Jumat, 21 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » “Judi Digital, Anak Ayam di Tangan Serigala” [Ruang Digital Indonesia antara Layar Cerah & Bahaya Gelap]

“Judi Digital, Anak Ayam di Tangan Serigala” [Ruang Digital Indonesia antara Layar Cerah & Bahaya Gelap]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
  • visibility 717
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – “Di dunia maya, jangan cuma bisa nyambi joget TikTok dan jualan skincare, tapi juga harus bisa jadi polisi moral buat diri sendiri,”. Begitulah kira-kira pepatah generasi sekarang yang harus kita cetak tebal di kepala dan hati. Karena hari ini, ruang digital kita bukan cuma panggung buat meme lucu, podcast patah hati, atau jualan nugget sapi rasa ayam, tapi juga ladang ranjau berisi konten negatif, judi online, dan tontonan tak layak usia yang menyusup seperti maling tetangga yang tahu kapan pagar rumah longgar.

Data terbaru dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang kini dipimpin  Meutya Hafid membuka mata kita bahwa ruang maya sudah tak lagi bisa dibiarkan jadi “sawah digital” yang ditanami sembarangan. Selama periode 20 Oktober 2024 hingga 23 April 2025, Komdigi telah menangani lebih dari 1,3 juta konten perjudian online. Ini bukan angka hasil ngitung dadu, tapi data valid yang terdiri dari 1.192.000 situs judi dan 127.000 konten di media sosial.

Bayangkan, itu seperti satu desa isinya semua bandar, dan semua warganya main slot!

Ruang digital itu seperti pasar malam, ramai, gemerlap, tapi penuh jebakan. Bisa jadi hiburan, bisa juga jadi lubang jeblosan. Karena itu, Komdigi meluncurkan jurus pamungkas bernama SAMAN, Sistem Kepatuhan Moderasi Konten.

Tujuannya? Supaya platform digital tak lamban dalam menghapus konten negatif. Untuk konten berisiko tinggi harus diberesin dalam waktu 4 jam, dan konten lainnya dalam 24 jam. Gagal? Ya jangan salahkan kalau negara datang bawa palu hukum.

Selain itu, lahirlah juga PP Tunas (Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital). Kita harus akui, PP ini adalah semacam “sabuk pengaman digital” buat anak-anak, supaya mereka tidak tersesat menonton konten yang bahkan orang dewasa pun belum tentu tahan mental.

Menteri Meutya Hafid dengan kalimat lantang berkata, “Ruang digital yang sehat adalah hasil kolaborasi seluruh elemen bangsa.” Nah, ini penting, Sobat Netizen! Pemerintah ibarat orang tua yang udah masak rendang dan sayur asem, tapi kalau anak-anaknya malah milih makan micin dan nonton live streamer yang isinya judi, ya sia-sia juga.

Anggota III BPK RI, Akhsanul Khaq, datang memberi “rapor digital” buat Komdigi. Ternyata, Komdigi berhasil menindaklanjuti 82,2% rekomendasi BPK, melebihi rata-rata nasional yang cuma 75%. Ini prestasi, bro! Tapi jangan cepat puas. Masih ada pekerjaan rumah yang belum kelar, terutama soal penyelesaian kerugian negara.

Dan buat yang seneng nonton drama Korea, ini bukan waktunya baper karena pacar fiktif. Saatnya ikut bantu jaga ruang digital dengan cara paling sederhana jangan bagikan konten hoaks, jangan jadi admin grup WA keluarga yang isinya video aneh-aneh, dan jangan diam saat temanmu tersesat di dunia slot online.

“Scroll-mu adalah masa depanmu.” Jangan sampai jempolmu justru jadi penyebab bangsa jadi rusak akhlaknya.”Kalau kamu merasa ruang digital makin sesak, mungkin karena kamu belum jadi bagian dari solusi.” Jadi relawan konten positif, bukan produsen konten cacing dan ikan cupang.”Jangan biarkan algoritma menentukan masa depanmu.” Pilih tontonanmu dengan akal, bukan dengan nafsu atau FOMO. “Berpikirlah sebelum klik.” Karena satu klikmu bisa jadi tiket masuk ke lubang hitam digital.

Ruang digital kita seperti kolam besar  ada ikan mas, ada ikan lele, tapi ada juga buaya. Kalau tak hati-hati, kita bisa diseret ke dalam arus konten negatif yang melenakan. Peran negara dalam hal ini Komdigi sudah cukup garang. Tapi tanpa kesadaran warga, semua cuma jadi semacam “jaring bolong” masuk satu, keluar seribu.

