Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Kunjungi Pemkot Palembang, Ini Kritikan yang Disampaikan HMI MPO Cabang Palembang, Begini Respon Ratu Dewa

Kunjungi Pemkot Palembang, Ini Kritikan yang Disampaikan HMI MPO Cabang Palembang, Begini Respon Ratu Dewa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
  • visibility 1.237
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HIMPUNAN Mahasiswa Islam (MPO) Cabang Palembang Darussalam berkunjung ke Kantor Pemkot Palembang. Kunjungan itu HMI MPO, diterima Sekretaris Daerah [Sekda] Palembang mewakili Walikota Palembang Harnojoyo.

Isu yang diangkatpun beragam, seperti dimulai dari permasalahan angka kemiskinan Kota Palembang yang masih cukup tinggi, angka pengangguran Kota Palembang yang dinilai sebagai penyumbang terbesar jumlah pengangguran di Sumsel, kasus anak putus sekolah, kasus jumlah balita kurang gizi (stunting) yang jumlahnya masih tinggi dan juga permasalahan toko modern khususnya minimarket-minimarket yang jumlahnya membeludak mencapai angka 500 lebih di Kota Palembang. 

Febri Walanda, Ketua Umum Demisioner HMI Cabang Palembang Darussalam menyampaikan kritiknya terkait permasalahan kemiskinan Kota Palembang beserta turunan dan penyebabnya (mulai dari pendidikan, pengangguran, kesehatan, investasi dan perdagangan) menjadi momok yang menghantui kemegahan infrastruktur Kota Palembang. 

“Wajah Kota Palembang ini ibarat dua mata koin yang saling bertolak belakang, di satu sisi menggambarkan pembangunan infrastruktur yang begitu megah dan wah, di sisi yang lain menggambarkan kondisi pembangunan sumber daya manusia yang memprihatinkan,”katanya dalam paparanya dihadapan Sekda Kota Palembang Ratu Dewa, Senin [8/2/2021].

Hal itu, lanjut dia bisa dilihat dari angka kemiskinan yang masih sangat tinggi menyentuh 2 digit di atas 10%.

Angka pengangguran yang besar, angka kasus stunting yang melebihi 4.000 kasus.

“Belum lagi permasalahan toko moderen yang membeludak dan tidak terkelola dengan baik pembinaan serta penertibannya oleh Pemkot Palembang hari ini yang mengakibatkan rawan terjadinya praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat,”tuturnya.

Akhirnya menurut dia, berujung kepada usaha rakyat kecil yang menjadi korbannya.

“Seperti kalah bersaingnya toko kelontong, warung rakyat dan pasar tradisional akibat hegemoni minimarket-minimarket yang jumlahnya sudah membeludak tersebut,” ujar Febri Walanda.

Atas dasar itu, dia mendesak Pemkot Palembang segera mengeluarkan perwali baru terkait tata kelola, penertiban dan pembinaan toko moderen yang isinya mengatur lebih spesifik lagi perihal teknis penertiban dan pengelolaan toko moderen di Kota Palembang.

“Kita melihat Perwali Nomor 25 tahun 2011 yang dibuat pada masa kepemimpinan Walikota Eddy Santana sebagai payung hukum yang menaungi masalah toko moderen di Palembang ini sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi sosial masyarakat serta kondisi realita yang terjadi terkait toko moderen yang menjamur di Kota Palembang hari ini,”tambahnya.

Karena jelas dia, tidak adanya penjelasan secara rinci dan rigid soal pembatasan zonasi, jarak antar toko, jarak dengan pasar tradisional terdekat dan soal jumlah maksimal toko modern di suatu zona wilayah menjadi poin kritik utama HMI MPO terhadap evaluasi perwali toko Moderen No. 25 tahun 2011 tersebut.

Pemerintah Kota Palembang harusnya segera bergerak cepat melakukan evaluasi secara total dan menyeluruh dalam hal ini agar mampu membuat payung hukum peraturan terbaru terkait toko modern di Kota Palembang yang jumlahnya semakin meresehkan pedagang kecil dan pelaku usaha rakyat.

Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa menyambut dengan baik kritik dan aspirasi dari HMI (MPO) Cabang Palembang Darussalam.

“Kita mengapresiasi kepedulian adik-adik HMI sekalian yang telah datang dengan membawa data kajian serta solusi terkait permasalahan kemiskinan dan toko modern di kota Palembang ini. Semua kritik dan solusi yang telah disampaikan tadi akan jadi pembahasan kami lebih lanjut sebagai bahan masukan yang membangun untuk kemajuan Kota Palembang,” sebutnya.

Sementara Anugra Dwi Putra Kader HMI (MPO) menyayangkan kekurangseriusan Pemerintah Kota Palembang dalam membela hak-hak rakyat kecil,

“Peraturan Toko Moderen di Kota Palembang ini sudah sangat lama dibuatnya, sudah dari tahun 2011, tapi tidak pernah dievaluasi dan dibuat peraturan baru yang lebih relevan dengan kondisi terkini, hingga akhirnya banyak usaha rakyat kecil menjadi terpinggirkan karena adanya monopoli persaingan dari toko modern yang notabenenya dikelola oleh pemodal besar,” ungkap Anugra.

