Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Muba Perdayakan Para Penjahit untuk Bikin Masker,  1 Masker di Beli Rp3.500

Muba Perdayakan Para Penjahit untuk Bikin Masker,  1 Masker di Beli Rp3.500

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
  • visibility 808
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Musi Banyuasin [Muba] meluncurkan Gerakan Masker Muba, gerakan ini merupakan turunan dari Masker World di Dunia. Oleh sebab itu, Muba memperdayakan seluruh UMKM [Penjahit] untuk membuat masker dan diberli 1 buah masker sebesar Rp3.500.

 

BUPATI Muba  Dodi Reza Alex,  bahwa masker-masker yang sekarang ini digunakan merupakan masker medis untuk melindungi yang sakit dan para tenaga medis, yang dapat membentengi diri hingga tidak akan penyebabkan  penularan.

“Nah yang tidak ada gejala sakit, yang kondisinya sehat kita himbau dengan Gerakan Masker Muba,”katanya dalam keterangan rilis, minggu [5/4/2020].

Mereka dihimbau tidak mencari dan membeli masker medis, masker tersebut sangat mahal dan lebih dibutuhkan oleh fasilitas-fasilitas kesehatan di Rumah Sakit dan Puskesmas.

Masker medis ini sekali pakai langsung buang. “Makanya bagi yang sehat saya gerakkan memakai masker kain yang bisa dicuci sehingga bisa dipakai berkali- kali. Sekaligus kita  berdayakan UMKM khususnya para penjahit di Sekayu untuk memproduksi masker kain ini, agar membantu sumber pendapatannya,” bebernya.

Dodi sadar wabah virus corona juga berdampak pada pendapatan pedagang kecil, sektor informal termasuk penjahit.

“Langkah ini sekalian  membantu sosial ekonomi para penjahit. Kita rinci,  pembuat masker kain mendapat Rp3.500 per masker untuk ongkos kerja. Ke depan bila memungkinkan ongkosnya kita naikkan menjadi Rp5.000 untuk 1 masker. Ini bisa dipakai berkali-kali,” terangnya.

Dodi berkeyakinan, Gerakan Masker Muba  dapat membantu memutus penyebaran virus corona.

“Bahwasanya beberapa waktu lalu, muncul pendapat jika yang sehat tidak perlu memakai masker,”ulasnya.

Namun seiring informasi yang lebih maju, sekarang orang yang terpapar virus pun terkadang tidak merasakan gejala sakit apapun.

Tidak ada jaminan bahwa orang yang merasa sehat berarti tidak membawa virus.

Oleh sebab itu, sebaiknya siapapun yangg merasa sehat tetap memakai masker kain saat keluar rumah untuk mencegah percikan liurnya mengenai orang lain.

“Tentu ini bisa sukses jika semua orang melakukan hal yang sama. Inilah yang mendasari Gerakan Masker Muba. Hanya jika kita semua bersama2 melakukannya maka usaha menyetop penyebaran virus ini bisa berhasil,”paparnya.

Ketua Dekranasda Muba, Thia Yufada menyebutkan, akan berperan maksimal untuk gerakan masker Muba.

“Ini langkah konkrit dan gerakan nyata untuk meminimalisir serta mencegah penularan covid-19,” kata Thia.

Wanita Inspiratif Sumsel ini menambahkan gerakan masker Muba ini juga dapat meringankan beban UMKM khususnya penjahit di Muba yang saat ini terdampak akibat wabah covid-19.

“Semoga gerakan masker Muba ini bermanfaat untuk warga Muba, serta warga Muba terhindar dari wabah Covid-19,” harapnya.

Plt Kadisdagperin, Azizah SSos MT mengatakan, saat ini sudah ada puluhan penjahit yang mendapat order 10.000 masker tahap pertama.

