Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Bara Tak Kenal Musim

Bara Tak Kenal Musim

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 895
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id – Beberapa hari terakhir, cuaca di Kecamatan Indralaya Utara panasnya nyaris setara hati mantan saat lihat kita bahagia. Terik matahari tak hanya membakar kulit tapi juga bikin semak-semak jadi seperti kerupuk kering, rapuh, dan tinggal nunggu ‘kresss’ kalau ketemu api. Dan benar saja, Kamis sore (1/5/2025),

Semak belukar di Desa Palem Raya, Ogan Ilir, langsung berubah jadi arena barbeque akbar seluas ±2 hektar. Sayangnya, yang terbakar bukan ayam, tapi lahan gambut!

Musim kemarau ini memang seperti kompor portable alam semesta. Sekali ada bara, langsung merambat ke mana-mana, seperti gosip tetangga yang tidak sempat di-filter. Makanya begitu kejadian, 10 personel BPBD dan 5 anggota polisi langsung turun tangan. Mereka datang bawa mesin jinjing dan mobil tangki air, bukan bawa tikar dan termos kopi. Karena ini bukan piknik. Ini perang melawan api yang bisa ngumpet di balik akar!

Kepala BPBD Ogan Ilir, Pak Edi Rahmat, ngomongnya serius, “Kami langsung melakukan pemadaman.” Tapi yang nggak disebut adalah perjuangan timnya yang harus nyungsep di semak-semak lebat, kadang jalan merangkak kayak main benteng-bentengan zaman kecil dulu.

Sedangkan Kapolsek Indralaya, AKP Junardi, juga ikut nimbrung, “Api masih menyala di beberapa titik.” Nah, ini dia yang bikin deg-degan lahan gambut itu kayak mantan yang susah move on bara apinya bisa tersimpan lama di dalam, lalu tiba-tiba muncul lagi dengan drama baru.

Kita tahu, kebakaran ini bukan cuma soal cuaca panas, tapi juga karena gaya manusia yang kadang kreatifnya kelewat batas. Buka lahan pakai api itu seperti ngundang setan ke pesta ulang tahun nggak tahu kapan bakal rusuhnya!

Jangan salah, ini bukan cuma pelanggaran hukum, tapi juga pelanggaran akal sehat. Sudah banyak kok negara dan daerah yang berhasil mengelola lahannya dengan baik. Lihat saja Australia di musim panas mereka tahu wilayahnya rawan terbakar, makanya sistem deteksi dini, patroli udara, dan edukasi masyarakat mereka jalan terus, bukan cuma wacana di ruang rapat ber-AC.

Di Indonesia sendiri, ada kok contoh baik. Kalimantan Barat, misalnya, sudah beberapa tahun terakhir giat menerapkan “Desa Peduli Api”. Warga dilibatkan, dilatih, dikasih peralatan. Biar bukan cuma BPBD yang kelabakan tiap musim kemarau. Karena sejatinya, api itu bukan musuh satu dinas tapi musuh bersama. Dan pepatah lama pun bilang api kecil jadi kawan, besar jadi lawan, tapi sekarang, api besar pun tetap dianggap ‘tidak ada’ sebelum viral di TikTok.

Makanya, yuk kita rombak mindset. Jangan cuma panik waktu sudah muncul asap. Jangan pula sibuk menyalahkan angin, panas, atau suhu global. Kalau niat bakar lahan masih lebih besar dari niat jaga bumi, ya bakal kebakaran terus tiap tahun. Harusnya kita bisa kayak Jepang  teknologi tinggi, tapi budaya disiplin dan tanggung jawabnya lebih tinggi lagi. Sampah dipisah, api dijaga, dan lingkungan dihormati seperti mertua yang baru pertama kali datang ke rumah.

Kalau tiap tahun lahan terbakar, tapi pelakunya tak pernah sadar, maka negeri ini akan terus dihantui asap dan musibah. Karena yang perlu dibasahi bukan cuma lahan, tapi juga kepala-kepala keras yang pikir buka lahan pakai api itu cepat dan murah. Murah sih iya, tapi ongkos lingkungannya? Mahal.

