Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Pesan Bunda PAUD Palembang, Sarapan Bergizi Anak

Pesan Bunda PAUD Palembang, Sarapan Bergizi Anak

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
  • visibility 1.167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAGI yang cerah di Palembang, tepatnya pada Jumat (12/9/2025), suasana TK Nurul Insan di Jalan Sersan Sani mendadak lebih semarak dari biasanya. Bukan karena ada pasar malam, bukan pula karena badut keliling, melainkan karena kedatangan Bunda PAUD Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa.

Sebelum masuk ke inti kunjungan, mari kita lihat dulu bagaimana anak-anak menyambutnya, dengan suara mungil yang kadang sumbang tapi penuh semangat, mereka melantunkan shalawat Badar. Setelah itu, Dhuha berjamaah, lalu lanjut senam ceria. Nah, di sinilah esensi kunjungan ini terasa, Dewi tidak datang sekadar formalitas, tapi benar-benar menyelipkan pesan hidup sehat sejak dini.

“Bangun pagi, ibadah, olahraga, makan makanan bergizi, jangan jajan sembarangan,” begitu pesannya kepada anak-anak.

Kalau dipikir-pikir, pesan sederhana ini justru relevan sekali di zaman sekarang, di era ketika sarapan anak sering diganti dengan snack instan, minuman manis, atau gorengan depan sekolah yang lebih banyak minyaknya daripada kasih sayang, kampanye gaya hidup sehat terasa mahal nilainya.

Kalimat Dewi tadi sebenarnya bukan sekadar nasihat klise, ia menyentuh inti dari parenting modern, keseimbangan antara IMTAK (iman dan takwa) dan IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi).

Pendidikan karakter itu bukan hanya soal anak pintar membaca atau berhitung sejak TK, tapi juga membangun kebiasaan sehat dan pola pikir yang baik.

Orang tua kadang terjebak pada target akademik. Anak TK dipaksa bisa baca-tulis-hitung, padahal fondasi paling penting di usia dini adalah karakter, disiplin, dan kesehatan tubuh. Bayangkan, percuma anak jago berhitung kalau tiap pagi dia malah batuk-batuk karena kebanyakan ciki.

Pepatah lama bilang “Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.” Di PAUD, pepatah ini bukan sekadar slogan, tapi pondasi pendidikan.

Coba kita tengok kehidupan sehari-hari, seorang ibu di Talang Aman mungkin memilih cepat-cepat beli nasi uduk buat anaknya sebelum sekolah. Praktis, murah, dan bikin kenyang. Tapi, bandingkan dengan gaya parenting di negara lain.

Di Jepang misalnya, anak-anak TK mereka terbiasa membawa bekal bento nasi, ikan panggang, sayuran rebus, plus buah segar. Semua diatur cantik dalam kotak bekal warna-warni. Di Finlandia, sarapan anak-anak biasanya sereal gandum atau oatmeal dengan susu segar.

Nah, kalau di Indonesia? Oatmeal dianggap “makanan orang diet,” sementara gorengan depan sekolah malah jadi snack favorit. Padahal kalau gorengan itu dites di laboratorium, mungkin kadar minyaknya bisa dipakai buat servis motor.

Pesan Bunda Dewi soal “jangan jajan sembarangan” itu seperti satire kecil terhadap budaya kita yang doyan jajan tanpa pikir panjang. Anak-anak kita lebih hafal merek ciki ketimbang nama sayur hijau. Kalau ditanya “siapa Presiden RI?”, mereka bisa jawab dengan mantap. Tapi kalau ditanya “sayuran apa yang kaya vitamin A?”, mereka cuma jawab “Apa itu vitamin?”

Mengacu data UNICEF, hampir 1 dari 3 anak Indonesia mengalami stunting atau gizi buruk, karena pola makan yang tidak seimbang. Padahal, usia emas 0–6 tahun adalah fondasi perkembangan otak dan tubuh.

Artinya, pesan Dewi untuk “makan bergizi” bukan basa-basi, tapi strategi jangka panjang untuk mencetak generasi Palembang yang sehat. Kalau anak-anak terbiasa makan bergizi sejak dini, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan global.

Generasi sehat

Sebagai perbandingan, Kota Bandung sudah lama punya program “Sarapan Sehat Bersama” di beberapa sekolah dasar, bekerja sama dengan PKK setempat.

Di Seoul, Korea Selatan, pemerintah bahkan menyediakan makan siang gratis bergizi untuk anak TK dan SD. Jadi, apa yang dilakukan Bunda PAUD Palembang ini sejalan dengan tren dunia menekankan gizi sejak dini.

Pepatah kedua yang cocok di sini “Sedia payung sebelum hujan” membiasakan anak makan bergizi ibarat menyiapkan payung agar mereka tidak “kehujanan penyakit” di masa depan.

Pesan penting lainnya adalah soal kolaborasi, jangan sampai semua dibebankan ke sekolah atau ibu rumah tangga. Ayah pun harus turun tangan. Kalau anak diajari olahraga, jangan cuma disuruh “ayo jogging,” sementara ayahnya sendiri jogging di depan TV pakai remote.

Di sinilah peran komunitas baik PKK, kader posyandu, maupun pemerintah kota menjadi penting. Gizi anak bukan cuma tanggung jawab rumah tangga, tapi juga urusan negara, kalau generasi mudanya sehat, kota ini akan kuat.