“Tahap pertama 10 ribu buah akan dibagikan gratis untuk masyarakat Muba. Masker kain digunakan bagi masyarakat yang sehat, tujuannya untuk back-up kelangkaan masker medis,” urainya.[***]

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benang-Benang Asa dari Muba

    Benang-Benang Asa dari Muba

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 826
    • 0Komentar

    GEGAP gempita panggung Dekranas ke-45 di Balikpapan, di mana semua perajin dari berbagai sudut negeri berkumpul bak Avengers edisi lokal, terseliplah satu nama yang belakangan ini makin kinclong yakni, Gambo Muba. Kain tenun asal Musi Banyuasin ini bukan hanya menarik perhatian, tapi juga mengibarkan bendera bahwa kerajinan bisa naik kelas, asal dipoles dengan niat, semangat, […]

  • Wow, Ini Tarif Spesial di Lapas Sukamiskin Sebut KPK

    Wow, Ini Tarif Spesial di Lapas Sukamiskin Sebut KPK

    • calendar_month Minggu, 22 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 755
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Komisi Pemberantas Komisi (KPK) menyebutkan bahwa untuk mendapatkan fasilitas mewah (Tarif Spesial) di Lapas Sukamiskin, Bandung, Narapidana membayar Rp200 Juta-Rp500 juta. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengungkapkan saat ini KPK masih meneliti. “Ya, itu salah satu yang sedang kami teliti berapa seseorang itu membayar. Dari informasi awal ada rentangnya, sekitar Rp200-500 […]

  • CERITA BUMBU JUMAT BICIK MOYA – Soto Padang ala Bicik Moya : Daging Empuk, Cinta Tak Kecut & Kentang Tak Garing-Garing Sendiri

    CERITA BUMBU JUMAT BICIK MOYA – Soto Padang ala Bicik Moya : Daging Empuk, Cinta Tak Kecut & Kentang Tak Garing-Garing Sendiri

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 878
    • 0Komentar

    “Kalau cinta bisa disajikan dalam semangkuk kuah, maka itu namanya Soto Padang. Tapi ingat, jangan sampai cintanya hambar kayak kaldu numpang lewat” – Bicik Moya, 1977 BICIK Moya, perempuan Palembang tulen yang biasa sehari-hari hobi di dapur, suka bongkar-bongkar resep masakan dari khas Palembang sampe kuliner nusantara. Dulu katanya pernah naksir tentara, tapi batal gara-gara […]

  • Tingkatkan Disiplin Pengendara Saat PON,  Polda Papua Uji Coba Ganjil Genap di Sejumlah Ruas Jalan

    Tingkatkan Disiplin Pengendara Saat PON, Polda Papua Uji Coba Ganjil Genap di Sejumlah Ruas Jalan

    • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 734
    • 0Komentar

      POLDA Papua akan melakukan uji coba ganjil genap bagi kendaraan yang akan melintas di ruas jalan tertentu. Uji coba ini dilakukan jelang pelaksanaan PON XX yang akan dilaksanakan di empat wilayah. Selain uji coba menjelang PON, pemberlakuan ganjil-genap itu juga untuk membatasi mobilitas warga selama masa PPKM level IV dan III. “Memang benar, kami […]

  • Alhamdullilah, Palembang Kembali Diguyur Hujan, Warga Sujud Syukur

    Alhamdullilah, Palembang Kembali Diguyur Hujan, Warga Sujud Syukur

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 936
    • 0Komentar

    “Kame cuma ngandelke sumur inilah tuk mandi, BAB, nyuci, sementara air minum menggunakan air galon,”

  • Muba Terima 2 Penghargaan Ini

    Muba Terima 2 Penghargaan Ini

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    IMPLEMENTASI program-program Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza terus menuai apresiasi dan sorotan positif. Kali ini, dalam penerapan program berobat gratis yang mana tercatat 95 persen warga Muba tercover dalam BPJS Kesehatan yang dibiayai Pemkab Muba dan mendapat predikat Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan diganjar penghargaan dari Kompas Gramedia (KG) Award 2019 kategori The […]

expand_less
WordPress Archive Phami – Medical & Health WooCommerce WordPress Theme PharmaBee – Pharmacy & Drug Store Website Elementor Template Kit PharmaCare – Pharmacy and Medical Store WordPress Theme Pharmacy Storefront WooCommerce Theme Pharmaton – Medical and Pharmacy WordPress Theme Phlox Pro – Elementor MultiPurpose WordPress Theme PHLY – Versatile Coming Soon Template PhoneRepair – Mobile Device Shop WordPress Theme Photas – Email Marketing Company Elementor Template Kit Photo Nexus | WordPress Theme