Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Guru Khawatir Tersandung Hukum Saat Disiplinkan Siswa

Guru Khawatir Tersandung Hukum Saat Disiplinkan Siswa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 45 menit yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Persoalan perundungan di lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tantangan bagi peserta didik, tetapi juga menghadirkan dilema bagi tenaga pendidik. Di tengah upaya membangun lingkungan belajar yang aman dan bebas kekerasan, guru kini dituntut lebih berhati-hati saat menegakkan kedisiplinan karena khawatir tindakan yang dilakukan berujung pada persoalan hukum.

Hal itu disampaikan Kepala SMK Negeri 2 Palembang, H. Suparman, S.Sos., saat kegiatan Sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Kekerasan di Lingkungan Sekolah yang digelar Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Selatan di aula sekolah tersebut, Selasa (29/7).

Menurut Suparman, mendidik siswa memerlukan pendekatan yang disesuaikan dengan karakter masing-masing. Dalam kondisi tertentu guru harus mengedepankan pendekatan persuasif, namun pada situasi lain diperlukan ketegasan agar proses pembinaan berjalan efektif.

“Pendidik ini ibarat meluruskan tulang yang bengkok. Kalau terlalu lembut ia tetap bengkok, tapi kalau terlalu keras ia bisa patah. Strategi mendidik kami tentu ada kalanya lembut, dan ada kalanya tegas,” ujarnya.

Ia mengakui, penerapan berbagai regulasi terkait perlindungan anak dan hak asasi manusia membuat sebagian guru merasa serba salah ketika memberikan pembinaan kepada siswa. Kekhawatiran muncul karena tindakan yang dimaksudkan untuk menegakkan disiplin dikhawatirkan dapat ditafsirkan sebagai bentuk kekerasan.

Oleh karena itu, Suparman menilai diperlukan pemahaman yang sama mengenai batasan antara tindakan disiplin dan kekerasan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, kepastian hukum juga penting agar guru dapat menjalankan tugas pembinaan tanpa rasa takut, selama tetap mengedepankan prinsip perlindungan terhadap peserta didik.

Ketua BKOW Sumatera Selatan Hj. Lidyawati Cik Ujang mengajak para siswa untuk berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari praktik perundungan. Ia menegaskan sekolah seharusnya menjadi rumah kedua yang memberikan rasa nyaman bagi seluruh peserta didik.

Dalam sesi dialog, Lidyawati mengundang siswa untuk menyampaikan pengalaman maupun pandangan mereka terkait perundungan di sekolah. Menurutnya, keberanian berbicara menjadi langkah awal untuk mencegah kasus serupa terus berulang, sekaligus menumbuhkan rasa empati di kalangan pelajar.

SMKN 2 Palembang saat ini memiliki 2.695 siswa yang tersebar pada sembilan program keahlian. Dengan jumlah peserta didik yang besar, edukasi mengenai pencegahan perundungan dan kekerasan dinilai menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

Sosialisasi tersebut menghadirkan tiga narasumber dari berbagai bidang, yakni psikolog RG Bambang Harijanto, perwakilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Dwi Noviani, serta advokat Ridho Junaidi. Ketiganya memberikan materi mengenai dampak perundungan dari sisi psikologis, perlindungan anak, hingga aspek hukum agar warga sekolah memiliki pemahaman yang utuh dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan di lingkungan pendidikan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “IP Lokal, Tumbler, dan Stiker Si Kaktus Ramah Lingkungan: Cara Baru Ngegas Isu Hijau Lewat Dagelan Digital!”

    “IP Lokal, Tumbler, dan Stiker Si Kaktus Ramah Lingkungan: Cara Baru Ngegas Isu Hijau Lewat Dagelan Digital!”

