Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumsel » Konflik Agraria Sumsel, Ini Pekerjaan Rumahnya

Konflik Agraria Sumsel, Ini Pekerjaan Rumahnya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 3 menit yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Persoalan agraria di Sumatera Selatan (Sumsel) tak hanya cukup diselesaikan dengan menerbitkan sertifikat tanah, namun masalahnya adalah pada penyelesaikan konflik, kejelasan status lahan, serta bagaimana tanah dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Sumsel, kini menghadapi pekerjaan tersebut melalui penguatan pelaksanaan reforma agraria. Sebab, tanpa penyelesaian persoalan di lapangan, kepastian administrasi pertanahan belum tentu menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup pada tanah.

Sekretaris Daerah Sumsel H. Edward Candra menggarisbawahi hal itu saat membuka Rapat Koordinasi Akhir Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Tahun 2026 di Aula Kantor Wilayah ATR/BPN Sumsel, Rabu (4/11/2026).

Menurut Edward, keberhasilan reforma agraria tidak semestinya hanya dihitung dari jumlah sertifikat yang diterbitkan.

Indikator yang lebih mendasar adalah berapa banyak konflik pertanahan yang berhasil diselesaikan dan sejauh mana kebijakan tersebut berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan itu sekaligus menjelaskan agenda reforma agraria masih memiliki sejumlah pekerjaan yang harus dituntaskan.

Persoalannya bukan hanya menyangkut legalitas kepemilikan. Misalnya, di lapangan, masih terdapat tumpang tindih data pertanahan, konflik penguasaan lahan, hingga tanah yang telah lama digunakan masyarakat untuk permukiman maupun aktivitas ekonomi, tetapi belum memiliki kepastian hukum.

Situasi itu membutuhkan penanganan lintas sektor, sehingga pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri karena penyelesaian persoalan agraria juga memerlukan sinkronisasi data, koordinasi dengan pemerintah pusat, serta keterlibatan lembaga yang memiliki kewenangan dalam penataan pertanahan.

Tanah harus memberi manfaat ekonomi

Ada dimensi lain yang tidak kalah penting dalam reforma agraria, yakni memastikan tanah tidak hanya menjadi aset yang memiliki kepastian hukum, tetapi juga menjadi sumber peningkatan kesejahteraan.

Edward menilai penataan aset harus berjalan beriringan dengan akses masyarakat terhadap peluang ekonomi.

Dengan pendekatan tersebut, katanya, reforma agraria diharapkan tidak berhenti pada urusan sertifikasi, melainkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

Pandangan ini menjadi penting, karena kepastian hukum atas tanah dan peningkatan kesejahteraan merupakan dua persoalan yang saling berkaitan, tetapi membutuhkan langkah penanganan yang berbeda.

Bahkan, pemerintah juga dituntut tidak hanya mempercepat legalisasi lahan, tetapi juga memastikan program reforma agraria memiliki arah yang jelas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, tantangannya memastikan berbagai agenda yang telah dijalankan sepanjang 2026 tidak berhenti sebagai laporan kegiatan.

Edward meminta pelaksanaan reforma agraria tahun ini dievaluasi secara menyeluruh. Hasilnya akan menjadi bahan penyusunan program sekaligus pemetaan persoalan yang perlu diprioritaskan pada 2027.

Sementara itu, perwakilan ATR/BPN Sumsel, Ramadhan Firdaus, menekankan pentingnya integrasi dan koordinasi antarpemangku kepentingan untuk mengoptimalkan pelaksanaan reforma agraria, termasuk menghasilkan rekomendasi mengenai Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

Ia berharap hasil rapat koordinasi dapat melahirkan kesepahaman dan kesepakatan bersama yang kemudian ditindaklanjuti oleh organisasi perangkat daerah terkait.

Oleh sebab itu, pekerjaan besar reforma agraria Sumsel terletak pada tindak lanjut. Data harus diselaraskan, persoalan legalitas harus ditangani, dan konflik pertanahan membutuhkan penyelesaian yang konkret.

Untuk itu, tahun 2027 akan menjadi momen untuk melihat sejauh mana evaluasi dan koordinasi tersebut diterjemahkan menjadi langkah nyata.

