Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Pascapandemi, Pemerintah Ajak Semua Pihak Pulihkan Perekonomian

Pascapandemi, Pemerintah Ajak Semua Pihak Pulihkan Perekonomian

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
  • visibility 986
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PANDEMI Covid-19 telah berlangsung selama dua tahun di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Hal ini memberikan dampak luas di seluruh sektor termasuk ekonomi.

Pemerintah terus melakukan upaya untuk menangani dampak yang ditimbulkan, salah satunya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Juli 2021 lalu.

Pada acara Indonesia Services Week 2021, Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Septian Hario Seto menyampaikan, ingin mengajak para pemangku kepentingan bersinergi pada masa Pemulihan Ekonomi Nasional dari Pandemi Covid-19.

“Saya ingin mengajak para pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan di sektor jasa untuk berkomitmen melaksanakan reformasi struktural dan menciptakan iklim investasi yang kondusif dan kompetitif khususnya di masa Pemulihan Ekonomi Nasional dari Pandemi Covid-19,” imbuh Seto di Jakarta, Senin (29/11/2021).

Terdapat sinyal pelambatan sektor jasa mulai tampak pada kwartal I tahun 2021, khususnya pada sektor transportasi, perdagangan, penyediaan akomodasi, dan makan minum seperti hotel dan restoran. Sektor ini mengalami perlambatan pertumbuhan tertinggi, yaitu sebesar 13,45 persen; 1,23 persen; dan 7,26 persen.

Kemudian, sektor informasi dan komunikasi mengalami akselerasi pertumbuhan. Sektor ini bertumbuh 8,71 persen di pertengahan 2021. Hal ini terjadi, karena adanya perubahan pola komunikasi dan mobilitas barang maupun masyarakat.

“Tadi sudah disampaikan meskipun sektor-sektor pariwisata, perhotelan, angkutan terpukul cukup siginifikan, tapi pada sektor-sektor lainnya juga naik siginifikan misalnya telekomunikasi,” ujar Seto.

Dia pun juga menyampaikan, dengan adanya pandemi justru mempercepat proses digitalisasi yang ditargetkan akan tumbuh pada tiga sampai lima tahun mendatang.

“Pandemi ini mempercepat digitalisasi kita, dalam penelitian 3-5 tahun kedepan, tapi ini sudah tercapai lebih cepat,” tambahnya.

Pascapandemi, untuk mencapai target visi 2045 menjadi negara maju, Indonesia membutuhkan pertumbuhan ekonomi lebih dari enam persen. Model ekonomi Indonesia saat ini bertumpu pada komoditas, bergantung pada sektor ekstraktif dan pertanian dengan produktivitas rendah. Namun, terdapat tiga industri yang mampu tumbuh di masa pandemi.

Pertumbuhan sub sektor manufaktur tahun 2020, yaitu kimia, farmasi, dan obat tradisional yang mencapai 9,4 persen. Kemudian, sub sektor industri logam dasar sebesar 5,9 persen dan industri makanan dan minuman sebesar 1,6 persen.

“Kita melihat apa aja sih industri sub sektor yang tetap sustain, ternyata sektor manufaktur kimia farmasi dan obat tradisional sustain 9,4 persen year on year,” kata Asisten Deputi Investasi Strategis, Bimo Wijayanto saat menjadi panelis pada Indonesia Services Week 2021 pada sesi pertama dengan topik “Potensi dan Tantangan Health Tech dalam Pemulihan Ekonomi”.

Melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS, pemerintah turut meningkatkan total belanja di sektor kesehatan dari tahun ke tahun. Begitu pun juga permintaan produk farmasi di Indonesia sebagian besar dapat dipenuhi di dalam negeri, dengan nilai impor sekitar USD 912 juta dan ekspor sekitar USD 556 juta.

Dengan volume pasar farmasi domestik sekitar USD 8 miliar, impor hanya sekitar 11 persen. Mengacu pada impor bahan kimia anorganik yang termasuk Active Prharmaceutical Ingredients (API), impor Indonesia tahun 2019 mencapai USD 1,9 miliar, sedangkan ekspor mencapai USD 1,1 miliar. Alat Kesehatan Indonesia mencatat defisit dan terus meningkat.

“Medical device, meningkat hampir empat kali lipat dari USD 161 juta pada 2013 ke USD 531 juta pada 2020,” terang Bimo.

