Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Mendes, Kampus Berperan Penting Dalam Membangun Desa

Mendes, Kampus Berperan Penting Dalam Membangun Desa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 30 Jul 2021
  • visibility 1.024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasnmigrasi Abdul Halim Iskandar membawakan Orasi Ilmiah dalam Dies Natalis ke-20 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dengan tema “Kampus Membangun Desa”secara virtual, Kamis (29/7/2021).

“Kami menyaksikan, Universitas Trunojoyo Madura memiliki komitmen yang besar terhadap pembangunan masyarakat, khususnya masyarakat Madura, dengan segala potensi, kekayaan budaya lokal yang dimiliki”,”kata Menteri Halim Iskandar.

Dengan pendekatan Klaster, sebagai kampus umum negeri pertama di Madura, UTM telah memilih strategi yang tepat untuk menjadi melting point berbagai problem sosial ekonomi Madura, untuk bangkit bersama, secara sistematis, terukur dan tentu monumental.

Karena itulah, momentum Dies Natalis ini, harus menjadi salah satu etape besar UTM, menjadi thinktank Madura, dan memastikan potensi Madura menjadi berkah bagi peningkatan daya saing Madura. Tentu, dengan menjadikan Tridharma UTM Berbasis masyarakat, berbasis Desa, berbasis Madura.

Desa, kata Menteri Halim Iskandar, juga miliki berbagai permasalahan, diantaranya kendala administrasi pemerintahan, kepemimpinan desa yang lemah, rendahnya inisiatif pembangunan dari desa, lemahnya inovasi desa, sampai dengan rendahnya kualitas SDM di desa. Kekurangan jumlah pendamping desa juga turut membuat percepatan pembangunan desa kurang optimal.

Tepat di sinilah kampus harus mengambil peran, untuk terjun langsung ke desa dengan melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi berbasis masyarakat, berkontribusi langsung terhadap kebangkitan ekonomi Desa serta Kemaslahatan warga Desa”,”kata Menteri Halim.

Dibutuhkan jembatan yang menghubungkan perguruan tinggi sebagai wadah penyubur invensi dan inovasi, dengan desa-desa yang mendambakan inovasi guna mengakselerasi kemajuan.

Tepat pada titik inilah Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi mengambil peran strategis, yaitu turut aktif menggalang kerja sama trilateral: perguruan tinggi, Kementerian, dan desa.

“Telah terbentuk Forum Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides) sebagai wahana perkumpulan berbagai perguruan tinggi yang memiliki konsentrasi pada kemajuan desa-desa, termasuk didalamnya Universitas Trunojoyo Madura,” kata Menteri Halim Iskandar.

Pertides memiliki makna penting untuk menggalang teknologi tepat guna, yang berpotensi mengakselerasi laju kemajuan desa.

Kampus membangun Desa harus diaplikasikan menjadi Kampus Masuk Desa, dan Desa Masuk Kampus.

Kampus harus berperan dalam pencapaian SDGs Desa dengan cara menjadi pusat unggulan (center of excellence) di bidang keilmuan sesuai dengan kompetensi intinya (core competence), mengarusutamakan SDGs Desa dalam proses pendidikan/pengajaran, menjadi mitra desa, pemerintah pusat dan daerah serta pemangku kepentingan lainnya dalam melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan SDGs Desa.

“Kampus memiliki peran strategis dalam menyiapkan dan melahirkan calon pemimpin masa depan, kader-kader penggerak pembangunan, penggerak perubahan dan kebangkitan ekonomi desa,” kata Menteri Halim Iskandar.

Gus Halim, sapaan akrabnya, mengatakan, berbagai konsep pembangunan desa yang lahir dari kampus harus diuji coba langsung kepada masyarakat binaan kampus, atau sebagai lokasi praktik dan pengabdian mahasiswa dari tingkat pertama sampai tingkat akhir. Dalam waktu yang pendek, ini dapat berupa KKN tematik. Untuk waktu yang lebih lama dan mendalam bisa menjadi topik skripsi, tesis dan disertasi.

Perguruan tinggi juga harus bersiap untuk merekognisi pembelajaran lampau bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, dan Pendamping Desa, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang membuka penyandingan, penyetaraan pengalaman, dan pengintegrasian kerja di desa ke dalam institusi pendidikan.

Peraturan Menristek Dikti Nomor 26 tahun 2016 menunjukkan, penyetaraan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Wujudnya adalah pengakuan capaian pembelajaran, yang diperoleh dari pengalaman kerja sebagai kredit kuliah dalam pendidikan formal.

Bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, dan Pendamping Desa, bukti capaian pembelajaran dapat berupa dokumen peraturan desa tentang APBDes, anggaran pro perempuan, kegiatan bagi keluarga miskin, laporan keuangan, hasil audit kabupaten, serta sertifikat juara, penghargaan sampai surat keterangan koordinator antar desa selevel kecamatan, kabupaten, provinsi, dan nasional.

Dengan demikian, RPL sarjana akan dapat ditempuh oleh 44.767 kepala desa, 46.983 sekretaris desa, 31.147 pengurus Bumdes, dan 8.241 pendamping desa yang merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas.

Adapun RPL pascasarjana akan terbuka bagi 19.441 kepala desa, 24.470 sekretaris desa, 15.477 pengurus BUM Desa, dan 26.977 pendamping desa yang telah lulus diploma dan sarjana.

