Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perbankan & Keuangan » “KUR: Kredit Usaha Rakyat, Bukan Kredit Ujung Rumit”

“KUR: Kredit Usaha Rakyat, Bukan Kredit Ujung Rumit”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 2.689
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI GRAHA Bina Praja, suasananya, adem ayem, dibalut udara sejuk karena langit terlihat sedikit mendung, hari itu, Selasa agak-agak mirip suasana akad nikah massal, tapi ada bedanya, karena yang diikrarkan itu bukan “aku terima nikahnya”, tapi “aku siap menandatangani pinjaman”. hahaha…

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD), juga tampak sumringah menyaksikan 800.000 akad Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelar serentak di 38 provinsi, di Sumsel sendiri, 300 debitur hadir dari berapa ragam, ada yang  jualan pempek, hingga yang jualan harapan.

“Program ini gunanya mendorong UMKM, agar makin berdaya saing,” kata HD dengan gaya khasnya pasti senyum kalau dilihat difoto.

Skema KUR ini, kata beliau, punya banyak level, dari Rp50 juta sampai Rp500 juta, luar biasa…,ibarat menu nasi Padang, tinggal pilih porsi, kecil, sedang, atau jumbo. Tapi jangan salah, yang penting bukan seberapa besar nasinya, tapi seberapa kuat perutnya menanggung cicilan. Itu yang paling utama.

HD juga ngasih wejangan yang bikin semua debitur manggut-manggut seperti ayam jago baru bangun. “Modal itu penting, tapi keterampilan jauh lebih penting. Modal tanpa keterampilan, itu kayak kasih sepeda ke orang yang belum bisa naik sepeda, yang ada malah jatuh di tanjakan pertama”.

Pesan beliau, banyak UMKM macet bukan karena nggak punya uang, tapi karena salah urus. Ada yang modal pinjaman malah dipakai beli HP baru, ada juga yang niatnya dagang malah sibuk upgrade motor buat “branding usaha” (padahal jualannya masih di pinggir jalan).

Seketika ruangan jadi hening, tapi lucunya, beberapa debitur cuma bisa senyum-senyum miris. “Kena banget tuh, Pak,” bisik salah satu peserta sambil nyengir.

HD juga nyeletuk soal pemasaran, katanya, kalau pasar terbuka lebar, modal bakal datang sendiri. Ibarat cinta, kalau kamu menarik, jodoh nggak perlu dicari, datang sendiri bawa martabak.hahaha!.

“Oleh karena itu, beliau nyaranin supaya para pelaku usaha jangan cuma pinter bikin produk, tapi juga pinter promosi. Sekarang bukan zamannya “diam-diam jualan, tiba-tiba laku,  di era TikTok dan Instagram, jualan harus rame dulu baru rame duitnya.

Tapi HD juga ngingetin satu hal penting “Setelah penyaluran, perlu ada edukasi dan pelatihan, jangan sampai debitur nganggep pinjaman ini kayak hibah”. wajib dicicil dong..

Kalimat itu nyentil banget,  jujur aja, di negeri +62 ini kadang orang mikir “Ah…, pinjaman pemerintah kan ujung-ujungnya dihapus” alias diputihkan.. Nah, mindset-nya beginilah yang bikin NPL (kredit macet) naik kayak harga cabai menjelang Lebaran.

NPL: Nasi Pecel Lupa Bayar

Herman Deru juga menyoroti soal tingginya kredit bermasalah alias Non Performing Loan/NPL, katakanlah bahasa kasarnya, “pinjam iya, bayar entar”.

Katanya, banyak pelaku UMKM yang belum paham cara ngatur keuangan, dapat duit langsung diserbu kebutuhan konsumtif. Akhirnya, usaha nggak jalan, tapi tagihan tetap datang kayak mantan yang belum bisa move on.

Makanya, HD minta perbankan, OJK, dan BI buat lebih aktif ngasih edukasi, jangan cuma ngasih duit, tapi juga ngasih ilmunya, karena kalau pinjamannya macet, yang malu bukan cuma debitur, tapi juga daerahnya.

