Kamis, 17 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Wejangan Plt Kepala Dinas Pendidikan Prov. Sumsel Saat Lantik Ketua AGSI Sumsel

Wejangan Plt Kepala Dinas Pendidikan Prov. Sumsel Saat Lantik Ketua AGSI Sumsel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
  • visibility 2.266
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan H. Awaludin, S.Pd., M.Si  mewakili Pj Gubernur Sumsel melantik Kepengurusan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (AGSI) periode 2024-2029 dibawah pimpinan  Ferallia Eka Putri, S.Pd., Gr., M.Pd di ruang serba guna Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Palembang, Sabtu (28/9). Didampingi Presiden Asosiasi Guru Sejarah Indonesia Pusat Dr H Sumardiansyah Perdana Kusuma, S.Pd, Ia memberi wejangannya.

 

Menurutnya guru-guru sejarah punya wadah untuk bertukar informasi,bertukar best practice di sekolah masing-masing.

 

“Harapan kita dalam wadah itu ada brain stroming, ada olah pikir, ada diskusi  yang pada  akhirnya bermuara pada dua hal pembelajaran sejarah lebih efektif,menjadi menyenangkan dan berhasil mampu meningkatkan kualitas pembelajaran,”katanya.

Selain itu, ungkapnya Sumsel  kaya dengan local wisdom (kearifan lokal) yaitu sejarah lokal, kuliner lokal, seni lokal .

 

“ Hari ini untuk mewujudkan itu semua kita hadirkan Komunitas Batang Hari Sembilan (Kobar) sebagai pengisi acara tadi, kita juga mendengarkan pantun karya pak Fir Azwar, itu semua bentuk –bentuk kebudayaan yang ada di Sumsel,”katanya.

 

Dia memaparkan,jika kualitas pembelajaran sudah baik , local wisdom sudah tergali pihaknya berharap ada peningkatan hasil  belajar siswa.

 

Ia berharap lagi,  guru sejarah di seluruh Sumsel  betul –betul memanfaatkan wadah ini yang punya ide, kreativitas , inovasi dalam pembelajaran. “Ini wadahnya agar guru memanfaatkan secara maksimal,” katanya.

 

Ketua AGSI Sumsel  Ferallia Eka Putri, S.Pd., Gr., M.Pd acara ini diikuti guru sejarah dari seluruh kabupaten dan kota di Sumsel.

 

“ Hari ini ramai yang datang karena ada Presiden AGSI langsung dan tadi pelantikan  dipimpin pak Awaludin dan  ada narasumber pak Syafruddin Yusuf,” katanya.

 

Kedepan pihaknya akan melakukan evaluasi kegiatan hari ini apa yang perlu dibenahi dan tentu saja menjadi momentum guru sejarah untuk berkolaborasi  disini kita mendapatkan keluh kesah bagaimana kesejahteraan guru sejarah bagaimana dan bagaimana .

 

“ Yang dilantik hari ini ada 79 orang  karena terlalu banyak yang dipanggil hanya Kepala Departemen dan Wakil Departemen,” katanya.

 

Presiden Asosiasi Guru Sejarah Indonesia Pusat Dr H Sumardiansyah Perdana Kusuma, S.Pd, melihat mengapa mata pelajaran sejarah coba di hilangkan oleh pemerintah, kemudian di reduksi fungsinya, tapi selalu di pidatokan.

 

Pehaman sejarah

“Kita jadi bertanya sebetulnya bagaimana pemahaman sejarah pemerintah terhadap sejarah. Di sini saya ingin buka sedikit program pemerintah yang baru terpilih yakni Prabowo Subianto, poin pertama jelas yakni memperkuat ideologi, memperkuat demokrasi, dan memperkuat asas manusia, kemudian lalu diikuti poin ke delapan. Lalu kalau kita bicara ideologi sebetulnya pintu masuknya dari mana, dan pintu masuknya yakni dari sejarah,” katanya.

 

Menurutnya sejarah juga memiliki kelemahan, apabila tidak diisi dengan ilmu, dengan metologi, maka ideologi yang dibangun pada hari ini akan menjadi alat oleh pengambil kebijakan, alat bagi penguasa bangsa, tapi apabila ideologi isinya ilmu pengetahuan, diisi value/nilai, di sinilah ideologi akan menjadi penuntun yang mana kita sebut sebagai Pancasila.

 

“Jadi tugas kita itu bukan berpuas diri, tapi ke depan penggantian Gubernur, Bupati, Walikota, Kepala Dinas, maka sejarah harus on the track, sejarah harus mengimbangi bagi semua,”katanya.

 

Selain itu menurutnya tidak pernah ada sejarahnya sejarah tidak menjadi mata pelajaran wajib pada dasarnya itu fakta.

 

“Di sini saya mau menyampaikan perspektif Undang-undang, kita itu menabrak Undang-undang, dan sejarah itu disebut sebagai pelajaran wajib di dalam Undang-undang Nomor 2 tahun 1989,”urainya.

