Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Inilah Kronologi Peristiwa 1 Keluarga Tewas di Villa Kebun Sirih

Inilah Kronologi Peristiwa 1 Keluarga Tewas di Villa Kebun Sirih

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 24 Okt 2018
  • visibility 1.752
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Motif pembunuhan atau bunuh diri belum bisa dibuat  kesimpulan, karena aparat kepolisian masih bekerja mendalam kasus yang terjadi di Jalan Toyip, Kompleks Villa Kebun Sirih, Bukit Sangkal Blok  A No.18 Palembang.

Namun kronoliginya dari peristiwa tersebut dari beberapa keterangan saksi, Dewi [28] dan Sara [20] merupakan pembantu korban,  sekitar pukul 06.00 WIB bangun pagi dan  hendak melaksanakan aktivitas di dalam rumah (bersih-bersih dan membuat sarapan), Fransiskus Xaverius ONG [45], korban /majikannya dalam keadaan tertelungkup bersimbah darah dan terdapat luka di bagian kepala.

Melihat keadaan Rafael Fransiskus  itu, Dewi & Sara terkejut dan berteriak minta tolong kepada tetangga.

Pukul 06.30 WIB para tetangga beserta Ketua RT 05 , Purwadi langsung datang ke lokasi dan  menemukan korban Rafael Fransiskus di dalam kamar sudah tidak bernyawa lagi.

Selanjutnya, Ketua RT 05 melaporkan kejadian kepada Babinsa (Serka Alimudin) da Babinkamtibmas (Aipda Sudarman).

Kemudian Pukul 07.30 WIB anggota Polsek Kalidoni dan  Polda Sumsel datag ke lokasi dan melakukan olah TKP ditemukan 3 korban meninggal dunia masing-masing  di dalam kamar, yakni :

Kathlyn Fransiskus (Perempuan), dalam keadaan terlentang dengan luka bekas tembakan di bagian kepala.

Fransiskus Xaverius ONG (Suami) dan Margaret Yentin Liana, (Istri) dalam 1 kamar dengan keadaan terlentang dan  terdapat luka tembak di bagian kepala untuk Istri dan bagian bawa dagu suaminya, serta terdapat senjata  api jenis Revolver masih digenggaman tangan suami.

Pukul  08.00 WIB  ke- 4 korban dibawa Mobil Ambulan Polda Sumsel menuju RS. Bayangkara Palembang untuk dilaksanakan otopsi. Kasus ini sudah ditangani Polsek Kalidoni & Reskrim Polda Sumsel. Untuk dugaan sementara peristiwa ini kasus ‘Pembunuhan & Bunuh Diri’ oleh FX ONG.

 

Diduga Pelaku Pembunuhan & Bunuh Diri :

 

Nama : Fransiskus Xaverius ONG (Suami)

Umur : 45 Th

Agama : Katolik.

Pekerjaan : Swasta.

Korban Pembunuhan :

 

Istri

Nama : Margaret Yentin Liana, SE

Umur : 43 Th

Agama : Katolik.

Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga.

 

Anak ke-1*

 

Nama : Rafael Fransiskus (Laki-Laki)

Umur :  18 Th

Agama : Katolik

Pekerjaan : Pelajar.

 

Anak ke-2*

Nama : Kathlyn Fransiskus (Perempuan)

Umur :  11 Th

Agama : Katolik

Pekerjaan : Pelajar.

 

Penulis            : Faldy Lonardo

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serius Tangani COVID-19, Palembang Pangkas Anggaran SKPD

    Serius Tangani COVID-19, Palembang Pangkas Anggaran SKPD

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 851
    • 0Komentar

    PEMERINTAH kota Palembang  memangkas anggaran di setiap SKPD [Satuan Kerja Perangkat Daerah (biasa disingkat SKPD] guna serius penangangan Virus COVID-19. Pemkot telah melakukan pengurangan belanja langsung untuk pembayaran hutang APBD 2019 pada APBD 2020. “Pandemi Corona ini, pemerintah pusat telah memberikan kemudahan dalam regulasi penangana Covid-19 pada Pemerintah daerah dalam pergeseran anggaran,” kata Sekda kota Palembang Ratu […]

