para pelanggan yang merasa keberatan dalam jumlah tagihan.

Selain itu, masyarakat kota Palembang juga dihimbau untuk mengunjungi langsung unit pelayanan PDAM terdekat atau menghubungi Call Center di 355222 untuk mendapatkan penjelasan langsung dari pihak PDAM.

“Ada solusi ketiga yang juga disampaikan oleh PDAM, yaitu membayar untuk cicilan kenikan harga ini sebanyak tiga sampai sepuluh kali kalau memang ada yang merasa keberatan terkait tagihannya. PDAM siap untuk menerima pembayaran berupa cicilan sebanyak 10 kali, jadi 10 bulan,” jelasnya.

Masih dikatakannya juga, bahwa pihak PDAM juga telah menyurati pelanggan-pelanggan mengalami kenaikan hingga 50 persen.

“Itu sudah disurati oleh PDAM. Jadi saya rasa, apa yang disampaikan PDAM tadi sudah cukup jelas, dan masyarakat InsyaAllah akan terbantu dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan PDAM,” pungkasnya.

Untuk meringankan beban ekonomi masyarakat selama menghadapi pandemi virus Corona atau COVID-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) mengeluarkan kebijakan menggratiskan tagihan atau pembayaran air bersih pelanggan PDAM selama tiga bulan.

Sebelumnya, jauh -jauh hari di saat Virus Coran merebak, Kabupaten Muba membuat kebijakan untuk membebaskan pemakaian air bersih untuk para pelanggannya.

Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan, kebijakan yang diambilnya tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat akibat wabah COVID-19.

“PDAM kami gratiskan, terhitung dari bulan April hingga Juni bagi pelanggan untuk kelompok pelanggan yang diklasifikasi sosial umum, sosial khusus, sekolah, rumah tangga sangat sederhana, rumah tangga sederhana, rumah tangga menengah,” ujar Dodi,belum lama ini.

Menurutnya, ada sebanyak 32.611 pelanggan PDAM Tirta Randik di Kabupaten Musi Banyuasin. “Pandemi COVID-19 ini telah berdampak pada menurunnya aktivitas ekonomi di Indonesia bahkan mungkin dunia. Melihat hal ini, Pemkab Muba memberikan keringanan kepada masyarakat dengan membebaskan tagihan air bersih dari PDAM,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Randik Firdaus L Dine menerangkan, PDAM gratis hanya diberikan kepada kelompok masyarakat tertentu. Mereka adalah yang termasuk kelompok sosial umum kode golongan LA dengan jumlah pelanggan 29, sosial khusus kode golongan EB jumlah pelanggan 316, sekolah kode pelanggan IC jumlah pelanggan 268.

Pun rumah tangga sangat sederhana kode golongan IIA jumlah pelanggan 2, rumah tangga sederhana kode pelanggan IIB jumlah 13 dan rumah tangga menengah dengan kode pelanggan IIC jumlah pelanggan 31.983. Semua golongan ini di subsidi 100 persen.

“Jadi total pelanggan yang digratiskan selama tiga bulan untuk tagihan bulan April-Juni keseluruhannya sebanyak 32.611 pelanggan,” sebutnya.

Firdaus juga menerangkan, bahwa proses penerbitan rekening tidak ada perubahan dan tetap melakukan pembacaan meter. Upload dan download setiap bulan, sedangkan aplikasi rekening air sudah diupgrade sesuai dengan subsidi yang diberikan.

