Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Kisah Regina, Siswi SMA Pusri Jadi Entrepreneur Muda

Kisah Regina, Siswi SMA Pusri Jadi Entrepreneur Muda

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 1.052
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI Palembang, kota yang terkenal dengan pempek dan Sungai Musi yang tak pernah lelah mengalir, ada sebuah cerita segar yang tak kalah gurih dari lenjer goreng panas. Cerita ini datang bukan dari dapur wong kito, melainkan dari ruang kelas SMA Pusri, di sinilah Regina, seorang siswi yang masih duduk di bangku sekolah, nekat menjajal jalan yang sering bikin orang dewasa keringat dingin dunia wirausaha.

Sementara teman-temannya sibuk menghitung deret aritmatika atau menghafal tabel periodik, Regina justru sibuk memutar otak bagaimana caranya bikin buket cantik dari pipe cleaner. Ya, pipe cleaner, benda yang biasanya cuma jadi mainan prakarya, di tangannya bisa berubah jadi produk manis yang laku dijual. Kalau pepatah bilang, “emas tetaplah emas meski jatuh ke got.” Nah, di tangan Regina, pembersih pipa pun bisa jadi emas.

Ceritanya sederhana, Regina awalnya hanya iseng, seperti anak muda kebanyakan, ia butuh pelarian dari tumpukan PR dan ujian yang kadang lebih menakutkan daripada horor ala KKN Desa Penari. Ia lalu mengutak-atik pipe cleaner, merangkainya jadi buket. Eh…, teman-temannya kagum, dari kagum berubah jadi pesanan, dari pesanan berubah jadi peluang usaha.

Bukankah hidup memang suka begitu?, banyak hal besar lahir dari iseng, tengok saja Mark Zuckerberg, dulu bikin Facebook cuma untuk iseng nyari teman. Sekarang?, teman se-dunia, jadi jangan remehkan iseng, kalau ada jurus ninja dalam bisnis, ya itu berani memulai meski terlihat receh.

Regina tanpa sadar sedang belajar salah satu hukum bisnis value ada di mata orang lain, bagi sebagian orang, pipe cleaner cuma kawat berbulu, tapi di tangan Regina, ia jadi simbol kasih sayang, hadiah ulang tahun, bahkan ekspresi cinta.

Kisah Regina ini muncul dari panggung RBS Studentpreneur, program Rumah BUMN Sumsel dan PT Pusri Palembang. Tema acaranya manis “Jadi Pengusaha Sejak Sekolah” seakan ingin bilang, jangan tunggu ijazah di tangan baru berani dagang. Wong sekarang anak SMA pun bisa mulai usaha.

Acara ini bukan cuma soal teori, ada CEO dan CFO Muda Rumah BUMN Sumsel yang langsung turun tangan, jadi bukan senior-senior pakai jas, melainkan anak muda juga yang ngerti bahasa anak sekolah. Kayak kakak tingkat yang ngajarin cara nembak gebetan lebih nyambung, lebih kena.

Sesi talkshow pun seru, ada materi soal strategi media sosial, cara ngatur tim kecil, sampai tips dagang ala generasi Z. Pokoknya lebih asik dari sekadar catatan kuliah ekonomi yang sering bikin ngantuk.

Di balik suasana serius belajar bisnis, ada juga cerita-cerita ringan, bayangkan, anak SMA biasanya kalau kumpul di kantin ngomongin drama Korea atau harga skin ML (Mobile Legends). Tapi kali ini, mereka diskusi gimana cara bikin margin untung, gimana caranya biar modal gak tekor.

Kalau pepatah bilang, “tak ada rotan akar pun jadi”, di forum ini, pepatahnya berubah menjadi “tak ada modal, kreasi pun jadi”, ada yang cerita jualan stiker, ada yang jualan jajan homemade, bahkan ada yang baru niat buka usaha tapi modalnya masih berupa doa.

Regina sendiri menambahkan humor khasnya, katanya bikin buket dari pipe cleaner itu ibarat bikin relationship. Awalnya ruwet, lama-lama kalau sabar dirangkai, bisa jadi indah,  dan kalau salah lilit sedikit, bisa buyar semua. Nah lho, siapa bilang wirausaha gak ada romantis-romantisnya?.