Jadi, ayo kita jaga kolam ini. Bukan cuma demi anak bangsa, tapi juga demi mata kita yang sudah terlalu lelah menatap layar penuh dosa. Kalau dulu ada pepatah, “Mulutmu harimaumu,” sekarang berlaku yang baru. “Jempolmu, jembatan ke neraka atau surga digitalmu,” atau “Main HP boleh, asal jangan sampai HP-mu yang mainin imanmu,”. [***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Peserta Ikuti Joy Run Walk Shop (JWRS)

    Ribuan Peserta Ikuti Joy Run Walk Shop (JWRS)

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 967
    • 0Komentar

    RIBUAN peserta Joy Run Walk Shop (JRWS) di halaman parkir Transmart Carrefour Palembang City Center, kemarin.  Acara ini diadakan oleh Transmart Carrefour Palembang City Center Adapun JWRS terbagi menjadi dua kategori yaitu JWRS 5K dan JWRS 10K, dengan masing-masing start dan finish di Transmart Carrefour Palembang City Center. Perwakilan dari PT Trans Retail, Toni Afrizal […]

  • PWI Peduli Galang Dana untuk Perangi COVID- 19

    PWI Peduli Galang Dana untuk Perangi COVID- 19

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    PWI Peduli, Lembaga Sosial, Jaringan pers berbagi dibawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat memberi kesempatan kepada masyarakat/perusahaan/lembaga pemerintah dan swasta untuk  menyisihkan dana bantuan melalui PWI Peduli. Bantuan yang terkumpul akan digunakan untuk membeli perlengkapan  memerangi  virus corona (covid 19), serta memberi bantuan pangan bagi warga terdampak  terdampak Covid 19. Donasi akan disalurkan langsung […]

  • Usulan Raperda Pembentukan BUMD Agribisnis ke DPRD Sumsel

    Usulan Raperda Pembentukan BUMD Agribisnis ke DPRD Sumsel

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.785
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru secara langsung menyampaikan penjelasan pengajuan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Sumsel pada rapat paripurna ke XV DPRD Provinsi Sumsel, Senin (31/8). Dimana tiga raperda yang disampaikan tersebut meliputi raperda tentang pembentukan BUMD Agri Bisnis, raperda tentang perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah prodexim menjadi perusahaan perseroan daerah prodexim (Perseroda) […]

  • Masih Pandemi Covid, Menag Minta PPIU Patuhi Prokes Penyelenggaraan Umrah

    Masih Pandemi Covid, Menag Minta PPIU Patuhi Prokes Penyelenggaraan Umrah

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 600
    • 0Komentar

    MENTERI Agama Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan (prokes) jika penyelenggaraan umrah bagi jemaah Indonesia sudah dibuka apalagi pandemi belum berakhir. Pesan ini disampaikan Menag saat memberi sambutan pada Pembukaan Mukernas Amphuri (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia) tahun 2021 secara daring di Jakarta, Kemaren. Menag […]

  • Bupati Sampaikan 5 Raperda Inisiatif & DPRD Usulkan Raperda Prakarsa Kabupaten Muba

    Bupati Sampaikan 5 Raperda Inisiatif & DPRD Usulkan Raperda Prakarsa Kabupaten Muba

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.862
    • 0Komentar

     Dengan menjalankan protokol kesehatan, guna waspada Covid-19, serta keberadaan anggota dewan yang secara fisik diberi jarak satu meter dan menggunakan masker serta memanfaatkan aplikasi zoom clouds meeting.   RAPAT Paripurna Masa Persidangan II Rapat ke-5 dan ke-6 dalam rangka Paripurna Penetapan Program Pembentukan Perda, Penyampaian Penjelasan Raperda Inisiatif Eksekutif oleh Bupati dan Raperda Prakarsa DPRD […]

  • Sosialisasi Kesadaran Bela Negara untuk Kaum Milenial

    Sosialisasi Kesadaran Bela Negara untuk Kaum Milenial

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 985
    • 0Komentar

    TIM Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN), Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), Pola Asuh, dan Simulasi di Joglo Griya Agung, Rabu (23/10). Sosialisasi tersebut dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan Hj. Febrita Lustia Herman Deru atau akrab disapa Feby Deru. Kegiatan ini diikuti sebanyak 51 orang […]

expand_less
WordPress Archive Infy vCard Saas : Digital Business Card Builder INGENISM – Architectural Design Agency Elementor Template Kit Inglis – Language Course WordPress Elementor Template Kit Inhouse – Modern Design Interior Elementor Template Kit Inilabs School Express : School Management System Initiative – Interior Design & Architect Company WordPress Theme Iniya – Beauty Store, Cosmetic Theme Ink — A WordPress Blogging theme to tell Stories INKA – Retro Responsive WordPress Theme Inkscape – Tattoo WordPress Theme