Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Bara Tak Kenal Musim

Bara Tak Kenal Musim

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 875
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id – Beberapa hari terakhir, cuaca di Kecamatan Indralaya Utara panasnya nyaris setara hati mantan saat lihat kita bahagia. Terik matahari tak hanya membakar kulit tapi juga bikin semak-semak jadi seperti kerupuk kering, rapuh, dan tinggal nunggu ‘kresss’ kalau ketemu api. Dan benar saja, Kamis sore (1/5/2025),

Semak belukar di Desa Palem Raya, Ogan Ilir, langsung berubah jadi arena barbeque akbar seluas ±2 hektar. Sayangnya, yang terbakar bukan ayam, tapi lahan gambut!

Musim kemarau ini memang seperti kompor portable alam semesta. Sekali ada bara, langsung merambat ke mana-mana, seperti gosip tetangga yang tidak sempat di-filter. Makanya begitu kejadian, 10 personel BPBD dan 5 anggota polisi langsung turun tangan. Mereka datang bawa mesin jinjing dan mobil tangki air, bukan bawa tikar dan termos kopi. Karena ini bukan piknik. Ini perang melawan api yang bisa ngumpet di balik akar!

Kepala BPBD Ogan Ilir, Pak Edi Rahmat, ngomongnya serius, “Kami langsung melakukan pemadaman.” Tapi yang nggak disebut adalah perjuangan timnya yang harus nyungsep di semak-semak lebat, kadang jalan merangkak kayak main benteng-bentengan zaman kecil dulu.

Sedangkan Kapolsek Indralaya, AKP Junardi, juga ikut nimbrung, “Api masih menyala di beberapa titik.” Nah, ini dia yang bikin deg-degan lahan gambut itu kayak mantan yang susah move on bara apinya bisa tersimpan lama di dalam, lalu tiba-tiba muncul lagi dengan drama baru.

Kita tahu, kebakaran ini bukan cuma soal cuaca panas, tapi juga karena gaya manusia yang kadang kreatifnya kelewat batas. Buka lahan pakai api itu seperti ngundang setan ke pesta ulang tahun nggak tahu kapan bakal rusuhnya!

Jangan salah, ini bukan cuma pelanggaran hukum, tapi juga pelanggaran akal sehat. Sudah banyak kok negara dan daerah yang berhasil mengelola lahannya dengan baik. Lihat saja Australia di musim panas mereka tahu wilayahnya rawan terbakar, makanya sistem deteksi dini, patroli udara, dan edukasi masyarakat mereka jalan terus, bukan cuma wacana di ruang rapat ber-AC.

Di Indonesia sendiri, ada kok contoh baik. Kalimantan Barat, misalnya, sudah beberapa tahun terakhir giat menerapkan “Desa Peduli Api”. Warga dilibatkan, dilatih, dikasih peralatan. Biar bukan cuma BPBD yang kelabakan tiap musim kemarau. Karena sejatinya, api itu bukan musuh satu dinas tapi musuh bersama. Dan pepatah lama pun bilang api kecil jadi kawan, besar jadi lawan, tapi sekarang, api besar pun tetap dianggap ‘tidak ada’ sebelum viral di TikTok.

Makanya, yuk kita rombak mindset. Jangan cuma panik waktu sudah muncul asap. Jangan pula sibuk menyalahkan angin, panas, atau suhu global. Kalau niat bakar lahan masih lebih besar dari niat jaga bumi, ya bakal kebakaran terus tiap tahun. Harusnya kita bisa kayak Jepang  teknologi tinggi, tapi budaya disiplin dan tanggung jawabnya lebih tinggi lagi. Sampah dipisah, api dijaga, dan lingkungan dihormati seperti mertua yang baru pertama kali datang ke rumah.

Kalau tiap tahun lahan terbakar, tapi pelakunya tak pernah sadar, maka negeri ini akan terus dihantui asap dan musibah. Karena yang perlu dibasahi bukan cuma lahan, tapi juga kepala-kepala keras yang pikir buka lahan pakai api itu cepat dan murah. Murah sih iya, tapi ongkos lingkungannya? Mahal.

