Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Tuan Rumah Pertemuan G20, Indonesia Ajak Dunia Berkolaborasi untuk Pulihkan Bersama Perekonomian

Tuan Rumah Pertemuan G20, Indonesia Ajak Dunia Berkolaborasi untuk Pulihkan Bersama Perekonomian

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
  • visibility 863
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDONESIA akan memegang Presidensi Group of 20 (G20) pada tahun 2022. Serah terima dari Italia kepada Indonesia akan dilakukan di Konferensi Tingkat Tinggi G20 (KTT G20) atau G20 Leaders’ Summit di Roma, Italia pada 30-31 Oktober 2021.

Ini merupakan kali pertama Indonesia terpilih sebagai Presidensi G20, sejak dibentuknya G20 pada tahun 1999. Selama masa Presidensi, Indonesia berperan menentukan agenda prioritas dan memimpin rangkaian pertemuan G20.

“Presidensi G20 Indonesia secara resmi akan dimulai dari 1 Desember 2021 sampai dengan 30 November 2022 dengan tema utama adalah recover together, recover stronger yang salah satunya artinya pulih bersama dan tangguh bersama,” kata Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto saat press briefing virtual bertajuk “Menuju Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022” pada Selasa (14/9/2021)
di Jakarta.

Setidaknya tiga manfaat yang akan didapatkan oleh Indonesia kala ditunjuk memegang Presidensi G20 dari aspek ekonomi, yakni terbukanya peluang peningkatan konsumsi domestik yang dapat capai Rp1,7 triliun, penambahan PDB yang diperkirakan akan mencapai sekitar Rp7,47 triliun, dan terdapat pelibatan tenaga kerja sekitar 33.000 pekerja di berbagai sektor industri di masa mendatang.

“Tentunya ini akan mendorong confidence dari investor global untuk percepatan pemulihan ekonomi yang mendorong kemitraan global yang saling menguntungkan,” tutur Menko Perekonomian.

Untuk mencapai tujuannya, Forum G20 melakukan pertemuan berjenjang dalam dua jalur, yaitu Finance Track (Jalur Keuangan) dan Sherpa Track (Jalur Sherpa). Jalur Keuangan yang dikoordinasikan Kementerian Keuangan dan Bank Sentral, akan fokus pada isu makroekonomi, fiskal, moneter dan keuangan. Pembahasan Jalur Keuangan dilakukan dari tingkat Kelompok Kerja (Working Group), hingga tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral.

Sementara, Jalur Sherpa yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian dan Kementerian Luar Negeri, akan berfokus pada pembahasan area kerja sama non-keuangan. Di antaranya, pembangunan, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, energi, lingkungan dan perubahan iklim, pertanian, ekonomi digital, anti korupsi, perdagangan-investasi-industri, pariwisata dan pemberdayaan perempuan.

Pada Jalur Sherpa terdapat 11 Kelompok Kerja (Working Group) dan 1 kelompok inisiatif yang diampu berbagai kementerian dan lembaga terkait, serta 10 pertemuan non-pemerintah atau Engagement Group.

“Inklusivitas adalah kata kunci Presidensi G20 Indonesia. Indonesia tidak hanya akan memperhatikan kepentingan anggota G20 saja, namun juga kepentingan negara berkembang dan kelompok rentan. Ini memang merupakan DNA politik luar negeri Indonesia,” kata Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi pada saat yang sama.

Berkaca ketika Indonesia menjadi Anggota Dewan Keamanan PBB beberapa waktu yang lalu, Indonesia dikatakan Menlu Retno telah kerap kali menjembatani berbagai kepentingan negara berkembang ke forum internasional. Hal ini tentunya akan terus dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia ketika secara resmi ditunjuk untuk memegang Presidensi G20.

“Indonesia akan memberikan perhatian besar kepada negara berkembang di Asia Afrika dan Amerika Latin termasuk negara-negara kepulauan kecil di Pasifik dan Karibia. Kita juga akan merangkul keterlibatan berbagai kalangan perempuan, pemuda, akademisi, dunia usaha dan parlemen,” kata Menlu Retno.