Oleh karena itu, dari cerita Regina dan teman-temannya, kita belajar satu hal entrepreneur itu soal mentalitas, bukan soal umur. Lahirnya entrepreneur muda di SMA Pusri ini bukti nyata.

Kalau menunggu “sudah siap” baru mulai, mungkin sampai ubanan pun tidak akan ada yang memulai. Regina tidak menunggu modal besar, tidak menunggu pengalaman bertahun-tahun, bahkan tidak menunggu ijazah SMA, ia cukup berani mencoba.

Inilah pelajaran penting yang sering kita lupakan, banyak orang dewasa sibuk menunggu “momentum sempurna”. Padahal momentum itu sering tercipta justru karena kita berani bergerak.

Ada satu banyolan yang muncul di acara ini “Kalau ujian sekolah bisa dibocorkan jawabannya, ujian hidup jawabannya harus dicari sendiri”.

Wadah strategis

Semua ketawa, tapi sebenarnya ada benarnya, ujian sekolah mungkin bikin pusing, tapi ujian hidup jauh lebih pelik. Untungnya, lewat program ini, siswa SMA Pusri tidak hanya disiapkan untuk ujian di kelas, tapi juga ujian di dunia nyata, yakni bagaimana bertahan hidup, bagaimana menciptakan pekerjaan, bagaimana jadi mandiri.

Di sela gelak tawa itu, ada suara yang terasa lebih dalam, yakni CEO Muda Rumah BUMN Sumsel, Awaluddin Alfarisi, tampil dengan gaya ringan khas anak muda. Ia tak sekadar bicara formal, tapi menekankan bahwa program ini adalah bentuk nyata dukungan untuk tumbuhnya wirausaha muda di Palembang.

“Anak-anak muda harus berani bermimpi dan mencoba sejak dini, dengan bimbingan yang tepat, siswa-siswi sekolah sudah bisa belajar mengelola usaha kecil bahkan sebelum lulus sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, VP TJSL Pusri, Alde Dyanrini, ikut menambahkan bahwa RBS Studentpreneur ini adalah wadah strategis, ia percaya, jiwa entrepreneur yang ditanam sejak bangku sekolah adalah fondasi penting untuk keberlangsungan UMKM dan ekonomi lokal.
“Kami percaya bahwa menumbuhkan jiwa entrepreneur sejak sekolah akan menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan UMKM dan ekonomi lokal. Melalui kolaborasi ini, Pusri berharap dapat melahirkan lebih banyak inovator muda di Sumatera Selatan,” jelas Alde.

Dan benar saja, bukti nyata ada di depan mata, Regina dengan buket pipe cleaner-nya yang disambut positif oleh lingkungan sekolah, hingga berpotensi jadi usaha kecil yang terus berkembang. Lebih dari 100 pelajar antusias mengikuti kegiatan ini, membuktikan bahwa semangat generasi muda Palembang untuk berinovasi dan berwirausaha sejak dini memang tidak main-main.

Kisah Regina adalah bukti  hal kecil bisa berubah jadi langkah besar, dari sekadar iseng prakarya, jadi peluang bisnis, dan dari seorang siswi SMA, lahir inspirasi untuk generasi muda Palembang.

Program RBS Studentpreneur pun terbukti lebih dari sekadar seminar,  ia adalah laboratorium hidup yang memberi kesempatan bagi siswa untuk mencoba, gagal, bangkit, lalu berhasil.

Jadi, apa yang bisa kita ambil?, bahwa wirausaha tidak mengenal umur, keberanian lebih penting daripada modal,  dan  setiap orang punya potensi, tinggal bagaimana kita mengasahnya.

Regina salah satu contohnya yang sudah memulai dari buket pipe cleaner, pertanyaannya besarnya, kapan giliran kamu?.

