Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perbankan & Keuangan » “UMKM Indonesia, Saatnya Dagang Global Pakai QRIS”

“UMKM Indonesia, Saatnya Dagang Global Pakai QRIS”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • visibility 978
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEPATAH  lama bilang “berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian”, maka di era digital sekarang pepatahnya berubah jadi “scan-scan ke awal, transfer-transfer ke rekening”. Ya, begitulah kira-kira gambaran masa depan transaksi lintas negara dengan QRIS antarnegara dan Local Currency Transaction (LCT) yang sedang diuji coba Indonesia-Tiongkok.

Sebagai penulis yang sering nongkrong di warung kopi sambil mendengar curhat pedagang kecil, saya melihat langkah ini bukan sekadar jargon ekonomi. Ini senjata baru bagi UMKM Indonesia, bukan hanya untuk bertahan, tapi juga menyerang dalam arti merambah pasar global tanpa perlu drama konversi dolar yang bikin pusing.

Sebut saja Pak Tono, pemilik warung kelontong di Palembang, dulu dia hanya pusing kalau pembeli bayar pakai receh segenggam. Sekarang, dengan QRIS antarnegara, bayangkan dia bisa terima pembayaran langsung dari pembeli di Shanghai. Tinggal scan, saldo masuk, kalau dulu dagangannya cuma di kampung, kini bisa sampai luar negeri.

Lucunya, saat pertama kali coba QRIS, Pak Tono sempat panik “Lho, kok duitnya masuk nggak lewat teller bank? Apa jangan-jangan ini sulap?”. Untung ada penjelasan dari petugas BI yang sabar, akhirnya Pak Tono paham kalau ini bukan dukun, tapi teknologi finansial modern.

Di sinilah saya melihat daya tariknya QRIS dan LCT itu bukan teori rumit untuk para ekonom doang, tapi solusi nyata yang bisa bikin dagang kecil rasa Internasional.

Kalau ditarik ke atas, ada analisa menarik, LCT Indonesia–Tiongkok sudah tembus 6,23 miliar dolar AS ekivalen di Januari–Juli 2025, naik hampir tiga kali lipat dari tahun lalu. Ini sinyal bahwa Indonesia pelan-pelan mengurangi ketergantungan pada dolar.

Kenapa penting? karena terlalu bergantung pada satu mata uang ibarat menggantungkan hidup pada satu keran air, kalau kerannya macet, ya kita kehausan. Dengan LCT, kita bisa buka keran lain, yuan, yen, ringgit, bahkan dirham. Risiko lebih kecil, ongkos konversi juga lebih hemat.

Artinya, bukan cuma UMKM yang diuntungkan, ekonomi nasional juga lebih stabil, kalau pepatah bilang “sediakan payung sebelum hujan”, maka LCT inilah payungnya di tengah badai global.

Saya suka membandingkan QRIS dengan kopi sachet, dulu kalau mau minum kopi enak, harus repot beli bubuk, gula, air panas, takaran pas. Sekarang tinggal sobek sachet, tuang, aduk, beres. Sama dengan QRIS, dulu transaksi lintas negara harus pakai dolar, transfer bank lama, biaya tinggi, sekarang? tinggal scan QR, duit langsung masuk, nggak pake ribet.

Tapi, seperti kopi sachet, rasanya tetap tergantung cara menyajikan, kalau UMKM nggak mau belajar, ya QRIS tetap cuma jadi stiker nempel di meja, butuh literasi digital, pendampingan, dan keberanian pedagang untuk benar-benar memanfaatkannya.

Ada pepatah Jawa bilang “alon-alon asal kelakon”, tapi dalam dunia bisnis digital, pepatahnya harus dimodifikasi “cepet-cepet asal selamat” UMKM yang terlalu lambat belajar teknologi bisa ketinggalan.

QRIS antarnegara dan LCT bukan hanya soal pembayaran, tapi soal mindset, UMKM harus berani berpikir bahwa dagangannya bukan hanya buat tetangga, tapi juga untuk orang Singapura, Jepang, bahkan Tiongkok.

Di sinilah pemerintah juga punya peran penting, jangan biarkan UMKM jalan sendiri. Edukasi, pendampingan, bahkan humor dalam sosialisasi harus dipakai supaya masyarakat nggak alergi dengan istilah ribet seperti “LCT” atau “cross-border payment.”

Bagi saya, langkah Indonesia -Tiongkok memperkuat LCT dan QRIS antarnegara adalah kombinasi antara strategi ekonomi jangka panjang dan peluang keseharian UMKM.

UMKM dapat pasar lebih luas, negara dapat stabilitas ekonomi, semua orang dapat kemudahan.

Jadi kalau ada yang masih bilang teknologi keuangan itu ribet, coba ingat cerita Pak Tono, dari warung kelontong kampung bisa langsung jadi “merchant internasional”, tinggal scan, saldo masuk, senyum merekah.