  • Palembang Ajukan PSBB  Kepada Kementrian Kesehatan

    Palembang Ajukan PSBB  Kepada Kementrian Kesehatan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 760
    • 0Komentar

    TERUS meningkatnya kasus positif COVID-19 di Kota Palembang membuat Pemerintah Kota Palembang mengajukan usulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Usulkan itu rencanya akan disampaikan hari ini, Senin [4/5/2020] ke Gubernur Sumsel dan diteruskan ke Kementerian Kesehatan. “Kami usulkan kerena kasus COVID-19 terus meningkat, di Palembang hamper tembus angka 100 kasus,”kata Sekda Pemkot Palembang, Ratu Dewa, […]

  • Warga Sako Bangun Posyandu dengan Dana Swadaya, Saat Meresmikan, Wawako Palembang Bangga : Patut Jadi Contoh  

    Warga Sako Bangun Posyandu dengan Dana Swadaya, Saat Meresmikan, Wawako Palembang Bangga : Patut Jadi Contoh  

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 803
    • 0Komentar

    WARGA Sako Baru Jaya Kecamatan Sako Palembang kompak mendirikan pos pelayanan terpadu (Posyandu) melalui dana swadaya masyarakat.Selasa (25/1/2022), Posyandu yang akan digunakan sebagai pelayanan kesehatan di RT dan RW dipumukiman tersebut secara langsung di resmikan Wakil Waalikota Palembang Fitrianti Agusrinda.”Saya sangat bangga sekali karena posyandu tersebut berasal dari ide masyarakat,” kata Fitri. Posyandu yang didirikan […]

  • Diterpa Badai Bertubi-tubi, Bank Sumsel Babel Masih Tangguh?

    Diterpa Badai Bertubi-tubi, Bank Sumsel Babel Masih Tangguh?

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Membaca Ulang Tata Kelola Kredit Bank Daerah   BEBERAPA tahun terakhir, perjalanan Bank Sumsel Babel (BSB) terasa seperti berlayar di laut yang cuacanya sulit ditebak, belum sempat air tenang, ombak berikutnya sudah datang lagi. Dari dinamika internal yang sempat dikaitkan dengan proses Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) hingga munculnya kasus kredit bermasalah di sejumlah daerah, […]

  • Jaga Keseimbangan Ekosistem Sungai Musi, BGP Diajak Tebar Bibit Ikan

    Jaga Keseimbangan Ekosistem Sungai Musi, BGP Diajak Tebar Bibit Ikan

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

    SEBANYAK 10 ribu bibit ikan disebar Pemerintah Kota Palembang di Sungai Musi guna menjaga kesimbangan ekosistem. Dari 10 ribu itu terdiri dari terdiri 8 ribu  bibit ikan nila, dan 2 ribu ikan tembakang. Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda pun sengaja mengajak  para Bujang Gadis Palembang (BGP) terpilih untuk menebar bibit ikan yang merupakan kegiatan rutin […]

  • Pimpinan Komisi VII DPR RI Ini Targetkan Jargas Muba Tersambung di 50 Ribu Pelanggan

    Pimpinan Komisi VII DPR RI Ini Targetkan Jargas Muba Tersambung di 50 Ribu Pelanggan

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 759
    • 0Komentar

    PIMPINAN Komisi VII DPR RI Ir H Alex Noerdin SH MM yang membidangi energi menyebut Kabupaten Muba selalu menjadi yang terdepan. “Untuk seluruh Indonesia, Kabupaten Muba adalah salah satu penghasil gas terbesar di Indonesia. Calon pelanggan terdaftar kurang lebih 50.000. Saya minta silakan tahun depan 50.000 sambungan rumah jargas untuk Musi Banyuasin di 3 Kecamatan dan […]

expand_less
WordPress Archive Sorex – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme Sosso – Agriculture WordPress Theme SoulMedic | Hospital & Doctor WordPress Theme Soundboard – a Premium Responsive Music WordPress Theme Soundbyte – Podcast/Audio WordPress Theme Soundcloud Music Charts With 2 Custom Skin SoundCloud Player Word Press Plugin SoundRise - Artists, Producers and Record Labels WordPress Theme SoundSphere – Podcast & Radio WordPress Theme Sovy – Restaurant FSE WordPress Theme