Perbankan & Keuangan

2019, Laba BSB  Tumbuh 9,28%

Foto : istimewa

BANK Sumsel Babel [BSB] mencatat pertumbuhan laba pada 2019 mencapai Rp489 miliar YoY atau tumbuh 9,28 % dibanding tahun sebelumnya mencapai Rp448 miliar.

Dalama keterangan rilis yang diterima redaksi Sumselterkini, Senin [9/3/2020] menyebutkan laba bersih setelah pajak pada 2019, Bank plat merah ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yakni sebesar Rp363 miliar YoY atau tumbuh 10,62% dibandingkan tahun buku 2018  Rp328 miliar.

Menurut Normandy Akil, Corporate Secretary, BSB peningkatan Laba ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga 22,34% dibanding tahun 2018, karena pada  2019 BSB memfokuskan pada penghimunan dana murah, retail dan Pembiayaan KUR serta UMKM. Untuk kinerja selama 2019, BSB juga mengalami peningkatan /pertumbuhan yang cukup baik dibeberapa sektor antara lain:

Aset tahun 2019 Rp 27,98 triliun,   YoY tumbuh 9,00 % dibanding  2018 Rp25,67 triliun. Kredit 2019 Rp 16, 57 triliun  YoY tumbuh 14,39 % dibanding Tahun 2018 mencapai Rp14,48 miliar.

Sementara DPK (Dana Pihak Ketiga ) 2019 Rp21,73 triliun YoY tumbuh 8,36% dibanding 2018 Rp20,05 triliun. DPK BSB ini  didominasi dana masyarakat sebesar Rp17,59 triliun YoY meningkat 8,52% dibanding 2018 Rp16,21 triliun.

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung yang berlangsung di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (9/3/2020). [***]

 

 Rasio – Rasio keuangan :

  1. Rasio Permodalan
  • Capital Adequacy Ratio (CAR) tahun 2019 =  19,37 YoY menurun dibanding tahun 2018 = 21,55%

 

  1. Rasio Aktiva Produktif
  • Non Performing Loans (NPL) Gross tahun 2019 = 4,37% YoY membaik dibanding tahun 2018 = 5,51%
  • Non Performing Loans (NPL) Netto tahun 2019 = 1,39% YoY membaik dibanding tahun 2018 = 1,85%

 

  1. Rasio Rentabilitas
  • Return On Assets (ROA) tahun 2019 sebesar 1,86% YoY membaik dibanding tahun 2018 sebesar 1,93%
  • Return On Equity (ROE) tahun 2019 sebesar 11,57% YoY stabil dibanding tahun 2018 sebesar 11,57%
  • Net Interest Margin( NIM) tahun 2019 sebesar 8,78% YoY membaik dibanding  tahun 2018 sebesar 7,70%
  • Biaya Operasional/Pendapatan Operasional (BOPO) tahun 2019 sebesar 81,05% YoY Membaik dibanding Tahun 2018 sebesar 78,80%

 

  1. Rasio Likuiditas
  • Loan to Fund Ratio (LFR) tahun 2019 sebesar 72,82% YoY menurun/menaik dibanding tahun 2018 sebesar 71,36%

EPS (Earning per Share)

Seiring dengan besarnya  laba Bank Sumsel Babel, EPS (Earning per Share) pendapatan perlembar saham tahun 2019 mengalami peningkatan yang cukup baik. Pada tahun 2019 EPS yaitu sebesar Rp372.212,-  YoY tumbuh 7,24%  jika dibandingan EPS  tahun 2018 EPS yaitu sebesar Rp347.092,- .

 

Berdasarkan hasil penilaian Kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali (DBSD&A), bahwa Laporan Keuangan Bank Sumsel Babel Tahun Buku 2019 dinyatakan dengan pendapat Telah menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material.

 

Sedangkan untuk penilaian Self Assessment Bank Sumsel Babel pada Tanggal 27 Januari 2020 mengenai tingkat kesehatan bank berdasarkan risiko posisi 31 Desember 2019, Bank Sumsel Babel memperoleh peringkat komposit 2 (PK.2) dengan predikat SEHAT.

 

Sumber : (Corporate Secretary Bank Sumsel Babel)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments

Terpopuler

To Top