Karena pada akhirnya, dagang itu soal rasa percaya, dan dengan QRIS plus LCT, kepercayaan itu tak lagi terbatas jarak.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Bekunci’ Cara Warga Jermun OKI Lockdown dari Pandemi COVID-19

    ‘Bekunci’ Cara Warga Jermun OKI Lockdown dari Pandemi COVID-19

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.417
    • 0Komentar

    ISTILAH lockdown  makin populer seiring semakin meluasnya wabah virus Corona di dunia. Kata Lockdown digunakan untuk menjelaskan suatu upaya pengendalian penyebaran infeksi. Mengacu pada penjelasan pemerintah, lockdown mengharuskan sebuah wilayah menutup akses masuk maupun keluar sepenuhnya. Masyarakat di wilayah yang diberlakukan lockdown tidak dapat lagi keluar rumah dan berkumpul, sementara semua transportasi dan kegiatan perkantoran, […]

  • Santri Nyaman Belajar, Presiden Meresmikan Rusun Ponpes Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta

    Santri Nyaman Belajar, Presiden Meresmikan Rusun Ponpes Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 789
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo meresmikan Rumah Susun (Rusun) untuk para santri di Pondok Pesantren Mu’allimin Muhammadiyah di D.I Yogyakarta, Jum’at (10/9/2021). Rusun tersebut dibangun Kementerian PUPR setinggi empat lantai dan telah dilengkapi fasilitas pendukung serta meubelair dengan anggaran pembangunan senilai Rp22,8 miliar. Pada kegiatan tersebut Presiden Joko Widodo melakukan penandatangan prasasti dan melakukan peninjauan ke lokasi […]

  • 900 Kafilah Ikuti MTQ Kota Palembang, Walikota : Syiar Islam Harus Terus Digelorakan

    900 Kafilah Ikuti MTQ Kota Palembang, Walikota : Syiar Islam Harus Terus Digelorakan

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 953
    • 0Komentar

    Selama satu minggu kawasan BKB akan menjadi wisata religi.

  • Tips Jitu Govinda Rumi Bikin Konten Traveling Pakai Galaxy S25 Ultra

    Tips Jitu Govinda Rumi Bikin Konten Traveling Pakai Galaxy S25 Ultra

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 914
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Traveling terkadang nggak afdol kalau tidak dibarengi dengan ngonten dan membuat video-video lucu sembari mengabadikan setiap momen seru. Dengan kapabilitas kamera yang ada di Galaxy S25 Series kamu bisa membuat travel video yang cinematic dan berkelas dengan mudah dan praktis. Hasil jepretan momen seru yang tidak kalah dengan kamera profesional bisa dilakukan cukup dengan satu smartphone […]

  • HIPMI Harus Rangkul Semua Pengusaha Muda, Jangan Jadi Organisasi Eksklusif

    HIPMI Harus Rangkul Semua Pengusaha Muda, Jangan Jadi Organisasi Eksklusif

    • calendar_month Minggu, 22 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 888
    • 0Komentar

    HIMPUNAN Pengusaha Muda Indonesia  [HIPMI] Sumsel diminta harus merangkul semua pengusaha muda, jang menjadi organisasi Eksklusif. Pernyataan itu disampaikan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, H Herman Deru. Ia mengatakan, keberadaan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sangat dibutuhkan sebagai wadah mengakomodir para pengusaha muda di Sumsel. “Pemerintah ada dibelakanganya untuk menggiring agar menjadi pengusaha yang besar yang […]

  • Banyuasin Religius, Tahun Baru Islam Diisi Kegiatan Khitanan Masal

    Banyuasin Religius, Tahun Baru Islam Diisi Kegiatan Khitanan Masal

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.215
    • 0Komentar

    MENYAMBUT tahun baru Islam 1442 Hijriyah Pengajian Nurul Huda Kelurahan Mulia Agung Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin mengadakan Khitanan Masal yang di hadiri oleh wakil Bupati Banyuasin H. Slamet S. SH di dampingi Wakil Ketua TP-PKK Banyuasin Hj. Nenny Slamet. Dalam kesempatan ini juga sebagai lambang keberkahan dan dan mengharapkan ridho dari Allah SWT l, […]

expand_less
WordPress Archive iDent – Dentist & Medical WordPress Theme IDonatePro - Blood Donation, Request And Donor Management WordPress Plugin Idoni – Creative Agency WordPress Theme iDonte – Charity Non-Profit Elementor Template Kit Idonte – Charity NonProfit WordPress Theme If-So Dynamic Content Pro Ignavo – Auto Parts WooCommerce Theme iGUE – Podcaster Elementor Template Kit Ijin – Legal Business & Tax Consultant Services Elementor Template Kit Ika – Portfolio