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 561
    • 0Komentar

    DULU, kalau kita ngomong soal cinta lingkungan, bayangan yang muncul pasti langsung nenek-nenek sekarung botol Aqua, anak pramuka nanam pohon, atau pejabat nunduk pas tanam mangrove demi foto Instagram. Tapi sekarang, zaman sudah masuk babak baru isu lingkungan sudah naik kelas  dari sekadar slogan menjadi strategi branding yang kece, dari sekadar tanam pohon jadi tanam […]

  • IPC Palembang Periksa Kapal Asing & Dalam Negeri di Ambang Luar

    IPC Palembang Periksa Kapal Asing & Dalam Negeri di Ambang Luar

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.081
    • 0Komentar

    PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang/IPC Palembang melakukan kunjungan ke Stasiun Tanjung Buyut – Banyu Asin (+- 100km dari Kota Palembang) untuk melihat kesiapan fasilitas pandu dan fasilitas yang disediakan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Palembang, Kamis [23/4/2020]. Kunjungan tersebut juga  untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap kapal–kapal asing atau dalam negeri di ambang […]

  • Tips Ala Menkes Agar Masyarakat Terhindar dari Penyakit Bahaya..

    Tips Ala Menkes Agar Masyarakat Terhindar dari Penyakit Bahaya..

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 701
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Banten – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin membagikan tiga pesan penting kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup lebih sehat, terhindar dari penyakit berbahaya.   ”Untuk sehat itu perlu ada usaha dan ilmunya. Saya kasih 3 tips mudah agar sehat. Ini harus kita terapkan dengan konsisten, karena akan membuat hidup kita lebih baik,” […]

  • Alek Trisuyatno Partai Hanura Melaksanakan Reses III di Sungai Pasir

    Alek Trisuyatno Partai Hanura Melaksanakan Reses III di Sungai Pasir

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 721
    • 0Komentar

    ALEX Trisuyatno Partai Hanura melaksanakan reses masa persidangan II Tahun 2024 – 2025, selama 6 Hari, mulai 25 sampai 30 Juni di beberapa desa KecamatanCengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (2/7/25). Adapun Desa yang dikunjungi meliputi, Desa Sungai Pasir Kecamatan Cengal. Dalam agenda reses tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat, tokoh pemuda. Tampak disambut […]

  • Ini Komentar Peserta Kongres Nasional PABI Tentang Palembang

    Ini Komentar Peserta Kongres Nasional PABI Tentang Palembang

    • calendar_month Senin, 2 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Kemajuan pembangunan Kota Palembang yang sangat pesat mendapat tanggapan dari berbagai peserta Kongres Perhimpunan Dokter Ahli Bedah Indonesia (PABI) terlebih tak lama lagi Palembang akan menjadi salah satu Tuan Rumah Asian Games. Menurut, salah satu peserta Dokter Ahli Bedah yang berasal dari Provinsi Jawa Barat Yuda menilai kongres Nasional ini bagus, meriah […]

  • Ketika APBD Menyempit, Daerah Mulai Lirik “Uang Patungan” Bernama Obligasi

    Ketika APBD Menyempit, Daerah Mulai Lirik “Uang Patungan” Bernama Obligasi

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DI HOTEL Aston Palembang, Selasa kemarin suasana bukan seperti orang lagi arisan RT yang rebutan doorprize minyak goreng. Namun kalau disederhanakan sedikit dengan gaya kampung, hal ini mirip-mirip “arisan pembangunan,” hanya saja yang dibahas bukan iuran 50 ribu per orang, melainkan skema besar bernama obligasi daerah. Dan di tengah forum Sarasehan Kebangsaan MPR RI itu, […]

expand_less
WordPress Archive Optimize – SEO, Digital Marketing, Social Media Theme Optin Monster Jetpack CRX Addon Optivis - Consulting & Business Advisor Elementor Template Kit Optometry – Optician & Optics Theme Oracle – AI Prediction & Analytics Agency WordPress Theme OralHealth - Dental Clinic & Medical Elementor Template Kit Orange CV-Creative Portfolio Elementor Template Kits OrangeBee – Agency Template Kit Orbius – Creative Agency and Portfolio Theme Order Notifications for WooCommerce