Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perbankan & Keuangan » Demi Gerina, Bank Sumsel Babel Turun ke Sawah

Demi Gerina, Bank Sumsel Babel Turun ke Sawah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
  • visibility 1.108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Kata orang tua, “dimana bumi dipijak, di situ dompet dibuka.” Maka ketika tanah Banyuasin dipijak, Bank Sumsel Babel tidak hanya buka dompet, tapi sekalian buka hati dan baju seragam dinas buat masuk sawah!

Biasanya bank dikenal dengan aktivitas yang penuh perhitungan bunga naik, tenor turun, dan nasabah deg-degan. Tapi kini, Bank Sumsel Babel justru ikut turun ke sawah, karena berani keluar dari zona nyaman dari ruang AC ke lahan persawahan, dari layar komputer ke lumpur petani demi program nasional Gerina yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Suasana sawah di Banyuasin tampak berubah total, bukan karena petani ganti playlist dangdut ke jazz, tapi karena kehadiran pejabat bank dan pejabat daerah yang ikut turun menyapa para petani binaan. Ada Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, dan Direktur Bisnis Bank Sumsel Babel, Suroso Djailani. Yang datang bukan untuk cari spot selfie, tapi menandatangani akad KUR langsung di tengah semilir angin padi, Senin (28/4/2025).

Suroso dalam pernyataannya, “Kami ingin mendukung percepatan produksi pangan nasional,”.

Kalau diartikan ke bahasa petani,  “Kami datang bukan cuma bawa map, tapi juga niat,”.

Kredit Usaha Rakyat alias KUR ini ibarat payung di musim kemarau dan jas hujan di musim tanam. Dulu, petani kalau mau nanam harus rela ngutang ke tetangga atau tukang bakso. Tapi sekarang, dengan bunga cuma 6 persen setahun, mereka bisa mengajukan modal tanpa harus digaruk lintah perasaan dan keuangan.

Kalau dulu mimpi petani cuma sampai beli pupuk eceran, sekarang bisa beli dalam karungan. Bahkan ada yang sudah berani mikir beli drone penyemprot pupuk. Ya, meski sebagian baru tahu drone itu bukan nama tokoh sinetron.

“Lebih baik menanam di ladang yang subur, daripada menyimpan uang di celengan ayam yang bolong,” kata pepatah.

Coba intip Thailand, di sana ada BAAC (Bank for Agriculture and Agricultural Cooperatives) yang sudah sejak 1966 mendanai petani tanpa bikin kepala pening. Di Jepang, JA Bank bahkan menyediakan paket lengkap simpanan, kredit, koperasi tani, hingga layanan konsultasi pupuk sambil nyeruput teh matcha.

Di Indonesia, Bank NTB Syariah juga mulai digitalin proses tani. Tapi Bank Sumsel Babel tampil beda, mereka nggak banyak gaya, langsung nyebur ke lapangan, karena katanya, “Petani butuh kawan di lapangan, bukan kawan yang cuma kirim motivasi lewat WhatsApp.”

Asanya, Sumsel, terutama Banyuasin, dikenal sebagai lumbung padi, namun selama ini banyak petani yang hanya jadi penonton di drama pertumbuhan ekonomi. Padahal merekalah aktor utamanya. Nah, dengan masuknya KUR, alurnya jadi berubah petani jadi produsen, bukan cuma buruh musiman.

Bayangkan, jika satu petani dapat Rp25 juta dan digunakan untuk modal tanam, efeknya bukan cuma panen meningkat, tapi ekonomi desa pun ikut menggeliat. Warung kopi laku, penjual gorengan bahagia, dan tukang tambal ban bisa beli selang baru, kata pepatah“Sekali cangkul dua tiga petak terairi sekali kredit, satu kampung bisa ikut menanam rejeki”. Betul nggak!.

Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) bukan cuma slogan buat diketik di spanduk. Ini aksi nyata buat menyelamatkan negeri dari krisis pangan dan krisis kepercayaan, sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Sumsel Babel paham, bahwa petani tak butuh janji-janji manismereka butuh akses, alat, dan akal sehat.

Dan di tengah lumpur itu, Bank Sumsel Babel menjelma jadi mitra sejati bukan sekadar pencetak slip tabungan, tapi juga pencetak perubahan. Mereka tak lagi hanya berbicara dalam angka, tapi juga dalam aksara harapan.

Dan gerakan Indonesia Menanam (Gerina) bukan cuma soal tanam-menanam tanaman, tapi juga soal tanam-menanam kepercayaan. Dan dalam dunia pertanian yang sering dipenuhi cuaca tak menentu dan harga pupuk yang suka naik mendadak seperti harga tiket konser K-pop, hadirnya Bank Sumsel Babel dengan program KUR ini jadi angin segar yang nyata terasa.

Mereka membuktikan bahwa lembaga keuangan bisa lebih dari sekadar penjaga mesin ATM dan tukang hitung saldo, Bank Sumsel Babel hadir bukan untuk selfie bareng padi, tapi betul-betul nyemplung dan ikut menyelesaikan masalah paling mendasar yakni modal.

Di tengah program nasional yang sering kedengarannya megah tapi realisasinya suka malu-malu, Bank Sumsel Babel menunjukkan cara sederhana tapi berdampak datang, dengar, bantu, dan pulang dengan solusi, bukan sekadar laporan.

