Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » AKHOR Prihatin, 20 Tahun Warga Kemang Agung Mengeluh Tak Nikmati Air Bersih

AKHOR Prihatin, 20 Tahun Warga Kemang Agung Mengeluh Tak Nikmati Air Bersih

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 4 Apr 2018
  • visibility 943
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Palembang Kota Metropolis, Palembang katanya smart city, Palembang katanya berkembang pesat. Namun ironisnya, masih banyak masyarakat di Kota Palembang tak menikmati air bersih.

Satu contoh dirasakan masyarakat yang berdomisili di Kelurahan Kemang Agung, Rt 28, RW 05, Kecamatan Kertapati, Palembang. Mereka sudah 20 tahun belum dialiri air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi, salah satu BUMD milik Pemkot Palembang untuk kebutuhan sehari-hari.

Selama ini warga setempat hanya mengandalkan satu galon air yang dibeli untuk bisa diminum dan selebihnya mereka hanya bisa memanfaatkan air sungai yang ada di pinggiran tempat tinggal mereka.

“Kami memang sangat membutuhkan air bersih, tadi disampeke bapak AKHOR kalu kame yang tinggal di daerah pinggiran gek disediake air bersih terutama untuk yang idak mampu. Sudah lama pak kami ini ngerasoke kesulitan banyu bersih, kalu sejak aku baru lahir sampe sekarang,” ujar Hasniatira yang merupakan Ketua RT 28, usai dikunjungi Pasangan Calon Walikota Dan Calon Wakil Walikota Palembang Akbar-Hernoe (Akhor), Rabu (04/4/2018).

Dalam kampanye dialogis Pasangan Akhor tersebut, teriakan para warga yang hadirpun terdengar saat Pasangan AKHOR menyampaikan beberapa programnya. “AKHOR nomor tiga,” teriak warga.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan bahwa banyak sampah yang mencemari pinggiran sungai disebabkan karena masih kurangnya tempat pembuangan sampah yang disediakan.

“Program beras menjadi sampah itu jugo kami mendukung nian pak, soalnyo disini bukannyo sengajo kami buang sampah sembarangan, tapi memang disini biso diomongi memang katek disediake kota sampah. Paling cak inilah ngalir-ngalir bae di sungai, dan kalu memang yang katonyo program sampah jadi beras pastinyo bagus itu, tapi kami jugo memang butuh nian janji itu dan bukan janji bae,” ungkapnya.[one]

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dunia Dalam Genggaman? Menjadi Primordialisasi Masa kini?

    Dunia Dalam Genggaman? Menjadi Primordialisasi Masa kini?

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.598
    • 0Komentar

    SEJAK terjadinya revolusi industri pertama 1.0 telah banyak membawa berbagai macam Perubahan Hingga ke revolusi industri 4.0 Seperti yang kita rasakan saat ini. Kehidupan Tanpa Smartphone mungkin adalah hal yang tak mungkin dilakukan di era industri 4.0 seperti saat ini dimana setiap kegiatan di manapun dan kapanpun pastilah menggunakan smartphone, untuk mengakses suatu informasi sangat mudah […]

  • PAD Palembang terealisasi 97%, intip angka pastinya berapa !

    PAD Palembang terealisasi 97%, intip angka pastinya berapa !

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.489
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- PJ Wali Kota Palembang Cheka Virgowansyah mengatakan dari target PAD 2024 sebesar Rp 1.154.968.000.000, sampai 11 Desember telah tercapai Rp1,110 triliun  atau 97 % melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang.     PJ Wali Kota Palembang Cheka Virgowansyah mengatakan, dari target PAD 2024 sebesar Rp 1.154.968.000.000, sampai 11 Desember telah tercapai Rp1,110 triliun. […]

  • Faktor Cuaca, Arif Dwi Pangestu Gagal Raih Prestasi

    Faktor Cuaca, Arif Dwi Pangestu Gagal Raih Prestasi

    • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 853
    • 0Komentar

    PELAJARAN pemanah muda Indonesia Arif Dwi Pangestu di Olimpiade 2020 Tokyo terhenti. Atlet yang berusia 17 tahun ini harus mengakui kehebatan wakil dari Jerman Florian Unruh dengan skor 2-6 (24-28, 28-26, 24-28, 25-27) pada pertandingan babak pertama recurve perorangan putra di Yumenoshima Archery Park Field, Tokyo, Jepang, Selasa (27/07). Arif Dwi mengaku sempat galau karena […]

  • Dorong UMKM Jabar Tembus Pasar Amerika Latin & Karibia

    Dorong UMKM Jabar Tembus Pasar Amerika Latin & Karibia

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.445
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Luar Negeri dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi mendorong UMKM di Jawa Barat untuk menembus pasar Amerika Latin dan Karibia. Upaya ini salah satunya dilakukan melalui seminar daring “Menembus Pasar Amerika Latin dan Karibia” yang diselenggarakan akhir pekan lalu. Webinar tersebut tersebut difokuskan untuk para pengusaha di Jawa Barat […]

  • Aplikasi SRIKANDI Diterapkan di Seluruh Pemerintah Desa/Kelurahan Kabupaten Muba

    Aplikasi SRIKANDI Diterapkan di Seluruh Pemerintah Desa/Kelurahan Kabupaten Muba

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.106
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muba menggelar Kegiatan Bimbingan Teknis Aplikasi SRIKANDI Tingkat Desa/Kelurahan. Acara berlangsung di Ruang Layanan Komputer Dispusip Kabupaten Muba, Rabu (5/6/2024). Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Muba Sunaryo SSTP MM mengatakan bahwa, Pemkab Muba […]

  • 2 Bulan Belum Dibayar, Tenaga Medis Covid-19 Mengeluh

    2 Bulan Belum Dibayar, Tenaga Medis Covid-19 Mengeluh

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.202
    • 0Komentar

    SEJUMLAH tenaga medis mengeluh menyusul insentif covid -19 belum dibayar Manajemen RSUD Kayuagung selama dua bulan ini. Padahal seperti diketahui angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masih cukup tinggi, dan tugas serta tanggung jawab tenaga medis tentu kian beresiko. Saya tidak tahu kenapa insentif tenaga medis selama dua bulan belum bayar. Padahal […]

expand_less
WordPress Archive Muzex – Museum WordPress Theme + RTL MV 360 Tour MV Richard – Health and Fitness WordPress Theme M.Williamson | Lawyer & Legal Adviser WordPress Theme My Church – Religion WordPress Theme with Events, Donations & Sermons Mybags – Modern Commerce Elementor Template Kit MyCred Addons Bundle MyDoctor – Doctor On Demand Elementor Template Kit MyGrace – Churches and Charity WordPress Theme MyHome Real Estate WordPress