Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Tuan Rumah Pertemuan G20, Indonesia Ajak Dunia Berkolaborasi untuk Pulihkan Bersama Perekonomian

Tuan Rumah Pertemuan G20, Indonesia Ajak Dunia Berkolaborasi untuk Pulihkan Bersama Perekonomian

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
  • visibility 854
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDONESIA akan memegang Presidensi Group of 20 (G20) pada tahun 2022. Serah terima dari Italia kepada Indonesia akan dilakukan di Konferensi Tingkat Tinggi G20 (KTT G20) atau G20 Leaders’ Summit di Roma, Italia pada 30-31 Oktober 2021.

Ini merupakan kali pertama Indonesia terpilih sebagai Presidensi G20, sejak dibentuknya G20 pada tahun 1999. Selama masa Presidensi, Indonesia berperan menentukan agenda prioritas dan memimpin rangkaian pertemuan G20.

“Presidensi G20 Indonesia secara resmi akan dimulai dari 1 Desember 2021 sampai dengan 30 November 2022 dengan tema utama adalah recover together, recover stronger yang salah satunya artinya pulih bersama dan tangguh bersama,” kata Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto saat press briefing virtual bertajuk “Menuju Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022” pada Selasa (14/9/2021)
di Jakarta.

Setidaknya tiga manfaat yang akan didapatkan oleh Indonesia kala ditunjuk memegang Presidensi G20 dari aspek ekonomi, yakni terbukanya peluang peningkatan konsumsi domestik yang dapat capai Rp1,7 triliun, penambahan PDB yang diperkirakan akan mencapai sekitar Rp7,47 triliun, dan terdapat pelibatan tenaga kerja sekitar 33.000 pekerja di berbagai sektor industri di masa mendatang.

“Tentunya ini akan mendorong confidence dari investor global untuk percepatan pemulihan ekonomi yang mendorong kemitraan global yang saling menguntungkan,” tutur Menko Perekonomian.

Untuk mencapai tujuannya, Forum G20 melakukan pertemuan berjenjang dalam dua jalur, yaitu Finance Track (Jalur Keuangan) dan Sherpa Track (Jalur Sherpa). Jalur Keuangan yang dikoordinasikan Kementerian Keuangan dan Bank Sentral, akan fokus pada isu makroekonomi, fiskal, moneter dan keuangan. Pembahasan Jalur Keuangan dilakukan dari tingkat Kelompok Kerja (Working Group), hingga tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral.

Sementara, Jalur Sherpa yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian dan Kementerian Luar Negeri, akan berfokus pada pembahasan area kerja sama non-keuangan. Di antaranya, pembangunan, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, energi, lingkungan dan perubahan iklim, pertanian, ekonomi digital, anti korupsi, perdagangan-investasi-industri, pariwisata dan pemberdayaan perempuan.

Pada Jalur Sherpa terdapat 11 Kelompok Kerja (Working Group) dan 1 kelompok inisiatif yang diampu berbagai kementerian dan lembaga terkait, serta 10 pertemuan non-pemerintah atau Engagement Group.

“Inklusivitas adalah kata kunci Presidensi G20 Indonesia. Indonesia tidak hanya akan memperhatikan kepentingan anggota G20 saja, namun juga kepentingan negara berkembang dan kelompok rentan. Ini memang merupakan DNA politik luar negeri Indonesia,” kata Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi pada saat yang sama.

Berkaca ketika Indonesia menjadi Anggota Dewan Keamanan PBB beberapa waktu yang lalu, Indonesia dikatakan Menlu Retno telah kerap kali menjembatani berbagai kepentingan negara berkembang ke forum internasional. Hal ini tentunya akan terus dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia ketika secara resmi ditunjuk untuk memegang Presidensi G20.

“Indonesia akan memberikan perhatian besar kepada negara berkembang di Asia Afrika dan Amerika Latin termasuk negara-negara kepulauan kecil di Pasifik dan Karibia. Kita juga akan merangkul keterlibatan berbagai kalangan perempuan, pemuda, akademisi, dunia usaha dan parlemen,” kata Menlu Retno.

