Jumat, 21 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » SMK Kemenperin Jadi Magnet Baru, Bikin Anak Muda ‘Keracunan Produktif’

SMK Kemenperin Jadi Magnet Baru, Bikin Anak Muda ‘Keracunan Produktif’

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • visibility 1.732
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DULU, kalau bilang SMK, orang tua suka merutuk “Ah, itu sekolah tukang, jangan harap masa depan cemerlang”, sekarang malah berbalik 180 derajat,  pasalnya SMK binaan Kemenperin malah jadi magnet baru buat anak muda, karena rasio pendaftar tahun 2025 tembus 1 banding 10,7. Coba pikirkan satu kursi direbut sebelas orang!, kalau dulu rebutan SMA cuma soal gengsi, sekarang rebutan SMK karena kerja nyata plus skill siap pakai.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam rilis dilaman kemenperin baru-baru ini bilang “Capaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas pendidikan vokasi industri yang kami kembangkan”.

Di Sumsel, banyak SMK yang sudah ikut program vokasi industri, salah satunya SMK Negeri 4 Palembang, sekolah ini sudah menjalin kerja sama dengan berbagai industri ternama, mulai dari otomotif hingga manufaktur digital, biar lulusan siap kerja langsung. Bahkan, PT Astra Honda Motor (AHM) pernah menyerahkan 60 unit sepeda motor, 60 set special tools, dan materi ajar ke SMK mitra binaan mereka di Palembang sebagai bagian program Link & Match Kemenperin.

“SMK ini bikin siswa siap pakai, bukan cuma siap cetak rapor” kata Kepala BPSDMI Kemenperin, Masrokhan. Bayangin, satu tahun langsung magang di industri,  pengalaman kerja mereka bisa melampaui fresh graduate yang baru kelar kuliah.

Bisa dibilang, SMK Kemenperin di Sumsel ini seperti pepatah lama “Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui”. Sekali sekolah, anak muda dapat ilmu, pengalaman, dan kesempatan kerja sekaligus. Kalau dulu orang tua bilang Belajar itu biar pintar, sekarang anak muda bilang Belajar itu biar laku!.

Gen Z produktif

Anak-anak Sumsel yang tadinya identik rebahan scroll TikTok, sekarang banyak yang keracunan produktif, mereka sadar industri butuh tenaga kerja siap pakai, dengan magang setahun dan skill langsung pakai, mereka bukan cuma siap kerja, tapi siap bersaing di level nasional bahkan global.

Kalau diterjemahkan ala pepatah Sumsel “Gak belajar dari sekarang, nanti nyesel kayak ikan kering di matahari”, Wulan Aprilianti Permatasari dari Kemenperin menambahkan “SMK di bawah binaan kami jadi bagian ekosistem pendidikan vokasi yang menyiapkan SDM unggul, produktif, dan adaptif terhadap teknologi”.

Meski animo tinggi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan distribusi SMK di Sumsel belum merata, beberapa daerah kabupaten masih minim akses. Anak muda harus menempuh perjalanan jauh, yang bisa bikin semangat produktifnya turun. Kurangnya guru industri atau instruktur kompeten di beberapa SMK. Magang memang keren, tapi kalau bimbingan kurang, skill yang didapat bisa setengah matang dan Keterbatasan fasilitas modern di beberapa SMK, terutama untuk teknologi terbaru seperti robotik atau manufaktur digital, masih jadi kendala.

Sarannya yang bisa bikin SMK Sumsel makin jos perluasan dan pemerataan SMK berbasis industri ke seluruh kabupaten/kota di Sumsel. Jadi anak muda gak perlu jauh-jauh ke Palembang. Rekrut guru industri dari perusahaan atau latih guru lokal biar lebih update sama teknologi terbaru.Upgrade fasilitas laboratorium & workshop dengan dukungan industri, sehingga siswa bisa praktik sesuai standar dunia kerja. Kolaborasi lebih intens dengan startup lokal agar siswa tidak cuma paham industri besar tapi juga inovasi dan entrepreneurship, dan dengan langkah ini, keracunan produktif anak muda Sumsel gak cuma nular, tapi ngarah ke skill berkualitas dan siap kerja.

Kalau dulu SMK dianggap sekolah tukang, sekarang malah jadi tukang cuan,  karena anak muda lulus dari sana bukan cuma siap kerja, tapi siap bersaing di dunia industri. Judulnya udah pas mereka benar-benar keracunan produktif, tapi keracunan yang bikin masa depan terang dan kantong tetap tebal.