Indonesia siap petik manfaat
Presidensi G20 Indonesia diharapkan dapat berkontribusi mendukung pemulihan ekonomi domestik, melalui rangkaian pertemuan secara kumulatif yang menghadirkan ribuan delegasi dari seluruh negara anggota dan berbagai lembaga internasional.InfoPublik. (***)

Ril

Kehadiran para delegasi berpotensi memberi manfaat bagi perekonomian Indonesia, baik secara langsung, terhadap sektor jasa; perhotelan, transportasi, UMKM, dan sektor terkait lainnya, maupun secara tidak langsung melalui dampak terhadap persepsi investor dan pelaku ekonomi.

“G20 memiliki peranan yang sangat strategis di dalam membahas berbagai isu global yang dapat mengancam pertumbuhan dan perekonomian serta stabilitas ekonomi dan keuangan,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani.

G20 dikatakan Menkeu merupakan forum internasional yang sangat strategis. Selain karena keanggotaannya terdiri dari kombinasi negara maju dan berkembang, secara keseluruhan negara-negara G20 merupakan 66 persen populasi dunia yang menguasai 85 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dunia.

Menkeu memaparkan, “Prakarsa global G20 secara nyata diwujudkan dalam menangani tantangan global antara lain penanganan krisis, arsitektur keuangan internasional, perdagangan internasional, pengembangan infrastruktur, perpajakan internasional dan penguatan Global Partnership.”

Lebih lanjut, melalui tema Pulih Bersama, kata Menkeu, negara-negara akan membahas bagaimana strategi dan cara untuk dunia keluar dari pandemi.

Saat yang sama pula Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menambahkan bahwa untuk mendorong pemulihan ekonomi dunia yang merata dan pertumbuhan ekonomi yang makin kuat dan berkelanjutan, maka Presidensi Indonesia akan mengangkat sejumlah agenda prioritas di Jalur Keuangan.

Pertama, adalah bagaimana melindungi negara-negara berkembang dari efek limpahan yang ditimbulkan oleh normalisasi kebijakan di negara-negara maju. Kedua, bagaimana membantu berbagai sektor yang paling terdampak oleh pandemi melalui penguatan efisiensi dan produktivitas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Ketiga, prinsip-prinsip yang perlu menjadi acuan dalam pengembangan uang digital yang diterbitkan oleh bank sentral (Central Bank Digital Currency). Keempat bagaimana memperkuat sistem pembayaran untuk transaksi pembayaran lintas negara secara lebih cepat, murah, dan aman.

Kelima, bagaimana mengembangkan sumber-sumber pembiayaan yang dapat mendukung upaya dunia dalam mengatasi perubahan iklim (sustainable finance), termasuk menangani risiko transisi menuju ekonomi rendah karbon.

“Keenam, bagaimana mendorong perluasan inklusi keuangan melalui pemanfaatan digitalisasi ekonomi dan keuangan. Ketujuh, bagaimana mengembangkan sistem perpajakan internasional yang dapat mengoptimalkan penerimaan pajak di era digital,” ujar Perry

Panitia Nasional yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden No. 12 Tahun 2021 tentang Kepanitiaan Nasional Penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia, telah melakukan persiapan logistik dan infrastruktur untuk bersiap menerima tamu dunia dan memastikan kesuksesan penyelenggaraan pertemuan G20 selama
setahun mendatang.

“Kami mempersiapkan dukungan komunikasi dan teknologi termasuk diantaranya mengkoordinasikan kegiatan bidang komunikasi dan media. Serta mengelola dan melaksanakan pelayanan informasi media dan jurnalis,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny Gerard Plate.

Selama ini Indonesia dikenal sebagai negara yang selalu sukses menggelar berbagai kegiatan konferensi skala internasional maupun kegiatan lainnya. Oleh karena itu, dalam rangka melanjutkan citra Indonesia di mata dunia tetap seperti hal di atas, maka TNI dan Polri akan mengamankan penyelenggaraan kegiatan ini
dengan optimal. “Kami siapkan untuk mengamankan pelaksanaan presidensi G20 serta sudah bertekad untuk tidak memberikan toleransi atas munculnya ancaman dalam bentuk apapun,” kata Menteri Koodinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD.

Semua hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan di atas, lanjut Mahfud, dipastikan aman dari ancaman penyebaran wabah global COVID-19. Pemerintah saat ini telah menyiapkan sistem aplikasi yang dipergunakan dalam mengantisipasi penyebaran wabah tersebut ketika penyelenggaraan G20 berlangsung di tanah air dalam beberapa waktu ke depan.