Oleh sebab itu, di tengah keterbatasan APBD, HD bilang bahwa ekonomi Sumsel harus digerakkan oleh sektor riil. Artinya, bukan lagi nunggu proyek pemerintah turun, tapi ngerakit sendiri perahu ekonomi rakyat.

Ibarat pepatah lama “Jangan nunggu durian jatuh, tapi tanam sendiri pohonnya”, sebab, jika nunggu durian jatuh, yang dapet duluan biasanya malah orang yang lewat.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumsel, Amiruddin, menambahkan bahwa kegiatan ini bagian dari Akad Massal KUR Nasional 800.000 UMKM. Di Aula Bina Praja, peserta datang dari berbagai bank penyalur, Bank Sumsel Babel, Mandiri, dan BNI dan masing-masing bawa 75 debitur yang wajahnya campur aduk antara harapan dan was-was.

Ada yang semangat tanda tangan kayak mau beli rumah, ada juga yang tangan gemetaran takut salah tulis nominal.

“Kalau salah tanda tangan bisa batal, Pak?” bisik seorang bapak ke petugas bank.
“Tenang, ya.. Pak, ini bukan akad nikah, jadi bisa diulang,” hehehe… jawab petugas sambil senyum, ruangan langsung pecah tawa.

Nah, ingat pesan pentingnya, dari seluruh rangkaian acara itu, satu hal yang paling nempel yakni KUR bukan buat gaya, tapi buat kerja. Jadi kalau pinjam duit cuma buat update status “Alhamdulillah cair juga”, tapi usahanya nggak jalan, ya siap-siap jadi kolektor SMS penagihan.

Karena itu, pinjaman itu kayak pisau dapur, kalau dipakai bener, bisa buat masak dan kalau salah pakai, malah bisa melukai diri sendiri.

Dan, sebagai penutup acara akad massal KUR ini, bukan sekadar seremoni, tapi momentum. yaitu momentum buat UMKM Sumsel naik kelas, bukan cuma di omongan, tapi di tindakan.

Pemerintah  udah ngasih kuncinya “Modal boleh dari pemerintah, tapi semangat harus dari diri sendiri”

Karena, kata pepatah Palembang, “Dak galak ngulek sambal, jangan nyalahke cobek”. Artinya, kalau usaha belum berhasil, jangan salahin sistem, coba dulu benerin cara nguleknya.

Jadi, selamat buat semua debitur baru KUR! Ingat, ini bukan kredit ujung rumit, tapi kesempatan buat jadi pelaku usaha sejati. Yang penting, jangan lupa utang boleh dicicil, tapi niat sukses jangan ditunda.

Ingatlah lagi yang satu ini ! “Hidup itu kayak usaha kecil, asal dijaga, lama-lama jadi besar. Asal jangan kebanyakan ngutang buat gaya”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahsuri Food Adakan Peletakan Batu Pertama Pabrik Saus dan Bumbu Baru di Malaysia

    Mahsuri Food Adakan Peletakan Batu Pertama Pabrik Saus dan Bumbu Baru di Malaysia

    • calendar_month Jumat, 19 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.290
    • 0Komentar

    SEREMBAN, MALAYSIA – Media OutReach – Mahsuri Food Sdn. Bhd. (“Mahsuri”), produsen produk bersertifikat Halal untuk kawasan ASEAN akan sepenuhnya mengoperasikan pabrik manufaktur baru yang berlokasi di Bandar Enstek, Negeri Sembilan pada awal tahun 2025 untuk mengembangkan bisnisnya di dalam dan luar negeri. Mahsuri Food mengadakan upacara peletakan batu pertama untuk pabrik saus dan bumbu […]