Oleh sebab itu, buat adik-adik SMP di Sumsel yang galau mau lanjut kemana, ingat, masa depan gak selalu lewat toga, kadang lewat helm, skill, dan pengalaman industri juga bisa bikin bahagia. [***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuki Tahap Verifikasi, 4.092 CPNS Banyuasin Bakal Tes di BKN Palembang

    Masuki Tahap Verifikasi, 4.092 CPNS Banyuasin Bakal Tes di BKN Palembang

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 998
    • 0Komentar

    MEMASUKI tahapan verifikasi 4.092 orang Bakal Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Banyuasin rencananya akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada bulan Feruari 2020. Menurut Kadis Badan Kepegawaian Daerah Hazairin menjelaskan Untuk penerimaan Cpns Kabupaten Banyuasin tahun 2019 akan melaksanakan seleksi SKD untuk mengisi formasi sebanyak 252 orang. “Formasi kita pada tahun 2019 ini ada 252, […]

  • He..he, Kreatif Juga! Rusak Aset Bakal di Upload ke Medsos

    He..he, Kreatif Juga! Rusak Aset Bakal di Upload ke Medsos

    • calendar_month Jumat, 19 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG  – Banyak cara kreatif yang bikin orang takut, jika merusak fasilitas umum dan lainnya. Satu contoh cara kreatif  dan tegas dilakukan Pemkot Palembang, agar aset pemerintah dapat terpelihara dan terjaga, yakni dengan cara mengupload pelaku yang merusak aset di media sosial [medsos] agar pelaku kapok. “Ya ke depannya kami berikan sanksi, yang hampir […]

  • Jadi Percontohan Pengelolaan ZIS, Pansus VI DPRD Bangka Berguru di Muba

    Jadi Percontohan Pengelolaan ZIS, Pansus VI DPRD Bangka Berguru di Muba

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.798
    • 0Komentar

    KABUPATEN Muba dinilai sukses dalam pengelolaan zakat, infaq dan sodakoh (ZIS) ASN di lingkungan Pemkab Muba sehingga menarik Pansus VI DPRD Bangka untuk berguru di Muba. Hal ini dibuktikan dengan adanya Kunjungan Kerja Pansus VI DPRD Kabupaten Bangka beserta rombongan ke Kabupaten Muba dalam rangka Studi Banding Pengelolaan ZIS yang disambut langsung oleh Bupati Muba […]

  • Ajak Tim, Wabup Muba Data Suku Anak Dalam

    Ajak Tim, Wabup Muba Data Suku Anak Dalam

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) melakukan pendataan Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di wilayah Hutan Harapan Desa Sako Suban, Kecamatan Batanghari Leko. Pendataan tersebut bertujuan agar SAD bisa mendapatkan manfaat bantuan dan hal lain yang disalurkan Pemkab Muba pada masyarakat yang memang jauh dari sentuhan pemerintah. Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex […]

  • Dengarkan Curhatan Petani Lalan Soal Minimnya Mendapatkan Pupuk Bersubdisi hingga Listrik

    Dengarkan Curhatan Petani Lalan Soal Minimnya Mendapatkan Pupuk Bersubdisi hingga Listrik

    • calendar_month Senin, 12 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 786
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, Muba, Lalan – “Kami sangat minim mendapatkan pupuk subsidi di Kecamatan Lalan,” ungkap Tugiyo salah satu petani jagung di Kecamatan Lalan, saat menyampaikan secara langsung kepada Pj Bupati Apriyadi Mahmud, terkait persoalan distribusi pupuk subsidi di Kecamatan Lalan Kabupaten Muba menjadi keluhan serius petani di Lalan di Desa Purwo Agung, minggu malam […]

  • Mudik Lebaran 2026, Pastikan Armada Kamu Layak Jalan!

    Mudik Lebaran 2026, Pastikan Armada Kamu Layak Jalan!

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MUDIK Lebaran 2026 tidak boleh cuma soal cepat sampai, tapi juga aman dan nyaman. Kementerian Perhubungan menekankan ramp check ketat di seluruh moda transportasi untuk memastikan hal itu. Sejak 23 Februari, 27.664 bus dicek, 17.516 diizinkan beroperasi, kapal laut 832 dari 840 unit diuji kelaiklautan, pesawat 372 dari 564 armada diperiksa, dan kereta 3.672 dari […]

expand_less
WordPress Archive GlassCase – jQuery Image Zoom Plugin Glasseo – Eyewear Store Woocommerce Elementor Template Kit Glück – Digital Agency WordPress Theme Gleam – Portfolio Photography WordPress Theme Glee – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme + RTL Glekk – Elementor Blog & Magazine WordPress Theme Glider 3D Photo Slider WordPress Plugin v1.10 GlideX – Single Product WooCommerce Theme Glint – Personal Portfolio WordPress Theme Glitch Heading for Elementor