“Menyiapkan sistem aplikasi untuk track and trace dalam upaya untuk mengontrol penyebaran COVID-19,” katanya.InfoPublik (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Masuk Program Bansos, BLT Minyak Goreng Akan Lebih Cepat

    Sudah Masuk Program Bansos, BLT Minyak Goreng Akan Lebih Cepat

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 703
    • 0Komentar

    DIREKTUR Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata mengatakan proses penganggaran program bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng tersebut bisa dilakukan lebih cepat karena sudah masuk dalam Bansos. “Program ini (BLT Minyak Goreng) sudah dimasukkan sebagai bagian dari program bantuan sosial (bansos) pangan dan menjadi satu dengan program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung, dan […]

  • Guru Sekolah Rakyat & Tukang Sulap Masa Depan

    Guru Sekolah Rakyat & Tukang Sulap Masa Depan

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 818
    • 0Komentar

    MISALNYA sebuah kelas di Sekolah Rakyat, anak-anak duduk di bangku, matanya berbinar, seperti kertas kosong yang menunggu tinta ajaib. Di depan kelas berdiri seorang guru bukan sekadar guru, tapi seorang tukang sulap masa depan. Dengan kapak ilmu dan tongkat kreativitas, ia mengubah anak-anak biasa menjadi pengubah masa depan. Ya, jangan heran kalau besok lusa ada […]

  • Pemprov Salurkan Ribuan Paket Sembako dari Kemenkumham RI ke Warga Sumsel

    Pemprov Salurkan Ribuan Paket Sembako dari Kemenkumham RI ke Warga Sumsel

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.079
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru diwakili Asisten III  Bidang Administrasi dan Umum Pemprov Sumsel, Prof Edward Juliartha secara simbolis menerima sekaligus melepas ribuan paket sembako dan APD dari Kementerian Hukum dan HAM RI untuk diberikan kepada masyarakat Sumsel. Penyerahan simbolis dan pelepasan sembako dilakukan secara virtual di halaman kantor Gubernur melalui video conference di Command Centre  Rabu […]

  • BPK Hitung Kerugian Negara di Kasus KUR OKI

    BPK Hitung Kerugian Negara di Kasus KUR OKI

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    PROSES penyidikan dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Ogan Komering Ilir memasuki tahapan penghitungan kerugian negara,  Rabu kemarin Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir mengajukan dan memaparkan permohonan perhitungan kerugian keuangan negara di hadapan Badan Pemeriksa Keuangan. Ekspose tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyaluran KUR pada salah satu […]

  • OPPO Luncurkan Tantangan Inspirasi 2023, Investasikan USD 0.000 untuk Memanggil Solusi Teknis Inovatif

    OPPO Luncurkan Tantangan Inspirasi 2023, Investasikan USD $440.000 untuk Memanggil Solusi Teknis Inovatif

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 757
    • 0Komentar

      SHENZHEN, CHINA – OPPO Research Institute, bersama dengan mitra global Qualcomm Technologies, GSMA 5G IN, Amazon Web Services, dan LinkedIn, mengumumkan peluncuran OPPO Inspiration Challenge 2023 pada Hari Senyum Sedunia. Berdasarkan proposisi merek “Inspiration Ahead”, OPPO dan mitra ekosistem teknologi globalnya bertujuan untuk menghadirkan solusi baru dan inovatif dalam kehidupan dengan menyediakan peluang pendanaan, […]

  • Tindak Lanjut Kebijakan Pelarangan Mudik Lebaran, Ini Dilakukan Kemenhub

    Tindak Lanjut Kebijakan Pelarangan Mudik Lebaran, Ini Dilakukan Kemenhub

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 819
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Perhubungan tengah menyusun aturan pengendalian transportasi sebagai tindak lanjut kebijakan pelarangan mudik lebaran 2021 yang telah ditetapkan pemerintah. Penyusunan aturan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait, khususnya Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah (pemda), dan TNI/Polri. “Kementerian Perhubungan mendukung pelarangan mudik yang didasari oleh pertimbangan untuk mengantisipasi lonjakan […]

expand_less
WordPress Archive Gravity Forms Postmark Addon Gravity Forms Quiz Addon Gravity Forms Range Slider Gravity Forms Reload Form Gravity Forms SendGrid Addon Gravity Forms Signature Addon Gravity Forms Slack Addon Gravity Forms Slack Integration Gravity Forms Square Add-On Gravity Forms Stripe Addon