Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Dua Kapal, Dua Nasib & Si Hiu Macan [Kapal Ilegal Filipina di Laut Indonesia: Ketemu Lagi, Nggak Kapok-Kapok!]

Dua Kapal, Dua Nasib & Si Hiu Macan [Kapal Ilegal Filipina di Laut Indonesia: Ketemu Lagi, Nggak Kapok-Kapok!]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
  • visibility 920
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Pagi yang cerah di Samudera Pasifik utara Papua, dua kapal ikan asal Filipina berlayar dengan wajah seolah-olah mereka baru saja melakukan aksi pencurian di pasar ikan, dan lagi-lagi nekat masuk wilayah laut Indonesia tanpa pamit. Ibarat tamu tak diundang, datang bukan cuma ngopi, tapi ngembat ikan pula!Keduanya asal Filipina.

Kapal-kapal itu bernama FB TWIN J-04 dan FB YANREYD-293. Tentu saja, mereka bukan nelayan yang baik hati, melainkan perompak laut yang tengah beraksi di wilayah perairan Indonesia.

“Nggak ada izin, nggak ada peraturan! Namanya juga penjahat laut, kan?” kata Ipunk, Direktur Jenderal PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sambil menyunggingkan senyum penuh arti.

Di dalam anjungan kapal pengawas KP Hiu Macan 04, Nakhoda Jendri Erwin Mamahit menyesap kopi pahitnya. Ia menatap layar radar dengan mata sipit bukan karena keturunan Tionghoa, tapi karena belum tidur semalaman.

“Pak, dua titik itu makin dekat ke zona kita,” lapor anak buahnya, sambil menunjuk monitor.

“Waktunya mengasah taring si Macan,” ujar Jendri. “Kita sambut tamu dari utara itu.”

Sementara itu, di kapal TWIN J-04, Kapten Julio, pria Filipina berkumis tebal dan suara bariton sedang berdiri dengan percaya diri.

“Cepat pindahkan ikannya ke kapal YANREYD! Kita harus kabur sebelum para petugas itu datang!”

“Tapi Kapten, ini wilayah Indonesia. Bahaya!” celetuk salah satu anak buahnya.

“Bahaya kalau ketahuan. Kalau nggak? Hasil tangkapan ini cukup buat tiga bulan pesta barbekyu,” katanya sambil tertawa.

Belum sempat tertawa lagi, suara sirene dari kejauhan mulai terdengar. Dan bukan suara sirene pengantar sate.

“Sirene itu… bukan ambulans, Kapten,” ujar awaknya dengan suara gemetar.

“Itu… KP Hiu Macan! Aduh!” seru Julio. “Putar balik! Putar balik!”

Di kapal pengawas, Jendri mengangkat radio.

“Ini Kapal Pengawas Hiu Macan 04. Kapal asing di koordinat 1°LU–141°BT, kalian melanggar perairan yuridiksi Indonesia. Hentikan mesin, kami akan naik untuk pemeriksaan.”

Dan seperti skenario film laga yang naskahnya tak pernah gagal, aksi kejar-kejaran pun dimulai. Bedanya, ini bukan Fast & Furious, tapi Fish & Furious.

Beberapa jam kemudian, dua kapal ilegal itu berhasil dihentikan. “Semua diam! Kami dari KKP Republik Indonesia!” teriak petugas saat menaiki kapal.

Kapten Julio mencoba senyum, tapi yang keluar malah keringat dingin. “Saya… hanya cari ikan kecil. Hanya cakalang, tidak ada niat jahat,” ucapnya dalam bahasa Inggris patah-patah.

Petugas tersenyum, tapi sinis.

“Cakalang 10 kg di sini, tuna 5 ton di kapal sebelah. Itu bukan cari makan, Pak. Itu borongan pasar.”

Di posko PSDKP Biak, Direktur Jenderal PSDKP Pung Nugroho Saksono alias Ipunk menjelaskan pada wartawan.

“Kapal-kapal itu memakai purse seine alat tangkap besar, bahkan baby tuna pun ketarik. Kayak pakai jaring kawin buat nyari satu semut. Ini membahayakan keberlanjutan sumber daya laut kita.”

Lalu ia menambahkan, “Kerugian negara dari kegiatan ini? Sekitar Rp50,4 miliar. Tapi alhamdulillah, sekarang kita amankan. Dan kasus ini akan diproses secara pidana. Nakhoda bisa kena 6 tahun penjara dan denda sampai Rp30 miliar.”

Di pojok ruangan, seorang wartawan nyeletuk ke temannya, “Laut kita ini ibarat kulkas gratis buat kapal asing. Mereka datang, ambil isi kulkas, terus kabur. Untung sekarang kita pasang CCTV dan kasih pagar listrik.”

Temannya nyengir. “Dan KP Hiu Macan 04 ini kayak emak-emak komplek yang marah lihat maling gas elpiji langsung disergap!”

