Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan-Kaki Bukit » Festival Bidar 2026 Masuk KEN, Saat Sungai Musi Tak Hanya Jadi Panggung Tradisi

Festival Bidar 2026 Masuk KEN, Saat Sungai Musi Tak Hanya Jadi Panggung Tradisi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 20 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Sungai Musi yang membelah Kota Palembang, Seberang Ulur dan Ilir kembali menjadi pusat perhatian ketika deretan Perahu Bidar melaju membelah arus pada perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia, Senin, (17/8/2026).

Ribuan warga dan wisatawan datang menyaksikan Festival Perahu Bidar Tradisional 2026. Ada yang datang untuk menikmati perlombaan, ada pula hanya ingin melihat kembali salah satu tradisi yang sudah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Palembang.

Namun, festival tahun ini memiliki cerita yang lebih besar, pasalnya Perahu Bidar Tradisional 2026 masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Posisi tersebut membuka peluang bagi Festival Bidar untuk tidak berhenti sebagai agenda tahunan dalam memeriahkan kemerdekaan, tetapi berkembang menjadi salah satu kekuatan wisata budaya Palembang.

Sehingga Sungai terpanjang di Pulau Sumatera (sekitar 750 kilometer) ini mempunyai peran penting.

Sementara, Jembatan Amperayang penuh sejarah di atas air Sungai Musi mengalir juga menjadi ikon yang hampir selalu melekat ketika Palembang dibicarakan. Tetapi sungai yang menjadi bagian penting dari sejarah kota itu, karena menyimpan banyak cerita yang dapat dikembangkan menjadi pengalaman wisata.

Festival Bidar adalah salah satunya, keberadaan 12 tim Perahu Bidar Tradisional dan 17 peserta Parade Perahu Motor Hias membuktikan tradisi di atas Sungai Musi masih memiliki daya tarik ketika dikemas dalam sebuah event.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menjelaskan Festival Bidar sebagai momen guna merawat ingatan, identitas, dan kebanggaan masyarakat terhadap sejarah Sungai Musi.

Pernyataan orang nomor satu di kota tertua di Indonesia ini menjadi penting, karena pelestarian tradisi tidak cukup hanya dengan mempertahankan perlombaannya.

Tradisi akan memiliki masa depan ketika generasi berikutnya masih melihatnya sebagai sesuatu yang bernilai, sementara masyarakat luas mendapatkan alasan untuk mengenal dan menikmatinya.

Tradisi menuju wisata

Masuknya Festival Bidar ke dalam KEN 2026 memberikan peluang untuk memperluas cerita tentang Sungai Musi.

Wisatawan yang datang menyaksikan perlombaan sebenarnya tidak harus berhenti di tepian sungai. Mereka dapat diarahkan untuk mengenal kuliner khas, aktivitas masyarakat, seni lokal, produk UMKM, hingga berbagai potensi wisata yang tumbuh di sekitar Sungai Musi.

Dengan pola seperti itu, satu event dapat memberikan efek yang lebih panjang,  Pemerintah Kota Palembang menyebutkan kehadiran festival turut memberi dampak bagi UMKM, industri kreatif, kuliner, dan komunitas seni lokal.

Hal ini membuktikanevent budaya mempunyai potensi untuk menjadi titik temu antara pelestarian tradisi dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Meski demikian, dampak ekonomi sebuah festival tidak seharusnya hanya dilihat dari ramainya lokasi acara dalam satu hari saja. Yang jauh lebih menariknya, jika keramaian tersebut bisa menjadi pintu masuk bagi wisatawan guna mengenal Palembang lebih jauh.

Apalagi, mantan Sekda Pemkot Palembang ini berharap wisatawan yang datang ke Palembang tidak hanya mengenal Jembatan Ampera saja, melainkan juga  dapat menikmati da merasakan kekayaan budaya yang berada di sepanjang Sungai Musi.

Gagasan itu sebenarnya menawarkan pekerjaan rumah sekaligus peluang, jika memang digarap serius.

Jangan berhenti pada lomba

Festival Bidar 2026 memang memiliki pemenang. Kabupaten Ogan Ilir keluar sebagai juara pertama dan memperoleh uang pembinaan Rp25 juta.

