Kamis, 3 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Mendes, Kampus Berperan Penting Dalam Membangun Desa

Mendes, Kampus Berperan Penting Dalam Membangun Desa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 30 Jul 2021
  • visibility 1.020
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasnmigrasi Abdul Halim Iskandar membawakan Orasi Ilmiah dalam Dies Natalis ke-20 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dengan tema “Kampus Membangun Desa”secara virtual, Kamis (29/7/2021).

“Kami menyaksikan, Universitas Trunojoyo Madura memiliki komitmen yang besar terhadap pembangunan masyarakat, khususnya masyarakat Madura, dengan segala potensi, kekayaan budaya lokal yang dimiliki”,”kata Menteri Halim Iskandar.

Dengan pendekatan Klaster, sebagai kampus umum negeri pertama di Madura, UTM telah memilih strategi yang tepat untuk menjadi melting point berbagai problem sosial ekonomi Madura, untuk bangkit bersama, secara sistematis, terukur dan tentu monumental.

Karena itulah, momentum Dies Natalis ini, harus menjadi salah satu etape besar UTM, menjadi thinktank Madura, dan memastikan potensi Madura menjadi berkah bagi peningkatan daya saing Madura. Tentu, dengan menjadikan Tridharma UTM Berbasis masyarakat, berbasis Desa, berbasis Madura.

Desa, kata Menteri Halim Iskandar, juga miliki berbagai permasalahan, diantaranya kendala administrasi pemerintahan, kepemimpinan desa yang lemah, rendahnya inisiatif pembangunan dari desa, lemahnya inovasi desa, sampai dengan rendahnya kualitas SDM di desa. Kekurangan jumlah pendamping desa juga turut membuat percepatan pembangunan desa kurang optimal.

Tepat di sinilah kampus harus mengambil peran, untuk terjun langsung ke desa dengan melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi berbasis masyarakat, berkontribusi langsung terhadap kebangkitan ekonomi Desa serta Kemaslahatan warga Desa”,”kata Menteri Halim.

Dibutuhkan jembatan yang menghubungkan perguruan tinggi sebagai wadah penyubur invensi dan inovasi, dengan desa-desa yang mendambakan inovasi guna mengakselerasi kemajuan.

Tepat pada titik inilah Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi mengambil peran strategis, yaitu turut aktif menggalang kerja sama trilateral: perguruan tinggi, Kementerian, dan desa.

“Telah terbentuk Forum Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides) sebagai wahana perkumpulan berbagai perguruan tinggi yang memiliki konsentrasi pada kemajuan desa-desa, termasuk didalamnya Universitas Trunojoyo Madura,” kata Menteri Halim Iskandar.

Pertides memiliki makna penting untuk menggalang teknologi tepat guna, yang berpotensi mengakselerasi laju kemajuan desa.

Kampus membangun Desa harus diaplikasikan menjadi Kampus Masuk Desa, dan Desa Masuk Kampus.

Kampus harus berperan dalam pencapaian SDGs Desa dengan cara menjadi pusat unggulan (center of excellence) di bidang keilmuan sesuai dengan kompetensi intinya (core competence), mengarusutamakan SDGs Desa dalam proses pendidikan/pengajaran, menjadi mitra desa, pemerintah pusat dan daerah serta pemangku kepentingan lainnya dalam melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan SDGs Desa.

“Kampus memiliki peran strategis dalam menyiapkan dan melahirkan calon pemimpin masa depan, kader-kader penggerak pembangunan, penggerak perubahan dan kebangkitan ekonomi desa,” kata Menteri Halim Iskandar.

Gus Halim, sapaan akrabnya, mengatakan, berbagai konsep pembangunan desa yang lahir dari kampus harus diuji coba langsung kepada masyarakat binaan kampus, atau sebagai lokasi praktik dan pengabdian mahasiswa dari tingkat pertama sampai tingkat akhir. Dalam waktu yang pendek, ini dapat berupa KKN tematik. Untuk waktu yang lebih lama dan mendalam bisa menjadi topik skripsi, tesis dan disertasi.

Perguruan tinggi juga harus bersiap untuk merekognisi pembelajaran lampau bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, dan Pendamping Desa, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang membuka penyandingan, penyetaraan pengalaman, dan pengintegrasian kerja di desa ke dalam institusi pendidikan.

Peraturan Menristek Dikti Nomor 26 tahun 2016 menunjukkan, penyetaraan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Wujudnya adalah pengakuan capaian pembelajaran, yang diperoleh dari pengalaman kerja sebagai kredit kuliah dalam pendidikan formal.

Bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, dan Pendamping Desa, bukti capaian pembelajaran dapat berupa dokumen peraturan desa tentang APBDes, anggaran pro perempuan, kegiatan bagi keluarga miskin, laporan keuangan, hasil audit kabupaten, serta sertifikat juara, penghargaan sampai surat keterangan koordinator antar desa selevel kecamatan, kabupaten, provinsi, dan nasional.

Dengan demikian, RPL sarjana akan dapat ditempuh oleh 44.767 kepala desa, 46.983 sekretaris desa, 31.147 pengurus Bumdes, dan 8.241 pendamping desa yang merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas.

Adapun RPL pascasarjana akan terbuka bagi 19.441 kepala desa, 24.470 sekretaris desa, 15.477 pengurus BUM Desa, dan 26.977 pendamping desa yang telah lulus diploma dan sarjana.

“Sebagai Menteri Desa PDTT, saya ingin menegaskan, bahwa, perguruan tinggi jangan hanya mengejar status masyhur di kancah Internasional. Tapi, Kampus harus memberikan kemaslahatan untuk manusia,” kata Gus Halim.

Upaya dan pengabdian masyarakat kampus, harus berdampak pada kebangkitan dan kejahteraan masyarakat desa. Karena, sejatinya, kampus hadir untuk desa.

“Masa depan Indonesia bergantung pada masa depan desa-desa di seluruh Indonesia. Obor besar di Jakarta tidak akan mampu menerangi seantero Indonesia, karenanya dibutuhkan nyala lilin dari Desa-Desa seluruh Indonesia,” tandas Gus Halim.
Kemendes (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Sukses ANGO Ventures: Merger Krakakoa dan Slow Forest Coffee untuk Menciptakan Perubahan Global di Dunia Kopi dan Coklat

    Kisah Sukses ANGO Ventures: Merger Krakakoa dan Slow Forest Coffee untuk Menciptakan Perubahan Global di Dunia Kopi dan Coklat

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.332
    • 0Komentar

    , [vritimes] ANGO Ventures mengumumkan merger antara Krakakoa dan Slow Forest Coffee, membentuk entitas baru bernama “Slow” dengan tujuan menjadi agen perubahan positif global dalam industri kopi dan coklat. Kolaborasi ini, tidak hanya tentang bisnis, tetapi juga evolusi dari dua organisasi dengan misi bersama untuk memajukan praktik pertanian berkelanjutan. Dengan fokus pada keberlanjutan, mereka berkomitmen […]

  • Sinergi TNI & OKI Bantu Jaga Ketahanan Pangan & Pertanahanan Nasional

    Sinergi TNI & OKI Bantu Jaga Ketahanan Pangan & Pertanahanan Nasional

    • calendar_month Kamis, 10 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, OKI -Jajaran TNI Angkatan Darat (AD) bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir sinergi menjaga ketahanan pangan untuk memperkuat pertahanan negara. Bupati Ogan Komering Ilir mengapreasinya jajaran TNI Angkatan Darat (AD) yang berpartisipasi aktif dalam mewujudkan swasembada pangan. Sebab, menurut Iskandar ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan negara. Sehingga, seluruh elemen bangsa, termasuk TNI, […]

  • Cucu Perempuan Pertama Gubernur Sumsel Lahir ke Dunia, Begini Komentarnya

    Cucu Perempuan Pertama Gubernur Sumsel Lahir ke Dunia, Begini Komentarnya

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 992
    • 0Komentar

    MINGGU, 02 Februari Tahun 2020 (02-02-2020).  Adalah salah satu tanggal cantik dan langka. Banyak artis, tokoh dan masyarakat di seluruh dunia memilih tanggal ini untuk mengabadikan moment sakral mereka. Tidak terkecuali di Sumsel. Di tanggal ini, orang nomor satu di Sumsel H.Herman Deru dan sang istri Feby Deru Herman Deru pun tak kalah bahagia. Mereka […]

  • Agar Visi dan Misi Diserap OPD dan Biro Setda, Ini Keinginan HDMY  

    Agar Visi dan Misi Diserap OPD dan Biro Setda, Ini Keinginan HDMY  

    • calendar_month Selasa, 16 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.125
    • 0Komentar

    Oleh : Faldy Lonardo SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya menyampaikan di depan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Biro Setda di lingkungan Pemprov Sumsel bahwa selama beberapa hari terakhir dirinya memang sengaja berkonsentrasi dengan rapat, karena ingin agar visi misi benar-benar sampai ke seluruh OPD dan Biro. Oleh karena itu dia merasa […]

  • Langkah Baru PSSI, Televisi Swasta Ini Pegang Hak Siar Timnas di 2023

    Langkah Baru PSSI, Televisi Swasta Ini Pegang Hak Siar Timnas di 2023

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.898
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Langkah baru ditetapkan PSSI periode ini, MNC Group sebagai pemegang hak siar pertandingan timnas Indonesia sepanjang 2023 guna mendukung perkembangan industri siaran sepak bola di Indonesia. “Dengan kontrak hak siar timnas berdurasi panjang, selain memberikan kepastian kepada pemegang hak siar karena bagaimanapun juga ini bisnis, stasiun televisi juga bisa membuat agenda jangka panjang,”ungkap […]

  • Agar Diakui Negara, Bupati OKI Perjuangkan Nasib Ribuan Guru Honor jadi PPPK

    Agar Diakui Negara, Bupati OKI Perjuangkan Nasib Ribuan Guru Honor jadi PPPK

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE terus memperjuangkan nasib ribuan guru honorer agar diakui negara statusnya. Upaya itu membuahkan hasil. Sebanyak 2.466 orang guru honorer di Bumi Bende Seguguk telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sejak tahun 2019. Rinciannya tahun 2019 sebanyak 130 orang, 2021 sebanyak 861 orang dan […]

expand_less
WordPress Archive Konsultan Kit – Consulting Business Elementor Template Kit Konta – Construction and Real Estate Company WordPress Theme Kontakt – Ajax Contact Form Konte – Minimal & Modern WooCommerce WordPress Theme Konzept – Fullscreen Portfolio WordPress Theme Kooki – Kindergarten Elementor Template Kit Koppy – Coffee Shop & Cafe Elementor Template Kit Koral – Multi-Concept WordPress Theme Kossy – Minimalist eCommerce WordPress Theme Koto – Artist Portfolio WordPress Theme