Kejadian ini bukan sekadar penangkapan biasa. Ini pengingat bahwa laut Indonesia bukan halaman belakang yang bisa dimasuki siapa pun. Laut kita bukan swalayan 24 jam yang bebas ambil, tapi warisan anak cucu yang harus dijaga. Karena seperti kata pepatah nelayan

“Yang suka mencuri di laut orang, pasti tenggelam oleh gelombang karma.”

Dan satu lagi pesan penting dari Kapten Jendri saat menutup laporannya

“Kalau nggak punya izin, jangan mancing di tempat orang. Apalagi mancing masalah.”

Ilegal, jelas merugikan negara dan keberlanjutan sumber daya ikan Indonesia. Tak hanya itu, usaha para nelayan Indonesia pun terancam karena ikan-ikan yang seharusnya mereka tangkap, justru diambil oleh orang luar negeri. Laut Indonesia bukan tempat untuk main-main, apalagi untuk pencuri ikan yang datang hanya untuk ambil untung sendiri. Jadi, buat para pelaku ilegal fishing, “Jangan harap bisa lari dari hukum, meskipun dengan kapal secepat roket!”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lantik OMIK Fisip UIN Raden Fatah, Begini Asa Dekan

    Lantik OMIK Fisip UIN Raden Fatah, Begini Asa Dekan

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.222
    • 0Komentar

    FISIP UIN Raden Fatah  sukses melaksanakan Pelantikan  Organisasi Mahasiswa Intra Kampus (OMIK) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik diantaranya Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMAF), Senat Mahasiswa Fakultas (SEMAF), dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) , Jumat (06/08/2021). Dengan mengusung tema “Tingkatkan Kreatifitas Inovasi, Bidang Akademik dan Non Akademik Dalam Bingkai Moderasi Beragama di Masa Tatanan […]

  • Khusus untuk Putra & Putri Muba, 2 Perusahaan Migas Ini Buka Loker 

    Khusus untuk Putra & Putri Muba, 2 Perusahaan Migas Ini Buka Loker 

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.393
    • 0Komentar

    PROGRAM Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka Perluasan Kesempatan Kerja yang seluas-luasnya bagi Pencari Kerja Putra dan Putri Kabupaten Musi Banyuasin melalui Lowongan kerja [loker]. Muba mengumumkan lowongan kerja terbaru dari perusahaan migas dan bidang industri migas adalah PT. Medco Energy dan PT. Oryx Services. Untuk PT Medco Energi E&P Indonesia wilayah kerja Sumatera Selatan […]

  • Peringatan HAN,  Anak Bermasalah Hukum Dapat Keringan Hukuman

    Peringatan HAN, Anak Bermasalah Hukum Dapat Keringan Hukuman

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 852
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dalam peringatan puncak Hari Anak Nasional 2021 memberikan remisi pada anak-anak yang berhadapan dengan kasus hukum. “Upaya menjaga kepentingan terbaik anak-anak yang berhadapan dengan hukum bisa hadir dalam berbagai bentuk termasuk melalui remisi anak,” kata Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly melalui keterangan tertulisnya, Jumat (23/7/2021). Menkumham […]

  • TCA Bangkitkan Sektor Parekraf, Upaya Tingkatkan Wisatawan

    TCA Bangkitkan Sektor Parekraf, Upaya Tingkatkan Wisatawan

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.533
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), terus mempersiapkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia termasuk penerapan travel corridor arangement (TCA) di sejumlah destinasi, dalam rangka menyambut rencana pembukaan kembali perbatasan Indonesia bagi penerbangan internasional. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, dalam keterangan resminya […]

  • Kreatifood 2017, Tingkatkan Pembangunan Ekonomi Kreatif Sumsel

    Kreatifood 2017, Tingkatkan Pembangunan Ekonomi Kreatif Sumsel

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.390
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia, Triawan Munaf, resmi membuka kegiatan Kreatifood 2017 di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Selasa (22/8).

  • Suplai Batu Bara Mencukupi, PLN Jamin Listrik Aman

    Suplai Batu Bara Mencukupi, PLN Jamin Listrik Aman

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.419
    • 0Komentar

    PT PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) Persero memastikan pasokan listrik di seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, bila suplai batu bara untuk pembangkit terpenuhi. Hal tersebut disampaikan Executive Vice President Komunikasi Korporat PLN Agung Murdifi melalui keterangan tertulisnya, Selasa (11/1/2022). “Kami memastikan pasokan daya listrik cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik siang maupun […]

expand_less
WordPress Archive Valkuta – Pet WordPress Theme Valno – Minimal Creative Multi page Portfolio WordPress Theme Vano – Organic Food & Agriculture Elementor Template Kit Vapemorra – Vape Store Elementor Template Kit Vapier – Vape Store WooCommerce WordPress Theme Vapohub – Vape & E-Liquid WooCommerce Theme Varaus – Hotel Booking WordPress Theme VariBulkEdit – WooCommerce Bulk Edit Variations Varn – IT & SEO Marketing Agency Portfolio Elementor WordPress Theme Varse – WooCommerce AJAX WordPress Theme