Di ruangan pertemuan tersebut hadir juga Kepala Bappeda Kota Palembang Harrey Hadi, Kepala Dinas Sosial Kota Palembang Heri Aprian, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan M. Affan Prapanca, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang M. Yanurpan Yani yang kesemuanya turut memaparkan data kinerja dan program kerja Pemerintah Kota Palembang selama ini dan rencana kerja Pemkot Palembang kedepan dalam mengentaskan permasalahan kemiskinan di Kota Palembang.[***]

Ril/one

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muba Siap Garap SPBU BBM Satu Harga

    Muba Siap Garap SPBU BBM Satu Harga

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.781
    • 0Komentar

    PEMBANGUNAN SPBU bahan bakar minyak (BBM) satu harga yang saat ini mulai digarap di seluruh Indonesia langsung disikapi oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Bahkan, dalam waktu dekat Kabupaten Muba telah mendapatkan jatah tiga SPBU BBM satu harga dari BPH Migas untuk pembangunan di Kecamatan yakni di Kecamatan Plakat Tinggi, Keluang, dan Babat Toman. Tidak […]

  • Terima Curhat Masyarakat, Pemkab OKI Salurkan Vitamin & Obat untuk Pasien Covid-19 Isoman

    Terima Curhat Masyarakat, Pemkab OKI Salurkan Vitamin & Obat untuk Pasien Covid-19 Isoman

    • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 948
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering melalui Dinas Kesehatan mulai menyalurkan bantuan suplemen vitamin secara gratis kepada ribuan pasien Covid-19 yang sedang melakukan Isolasi Mandiri (Isoman). Bupati OKI melalui Kepala Dinas Kesehatan, Iwan Setiawan, SKM.MKes, Kepala Dinas Kesehatan Kab.OKI mengatakan keselamatan  pasien Covid-19 menjadi hal mutlak yang harus ditangani. Selama ini, banyak aspirasi juga curhatan masyarakat yang mengalami […]

  • Waduh !!, Jalan Poros Primer Pulau Rimau  Berlumpur dan Berlubang, Warga Mengeluh

    Waduh !!, Jalan Poros Primer Pulau Rimau  Berlumpur dan Berlubang, Warga Mengeluh

    • calendar_month Jumat, 1 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.958
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Banyuasin- Jalan Poros Primer 1 menuju Primer 2, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, kondisinya kian memprihatinkan karena berlumpur dan berlubang. Bahkan murid yang akan berangkat ke sekolah terpaksa berjalan kaki hingga puluhan kilometer, akibat buruknya akses jalan menuju ke sekolah mereka. “Ya dek, anak yang akan berangkat dan pulang sekolah harus melewati jalan setapak di […]

  • Integrasi SMS Asli Tingkatkan Kolaborasi Infobip dengan Microsoft Setelah Terapannya di Microsoft Azure

    Integrasi SMS Asli Tingkatkan Kolaborasi Infobip dengan Microsoft Setelah Terapannya di Microsoft Azure

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 802
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Media OutReach, Platform komunikasi cloud global Infobip telah meningkatkan kolaborasinya dengan Microsoft Dynamics 365 Marketing untuk membantu bisnis bertemu pelanggan di saluran pilihan mereka dan meningkatkan laba atas investasi dari kampanye pemasaran. Microsoft telah mengintegrasikan saluran SMS Infobip ke dalam platform pemasarannya, memungkinkan pengguna Dynamics 365 mengirim dan menerima pesan teks untuk […]

  • Meski Dibubarkan, Alex Noerdin Minta Satgas Karhutla Tetap Siaga

    Meski Dibubarkan, Alex Noerdin Minta Satgas Karhutla Tetap Siaga

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 912
    • 0Komentar

    Walaupun sudah dibubarkan, tapi kita siapkan dari hari ini untuk 2018 nanti,”

  • Medali Pertama untuk INA dari Windi CA Atlet Angkat Besi di Olimpiade Tokyo 2020 di Jepang, Menteri Johnny : Berita Baik, Bangkitkan Optimis di Tengah Pandemi

    Medali Pertama untuk INA dari Windi CA Atlet Angkat Besi di Olimpiade Tokyo 2020 di Jepang, Menteri Johnny : Berita Baik, Bangkitkan Optimis di Tengah Pandemi

    • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.966
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengapresiasi atlet angkat besi, Windy Cantika Aisah, yang bertanding pada Olimpiade Tokyo 2020 di Jepang. Windy Cantika mengharumkan nama bangsa dengan merebut medali perunggu pertama dari cabang olahraga angkat besi putri. “Selamat kepada putri terbaik bangsa, Windy Cantika Aisah yang telah mengharumkan nama Indonesia dengan merebut medali perunggu […]

expand_less
WordPress Archive Soluris – Ecology & Solar Energy WordPress Theme Solutech – Security & CCTV WordPress Theme Solvency – Finance & Credit Repair WordPress Theme Sona – Digital Marketing Agency WordPress SongBook – Music School WordPress Theme Sonne - Solar & Renewable Energy Elementor Template Kit Sonoran – Responsive WordPress Coming Soon Plugin Sonus – Podcast & Audio WordPress Theme Sopphie – Creative Responsive Personal WordPress Theme Sorex – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme