Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Gotong Royong yang Dipanggil Saat Banjir, Lupa Dirawat Sehari-hari

Gotong Royong yang Dipanggil Saat Banjir, Lupa Dirawat Sehari-hari

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • visibility 768
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjir Belitang dan tradisi lama yang kembali dicari

GOTONG royong itu sekarang nasibnya mirip genset. Sehari-hari jarang disentuh, tapi begitu listrik mati atau banjir datang, semua orang langsung teriak, “Kemana gotong royong?” Jumat (9/1/2025) kemarin, (jawabnya lagi ngumpulin warga sekampung) … saat banjir merendam Desa Nusa Jaya sampai Raman Jaya di Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur, genset sosial itu kembali dinyalakan.

Air naik pelan tapi konsisten. Awalnya cuma betis, tahu-tahu sudah setinggi dada. Di kampung, tanda banjir itu sederhana motor lebih sering didorong daripada dinaiki, kursi plastik mulai mengapung, dan sandal jepit kehilangan identitas. Tapi yang menarik, di tengah genangan, warga Belitang tidak tenggelam dalam panik. Yang muncul justru kebiasaan lama yang sempat terlupakan gotong royong.

Bagi generasi 90-an ke bawah, gotong royong itu bukan reaksi darurat, gotong royong adalah rutinitas, biasanya dilaksanakan minggu pagi. Tanpa undangan, tanpa aba-aba dari RT, lurah, camat, apalagi wali kota. Warga sudah tahu perannya masing-masing. Ada yang bersihkan parit, ada yang timbun jalan berlubang, ada yang nanam pohon. Kopi diseduh, canda dilempar, kerja jalan. Tidak datang? Siap-siap dicari bukan pakai surat, tapi pakai sindiran.

Sekarang, tradisi itu pelan-pelan terkikis. Parit dibiarkan sampai jadi museum lumpur. Jalan rusak menunggu proyek, pohon ditebang, lupa diganti. Gotong royong bukan hilang, tapi jarang dipakai sampai akhirnya banjir datang sebagai alarm keras.

Di Belitang II, saat air naik, warga bergerak tanpa rapat resmi, barang tetangga diangkat ramai-ramai. Perahu pinjaman jadi transportasi umum dan dapur umum berdiri dari patungan. Gotong royong yang lama tertidur mendadak bangun dan langsung kerja lembur.

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang turun langsung ke lokasi melihat sendiri situasi itu. Yang ia cek pertama bukan hanya genangan, tapi keselamatan warga.
“Hal pertama yang saya cek adalah apakah ada korban jiwa atau tidak. Alhamdulillah tidak ada,” ujarnya.

Kepedulian kolektif

Oleh sebab itu, kalimat ini penting, nihil korban jiwa bukan hasil keberuntungan. Itu buah dari kepedulian kolektif.,warga saling mengingatkan, saling membantu evakuasi, saling jaga. Gotong royong bekerja sebelum air benar-benar tinggi.

Secara data, banjir ini bukan cerita kecil. Camat Belitang II, Suyadi, melaporkan dari 24 desa, ada 8 desa terdampak. Sebanyak 871 rumah terendam dan 692 hektare sawah ikut kebanjiran. Di wilayah Belitang Mulia, Camat Sigit HY menyebut 5 desa terdampak, 126 rumah terendam, dan 243 hektare lahan pertanian tergenang. Angka-angka ini berat, tapi tidak mematikan semangat warga.

Dalam kunjungan itu, Herman Deru didampingi Anggota DPD RI dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, M.M., menyerahkan bantuan sembako dan memastikan infrastruktur masih relatif aman. Ia juga menegaskan agar kewaspadaan dijaga dan koordinasi terus berjalan.

Soal sawah yang terendam, harapan tidak ikut hanyut. Herman Deru memastikan setelah banjir surut, Pemprov Sumsel akan memberikan bantuan benih agar petani bisa segera tanam kembali. Pendataan diminta cepat, supaya bantuan tidak nyasar ke sawah yang cuma kebagian cipratan.

Banjir Belitang memberi pelajaran yang sering kita abaikan, yaitu gotong royong jangan cuma dipanggil saat musibah, gotong royong itu bukan alat pemadam kebakaran sosial, sebab menjadi fondasi. Kalau dulu parit rutin dibersihkan, jalan dirawat bersama, pohon ditanam ramai-ramai, mungkin air tidak mudah mampir ke ruang tamu.