Indonesia siap petik manfaat
Presidensi G20 Indonesia diharapkan dapat berkontribusi mendukung pemulihan ekonomi domestik, melalui rangkaian pertemuan secara kumulatif yang menghadirkan ribuan delegasi dari seluruh negara anggota dan berbagai lembaga internasional.InfoPublik. (***)

Ril

Kehadiran para delegasi berpotensi memberi manfaat bagi perekonomian Indonesia, baik secara langsung, terhadap sektor jasa; perhotelan, transportasi, UMKM, dan sektor terkait lainnya, maupun secara tidak langsung melalui dampak terhadap persepsi investor dan pelaku ekonomi.

“G20 memiliki peranan yang sangat strategis di dalam membahas berbagai isu global yang dapat mengancam pertumbuhan dan perekonomian serta stabilitas ekonomi dan keuangan,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani.

G20 dikatakan Menkeu merupakan forum internasional yang sangat strategis. Selain karena keanggotaannya terdiri dari kombinasi negara maju dan berkembang, secara keseluruhan negara-negara G20 merupakan 66 persen populasi dunia yang menguasai 85 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dunia.

Menkeu memaparkan, “Prakarsa global G20 secara nyata diwujudkan dalam menangani tantangan global antara lain penanganan krisis, arsitektur keuangan internasional, perdagangan internasional, pengembangan infrastruktur, perpajakan internasional dan penguatan Global Partnership.”

Lebih lanjut, melalui tema Pulih Bersama, kata Menkeu, negara-negara akan membahas bagaimana strategi dan cara untuk dunia keluar dari pandemi.

Saat yang sama pula Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menambahkan bahwa untuk mendorong pemulihan ekonomi dunia yang merata dan pertumbuhan ekonomi yang makin kuat dan berkelanjutan, maka Presidensi Indonesia akan mengangkat sejumlah agenda prioritas di Jalur Keuangan.

Pertama, adalah bagaimana melindungi negara-negara berkembang dari efek limpahan yang ditimbulkan oleh normalisasi kebijakan di negara-negara maju. Kedua, bagaimana membantu berbagai sektor yang paling terdampak oleh pandemi melalui penguatan efisiensi dan produktivitas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Ketiga, prinsip-prinsip yang perlu menjadi acuan dalam pengembangan uang digital yang diterbitkan oleh bank sentral (Central Bank Digital Currency). Keempat bagaimana memperkuat sistem pembayaran untuk transaksi pembayaran lintas negara secara lebih cepat, murah, dan aman.

Kelima, bagaimana mengembangkan sumber-sumber pembiayaan yang dapat mendukung upaya dunia dalam mengatasi perubahan iklim (sustainable finance), termasuk menangani risiko transisi menuju ekonomi rendah karbon.

“Keenam, bagaimana mendorong perluasan inklusi keuangan melalui pemanfaatan digitalisasi ekonomi dan keuangan. Ketujuh, bagaimana mengembangkan sistem perpajakan internasional yang dapat mengoptimalkan penerimaan pajak di era digital,” ujar Perry

Panitia Nasional yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden No. 12 Tahun 2021 tentang Kepanitiaan Nasional Penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia, telah melakukan persiapan logistik dan infrastruktur untuk bersiap menerima tamu dunia dan memastikan kesuksesan penyelenggaraan pertemuan G20 selama
setahun mendatang.

“Kami mempersiapkan dukungan komunikasi dan teknologi termasuk diantaranya mengkoordinasikan kegiatan bidang komunikasi dan media. Serta mengelola dan melaksanakan pelayanan informasi media dan jurnalis,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny Gerard Plate.

Selama ini Indonesia dikenal sebagai negara yang selalu sukses menggelar berbagai kegiatan konferensi skala internasional maupun kegiatan lainnya. Oleh karena itu, dalam rangka melanjutkan citra Indonesia di mata dunia tetap seperti hal di atas, maka TNI dan Polri akan mengamankan penyelenggaraan kegiatan ini
dengan optimal. “Kami siapkan untuk mengamankan pelaksanaan presidensi G20 serta sudah bertekad untuk tidak memberikan toleransi atas munculnya ancaman dalam bentuk apapun,” kata Menteri Koodinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD.

Semua hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan di atas, lanjut Mahfud, dipastikan aman dari ancaman penyebaran wabah global COVID-19. Pemerintah saat ini telah menyiapkan sistem aplikasi yang dipergunakan dalam mengantisipasi penyebaran wabah tersebut ketika penyelenggaraan G20 berlangsung di tanah air dalam beberapa waktu ke depan.