Sinar Permata Lahat berada di posisi kedua dengan hadiah Rp22,5 juta. PMPB Sumsel menempati posisi ketiga dengan Rp20 juta.

Berikutnya, juara harapan pertama diraih Dinas Perhubungan Kota Palembang, harapan kedua Kabupaten OKI, dan harapan ketiga Perumda Tirta Musi Palembang.

Untuk Parade Perahu Motor Hias, Perumda Tirta Musi Palembang menjadi pemenang dengan hadiah Rp7,5 juta.

Hasil tersebut tentunya menjadi bagian penting dari catatan Festival Bidar tahun ini. Tetapi jika ingin menjadikan event ini sebagai kekuatan wisata, perhatian tidak boleh berhenti pada siapa yang menang dan siapa yang kalah.

Justru setelah perlombaan selesai, ada pertanyaan yang lebih besar muncul yang patut menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama, bahkan patut juga direnungkan untuk mengisi kemerdekaan.

Salah satunya, yaitu bagaimana membuat orang datang ke Palembang bukan hanya untuk menyaksikan Festival Bidar yang digelar setiap HUT RI saja?

Bagaimana membuat wisatawan yang sudah datang kemudian mengenal lebih banyak potensi Sungai Musi?

Dan bagaimana agar pelaku UMKM, kuliner, komunitas seni, serta masyarakat sekitar ikut mendapatkan manfaat dari berkembangnya event tersebut?

Menurut penulis, pertanyaan-pertanyaan sederhana itulah yang akan menentukan apakah Festival Bidar mampu berkembang menjadi lebih dari sebuah perlombaan tradisional.

Sungai Musi punya cerita panjang

Kekuatan Festival Bidar sebenarnya bukan hanya pada kecepatan perahu atau kekompakan para pendayung.

Ada sejarah, identitas, dan cerita masyarakat yang melekat di dalamnya. Ratu Dewa bahkan mengibaratkan kekompakan para pendayung sebagai gambaran semangat gotong royong yang dibutuhkan dalam membangun Palembang.

Pesan itu sebenarnya sejalan dengan karakter Festival Bidar yang mempertemukan olahraga tradisional, budaya, hiburan, dan aktivitas masyarakat dalam satu ruang.

Oleh sebab itu, masuknya Festival Bidar ke KEN 2026 sebaiknya bisa dijadikan momen untuk memperkuat ekosistemnya.

Informasi sejarah Bidar dapat dibuat lebih mudah diakses. Cerita tentang Sungai Musi juga bisa diperkenalkan kepada wisatawan.

Bahkan yang lebih penting, UMKM dan pelaku ekonomi kreatif dapat diberi ruang semakin kuat bukan hanya di event tahunan, dan satunya lagi komunitas seni lokal pun bisa diberi ruang seluas-luasnya untuk menjadi bagian dari pengalaman wisata.

Dengan begitu, Sungai Musi tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya perlombaan, sebab Sungai Musi bisa menjadi cerita utama.

Festival Bidar boleh berlangsung sehari, tetapi nilai yang dibawanya seharusnya tidak ikut berakhir ketika perahu terakhir mencapai garis finis.

Masuknya Festival Bidar 2026 ke dalam KEN memberikan peluang bagi Palembang untuk membuktikan  tradisi lama masih bisa memiliki tempat dalam wajah pariwisata modern.

Kuncinya sebenarnya bukan mengubah Bidar menjadi sesuatu yang kehilangan akar budayanya.

Tetapi, kekuatan tradisinya yang perlu dijadikan alasan bagi orang untuk datang, melihat, mengenal, dan akhirnya ingin kembali. Artinya semua disajikan memilik rasa di wisatawan baik lokal maupun luar.

