Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Sumsel Kondusif dari Aksi Terorisme

Sumsel Kondusif dari Aksi Terorisme

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
  • visibility 1.155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WAKIL Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengungkapkan hingga saat ini situasi dan kondisi keamanan di Sumsel kondusif dari aksi terorisme. Hal ini disampaikan orang nomor dua di Sumsel itu ketika menerima tim staf ahli panglima TNI AD yang diketuai Tim Pengumpul Data Wilayah Provinsi Sumatera Selatan Brigjen TNI Donny Ricky Peack Makaminan, di ruang rapat gubernur, Kamis (31/10) pagi.

“Di Sumsel tidak ada kegiatan yang menunjukkan ke arah terorisme, apalagi secara berkelompok. Terutama untuk simpul-simpul jaringan terorisme”, jelasnya.

Selain itu, Wagub Mawardi Yahya menambahkan sebagai tempat transit (persinggahan) bisa saja dimungkinkan, seperti kota-kota persinggahan Prabumulih atau Lubuk Linggau. Namun untuk komunitas ini sulit atau bahkan tidak ada. Sedangkan untuk penyebaran paham terorisme di ponpes saat ini, dikatakan Mawardi sudah berkurang disebabkan semakin tingginya pengawasan yang dilakukan pemerintah.

Lebih lanjut mantan Bupati Ogan Ilir dua periode itu, memberikan masukan kepada tim staf ahli panglima TNI AD. ” Pertama, agar kepada para pelajar/mahasiswa yang belajar menuntut ilmu di luar negeri di beri pembekalan tentang budaya Indonesia. Hal ini agar terbentuk karakter yang baik tentang pemahaman negara dan budaya kita sendiri, dan tidak terkontaminasi dengan budaya luar yang dapat mempengaruhi pola pikir. Kemudian yang kedua, berangkat dari kejadian penusukan mantan Menkopolhukam Wiranto beberapa waktu lalu, artinya jaringan pelaku bukan lagi berkelompok, namun individu-individu yang terpapar media sosial. Ini perlu kita amati dan cermati”, ujar Mawardi.

Sedangkan Ketua Tim Puldata wilayah provinsi Sumsel Brigjen TNI Donny Ricky Peack Makaminan dari tim staf ahli panglima TNI AD mengatakan masalah terorisme saat ini sudah mengkhawatirkan. Kedatangan dirinya bersama tim ke provinsi Sumsel untuk mengetahui dan memetakan sel – sel tidur terorisme di Sumsel. “Kami ingin mengetahui keberadaan sel-sel tidur ini. Terlebih lagi terkait adanya satuan komando khusus TNI untuk ikut ambil bagian dalam pemberantasan terorisme”,terangnya.

Brigjen TNI Donny Ricky Peack Makaminan melanjutkan komando pasukan khusus TNI dalam pemberantasan aksi terorisme terbit melalui Keputusan Presiden guna mengatasi eskalasi munculnya terorisme di Indonesia. Dirinya pun menegaskan meski situasi dan kondisi keamanan kondusif hal ini jangan sampai membuat lengah dan terlena, serta tetap menjadi perhatian.[**]

 

Penulis : ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Memasak Sayur Agar Enak dan  Gizinya Tidak Hilang

    Tips Memasak Sayur Agar Enak dan Gizinya Tidak Hilang

    • calendar_month Senin, 6 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.337
    • 0Komentar

    Pada saat memasak, sebaiknya Anda perhatikan waktu, suhu, dan juga jumlah air minimum yang digunakan untuk memasak

  • BanPres Dorong UMKM Bertahan, Berinovasi & Beradaptasi Di Masa Pandemi

    BanPres Dorong UMKM Bertahan, Berinovasi & Beradaptasi Di Masa Pandemi

    • calendar_month Sabtu, 12 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.576
    • 0Komentar

    BANTUAN berupa dana hibah Rp 2,4 juta bagi setiap pelaku usaha mikro kecil memberikan kontribusi besar penyerapan secara keseluruhan pada enam program di klaster UMKM, yaitu sebanyak Rp 101,07 Trilun, atau 87,26% dari pagu anggaran Rp 115,83 Triliun. Hal itu diungkapkan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN).   […]

  • Misteri Letak Boom Yetty, Dimana !

    Misteri Letak Boom Yetty, Dimana !

    • calendar_month Minggu, 14 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.432
    • 0Komentar

    Oleh : Faldy Lonardo BANYAK pertanyaan yang menarik, dari beberapa kisah perang Kota Lima Hari 5 Malam di Palembang, baik itu nama daerah dan tempat yang sekarang sudah tidak ditemui lagi dan dilupakan oleh perkembangan zaman Salah satunya daerah bernama Boom Yetty atau Pelabuhan Yetty, tertulis di sejarah perang itu, disebut – sebut sebagai pelabuhan […]

  • Menteri Jumhur Serukan Peran Aktif Kaum Intelektual Hadapi Krisis Lingkungan

    Menteri Jumhur Serukan Peran Aktif Kaum Intelektual Hadapi Krisis Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Moh Jumhur Hidayat menyerukan kaum intelektual ikut menghadapi krisis lingkungan yang ditandai perubahan iklim, degradasi hutan, krisis air, dan pencemaran. Ia meminta kalangan akademik tak hanya mengkritik kerusakan lingkungan, tetapi ikut mengambil bagian dalam menghadirkan solusi. Pesan itu disampaikan Jumhur saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Program Doktor, […]

  • Wabup Sampaikan Pendapat Bupati Terhadap Dua Raperda Prakarsa

    Wabup Sampaikan Pendapat Bupati Terhadap Dua Raperda Prakarsa

    • calendar_month Selasa, 4 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Mewakili Bupati Musi Banyuasin (Muba), H Dodi Reza Alex Wakil Bupati (Wabup) Muba, Beni Hernedi menyampaikan Pendapat Terkait Dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Prakarsa DPRD Kabupaten Muba, pada Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat ke-30, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muba, Selasa (4/12/2018). Wabup mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan dan Seluruh […]

  • Bendungan dan Pembangkit Tertua Indonesia di Bukit Asahan

    Bendungan dan Pembangkit Tertua Indonesia di Bukit Asahan

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.177
    • 0Komentar

    MASIH ingatkah Anda dengan uang kertas 100 rupiah yang dirilis Bank Indonesia tahun 1984? Ada gambar burung Dara Mahkota dan bendungan Tangga yang dikelola oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum) di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Meskipun uang kertas itu sudah ditarik dari peredaran sejak 1995, Bendungan Tangga hingga kini berdiri kokoh sebagai bagian dari fasilitas […]

expand_less
WordPress Archive LearnPress WPML Addon LearnWell – Education WordPress Theme Leather Market WP – WooCommerce Responsive Theme Lebuild - Construction Industry Company WordPress Theme Legacy – Antique, Vintage & Collectibles WordPress Theme Legacy – White label WordPress Admin Theme Legal Assistant Pro – EU Cookie Law, Terms & Privacy Generator Legale – Lawyer & Law Firm Template Kit Legalor – Law Firm & Attorney Elementor Template Kit Legasy – Beauty & Spa WordPress Theme