Senin, 26 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Hujan Deras, Halaman dan Lorong Rumah Warga Banyak Terendam Air

Hujan Deras, Halaman dan Lorong Rumah Warga Banyak Terendam Air

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2018
  • visibility 1.333
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI. ID, Palembang – Hujan deras yang mengguyur Kota Palembang menjelang subuh, tepatnya pukul.03.00 WIB dini hari membuat sebagian halaman rumah warga, dan lorong di Jalan Harapan Jaya – Lebak Jaya, Kelurahan Sei-Selayur Palembang terendam air.

Genangan air berasal dari selokan (got) yang tidak mampu menampung air hujan yang turun lebih kurang 3 jam lebih sehingga lorong dan halaman rumah sebagian warga mengenangi sebatas  tumit kaki.

Sejumlah warga yang halaman rumah serta lorongnya terendam air mengaku, kondisi ini bukan kali pertama dirasakan, namun hampir setiap hujan deras yang turun lebih dari satu jam pasti mengenangi lorong dan halaman rumah.

Pantuan ST, Sabtu pagi (17/2/2018) dibeberapa titik di Jalan Harapan Jaya, dan Lebak Jaya air terlihat air masih mengenangi Jalan dan Lorong, karena air yang berasal dari got tidak lagi mengalir. Seperti di lorong tembusan antara Harapan Jaya-Lebak Jaya, dan dua titik di Lebak Jaya.

Bahkan, Puskesmas pembantu Kalidoni di Jalan Harapan Jaya halamannya tergenang air, akibat tinggi jalan dari halaman Puskemas.

“Sudah langganan mas, setiap hujan deras mengguyur selama 1 jam, pasti air masuk ke halaman rumah, bahkan jika 2 jam lebih air akan mengenangi sampai teras rumah,”ungkap Ari, warga Harapan Jaya I.

Menurutnya, meskipun sering dilakukan gotong royong, namun jika saluran air sering tersebut dan kecil, air tetap meluap, apalagi air diselokan atau got hanya berputar-putar saja tanpa mengalir ke sungai. “air hujan hanya mengalir sebagian rawa, “paparnya.

Ketika rawanya meluap karena tak mampu menampung air, sudah barang tentu air mengalir mengenangi halaman dan Jalan di Lorong-lorong kondisinya jalan lebih rendah dari jalan utama.

Hal senada diungkapkan Heri, Warga Lorong Tembusan, Jalan Harapan Jaya I, Sei-Selayur, Jalan di Lorong nya selalu mengalami banjir ketika hujan deras selama 2-3 jam, karena got sudah tidak bisa dialirin air lagi karena kurangnya daerah resapan air.

“Kalau dulu, air dari Harapan Jaya masih mengalir ke Lebak Jaya, namun sekarang daerah resapan air sudah semakin berkurang, akibat air hujan tidak tertampung lagi jika hujan turun 2 jam, apalagi lorong kami tidak pernah mendapat jatah pengecoran jalan, sehingga ketika jalan utama dicor semakin tinggi, air hujan tumpah pasti ke lorong kami,”akunya.

Dulu aku lagi pernah sekali di cor, sekitar 10 tahun yang lalu, namun setelah itu tidak pernah lagi mencicipi pengecoran jalan Lorong.”Ntah kenapa kami juga tidak tahu padahal Kelurahan Sei-Selayur tak jauh dari tempat kami tinggal,”ulasnya.

Dia berharap setelah Pilkada, ada perubahan khususnya lorong dimana tempat kami tinggal sehingga ada pemerataan dalam pembangunan. Siapa pun yang terpilih menjadi Walikota/wakil walikota.

“Kami sebagai warga hanya bisa berharap, yang melayani dan punya wewenang, ada dipemimpin kota ini,”urainya.

SUMSELTERKINI. ID, Palembang, Hujan deras yang mengguyur Kota Palembang menjelang subuh, tepatnya pukul.03.00 WIB dini hari membuat sebagian halaman rumah warga, dan lorong di Jalan Harapan Jaya – Lebak Jaya, Kelurahan Sei-Selayur Palembang terendam air.