Kunjungan Bunda PAUD Dewi Sastrani ke TK Nurul Insan bukan sekadar agenda formal. Ia adalah momentum untuk mengingatkan kita bahwa pendidikan anak usia dini harus seimbang iman, karakter, dan kesehatan.

Membangun generasi emas tidak bisa dengan cara instan. Butuh pola asuh konsisten, makanan bergizi, serta teladan dari orang tua. Kalau anak terbiasa bangun pagi, salat, olahraga, makan sehat, dan tidak jajan sembarangan, maka bukan mustahil Palembang akan melahirkan generasi cerdas yang tangguh menghadapi zaman.

Jangan lupa, seperti kata pepatah tadi dalam tubuh yang sehat, ada jiwa yang kuat, dan jiwa yang kuat itu lahir dari anak-anak yang sejak kecil diajari makan tempe, sayur bayam, bukan ciki dan minuman bersoda.Jadi, dukung pesan sederhana tapi visioner dari Bunda PAUD mulai hari ini, sarapan sehat untuk masa depan cemerlang.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serahkan Bantuan Kemanusiaan, Bupati Muba akan Berangkat ke Jalur Gaza

    Serahkan Bantuan Kemanusiaan, Bupati Muba akan Berangkat ke Jalur Gaza

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 938
    • 0Komentar

    “Seluruh umat muslim dan warga yang ada di Muba akan berjuang bersama-sama untuk Gaza, saya berencana dari pengumpulan hasil donasi konser amal Muba untuk Gaza nantinya akan saya bawa dan salurkan langsung ke jalur Gaza,”

  • Pemprov Sumsel Distribusikan 2.000 Set APD ke Kabupaten/Kota

    Pemprov Sumsel Distribusikan 2.000 Set APD ke Kabupaten/Kota

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 714
    • 0Komentar

    PEMPROV. Sumsel mulai akan mendistribusikan alat pelindung diri (APD) ke seluruh Kabupaten/Kota di Sumsel. Untuk pertama diatribusi ini diserahkan secara simbolis sebanyak lima paket dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang  kepada Provinsi Sumsel melalui Gubernur Sumsel  H.Herman Deru, Jumat (27/3/2020) siang. Menurutnyabantuan ini sudah sangat ditunggu-tunggu oleh para tenaga medis yang saat ini tengah berjibaku […]

  • Pemerintah Terus Dorong, UMKM Harus Masuk Pasar Dalam Jaringan

    Pemerintah Terus Dorong, UMKM Harus Masuk Pasar Dalam Jaringan

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 699
    • 0Komentar

    SUDAH saatnya pelaku UMKM tidak lagi menjadi penonton di tengah masifnya digitalisasi global dan harus menjadi pemain utama di pasar dalam jaringan. Jangan sampai pasar digital dikuasai oleh produsen asing sehingga UMKM harus ambil peran. Untuk itu, pemerintah terus mendorong para pengusaha kecil dapat leluasa memasarkan produk mereka di lokapasar (marketplace). Pemerintah sendiri menargetkan sebanyak […]

  • Cara Kominfo OKI – BSB Sosialisasikan 6 M di Masa Pandemi Kepada Kaum Milenial

    Cara Kominfo OKI – BSB Sosialisasikan 6 M di Masa Pandemi Kepada Kaum Milenial

    • calendar_month Kamis, 15 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 945
    • 0Komentar

    PARA pengguna media sosial khususnya dikalangan milenial ramai menyemarakan lomba foto prokes 6 M yang diinisiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI bersama Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung. Sejak dibuka kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dan mengundang atensi para peminat fotograpi dan penggiat media sosial di Kabupaten OKI. Protokol kesehatan 6M menjadi pilihan terbaik […]

  • DRA : Gali Potensi Lokal Jadi Peluang Usaha Menuju Ekonomi Lestari

    DRA : Gali Potensi Lokal Jadi Peluang Usaha Menuju Ekonomi Lestari

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.099
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin mengadakan webinar Pusat Unggulan Komoditi Lestari (PUKL) untuk kaum muda yang tertarik pada isu pembangunan lestari.  Webinar bertajuk ‘Berdaya di Daerah : Menggali Potensi Lokal Menjadi Peluang Usaha’, ini  diadakan secara virtual. Ratusan peserta dari Instansi/OPD Pemkab Muba, para pemuda pelaku usaha dan masyarakat umum lainnya ikut andil pada Senin (13/7/2020). Bupati […]

  • Simak, Kisah Desain Galaxy S23 Series Soal Ini

    Simak, Kisah Desain Galaxy S23 Series Soal Ini

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.962
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,- Inovasi selalu menjadi andalan dari Samsung, guna memanjakan pengguna produk samsung, seperti Samsung Galaxy S23 Series menghadirkan pengalaman smartphone premium yang sadar lingkungan bagi para penggunanya.   Dengan menghilangkan elemen yang tidak perlu dan memprioritaskan kualitas, Galaxy S23 Series mewujudkan nilai-nilai yang juga dipegang teguh oleh Samsung, seperti sirkulasi sumber daya untuk masa […]

expand_less
WordPress Archive Carter – Advanced WooCommerce Cart for Elementor CartFlows Pro Casa – Furniture Ceramics WooCommerce Theme Cascade – Personal vCard WordPress Theme Cascading Images/Slider Addon for WPBakery Page Builder Cascara - Blog, News & Magazine WordPress Theme Cashback Tracker Pro WordPress Plugin Cashback Tracker WordPress Plugin Caspiar | Digital Marketing & Agency WordPress Theme Cassida – Hotel Booking WordPress Theme