Dan Banyuasin pun pelan-pelan tak lagi hanya dikenal sebagai lumbung padi, tapi juga lumbung cerita perubahan di mana pertanian tumbuh bukan karena kebetulan, tapi karena memang disokong oleh sistem yang mulai waras.

Oleh sebab itu, kalau hari ini ada yang bilang bank itu dingin dan kaku, ajak saja mereka ke sawah Banyuasin. Di sana, ada bank yang rela nyemplung, bukan karena tergelincir, tapi karena punya misi.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Curi Kendaraan R2, Pemuda Tanggung Dicokok Polisi

    Curi Kendaraan R2, Pemuda Tanggung Dicokok Polisi

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.102
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG -Polres Muba melalui Tim Unit Reskrim Grebek mencokok  pelaku pencurian 1 unit kendaraan bermotor [curanmor] di Desa Simpang Bayat,  Kecamatan Bayung Lincir,  Senin sore (30/10/2018). Pelaku bernama  M. Rizal,[16] salah satu  Warga Perum Karyawan PT. MAS [Mitra Agrolika Sejahtera] Desa Sinar Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kab Muba. Pelaku mencuri  sepeda motor Yamaha Vixion, […]

  • Kampung Haji, Bukan Kampungan

    Kampung Haji, Bukan Kampungan

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 672
    • 0Komentar

    ARAB Saudi punya Ka’bah, Indonesia punya “niat baik”, oleh sebab itu tak salah, kalau Menag Nasaruddin Umar ikut bertolak ke Jeddah, mendampingi Presiden Prabowo. Kunjungan ini bukan untuk umrah diam-diam atau sekadar nyicip kurma Ajwa langsung dari ladangnya, tapi buat ngobrol serius, kayak lamaran soal perkampungan haji di Makkah. Iya, betul, Indonesia bukan mau buka […]

  • Sutradara Film Nasional dan Intenasional, Ackyl Anwari Putra Palembang Berpulang ke Rahmatullah

    Sutradara Film Nasional dan Intenasional, Ackyl Anwari Putra Palembang Berpulang ke Rahmatullah

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.879
    • 0Komentar

    Innalillahi Wainna Illahi Rojiun, Insan Perfilman Nasional dirundung duka, karena kehilangan Seknario sekaligus Sutradara lewat karya-karyanya dari tahun 1978 s/d 2004, Ackyl Anwari Sutradara yang sempat mengharumkan nama Indonesia, dengan memproduksi film Hollywood kerjasama antara Indonesia dan Amerika, film Pertempuran Segi Tiga, Jaringan Terlarang dibintangi Cynthia Rothrock. Namun sang Sutradara bertangan dingin, berdarah asli Palembang, […]

  • [Tekno + Edukasi ] “Belgia Bukan Cuma Cokelat, Misi Dagang Kampus, Digital & Double Degree ke Indonesia”

    [Tekno + Edukasi ] “Belgia Bukan Cuma Cokelat, Misi Dagang Kampus, Digital & Double Degree ke Indonesia”

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 759
    • 0Komentar

    -Kemdiktisaintek, kolaborasi pendidikan tinggi, teknologi, dan internasionalisasi kampus ITULAH tiga kunci utama pertemuan antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Frank Felix. Di tengah era global yang serba daring dan penuh saingan seperti antrean sembako gratis, Kemdiktisaintek nggak mau ketinggalan kereta. Mereka gercep membangun kerja sama internasional, demi […]

  • Ketum  PP KAMMI : Jika Harga BBM Naik, Maka Harga Diri Presiden akan Dipertaruhkan

    Ketum  PP KAMMI : Jika Harga BBM Naik, Maka Harga Diri Presiden akan Dipertaruhkan

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.994
    • 0Komentar

    Menyikapi rencana kenaikan harga BBM, Ketua Umum PP KAMMI, Zaky Ahmad Riva’I memperingatkan jika harga BBM naik, maka harga diri Presiden akan dipertaruhkan. Sebab menurut Zaky pengambilan keputusan Presiden akan menunjukkan keberpihakan Presiden Joko Widodo terhadap rakyatnya.   “Kita nantikan sikap keberpihakan dari Presiden Joko Widodo dalam mengambil keputusan ini. Apakah peka dan mendengarkan keluhan […]

  • Kenapa Pentingnya Penggunaan Masker Sebagai Pelindung Diri dari Covid-19

    Kenapa Pentingnya Penggunaan Masker Sebagai Pelindung Diri dari Covid-19

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.199
    • 0Komentar

    POLRI terus mengimbau masyarakat Indonesia untuk selalu memakai masker. Pemakaian masker menjadi wujud disiplin nasional selama pandemi covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dimanapun kita berada menjadi faktor penting dalam mencegah penyebaran serta penularan Covid-19. Seperti yang kita ketahui, saat ini virus Corona tengah merebak di berbagai belahan dunia, tidak terkecuali di negara Indonesia. Penyebaran virus […]

expand_less
WordPress Archive Autokar – Auto Care Elementor Template Kit AutoKit – Auto Dealership & Car Listing Elementor Template Kit AutomateWoo – Birthdays Add-on AutomateWoo – Marketing Automation for WooCommerce AutomateWoo – Refer A Friend Automatic.css - Utility Framework for WordPress Page Builders. Automatic Video Creator Plugin for WordPress Automatic WebP & Image Compression, Lazy Load for WordPress & WooCommerce Automations Jetpack CRX Addon Automaton – Artificial Intelligence & Technology Services El…or Template Kit