Genangan air berasal dari selokan (got) yang tidak mampu menampung air hujan yang turun lebih kurang 3 jam lebih sehingga lorong dan halaman rumah sebagian warga mengenangi diatas tumit kaki.

Sejumlah warga yang halaman rumah serta lorongnya mengaku, kondisi ini bukan kali pertama dirasakan, namun hampir setiap hujan deras yang turun lebih dari satu jam bakal mengenangi lorong dan halaman rumah.

Pantuan ST, Sabtu pagi (17/2/2018) dibeberapa titik di Jalan Harapan Jaya, dan Lebak Jaya air terlihat air masih mengenangi Jalan dan Lorong, karena air yang berasal dari got tidak lagi mengalir. Seperti di lorong tembusan antara Harapan Jaya-Lebak Jaya, dan dua titik di Lebak Jaya.

Bahkan, Puskesmas pembantu Kalidoni di Jalan Harapan Jaya halamannya tergenang air, akibat tinggi jalan dari halaman Puskemas.

“Sudah langganan mas, setiap hujan deras mengguyur selama 1 jam, pasti air masuk ke halaman rumah, bahkan jika 2 jam lebih air akan mengenangi sampai teras rumah,”ungkap Ari, warga Harapan Jaya I.

Menurutnya, meskipun sering dilakukan gotong royong, namun jika saluran air sering tersebut dan kecil, air tetap meluap, apalagi air diselokan atau got hanya berputar-putar saja tanpa mengalir ke sungai. “air hujan hanya mengalir sebagian rawa, “paparnya.

Ketika rawanya meluap karena tak mampu menampung air, sudah barang tentu air mengalir mengenangi halaman dan Jalan di Lorong-lorong kondisinya jalan lebih rendah dari jalan utama.

Hal senada diungkapkan Heri, Warga Lorong Tembusan, Jalan Harapan Jaya I, Sei-Selayur, Jalan di Lorong nya selalu mengalami banjir ketika hujan deras selama 2-3 jam, karena got sudah tidak bisa dialirin air lagi karena kurangnya daerah resapan air.

“Kalau dulu, air dari Harapan Jaya masih mengalir ke Lebak Jaya, namun sekarang daerah resapan air sudah semakin berkurang, akibat air hujan tidak tertampung lagi jika hujan turun 2 jam, apalagi lorong kami tidak pernah mendapat jatah pengecoran jalan, sehingga ketika jalan utama dicor semakin tinggi, air hujan tumpah pasti ke lorong kami,”akunya.

Dulu aku lagi pernah sekali di cor, sekitar 10 tahun yang lalu, namun setelah itu tidak pernah lagi mencicipi pengecoran jalan Lorong.”Ntah kenapa kami juga tidak tahu padahal Kelurahan Sei-Selayur tak jauh dari tempat kami tinggal,”ulasnya.

Dia berharap setelah Pilkada, ada perubahan khususnya lorong dimana tempat kami tinggal sehingga ada pemerataan dalam pembangunan. Siapa pun yang terpilih menjadi Walikota/wakil walikota.

“Kami sebagai warga hanya bisa berharap, yang melayani dan punya wewenang, ada dipemimpin kota ini,”urainya.[one]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FISIP UIN Raden Fatah Gelar Yudisium Secara Virtual

    FISIP UIN Raden Fatah Gelar Yudisium Secara Virtual

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.093
    • 0Komentar

    FAKULTAS Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri [UIN] Raden Fatah Palembang menyelenggarakan yudisium sarjana angkatan ke 6 dan 7. Ada yang berbeda dengan yudisium kali ini, karena dilaksanakan secara online (virtual) menggunakan aplikasi zoom meeting. Acara ini dihadiri pihak rektorat yang diwakili oleh Wakil Rektor III , seluruh unsur pimpinan Fakultas, Dosen dan staf, […]

  • Empat  Tantangan Bank Sentral untuk Pemulihan Ekonomi, Apa Saja Ya ?

    Empat Tantangan Bank Sentral untuk Pemulihan Ekonomi, Apa Saja Ya ?