Sebab Sungai Musi bukan hanya bagian dari sejarah Palembang, di sana (Musi) masih ada budaya, masyarakat, cerita, dan peluang yang bisa terus dikembangkan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hindari Calo, Masyarakat Harus Pesan Tiket Melalui Aplikasi Ferizy

    Hindari Calo, Masyarakat Harus Pesan Tiket Melalui Aplikasi Ferizy

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.235
    • 0Komentar

    DIREKTUR Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi, mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan dengan kapal penyeberangan untuk membeli tiket via aplikasi Ferizy. Hal ini sekaligus untuk mencegah adanya penjualan tidak resmi tiket oleh oknum calo. “Kami menerima laporan bahwa pada arus balik ini ada oknum yang memanfaatkan kondisi puncak arus balik ini dengan […]

  • Ikut Pemilu 2019,  Partai Tommy Soerharto Adakan Sekolah Politik

    Ikut Pemilu 2019, Partai Tommy Soerharto Adakan Sekolah Politik

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.280
    • 0Komentar

    Partai Berkarya menjadi salah satu konstentan Pemilu 2019

  • OPPO Rancang Solusi Sinyal 5G yang Luar Biasa di Find X5 Pro dengan Pengalaman yang Lebih Baik, Lebih Cepat, dan Lebih Kuat

    OPPO Rancang Solusi Sinyal 5G yang Luar Biasa di Find X5 Pro dengan Pengalaman yang Lebih Baik, Lebih Cepat, dan Lebih Kuat

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 802
    • 0Komentar

    SHENZHEN, CHINA – Pada tahun 2025, jaringan 5G diharapkan dapat melayani sepertiga populasi dunia. Sebagai bagian dari upaya tanpa henti untuk kesempurnaan, OPPO mengembangkan solusi smartphone 5G yang memberikan pengalaman tak tertandingi, menawarkan koneksi 5G yang stabil dan tanpa kompromi kepada pengguna untuk kenikmatan maksimal. Meletakkan fondasi Kualitas sinyal ponsel cerdas ditentukan oleh antenanya, dan […]

  • BI akan Beli SBN Sebesar Rp439 Triliun

    BI akan Beli SBN Sebesar Rp439 Triliun

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 691
    • 0Komentar

      MENTERI Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa Bank Indonesia (BI) akan membeli surat berharga negara (SBN) sebesar Rp439 triliun di primary market dan private placement. Menurut Menkeu, langkah BI tersebut dilakukan melalui mekanisme burden sharing dengan Bank Indonesia (BI) yang telah disepakati bersama Pemerintah dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) III. “SKB III ini […]

  • Indentitas dan Tempat Sudah Diketahui, Polri Pastikan Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Ditangkap

    Indentitas dan Tempat Sudah Diketahui, Polri Pastikan Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 731
    • 0Komentar

    MABES Polri memastikan pelaku pembunuhan ibu, TH, 55, dan anak, AMR, 23, di Subang, Jawa Barat, akan tertangkap. Polisi terus melakukan penyidikan. “Yakinlah bahwa penyidik terus menyidik, apalagi telah dibantu Bareskrim Polri. Tim Puslabfor juga turun, kemudian Tim Inafis juga turun untuk mengungkap kasus ini,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat […]

  • Rayakan HUT ke-77, Walikota Apresiasi TNI AU Ikut Serta Atasi Stunting di Palembang

    Rayakan HUT ke-77, Walikota Apresiasi TNI AU Ikut Serta Atasi Stunting di Palembang

    • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.420
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id – Wali Kota (Wako) Palembang Harnojoyo bersama Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda  menghadiri langsung bakti sosial dan pengobatan massal dalam  rangkaian peringatan HUT TNI AU ke 77 di Kampung Dirgantara Sukarame Palembang, Selasa (7/3). Kegiatan yang secara langsung dibuka Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang Kolonel Pnb Sigit Gatot Prasetyo, Wako Palembang Harnojoyo […]

expand_less
WordPress Archive Florentine – Responsive Magazine Theme Floret – Creative Multipurpose WordPress Theme Floria — Gardening & Landscaping WordPress Theme Florian – Responsive Personal WordPress Blog Theme Floristy – Florist & Flower Boutique Elementor Template Kit Floury Cake & Pastry Elementor Template Kit Flow – Creative Blog WordPress Theme Flow-Flow – WordPress Social Stream Plugin Flow Gallery – Multimedia Gallery WordPress Plugin Flowto – Startup & SaaS WordPress Theme