Kalau gotong royong dirawat di hari cerah, banjir mungkin tidak perlu sering datang sebagai pengingat, air pasti surut. Aktivitas akan pulih. Tapi jangan sampai setelah itu, gotong royong kembali disimpan di gudang dan hanya diingat saat alarm berbunyi lagi. Karena sejatinya, gotong royong bukan tradisi usang, sebab menjadi kebiasaan baik yang terlalu sering kita tunda. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disikat KKP, Bisnis Arwana Super Red Tanpa Izin Kandas di Tengah Jalan

    Disikat KKP, Bisnis Arwana Super Red Tanpa Izin Kandas di Tengah Jalan

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau ada ikan yang bisa dibilang “sultan” di dunia akuarium, Arwana Super Red lah jagonya. Ikan ini bukan cuma berenang, tapi juga bawa aura mahal, kayak Rolls-Royce yang hidup di dalam air, ibarat juga Ferrari di dunia otomotif. Tapi sayangnya, masih saja ada manusia yang merasa dirinya lebih licin dari belut, nekad memperdagangkan […]

  • Sinkronisasi Data Penanganan COVID-19, Satgas Himbau Pemerintah Daerah Hubungi Kemenkes

    Sinkronisasi Data Penanganan COVID-19, Satgas Himbau Pemerintah Daerah Hubungi Kemenkes

    • calendar_month Kamis, 3 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.031
    • 0Komentar

    JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menghimbau agar pemerintah daerah menghubungi Kementerian Kesehatan, agar data sinkron dan sama, dan akhirnya dapat menjadi alat navigasi bersama. “Pemerintah saat ini sedang melakukan sinkronisasi data penanganan Covid-19 antara pusat dan daerah. Hal ini terkait pengumpulan dan validasi data yang jumlahnya besar serta membutuhkan waktu dalam prosesnya,”katanya saat […]

  • Segera Laporkan Pelanggaran THR Ke Posko!, Kemenaker Akan Beri Sanksi

    Segera Laporkan Pelanggaran THR Ke Posko!, Kemenaker Akan Beri Sanksi

    • calendar_month Senin, 10 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 937
    • 0Komentar

    TUNJANGAN Hari Raya (THR) keagamaan merupakan pendapatan nonupah yang wajib dibayarkan pengusaha, kepada pekerja/buruh paling lama tujuh hari sebelum hari raya keagamaan tersebut. Para pekerja/buruh yang memiliki permasalahan terkait pembayaran THR, dapat segera melaporkan dan mengadukan ke posko-posko THR terdekat yang dibentuk pemerintah di tingkat pusat maupun daerah. “Para pekerja yang merasa tidak mendapatkan THR […]

  • Rapat Komisi VIII DPR RI, Mensos Inginkan Optimalisasi Data Pada DTKS

    Rapat Komisi VIII DPR RI, Mensos Inginkan Optimalisasi Data Pada DTKS

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 951
    • 0Komentar

    MENTERI Sosial RI, Tri Rismaharini hadiri rapat kerja Kementerian Sosial RI dengan Komisi VIII DPR RI. Rapat yang membahas Kebijakan Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan di Indonesia tersebut dilaksanakan di ruang rapat Komisi VIII DPR RI, Jakarta. Pada rapat tersebut, Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini menyampaikan, sistem data yang digunakan untuk tiga bantuan sosial yaitu […]

  • Plt Sekda ke Palembang Temui Gubernur, Ada Apa ?

    Plt Sekda ke Palembang Temui Gubernur, Ada Apa ?

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    PASCA ditahannya Bupati Muara Enim, Juarsah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sore tadi, Senin (15/02/2021) dari pantauan di lapangan, situasi rumah Dinas Bupati yang berada di Jalan SMB II nampak lengang. Tidak ada aktifitas disana, selain itu tidak ada juga petugas Pol- PP yang biasa berjaga, dan pintu gerbang utama nampak tertutup rapat. Sementara, di […]

  • Ente, Mahasiswa ! Silahkan Baca, Siapa Tau Tertarik

    Ente, Mahasiswa ! Silahkan Baca, Siapa Tau Tertarik

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.582
    • 0Komentar

    PEMERINTAH mendorong agar para mahasiswa bisa menjadi wirausaha baru dengan program Kredit Usaha (KUR). Persyaratan bagi mahasiswa dipermudah, yakni salah satunya dengan persyaratan usaha berupa surat keterangan. KUR dapat diakses sesuai kebutuhan, dari KUR Super Mikro untuk pembiayaan hingga Rp10 juta, KUR Mikro untuk pembiayaan Rp10 juta – 50 juta, dan KUR Kecil untuk pembiaayaan […]

expand_less
WordPress Archive NadTek – IT Solutions & Technology WordPress Theme Nadus – Creative WordPress Theme Nail&Knot - Carpentry & Woodworking Service Elementor Pro Template Kit Nakamura – Minimal Photography and Portfolio WordPress Theme Nala – Beauty & Spa Template Kit Namex – Cyber Security Services Company Elementor Template Kit Namm – Grocery Shop WordPress Theme Nanotech – Creative Portfolio WordPress Theme Nanovi – Resort and Hotel WordPress Theme NapApp – WordPress App Landing Page