Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Terjebak di wilayah konflik bersenjata di Myawaddy, Myanmar, 9 WNI korban TTPO siap dipulang ke Indonesia

Terjebak di wilayah konflik bersenjata di Myawaddy, Myanmar, 9 WNI korban TTPO siap dipulang ke Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
  • visibility 1.844
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Bangkok, Thailand – Kementerian Luar Negeri melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok berhasil memfasilitasi pemulangan 9 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban perdagangan orang (TPPO) dari sebuah perusahaan di wilayah konflik di Myanmar. Kolaborasi antara KBRI Bangkok, KBRI Yangon, Pemerintah Thailand, dan International Organization for Migration (IOM) menjadi kunci kesuksesan pembebasan ini (26/6).

Keberhasilan pembebasan tersebut dimulai ketika KBRI Yangon menerima pengaduan dari 9 WNI yang terjebak di wilayah konflik bersenjata di Myawaddy, Myanmar. Setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, KBRI berhasil memindahkan para WNI ke wilayah Maesot, Thailand, dengan bantuan perusahaan tempat mereka bekerja.

Berbekal laporan dari KBRI Yangon, KBRI Bangkok meminta bantuan pemerintah Thailand untuk memberikan perlindungan dan mengidentifikasi para korban TPPO. Melalui mekanisme National Referral Mechanism (NRM), proses identifikasi dilakukan dengan mendampingi para WNI selama proses wawancara. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ke-9 WNI tersebut terindikasi sebagai korban TPPO.

Sebagai langkah lanjutan, para korban TPPO ditempatkan di Rumah Penampungan Sementara yang disediakan oleh Pemerintah Thailand sebelum akhirnya dipulangkan ke Indonesia. Proses pemulangan resmi dilakukan di Bandara Suvarnabhumi Bangkok, di mana Pemerintah Thailand yang diwakili oleh Wakil Kepala Royal Thai Police, Mayor Jenderal Pol. Surachate Hakparn, menyerahkan para korban kepada Wakil Kepala Perwakilan RI Bangkok, Sukmo Yuwono.

 

Dari 9 WNI tersebut, 6 di antaranya berasal dari Jawa Timur dan langsung diterbangkan ke Surabaya untuk diserahkan kepada Pemerintah Daerah Jawa Timur. Sementara itu, tiga orang lainnya melanjutkan perjalanan ke Medan, Sumatera Utara, sesuai daerah asal mereka. Pembebasan dan pemulangan para korban TPPO ini menunjukkan kerja keras dan upaya sinergi antara Kementerian Luar Negeri, KBRI Bangkok, KBRI Yangon, Pemerintah Thailand, dan IOM dalam melindungi WNI yang menjadi korban perdagangan orang. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi WNI yang terjebak dalam situasi serupa di masa depan.[***]/kemlu RI

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naek Unto Apo Naek Kudo.. ????

    Naek Unto Apo Naek Kudo.. ????

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 992
    • 0Komentar

    Sore ini kejingokannyo Kacibob pecak kesal nian dari balek begawe, idak seperti biasonyo sehinggo membuat Jang Joe teheran-heran. Jang Joe : “ Kacibob ngapo pecak bingsal ini ??” Kacibob : “ biasolah Jang Joe lagi kesal nian samo jalan kito itu !!!!” Jang Joe : “ Jalan yang dimano nian itu yang buat bingsal thu […]

  • Perubahan Iklim, Ilmu Titen yang Biasa Dijadikan Pengangan Nelayan “Ambyar”, Begini Penjelasan BMKG

    Perubahan Iklim, Ilmu Titen yang Biasa Dijadikan Pengangan Nelayan “Ambyar”, Begini Penjelasan BMKG

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 910
    • 0Komentar

    KEPALA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengatakan ilmu titen yang kerap menjadi pegangan nelayan “ambyar” akibat perubahan iklim. Alhasil, tidak jarang nelayan harus pulang dengan tangan kosong karena hasil melaut tidak maksimal. Bahkan, tidak jarang nelayan mengalami kecelakaan dan menjadi korban akibat badai dan gelombang tinggi. “Ilmu Titen sudah sangat sulit untuk […]

  • November, Inflasi Indonesia Masih Terjaga

    November, Inflasi Indonesia Masih Terjaga

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 765
    • 0Komentar

    INFLASI Indonesia masih terjaga stabil sebesar 0,37 persen (monthtomonth/mtm) dan 1,75 persen (years on years/yoy) dan merupakan inflasi tertinggi sepanjang tahun 2021 pada November ini. Meskipun demikian, secara tahunan realisasi inflasi November masih berada di bawah kisaran sasaran inflasi persen 2021 sebesar 3±1 persen. Inflasi pada level konsumen yang masih terkendali juga ditopang oleh Indeks […]

  • Komdigi : adopsi teknologi digital upaya tekan praktik korupsi

    Komdigi : adopsi teknologi digital upaya tekan praktik korupsi

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.644
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kementerian Komunikasi dan Digital telah membangun dan mengimplementasikan sistem berbasis aplikasi digital  untuk memperkuat tata kelola dan manajemen risiko serta pengendalian intern. Inspektur Jenderal Kementerian Komdigi Arief Tri Hardiyanto menyatakan adopsi teknologi digital menjadi salah satu upaya untuk menekan praktik korupsi. “Sebagai bagian dari Pemerintah Indonesia, kita telah mengimplementasikan manajemen risiko, sistem pengendalian […]

  • “Rebana”, musik tradisional bernuansa Islam tak lekang oleh waktu

    “Rebana”, musik tradisional bernuansa Islam tak lekang oleh waktu

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.670
    • 0Komentar

    Bermain “rebana” Pang..pang…bimpang. bing…ketapang…ketapang, gedibing-gedibing…. Di hening senja yang bermandikan cahaya, Rebana berdentum memainkan nadanya. Ritme mengalun memukau hati yang terpaut, Membawa jiwa merenung dalam khayal yang terpaut. Pukulan lembut, lepas tersusun rapi, Seperti aliran air yang mengalir membalut hati. Melodi mesra mengisi ruang hampa, Menari-nari di udara, melintasi langit dan bintang-bintang. Rebana, alat penuh […]

  • Biar Gak Ada Dirugikan, Kadin : Perlu Ada Edukasi E- Commerce dalam Transaksi COD

    Biar Gak Ada Dirugikan, Kadin : Perlu Ada Edukasi E- Commerce dalam Transaksi COD

    • calendar_month Minggu, 1 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 702
    • 0Komentar

    DAMPAK dari minimnya edukasi terhadap e-commerce ke masyarakat seringkali berujung pada kasus perselisihan antara kurir pengiriman paket e-commerce kepada konsumen yang melakukan transaksi e-commerce dengan pembayaran COD. Hal ini diungkapkan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang juga menjabat Ketua Umum Kamar Dagang Industri (KADIN) Sumsel dalam Dalam rangkaian Free Online […]

expand_less
WordPress Archive Themify Builder Slideshow Themify Builder Tiles Addon Themify Builder Timeline Addon Themify Builder Typewriter Addon Themify Builder WooCommerce Addon Themify Corporate WordPress Theme Themify Elegant WordPress Theme Themify Elemin WordPress Theme Themify Event WordPress Theme Themify Flatshop WooCommerce Theme