Sopir Truk Tenggelam di Sungai Baung Ditemukan Tewas, Kernet 17 Tahun Masih Dicari
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 23 menit yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto :ilustrasi/AI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Sopir truk tenggelam di Sungai Baung, Sukadi (60), ditemukan tewas oleh Tim SAR Gabungan pada Sabtu (8/8/2026) pagi. Sementara itu, kernet truk berusia 17 tahun, Danang, masih dalam pencarian setelah keduanya dilaporkan tenggelam sehari sebelumnya.
Sukadi ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB dalam kondisi mengapung di tengah Sungai Baung. Lokasi penemuan korban berjarak sekitar dua kilometer dari titik awal ia diduga tenggelam.
Jasad Sukadi kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk proses lebih lanjut.
Tim SAR kini mengalihkan fokus pencarian kepada Danang. Penyisiran diperluas mengikuti aliran Sungai Baung, termasuk sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus.
Danang dan Sukadi sebelumnya berada di atas tongkang yang ditarik Tug Boat (TB) Zavina 01 dari kawasan PT OKI Pulp & Paper menuju Palembang. Peristiwa itu terjadi Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di sekitar Labuh Bukit Batu.
Saat perjalanan berlangsung, Danang hendak mengambil air dari Sungai Baung menggunakan ember. Ia harus melewati celah di antara kendaraan yang tersusun di atas tongkang untuk mencapai sisi sungai.
Danang diduga terpeleset saat mengambil air dan jatuh ke sungai. Tubuhnya kemudian terbawa arus.
Sukadi yang melihat kejadian tersebut berusaha memberikan pertolongan. Namun, sopir truk itu justru ikut terseret arus hingga akhirnya tenggelam.
Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Kantor SAR Palembang sekitar pukul 17.00 WIB. Personel SAR kemudian bergerak ke lokasi dan memulai operasi pencarian terhadap kedua korban.
Pencarian dilakukan dengan menyisir permukaan air secara visual. Area operasi mencapai sekitar 7 NM² dengan mengerahkan Rigid Buoyancy Boat (RBB) Kantor SAR Palembang dan speed boat milik Polair.
Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin, S.E., mengatakan pencarian Danang akan terus dilakukan sesuai rencana operasi.
“Kami akan terus berupaya secara maksimal untuk menemukan satu korban yang masih dalam pencarian,” ujar Raymond.
Ia juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai maupun perairan lainnya agar meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan.
Operasi pencarian melibatkan Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polair, serta masyarakat.(***)/dra
- Penulis: Irwan Wahyudi