Jadi, yuk berubah. Jangan tunggu rumput tetangga terbakar baru sadar pentingnya siram halaman sendiri.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Supervisi Pencegahan Korupsi Disektor SDA

    KPK Supervisi Pencegahan Korupsi Disektor SDA

    • calendar_month Senin, 2 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    “Tapi pengendalian tidak boleh dikurangi. Kita hanya mempersempit ruang potensi kerugian negara melalui sistem,”

  • 8 Kawasan yang diperbolehkan Mudik Lokal

    8 Kawasan yang diperbolehkan Mudik Lokal

    • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 783
    • 0Komentar

    BERDASARKAN Permenhub No. 13 tahun 2021, ditentukan ada 8 kawasan yang dipebolehkan untut melakukan perjalanan lokal saat masa peniadaan mudik. Kawasan yang dimaksud meliputi 1 aglomerasi di Pulau Sumatera (Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo), 6 di Pulau Jawa (Jabodetabek, Bandung Raya, Yogyakarta Raya, Kedungsepur, Solo Raya, dan Gerbangkertosusila), serta 1 di Sulawesi (Maminasata). Tidak mudik […]

  • Pengurus Cabang Perbakin PALI Dilantik

    Pengurus Cabang Perbakin PALI Dilantik

    • calendar_month Sabtu, 21 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 881
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, PALI – Pengurus Cabang Perbakin Kabupaten PALI periode 2017-2022 di Gedung Orkes Pertamina Kabupaten PALI resmi dilantik Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Di dalam sambutannya pada pelantikan tersebut, Ketua Umum Perbakin Sumsel Alex Noerdin meminta Pengurus Cabang Perbakin Kabupaten PALI untuk melaksanakan amanah dan tugas serta tanggung jawab sebagi pengurus perbakin. Dia menerangkan, Perbakin ini […]

  • Curi Gelas Antik, Langganan Penghuni Hotel Predeo Ini Kembali Diringkus, Ampun Dech.!!

    Curi Gelas Antik, Langganan Penghuni Hotel Predeo Ini Kembali Diringkus, Ampun Dech.!!

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 940
    • 0Komentar

    IBARAT sudah penyakit yang akut, sampai-sampai ditahan pun tak ada rasa takut, begitulah yang dilakukan David Alamsyah (24) Warga Jalan Sultan Agung Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang. Untuk kali ke tujuh ia menjadi penghuni Hotel Predeo. Menurut pengakuannya kebiasaan mencuri sudah dilakukan sejak umur 16 tahun…duh !! “Gak kebayang lagi, penjara jadi […]

  • Bikin Mulipin, Muba Kelola Energi Sendiri

    Bikin Mulipin, Muba Kelola Energi Sendiri

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.198
    • 0Komentar

    KABUPATEN Muba berinovasi dengan membuat program Muba Listrik Pintar [Mulipin], guna mengelola energi sendiri. Program tersebut diluncurkan PT MEP. Peluncuran inovasi baru ini, tentu menambah catatan sejarah, karena kali pertama di Indonesia. Muba merupakan satu satunya Pemerintah yang mengelola energinya sendiri. Muba listrik pintar ini adalah aplikasi Hp android yang dibuat untuk mempermudahkan masyarakat Muba […]

  • Program kerja dan Gambo Muba akan dibawa pada Rakernas Forsesdasi

    Program kerja dan Gambo Muba akan dibawa pada Rakernas Forsesdasi

    • calendar_month Jumat, 8 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.223
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi tanggal 20 Februari mendatang akan mengikuti Rapat Kerja Nasional Forum Sekretariat Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) di Kota Balikpapan Kalimantan Timur. “Forsesdasi ini Sebagai wadah untuk berkomunikasi, berkoordinasi dan bersilaturahmi Sekda Se-indonesia. Rakernas nanti kita akan membahas isu-isu strategis  berbagai persoalan dan tentu mencari solusi berkenaan dengan […]

expand_less
WordPress Archive Event Espresso Core Events registration and ticketing Event Hub- Event, Conference WordPress Theme Event Management WordPress Theme Event Venue Showcase for The Event Calendar Event2: Workshop / Expo / Agency WordPress Theme EventAdor Event Conference Marketing WordPress Theme EventCommerce WP Responsive Event Calendar Pro Eventech – Tech Event Conference & Expo Elementor Template Kit Eventer – Meetup & Conference Elementor Template Kit Eventer - WordPress Event Manager Plugin