 

Saat Megawati Soekarno Putri naik jadi Presiden Republik Indonesia lalu disahkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2009 di sana terjadi kekacauan konstitusi, yang disebut pelajaran wajib bukan lagi sejarah, Matematika, Bahasa Indonesia, Agama dan Budi Pekerti, PPKN IPA, dan IPS, tidak ada nomenklatur sejarah,”tutupnya.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rertorasi Sekanak Lambidaro Segmen Lebak Cindo Rampung Dikerjakan, Pengelolaan Siap Ditindaklanjuti, Harno : Hari Ini Sesuai Namanya “Cindo Nian”

    Rertorasi Sekanak Lambidaro Segmen Lebak Cindo Rampung Dikerjakan, Pengelolaan Siap Ditindaklanjuti, Harno : Hari Ini Sesuai Namanya “Cindo Nian”

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 715
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang rencana akan segera menindaklanjuti terkait pengelolaan Pedestrian Lebak Cindo Sungai Sekanak Lambidaro yang berlokasi di Jalan Radial Palembang. Pasalnya, Rertorasi Sekanak Lambidaro Segmen Lebak Cindo dengan panjang kurang lebih 500 meter tersebut hari ini dinyatakan telah rampung dan segera dapat dinikmati oleh para pengunjung. “Sungai sekanak hari ini sudah cindo nian sesuai […]

  • Dalam Dua Hari Kuota Peserta Festival U-12 SFC Champions League Full Terisi

    Dalam Dua Hari Kuota Peserta Festival U-12 SFC Champions League Full Terisi

    • calendar_month Minggu, 28 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.361
    • 0Komentar

    SEBANYAK 32 kuota tim Festival U-12 SFC Champions League 2021sudah full terisi. Bahkan festifal sepakbola yang terafiliasi dengan klub Sriwijaya FC ini sangat digandrungi dengan antusias peserta yang sudah memenuhi 32 slot tim dalam waktu dua hari setelah resmi pendaftaran dibuka sejak Jumat (26/2/2021). Hal tersebut diungkapkan Direktur Kompetisi SFC Champions League, Ermansyah ketika dikomfirmasi […]

  • Uang Berbentuk Dolar AS, Polri Bongkar Sindikat Uang Palsu, 20 Tersangka Berhasil Diamankan

    Uang Berbentuk Dolar AS, Polri Bongkar Sindikat Uang Palsu, 20 Tersangka Berhasil Diamankan

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 687
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Tidak Pidana Ekonomi Khusus (Dittupideksus) Bareskrim Polri mengungkap jaringan tindak pidana uang palsu pecahan Rupiah dan Dollar Amerika dengan menangkap 20 orang tersangka di lima kota. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., menyebutkan, 20 tersangka tersebut terdiri atas beberapa jaringan, yakni jaringan pengedar uang palsu, pembuat uang […]

  • Kata Dirut BSB : Muba Pertama di Sumsel Gunakan BSB Cash untuk Uji KIR Kendaraan

    Kata Dirut BSB : Muba Pertama di Sumsel Gunakan BSB Cash untuk Uji KIR Kendaraan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.115
    • 0Komentar

    DIREKTUR Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin menyampaikan  terimakasih atas komitmen Pemkab Muba untuk terus bekerjasama dengan BSB, sehingga dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang berguna untuk meningkatkan pelayanan publik. “Hari ini untuk pertama kali di Provinsi Sumsel diluncurkan Uji KIR Kendaraan Bermotor Menggunakan BSB Cash. Selain itu didukung dengan smart card yang sekaligus dapat digunakan untuk […]

  • Agar Kondisi Makanan Siap Saji Aman, 2 Langkah Ini Yang Bakal Dilakukan Pemkot Palembang dan BBPOM

    Agar Kondisi Makanan Siap Saji Aman, 2 Langkah Ini Yang Bakal Dilakukan Pemkot Palembang dan BBPOM

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 901
    • 0Komentar

    “Saya berterima kasih dengan BBPOM untuk peningkatan pengawasan serta pencegahan peredaran makanan dan obat-obatan yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan,”

  • project-hotel-ibis-palembang

    Rugikan PT SBA, Pemda Harus Stop Pengerjaan Hotel Ibis

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.434
    • 0Komentar

    Pemerintah,  baik kota dan provinsi harus menstop pengerjaan pembangunan Hotel Ibis di Jalan Kol.  Iskandar menyusul pengerjaannya banyak merugikan pihak lain.

expand_less
WordPress Archive BookPro – Appointment Booking WordPress Plugin Bookshelf for Real3D Flipbook Addon Bookshop Storefront WooCommerce Theme Bookup Book Store Elementor Template Kit Bookworm – Bookstore & Bookshop WooCommerce Theme Boom – Single Product Shopify Theme BoomBox – Viral Magazine WordPress Theme Boomi – Environment & Ecology WordPress Theme Boos – Business Elementor Template Kit Boosin – Book Store WordPress Theme