“Menyiapkan sistem aplikasi untuk track and trace dalam upaya untuk mengontrol penyebaran COVID-19,” katanya.InfoPublik (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementrian Ini Kasih Warisan kepada Pemrov. Sumsel, Apa Itu ?

    Kementrian Ini Kasih Warisan kepada Pemrov. Sumsel, Apa Itu ?

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 877
    • 0Komentar

    Maka pemanfaatanya akan lebih maksimal untuk menampung  stok  barang berupa surplus pangan  di Sumsel.

  • Horee..UMP Sumsel Bakal Rp2,5 Juta Lebih

    Horee..UMP Sumsel Bakal Rp2,5 Juta Lebih

    • calendar_month Kamis, 2 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.406
    • 0Komentar

    “Sekarang UMP 2018 Provinsi Sumsel sudah ditetapkan dan diumumkan, tinggal perusahaan tinggal melaksanakan mulai Januari 2018,”

  • Kick Off Turnamen Gubernur Cup U-20 di Empat Lawang

    Kick Off Turnamen Gubernur Cup U-20 di Empat Lawang

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 853
    • 0Komentar

    ANTUSIAS masyarakat Empat Lawang  dalam menyambut turnamen Sepakbola memperebutkan Piala Gubernur  U-20 Tahun 2019 patut diacungi jempol. Betapa tidak  ribuan  warga ikut memadati lapangan bola Talang Jawa Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, guna menyaksikan  Opening Ceremony dan  Kick Of  Turneman Sepakbola Gubernur Cup U-20 Tahun 2019 di daerah itu yang dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera […]

  • “Semarang Retak-retak Tapi Bukan Karena Cinta, BRIN Temukan Sesar Aktif Bikin Deg-degan”

    “Semarang Retak-retak Tapi Bukan Karena Cinta, BRIN Temukan Sesar Aktif Bikin Deg-degan”

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 576
    • 0Komentar

    BAYANGKAN di balik gemerlap lampu kota dan lezatnya lumpia, ternyata tanah Semarang menyimpan rahasia dalam bentuk garis retakan panjang yang bukan sembarang goresan nasib. Ini bukan bekas cakar Godzilla atau coretan bekas mantan, melainkan sesar aktif,  si biang potensi gempa yang diam-diam mengintai dari balik permukaan. Cerita ini bermula saat tim ekspedisi dari Badan Riset […]

  • Ini Alasannya Tim U-23 Indonesia Gunakan Pesawat Carter Menuju Kamboja

    Ini Alasannya Tim U-23 Indonesia Gunakan Pesawat Carter Menuju Kamboja

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.168
    • 0Komentar

    TIM U-23 Indonesia akan berangkat ke Kamboja, menggunakan pesawat carter guna mengikuti turnamen Piala AFF U-23. Skuad asuhan Shin Tae-yong ini menggunakan pesawat carter karena tidak setiap hari ada penerbangan menuju ke Phnom Penh, Kamboja. Selain itu faktor lain karena adanya covid-19 sehingga banyak maskapai penerbangan mengurangi dan memberhentikan sementara penerbangan ke Phnom Penh. “Kami […]

  • Buruan ke M Bloc Space, Samsung Bikin Dance Cover dan Noraebang di Flip Town

    Buruan ke M Bloc Space, Samsung Bikin Dance Cover dan Noraebang di Flip Town

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.090
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Samsung mengajak para anak muda ikut dalam keseruan dance cover dan noraebang (menyanyi) bersama Galaxy Z Fold5 | Z Flip5 di Flip Town, M Bloc Space, Jakarta tanggal 5-6 Agustus, 12 Agustus dan 20 Agustus 2023. Selain dance cover dan noraebang, mereka dapat menikmati pengalaman baru dari hp lipat Samsung Galaxy Z Fold5 […]

expand_less
WordPress Archive Gravity Forms Postmark Addon Gravity Forms Quiz Addon Gravity Forms Range Slider Gravity Forms Reload Form Gravity Forms SendGrid Addon Gravity Forms Signature Addon Gravity Forms Slack Addon Gravity Forms Slack Integration Gravity Forms Square Add-On Gravity Forms Stripe Addon