Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » “Jangan Main Api Kalau Nggak Mau Dikejar Manggala Agni”- Cerita Kocak di Balik Operasi Tangkap Pembakar Hutan!

“Jangan Main Api Kalau Nggak Mau Dikejar Manggala Agni”- Cerita Kocak di Balik Operasi Tangkap Pembakar Hutan!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
  • visibility 926
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEBAKARAN hutan itu kayak mantan toxic susah hilang, munculnya nggak kenal musim, dan bikin hidup orang banyak berantakan. Bedanya, kalau mantan cuma bikin baper, karhutla bikin sesak nafas satu provinsi. Makanya, Kementerian Kehutanan lewat Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkumhut) sekarang lagi serius banget ngejar para “tukang bakar hutan” ini  dari yang berbaju korporasi sampai yang cuma modal korek dan keberanian nekat.

Seandainya, pas kita lagi tidur siang sambil kipas-kipas, di luar sana Manggala Agni udah kayak superhero Marvel,  cuma bedanya nggak pakai jubah, tapi bawa tangki air dan slang panjang.

Mereka udah turun ke lapangan 1.689 kali buat padamkan api. Angka segede itu, kalau tiap pemadaman dikasih bonus satu bungkus nasi uduk, mungkin mereka udah bisa buka franchise restoran sendiri.

Kata pepatah Jawa, “Api kecil jadi kawan, api besar jadi lawan”. Nah, di kasus karhutla ini, apinya nggak cuma besar, tapi sudah kayak mantan yang ngajak balikan sambil bawa utang lama. Makanya, 10 perusahaan udah kena segel, 2 perusahaan disanksi administratif, dan 8 individu lagi proses hukum. Ada juga yang udah masuk tahap penyidikan, kayak di Tahura Sultan Syarif Hasyim Riau. Singkatnya, kalau ini sinetron, polisi udah ngegep mereka pas lagi “syuting” bakar-bakaran.

Waktu penyegelan di Kalbar, konon ada adegan yang hampir mirip sketsa Srimulat. Petugas Manggala Agni datang lengkap dengan mobil tangki air. Si pelaku yang lagi nyalain api buru-buru tiup-tiup api sambil ngomong, “Ini cuma bakar jagung, Pak.” Petugas jawab santai, “Jagungnya gede banget, Pak.

Sampai satu hektar luasnya” Si pelaku langsung nyengir kecut, kayak anak SD ketahuan nyontek pas ujian. Bahkan ada yang nekat sembunyi di balik pohon, padahal pohonnya tinggal setengah kebakar  jelas kelihatan kayak main petak umpet gagal.

Operasi ini nyebar ke banyak provinsi, Kalbar ada 7 kasus, Riau 10 kasus, Jambi 1 kasus, Sumsel 1, Sumut 1. Nama perusahaannya bertebaran kayak inisial gosip infotainment  FWL, CMI, DAS, HKI, MTI, UKIJ, DRT, RUJ, SAU, SH, PML, sampai BRS.

Rasanya kayak lagi lihat daftar finalis lomba karaoke antarperusahaan, cuma bedanya hadiah mereka bukan piala, tapi segel kuning bertuliskan “dalam penyelidikan”.

Direktur Jenderal Gakkum, Pak Dwi Januanto, udah wanti-wanti nggak ada ampun buat pembakar hutan, karena karhutla itu efeknya nyebar  dari rusaknya ekosistem, lenyapnya satwa langka, kerugian ekonomi, sampai bikin warga batuk-batuk kayak habis minum es kelapa tapi kelapanya basi. Dan yang paling ngeri, asapnya nyumbang emisi karbon, bikin bumi ini makin gerah. Kalau bumi bisa ngomong, mungkin dia udah bilang, “Bro, cukup ya, aku udah kegerahan, jangan dibakar lagi”

Intinya, kalau mau buka lahan, jangan main api, banyak cara kreatif lain  mau pakai mesin, mau bikin kebun hidroponik, mau jadi pebisnis tanaman hias juga bisa.