Kalau kata pepatah, “seribu langkah besar dimulai dari satu langkah kecil”, jadi, jangan remehkan langkah kecilmu hari ini, siapa tahu, besok ia jadi cerita besar.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atlet Muba Sudah Berhasil Kumpulkan 39  Medali Emas

    Atlet Muba Sudah Berhasil Kumpulkan 39  Medali Emas

    • calendar_month Rabu, 20 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.522
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Prestasi membanggakan kembali diraih, atlet cabang olahraga dari kabupaten Muba secara bergulir cetak medali emas, perak, dan perunggu dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel XIV di Lahat 2023. Hari ini, Selasa (19/09/2023) pagi Cabor Atletik Muba berhasil meraih dua medali Perunggu diantaranya di Kategori Lompat Jauh Putra raih medali perunggu atas nama Dandi Malik […]

  • sirkuit-jakabaring

    Alex Ngaku Investor Siap Bangun Sirkuit MotoGP

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.400
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengaku sudah ada investor yang tertarik untuk membangun sirkuti balapa MotoG di Palembang 2018.

  • Festival Bidar 2026 Masuk KEN, Saat Sungai Musi Tak Hanya Jadi Panggung Tradisi

    Festival Bidar 2026 Masuk KEN, Saat Sungai Musi Tak Hanya Jadi Panggung Tradisi

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Sungai Musi yang membelah Kota Palembang, Seberang Ulur dan Ilir kembali menjadi pusat perhatian ketika deretan Perahu Bidar melaju membelah arus pada perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia, Senin, (17/8/2026). Ribuan warga dan wisatawan datang menyaksikan Festival Perahu Bidar Tradisional 2026. Ada yang datang untuk menikmati perlombaan, ada pula hanya ingin melihat kembali salah […]

  • Bikin gak nyaman, dan rasa sesak, mata perih, warga Sei-Selayur nikmati kopi di cafe keluhkan bau amoniak Pusri yang menyengat

    Bikin gak nyaman, dan rasa sesak, mata perih, warga Sei-Selayur nikmati kopi di cafe keluhkan bau amoniak Pusri yang menyengat

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.836
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Warga yang tengah nikmati kopi di salah satu cafe teuke aceh di Jalan Lebak Jaya, Kelurahan Sei-Selayur, Kalidoni, Palembang mengeluh dengan bau tak sedap dan tidak nyaman yang bikin sesak dinafas, serta mata perih akibat amoniak PT Pusri Palembang yang dibawah angin ke arah  tersebut. Kebetulan memang cafe tersebut bertepatan tak jauh […]

  • PSBB Diperpanjang, Perwali Juga Direvisi

    PSBB Diperpanjang, Perwali Juga Direvisi

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 908
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang kembali memperpanjang PSBB, selama 14 hari kedepan. Hal tersebut disampaikan Walikota Palembang H. Harnojoyo, seusai rapat evaluasi PSBB bersama forkompinda di rumah dinas, Selasa (2/5). “Setelah memperhatikan usul saran, dan mendengarkan pendapat para dokter, serta tokoh masyarak, maka secara resmi saya sampaikan PSBB di perpanjang selam 14 hari kedepan,”jelas Politisi Demokrat ini. […]

  • Peremajaan Lahan Sawit Muba Jadi Role Model di Indonesia

    Peremajaan Lahan Sawit Muba Jadi Role Model di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.208
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Alex Noerdin, menerima Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Direktorat Jendral Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI, Dono Boestami beserta rombongan di Ruang Rapat Griya Agung. Dalam kesempatan ini terungkap Provinsi Sumsel melalui Musi Banyuasin menjadi percontohan peremajaan lahan sawit di Indonesia. Rabu (09/08)

expand_less
WordPress Archive Ale – eCommerce WordPress Multipurpose Theme Aleb – Event Conference Onepage WordPress Theme Alecta – Creative Agency WordPress Theme Aleos – Business Agency Elementor Template Kit Alert and Notification For Elementor AleSushi – Restaurant WordPress Theme Alex Stone | Gym & Coach WordPress Theme Algori Image and Video Slider Pro for WordPress Gutenberg Algori PDF Viewer Pro for WordPress Gutenberg Alhambra | Islamic Centre WordPress Theme + RTL