“Sebagai Menteri Desa PDTT, saya ingin menegaskan, bahwa, perguruan tinggi jangan hanya mengejar status masyhur di kancah Internasional. Tapi, Kampus harus memberikan kemaslahatan untuk manusia,” kata Gus Halim.

Upaya dan pengabdian masyarakat kampus, harus berdampak pada kebangkitan dan kejahteraan masyarakat desa. Karena, sejatinya, kampus hadir untuk desa.

“Masa depan Indonesia bergantung pada masa depan desa-desa di seluruh Indonesia. Obor besar di Jakarta tidak akan mampu menerangi seantero Indonesia, karenanya dibutuhkan nyala lilin dari Desa-Desa seluruh Indonesia,” tandas Gus Halim.
Kemendes (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kukuhkan Pengurus GOPTKI, Gub Sumsel Titip 3 Hal Ini

    Kukuhkan Pengurus GOPTKI, Gub Sumsel Titip 3 Hal Ini

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.077
    • 0Komentar

     GUBERNUR Sumatera Selatan Herman Deru yang juga Pembina Utama Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI)   Sumsel  mengukuhkan pengurus GOPTKI  Sumsel masa bakti 2015-2020, dengan Renny Devy Nasrun Umar sebagai Ketua DPD GOPTKI Sumsel, pada senin (30/9) siang di griya agung. Dalam arahannya di hadapan para pengurus yang baru saja dilantik dan para tamu dari […]

  • Asmar komit tunjukan ‘political pointed’, dampaknya signifikan terhadap pembangunan di Ogan Komering Ilir

    Asmar komit tunjukan ‘political pointed’, dampaknya signifikan terhadap pembangunan di Ogan Komering Ilir

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 971
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Penjabat (Pj) Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Asmar Wijaya, menyampaikan fungsi Pj sebagai penjabat yang mengisi kekosongan kepala daerah yang habis masa jabatannya. Meski sementara, Asmar berkomitmen penunjukan political pointed ini memberi dampak signifikan terhadap pembangunan di Ogan Komering Ilir.   “Hari ini tepat 8 bulan 26 hari yang lalu saya dilantik sebagai […]

  • Jelang Idul Adha, Cek Daging dari Ancaman PMK di PS Palimo, Ini Hasilnya Ungkap Wawako..

    Jelang Idul Adha, Cek Daging dari Ancaman PMK di PS Palimo, Ini Hasilnya Ungkap Wawako..

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.390
    • 0Komentar

    JELANG perayaan hari raya Idul Adha pada beberapa hari mendatang, Pemerintah Kota Palembang kembali menggelar sidak di Pasar Palimo, Rabu [6/7/2022]. Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Sayuti, daging di Pasar Palimo dinilai aman dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) “Tadi kita sudah cek daging di Pasar Palimo, alhamdulilah […]

  • UHC Muba Capai 100 Persen di Sumsel, Wajar Kalo’ BPJS Kesehatan Kasih Ini, Bupati Sebut Sejalan Dengan RPJMN Pemerintah Pusat

    UHC Muba Capai 100 Persen di Sumsel, Wajar Kalo’ BPJS Kesehatan Kasih Ini, Bupati Sebut Sejalan Dengan RPJMN Pemerintah Pusat

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 727
    • 0Komentar

    BPJS Kesehatan Cabang Palembang memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA atas komitmennya mencapai Universal Health Coverage (UHC) dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS. Piagam penghargaan diberikan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang, Palembang Rudhy Suksmawan Hardhiko usai penandatanganan nota kesepahaman antara BPJS Kesehatan Cabang Palembang dan […]

  • Asprov PSSI Sumsel Gelar Kursus Pengawas Pertandingan

    Asprov PSSI Sumsel Gelar Kursus Pengawas Pertandingan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.175
    • 0Komentar

    ASPROV PSSI Sumsel menggelar kursus pengawas pertandingan. Untuk memenuhi kebutuhan kompetisi yang semakin profesional. Ketua Pelaksana Isham, menjelaskan jika kursus ini yang pertama digelar di kepengurusan Ucok Hidayat. “Sangat susah mendapatkan rekomendasi. Karena setiap kursus atau pelatihan, harus diketahui pusat. Di Sumatera, untuk dua tahun ini, baru Sumsel yang mendapatkan rekomendasi pusat,” ujarnya. Keuntungan ini, […]

  • Pendataan Keluarga 2021, Wabup OKI Pesan Ini Untuk Warga

    Pendataan Keluarga 2021, Wabup OKI Pesan Ini Untuk Warga

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.177
    • 0Komentar

    WAKIL  Bupati OKI, H.M Dja’far Shodiq menjadi orang pertama dalam pendataan keluarga tahun 2021 di lingkungan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kamis (1/4/2021). Shodiq juga secara khusus mengimbau kepada seluruh masyarakat OKI untuk bersedia berpartisipasi dalam pendataan keluarga 2021 dan memberikan data yang valid kepada para petugas lapangan KB Kab. OKI. “Saya mengimbau agar masyarakat Kabupaten […]

expand_less
WordPress Archive Konsultan Kit – Consulting Business Elementor Template Kit Konta – Construction and Real Estate Company WordPress Theme Kontakt – Ajax Contact Form Konte – Minimal & Modern WooCommerce WordPress Theme Konzept – Fullscreen Portfolio WordPress Theme Kooki – Kindergarten Elementor Template Kit Koppy – Coffee Shop & Cafe Elementor Template Kit Koral – Multi-Concept WordPress Theme Kossy – Minimalist eCommerce WordPress Theme Koto – Artist Portfolio WordPress Theme