Ingat !! pepatah “Bakar sate boleh, bakar hutan jangan.” Jadi, mari kita jaga hutan biar nggak jadi sate raksasa. Karena kalau Manggala Agni udah turun tangan, jangan harap api bisa bercanda. Dia nggak bawa gitar buat nyanyi “Kemesraan”, tapi bawa slang buat nyiram sampai padam.[***]

Catatan Redaksi: Tulisan ini adalah opini penulis yang memadukan data resmi Kementerian Kehutanan dengan bumbu fiksi kocak untuk memperkuat pesan moral. Adegan-adegan humor yang digambarkan seperti pelaku bersembunyi di balik pohon setengah terbakar hanyalah rekaan imajinatif, bukan kejadian nyata di lapangan. Meski dibalut dagelan, pesan utama tetap serius: kebakaran hutan itu bukan lelucon, dan penegakan hukum adalah langkah mutlak untuk melindungi lingkungan dan masa depan generasi berikutnya.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakapolda Sumsel Pimpin KRYD Antisipasi Tawuran Di Kota Palembang

    Wakapolda Sumsel Pimpin KRYD Antisipasi Tawuran Di Kota Palembang

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 867
    • 0Komentar

    Kapolda Sumsel dalam hal ini diwakili oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. memimpin Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) diwilayah Kota Besar Palembang, Minggu (3/5) Kegiatan KRYD di beberapa ruas jalan yang ada di Kota Palembang tersebut dilakukan dalam rangka mengantisipasi kejadian tawuran saat menghadapi bulan suci Ramadhan dan menekan tingkat kerumunan […]

  • Hasil Kepemiluan 2024 : Cerminkan Aspirasi Rakyat Indonesia

    Hasil Kepemiluan 2024 : Cerminkan Aspirasi Rakyat Indonesia

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.398
    • 0Komentar

    PEMILIHAN Umum (Pemilu) 2024 di Indonesia telah selesai dilaksanakan, dan hasilnya mencerminkan aspirasi rakyat yang menginginkan perubahan dan kemajuan. Berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai hasil kepemiluan 2024.   Pemilu 2024 melibatkan para pemilih di seluruh Indonesia, yang memilih dari berbagai kandidat dan partai politik yang bertarung dalam pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR, […]

  • SANG Bongkar- e STDB Siap Bantu Pendapatan Petani Karet & Sawit Muba, Bupati : Ini Bukan Gagah-gagahan

    SANG Bongkar- e STDB Siap Bantu Pendapatan Petani Karet & Sawit Muba, Bupati : Ini Bukan Gagah-gagahan

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.748
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendongkrak harga jual karet dan kelapa sawit hasil usaha  petani rakyat dengan meluncurkan sistem Aplikasi Lelang Bahan Olahan Karet yang dinamai SANG Bokar dan aplikasi e-STDB (Surat Tanda Daftar Budidaya). “Ini terobosan inovasi yang hebat dan visioner,” ungkap Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian, Ir Dedi Junaedi […]

  • Ratu Dewa berharap semua warga Palembang yang kurang mampu segera melaporkan datanya ke Lurah atau camat

    Ratu Dewa berharap semua warga Palembang yang kurang mampu segera melaporkan datanya ke Lurah atau camat

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 914
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Penjabat (Pj) Walikota Palembang Ratu Dewa mengimbau masyarakat miskin yang tak pernah menerima bantuan pemerintah agar melaporkan data kependudukan terbarunya ke lurah atau camat untuk validasi data. “Ini penting dilakukan karena untuk validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” katanya. Dewa menjelaskan, DTKS adalah data terpadu kesejahteraan sosial yang meliputi pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial […]

  • Maksimalkan Vaksinisasi, Kunci Menggerakkan Ekonomi adalah Pengendalian Covid-19

    Maksimalkan Vaksinisasi, Kunci Menggerakkan Ekonomi adalah Pengendalian Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 667
    • 0Komentar

    KUNCI menggerakkan perekonomian adalah pengendalian Covid-19. Untuk itu Presiden Joko Widodo mengingatkan agar secara bersama-sama menangani pandemi ini. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Aceh di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Kamis, 16 September 2021. “Menjadi tugas kita semuanya agar […]

  • Agar Tidak Ada Kesenjangan, Sumsel Siap Perbaiki Jalan Provinsi yang Rusak di Kabupaten

    Agar Tidak Ada Kesenjangan, Sumsel Siap Perbaiki Jalan Provinsi yang Rusak di Kabupaten

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    Mengapresiasi atas saran dan harapan yang disampaikan beberapa fraksi diantara fraksi Demokrat dan Golkar yang menyoroti persoalan kerusakan jalan milik provinsi yang ada di kabupaten kota

expand_less
WordPress Archive Skolka | A Contemporary E-Commerce Theme Skote – HTML & Laravel 12 Admin Dashboard Template + Sketch SKU Shortlink For WooCommerce Skudmart – Minimal WooCommerce Theme Skuzz – Single Product WordPress Theme Sky Mega Menu SkyCaptain | Skydiving & Extreme Sports WordPress Theme Skycargo - Logistic Cargo & Logistics Elementor Template Kit Skye – Modern Blog Elementor Template Kit SkyHaus – Single Property One Page Theme