“Pembebasan tagihan air PDAM ini merupakan salah satu bentuk Kebijakan dan kepedulian Pemkab Muba kepada masyarakat yang terdampak COVID-19. Mereka yang masuk kategori tersebut dibebaskan tagihan PDAM selama tiga bulan,” tandasnya.[***]

One/ril

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RUPS BSB, Asanya Pj Bupati OKI

    RUPS BSB, Asanya Pj Bupati OKI

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 702
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj. Bupati OKI Asmar Wijaya menyampaikan asanya Bank Sumsel Babel berkontribusi dalam mendongkrak perekonomian di OKI, mempermudah akses permodalan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta meningkatkan literasi perbankan kepada masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2023 Bank Sumsel Babel yang berlangsung di Ballroom Fairmont Hotel […]

  • The Voice Indonesia Hadir di Palembang

    The Voice Indonesia Hadir di Palembang

    • calendar_month Minggu, 8 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.251
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Setelah sukses The Voice Kids Indonesia, kini ajang pencarian bakat, The Voice Indonesia hadir di Kota Palembang, tak hanya kota Palembang saja, kali ini audisi The Voice Indonesia dilakukan serentak dibeberapa kota besar seperti Bandung, Lampung, Makassar, Malang, Ambon, Balikpapan, Banjarmasin, Surabaya dan Jakarta. Ratusan anak muda hingga orang dewasa memadati Dermaga […]

  • Lantik Pejabat Tiga RSUD Dalam Kabupaten Muba

    Lantik Pejabat Tiga RSUD Dalam Kabupaten Muba

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 860
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melantik dan mengukuhkan 35 orang pejabat administrator dan pengawas pada RSUD Sekayu, RSUD Bayung Lencir, dan RSUD Sungai Lilin secara virtual di Ruang Rapat Bupati Muba, Jumat (27/11/2020). Nama-nama pejabat yang dilantik pada RSUD Sekayu antara lain, dr Makson Parulian Purba MARS sebagai […]

  • Proyek Jaringan Pipa Transmisi Air Baku Sistem di Gandus Diproyeksikan Rampung Akhir Tahun Ini

    Proyek Jaringan Pipa Transmisi Air Baku Sistem di Gandus Diproyeksikan Rampung Akhir Tahun Ini

    • calendar_month Senin, 25 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.214
    • 0Komentar

    PENGERJAAN proyek Jaringan Pipa Transmisi Air Baku Sistem di Gandus – Palembang diproyeksikan rampung pada akhit tahun ini. Bahkan Pemkot juga terus melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang serta beberapa instansi. Walikota Palembang, H. Harnojoyo menyampaikan, koordinasi tersebut sengaja dilakukan guna pembangunan Intake di Purwokerto yang […]

  • Peringatan !! Pegawai Non PNSD di Dishub Bakal Dipecat, Jika Lakukan Ini…

    Peringatan !! Pegawai Non PNSD di Dishub Bakal Dipecat, Jika Lakukan Ini…

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.305
    • 0Komentar

    INI peringatan serius bagi ASN dan non PNSD lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang jika terbukti menggunakan narkoba Pemkot akan menindak sanksi dengan pemecatan. Hal dijelaskan Sekda Pemkot Palembang Ratu Dewa disela-sela tes urine dilingkungan Dishub Kota Palembang, senin [29/3/2021]. Sebanyak 519 pegawai ASN dan non PNSD lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang lakukan tes urine. […]

  • Perjalanan Banyuwangi ke Nusa Tenggara Barat Semakin Cepat,  Kenapa Ya ?

    Perjalanan Banyuwangi ke Nusa Tenggara Barat Semakin Cepat, Kenapa Ya ?

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.051
    • 0Komentar

    MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi pembukaan lintasan kapal Ro-Ro dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Gilimas di Nusa Tenggara Barat. “Saya senang melihat ada suatu pergerakan dari Banyuwangi menuju Lembar atau sebaliknya, juga dari Banyuwangi menuju Gilimas. Kami akan terus kembankan angkutan Roro (penyeberangan) menjadi lebih efektif,” kata Menhub di Pelabuhan […]

expand_less
WordPress Archive Consulting – Business Finance WordPress Theme Consulting – Corporate and Business WordPress Theme Consultio - Consulting Corporate Consulty – Finance Consulting Elementor Template Kit Consulz – Consulting Company Elementor Template Kit Contact Form 7 Autocomplete off Contact Form 7 Email Add on Pro Contact Form 7 Email Verification – View & Export Form Entries Contact Form 7 Emoji Reaction Contact Form 7 for AMP