Selanjutnya, tantangan berikut yang dihadapi adalah penyebaran fasilitas kesehatan tidak merata, khususnya pada wilayah 3T dan Indonesia Timur. Pemerintah akan terus mendorong peningkatan fasilitas kesehatan yang merata di Indonesia.InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar Daring Masih Dibutuhkan, 17 Tahun Televisi Edukasi, Kembangkan Inovasi Wujudkan Merdeka Belajar

    Belajar Daring Masih Dibutuhkan, 17 Tahun Televisi Edukasi, Kembangkan Inovasi Wujudkan Merdeka Belajar

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 586
    • 0Komentar

    SEIRING dengan semangat peningkatan mutu pendidikan dan kebudayaan, serta mengembangkan inovasi untuk bergerak serentak mewujudkan Merdeka Belajar, perayaan Hari Ulang Tahun ke-17 Televisi Edukasi dimeriahkan dengan tayangan siniar spesial ulang tahun TV Edukasi. Turut hadir dalam siniar tersebut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Suharti; Kepala Pusat Data Statistik Pendidikan (Kapusdatin), […]

  • QR Code, Rakyat & Rahasia Kepuasan, Muba Belajar Jadi Pelayan yang Nggak Cuma Bisa Senyum Manis

    QR Code, Rakyat & Rahasia Kepuasan, Muba Belajar Jadi Pelayan yang Nggak Cuma Bisa Senyum Manis

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Artikel ini disajikan dalam dua bahasa: Indonesia dan Inggris. Scroll ke bawah untuk membaca versi bahasa Inggris.[This article is available in both Indonesian and English. Scroll down for the English version]   KITA mulai dari sebuah kenyataan yang sering tak terbantahkan, kadang, pelayanan publik di negeri ini mirip warung bakso yang mangkoknya banyak tapi kuahnya […]

  • Top, Sekda Palembang Masuk Jajaran Dewan Pengawas Tirta Musi

    Top, Sekda Palembang Masuk Jajaran Dewan Pengawas Tirta Musi

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.324
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah [Sekda] Kota Palembang, Ratu Dewa masuk dalam jajaran Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum [PDAM] Tirta Musi Palembang setelah ada pergantian salah satu dewan pengawas di tubuh perusahaan daerah tersebut. “Sekda Palembang  menjadi Pengganti Antar Waktu  (PAW) menggantikan salah satu dewan pengawas. Berbeda dengan sebelumnya,”kata Riza Pahlevi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya […]

  • Wow, Ada Kejadian Aneh, Jalan Aspal di 16 Ilir Terbelah, Mau Tahu ?

    Wow, Ada Kejadian Aneh, Jalan Aspal di 16 Ilir Terbelah, Mau Tahu ?

    • calendar_month Jumat, 14 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.443
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Warga yang tengah beraktivitas di Pasar 16 Ilir digagetkan dengan kejadian aneh, pasalnya aspal di jalan tepatnya di depan Toko Baliza tersebut terbelah dan mengeluarkan lumpul warna pink. Peristiwa itu  terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, Kamis [13/12/2018] dan langsung dilaporkan warga kepada Pemkot Palembang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan (LHK) Kota Palembang, Faisal […]

  • Ini Arahan Gubernur Untuk Sekda Muaraenim

    Ini Arahan Gubernur Untuk Sekda Muaraenim

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 691
    • 0Komentar

    Plt Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim, Emran Tabrani mendapat  arahan untuk mengumpulkan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Muara Enim. Tujuannya tidak lain adalah, agar roda pemerintahan di Kabupaten Muara Enim tetap terus berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, pasca ditahannya Bupati Juarsah oleh KPK kemarin. “Gubernur mengatakan, secepatnya untuk mengumpulkan […]

  • Sesi I Pagi Ini, Rupiah Melemah Lagi

    Sesi I Pagi Ini, Rupiah Melemah Lagi

    • calendar_month Selasa, 23 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.908
    • 0Komentar

    JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) kemarin sedikit naik, namun diperdagangan sesi I pagi hari, Selasa [23/10/2018] bergerak melemah. Rupiah berada di level Rp15.200-an per USD. Melansir Bloomberg Dollar Index, Selasa(23/10/2018) pukul 09.20 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 22 poin atau 0,14% ke level Rp15.209 per USD. Rupiah hari ini […]

expand_less
WordPress Archive Easy Digital Downloads Gravity Forms Checkout Easy Digital Downloads Invoices Addon Easy Digital Downloads License Free Download Easy Digital Downloads MailChimp Easy Digital Downloads MailPoet Easy Digital Downloads Manual Purchases Easy Digital Downloads MaxMind Fraud Prevention Addon Easy Digital Downloads Message Easy Digital Downloads PayPal Adaptive Payments Easy Digital Downloads PayPal Payments Advanced