Jadi, yuk berubah. Jangan tunggu rumput tetangga terbakar baru sadar pentingnya siram halaman sendiri.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasa Raharja Sumsel Bagikan 9.000 Masker

    Jasa Raharja Sumsel Bagikan 9.000 Masker

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 769
    • 0Komentar

    Melalui program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan membagikan kurang lebih 9.000 masker, pada Rabu (25/8) TIM Pembina Samsat Provinsi Sumatera Selatan turut mendukung upaya pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19. Kegitan pembagian masker ini dimulai dengan penyerahan masing-masing 1000 masker di Kantor Badan Pendapatan Daerah provinsi Sumatera Selatan, kemudian ke […]

  • Resmikan PS Banyuasin, Lelang “Jersey” Tembus Rp300 Juta

    Resmikan PS Banyuasin, Lelang “Jersey” Tembus Rp300 Juta

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.192
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin H. Askolani, SH. MH meluncurkan skuad PS. Banyuasin, dalam peluncuran tersebut dilakukan lelang “Jersey” [seragam] tim PS. Banyuasin. Askolani, yang juga menjabat Presiden Club PS Banyuasin berharap PS. Banyuasin “Rimau Benyali” Banyuasin dapat kembali mengaum, baik di ajang Nasional maupun Internasional. “Hari ini PS. Banyuasin resmi diluncurkan, dan sekalian  dilakukan Lelang Jersey  PS […]

  • Sepakat, Pemprov Sumsel – GIA Perpanjang Kerjasama Akses Layanan Penerbangan

    Sepakat, Pemprov Sumsel – GIA Perpanjang Kerjasama Akses Layanan Penerbangan

    • calendar_month Rabu, 20 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.970
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengapresiasi atas terjalinnya kerjasama yang baik antara Pemprov Sumsel dengan PT. Garuda Indonesia yang telah berjalan selama ini. Diapun setuju jika kerjasama yang telah ada  kembali ditingkatkan. “Saya apresiasi atas kerjasama  yang telah terjadin selama ini. Silahkan ajukan penawaran kembali nanti kita akan tindak lanjuti,” ungkap Gubernur Herman Deru disela-sela […]

  • Daun Pohon Gaharu Disulap Jadi Teh Berkhasiat Tinggi

    Daun Pohon Gaharu Disulap Jadi Teh Berkhasiat Tinggi

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba- Warga Kecamatan Sungai Keruh menyulap daun pohon Gaharu (Aquilaria malaccensis) menjadi teh berkhasiat tinggi. Inovasi ini pun akan didorong Pj Bupati Apriyadi Mahmud menjadi produk yang go nasional. Hal ini diketahui saat perwakilan Koperasi Sungai Keruh Jaya, Atum menjumpai Pj Bupati Apriyadi Mahmud, di Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Keruh,Rabu (3/5/2023). “Jadi pohon […]

  • 1.460 Anggota BPD Bakal Dilantik Serentak

    1.460 Anggota BPD Bakal Dilantik Serentak

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 776
    • 0Komentar

    SETELAH melalui pesta demokrasi Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) oleh Pemeritah Desa (Pemdes) di Wilayah Kabupaten Musi Banyuasin sejak awal 2019 yang lalu. Sebanyak 1.460 anggota BPD yang terpilih dari 197 Desa di 15 Kecamatan bakal dilantik serentak. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) melalui Sekretaris Dinas PMD, Agus Kurniawan SIP MSi menjelaskan bahwa pelantikan […]

  • Bayang-bayang Politik Identitas Menuju Pemilu 2024

    Bayang-bayang Politik Identitas Menuju Pemilu 2024

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.018
    • 0Komentar

      MENUJU  pemilu 2024 sudah tidak lagi asing dengan adanya isu-isu politik identitas. Bahkan dapat dikatakan politik idenitas tidak bisa lgi dielakkan, bayang-bayang tentang politik identitas selalu bermunculan setiap pemilihan umum. Tidak hanya membahas tentang agama tetapi juga melalui faktor suku,gender, dan lain sebagainya. Dengan kata lain mereka yang memiliki identitas yang sama dengan para […]

expand_less
WordPress Archive Event Espresso Core Events registration and ticketing Event Hub- Event, Conference WordPress Theme Event Management WordPress Theme Event Venue Showcase for The Event Calendar Event2: Workshop / Expo / Agency WordPress Theme EventAdor Event Conference Marketing WordPress Theme EventCommerce WP Responsive Event Calendar Pro Eventech – Tech Event Conference & Expo Elementor Template Kit Eventer – Meetup & Conference Elementor Template Kit Eventer - WordPress Event Manager Plugin