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 864
    • 0Komentar

    GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan empat tantangan bank sentral dalam menghadapi peradaban baru akibat pandemi COVID-19. Pertama, resiliensi. Apa dan bagaimana upaya mempercepat pemulihan ekonomi dan mendorong perekonomian menjadi lebih kuat dan resilien. Kedua, digitalisasi. Akselerasi ekonomi dan keuangan digital nasional yang menjadi game-changer selama pandemi, serta digitalisasi di berbagai bidang lainnya. Ketiga, […]

  • Pastikan pelayanan kesehatan & Pendidikan,  Pj Amar blusukan ke beberapa SD & Puskemas daerah pinggiran

    Pastikan pelayanan kesehatan & Pendidikan, Pj Amar blusukan ke beberapa SD & Puskemas daerah pinggiran

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.295
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Penjabat (Pj) Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Asmar Wijaya M.Si kembali melakukan kunjungan kerja ke beberapa Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kecamatan Sungai Menang, Jumat (27/9/2024). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan di Kabupaten OKI terus terjaga.   Dalam kunjungan kali ini, […]

  • Tidak Ada Yang Istimewa, 124 Kendaraan Pelat Khusus Ditilang

    Tidak Ada Yang Istimewa, 124 Kendaraan Pelat Khusus Ditilang

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 692
    • 0Komentar

    DIRLANTAS Polda Metro Jaya menilang ratusan kendaraan dengan nomor pelat khusus atau berpelat dewa dengan beberapa pelanggaran lalu lintas. Jumlah tersebut bertambah setengahnya, jika dibandingkan dengan total penindakan yang dilakukan selama 17-18 Januari 2022 yakni sebanyak 81 kendaraan. “Sejak hari Senin (17/1/22) kemarin atau dalam tiga hari, sudah ada 124 kendaraan berpelat STNK khusus atau […]

  • Pilih Ngantor di Kelurahan Sukajaya, Apa yang Dilakukan Wawako Palembang ? Nah, Keluhannya -pun Gak Jauh Beda, Kan ? Yang Pasti PR-nya Bertambah, dengan Sabar Ini Jawab Finda

    Pilih Ngantor di Kelurahan Sukajaya, Apa yang Dilakukan Wawako Palembang ? Nah, Keluhannya -pun Gak Jauh Beda, Kan ? Yang Pasti PR-nya Bertambah, dengan Sabar Ini Jawab Finda

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.226
    • 0Komentar

    TERUS fokus terhadap keluhan warga masyarakat Kota Palembang, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda masih memilih untuk ngantor di Kantor Kelurahan melalui kegiatan kunjungan kerjanya yang kali ini dilakukan di Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang. Diketahui, kunjungan kerja yang dilakukan Wakil Walikota Palembang tersebut juga bukan tanpa alasan, dengan fokus di Kelurahan  Sukajaya, berbagai aspirasi warga […]

  • Lombok Terbang Tinggi, Paralayang Bukan Main, Dari Gunung ke Global, Wisata Olahraga Kita Makin Cekatan!

    Lombok Terbang Tinggi, Paralayang Bukan Main, Dari Gunung ke Global, Wisata Olahraga Kita Makin Cekatan!

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 816
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di langit Lombok Tengah, bukan hanya burung yang bisa terbang bebas. Tapi juga harapan, promosi budaya, dan strategi pariwisata Indonesia yang sedang gaspol pakai parasut. Jangan salah, ini bukan sinetron FTV berjudul “Terjun Cinta di Bukit Rinjani”, melainkan Paragliding Accuracy World Cup 2025, sebuah perhelatan kelas dunia yang bikin angin pun tersipu malu. […]

expand_less
WordPress Archive GeoDirectory List Manager GeoDirectory Location Manager GeoDirectory Marker Cluster GeoDirectory Pricing Payment Manager GeoDirectory Re-Captcha GeoDirectory Review Rating Manager GeoDirectory Social Importer GeoDirectory WP All Import Geolite – Land Surveying & Digital Mapping Elementor Template Kit Geoport – Transport & Logistics WordPress Theme