  • 5 Rekomendasi Badan POM untuk Penggunaan Vaksin COVID-19 AstraZeneca

    5 Rekomendasi Badan POM untuk Penggunaan Vaksin COVID-19 AstraZeneca

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.219
    • 0Komentar

    MENYIKAPI perkembangan terbaru terkait vaksin COVID-19 AstraZeneca, Badan POM RI mengeluarkan rekomendasi yang menyatakan bahwa masyarakat harus tetap divaksinasi sesuai jadwal dan vaksin COVID-19 produksi AstraZeneca mulai dapat digunakan dalam program vaksinasi nasional. Badan POM RI juga sebutkan telah dicantumkan peringatan kehati-hatian penggunaan vaksin ini pada orang dengan trombositopenia dan gangguan pembekuan darah. Vaksin COVID-19 AstraZeneca […]

  • Tingkatan Produksi Udang, PT PLN Suplai Listrik

    Tingkatan Produksi Udang, PT PLN Suplai Listrik

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.090
    • 0Komentar

    PT PLN (Persero) penuhi kebutuhan listrik tambak udang modern terbesar di Kalimantan Barat, khusus di Singkawang dengan menyuplai listrik. Dengan adanya pasokan listrik hasil panen udang meningkat drastis dan diekspor ke berbagai negara. Perusahaan tambak udang modern yang kebutuhan listriknya dipenuhi oleh PLN tersebut adalah Sei Bulan yang beralamat di Jalan Ratu Sepudak, Kelurahan Sei […]

  • SEMOGA KAU MENGERTI

    SEMOGA KAU MENGERTI

    • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.942
    • 0Komentar

      Kami hanya ingin mencium tangan ibu Bersujud, meminta maaf atas kesalahan kami Kami hanya di rumah tak kemana-mana Mencurahkan kerinduan pada ibu kami   Kami bukanlah teroris Selama ini menjadi musuh semua Penebar ketakutan dan kekacauan Bukan, bukan, bukan   Sungguh ketakutanmu terlalu Bukankah silaturahmi dianjurkan Dirimu sangat tahu akan itu Apakah pura-pura tidak […]

  • Duh, Pasutri Ini Ditangkap, Kasus Apa Ya ?

    Duh, Pasutri Ini Ditangkap, Kasus Apa Ya ?

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.336
    • 0Komentar

    PASANGAN Suami –Istri [Pasutri] yang berstatus nikah sirih ini ditangkap aparat kepolisian Polsek Ilir Timur I. AG [39] dan EVNM [ 35] harus mempertangggung jawabkan perbutannya, karena sudah nekad melakukan pemerasan,Selain keduanya, polisi juga meringkus adik AG, BH (28). Kapolsek Ilir Timur I Palembang, Kompol Eddi Rahmat, menjelaskan peristiwa pemerasan ini dilakukan di dalam sebuah […]

  • Sikapi Maraknya Peredaran Hoaks,Kominfo Gandeng Pemerintah Daerah

    Sikapi Maraknya Peredaran Hoaks,Kominfo Gandeng Pemerintah Daerah

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 826
    • 0Komentar

    DIREKTUR Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika; Usman Kansong menyatakan saat ini kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah masih tinggi. Namun, demikian masih perlu ditingkatkan melalui orkestrasi narasi tunggal dengan melibatkan seluruh kementerian, lembaga dan pemerintah. “Kalau kita lihat ya publik trust masyarakat kepada Pemerintah masih tinggi. Kita ingin meningkatkan lagi. Kalau sekarang sekian […]

expand_less
WordPress Archive Stelary – Blog Magazine WordPress Theme Stellar – Hosting & Cloud Provider WordPress Elementor Template Kit Stellarium – Horoscope and Astrology WordPress Theme Sterling | Responsive WordPress Theme Sticky HTML5 Music Player WordPress Plugin Sticky Radio Player WordPress Plugin – Full Width Shoutcast and Icecast HTML5 Player Still - Steel Factory & Manufacturing Elementor Template kit Stock Market & Forex Charts | WordPress Plugin Stock Photos – WordPress Plugin Stockholm – A Genuinely Multi-Concept Theme