Pasalnya, keberhasilan reforma agraria bukan diukur dari berapa kali kebijakan dibahas dalam ruang rapat. Yang jauh lebih penting adalah kepastian atas tanah yang mereka tempati, perlindungan terhadap sumber penghidupan, dan manfaat ekonomi yang benar-benar dapat dirasakan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalami Pendidikan Karakter, Mendikbudristek Kunjungi Pesantren NU di Jatim

    Dalami Pendidikan Karakter, Mendikbudristek Kunjungi Pesantren NU di Jatim

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    USAI berdialog dengan insan pendidikan tinggi di Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengunjungi Pondok Pesantren Tebuireng di Kabupaten Jombang, Pondok Pesantren Lirboyo dan Pondok Pesantren Al Falah di Kediri. “Saya ingin belajar dan mendengar langsung bagaimana pondok pesantren merupakan sarana untuk menciptakan karakter […]

  • Siguntang Fest 2021, Upaya Pemprov Sumsel Lestarikan  Budaya dan Kearifan Lokal di Tengah Pandemi

    Siguntang Fest 2021, Upaya Pemprov Sumsel Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal di Tengah Pandemi

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.742
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kian konsisten mengangkat budaya, sejarah dan kearifan lokal di Sumsel. Bahkan, upaya untuk terus menghidupkan budaya dan kearifan lokal tersebut dituangkan melalui Siguntang Fest 2021. Termasuk saat dilanda pandemi sekalipun. Festival budaya yang terpusat di Taman Bukit Siguntang yang dibuka langsung Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya tersebut merupakan bentuk […]

  • Aktivitas Bongkar Muat Minyak Ilegal Marak

    Aktivitas Bongkar Muat Minyak Ilegal Marak

    • calendar_month Jumat, 1 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.292
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Banyuasin – Aktivitas bongkar  muat minyak diduga ilegal di Sungai Gasing, Desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, seakan tak terendus oleh aparat penegak hukum, pasalnya kegiatan tersebut dilakukan pada malam hari. Informasi dihimpun, sekitar pukul 23. 00 WIB, puluhan truk fuso antri memasuki jalan menuju dermaga gasing untuk membongkar minyak menggunakan kapal yang berlabuh di […]

  • Kain Songket Langka, Apa Kelebihannya ?

    Kain Songket Langka, Apa Kelebihannya ?

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.205
    • 0Komentar

    SEKTOR pariwisata, promosi pariwisata, budaya, dan adat istiadat serta kearifan lokal Provinsi Sumatera Selatan benar-benar luar biasa. Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, juga berkeinginan kuat agar sektor pariwisata dan promosi pariwisata Sumsel meningkat dan dikenal luas hingga tingkat Nasional. Dengan mengenalkan kain songket motif benang emas jantung dihadapan Ketua dan anggota Putri […]

  • sentra-pempek

    Wuaah..! Ternyata Pempek Indonesia Diminati di London, Harno Support Pengusaha Untuk Ekspor

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.378
    • 0Komentar

    Palembang – Ternyata pempek asli makanan tradisional orang Palembang ini diminati di Kota London, Inggris. Untuk itu lah, pengusaha pempek di Palembang mulai rame-rame mengincar London, Inggris menjadi pasar potensial di Benua Eropa.

  • Sumsel Evaluasi Unit Usaha

    Sumsel Evaluasi Unit Usaha

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 873
    • 0Komentar

    Palembang – Prov. Sumatera Selatan mengevaluasi sejumlah unit usahanya sehingga diharapkan ke depan dapat berkontribusi untuk pencapai Pendapatan Asli Daerah [PAD]. “Realisasi PAD ini adalah ujung tombak pembangunan Sumsel. Makanya ini harus dioptimalisasi dan potensi yang ada juha dieksplorasi secara maksimal,” jelas Sekda Prov Sumsel Nasrun Umar,  saat membuka Rapat Optimalisasi PAD (hasil pengelolaan Kekayaan Daerah […]

expand_less
WordPress Archive Newsify – Modern Magazine WordPress Theme Newsmag – News Magazine Newspaper Newsmax – News & Magazine WordPresss Theme Newsomatic – Automatic News Post Generator Plugin for WordPress Newsource – Multi-Concept Blog & Magazine WordPress Theme Newspaper - News & WooCommerce WordPress Theme [Cloud Templates working] NewsPilot – Automatic News Aggregator & Script NewsPlus – News and Magazine WordPress theme Newsy - Viral News & Magazine WordPress Theme NewYork | Elementor Multi-Purpose PrestaShop Theme