Kamis, 17 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Menlu Retno jelaskan 3 bentuk upaya ASEAN untuk capai tujuan SDG

Menlu Retno jelaskan 3 bentuk upaya ASEAN untuk capai tujuan SDG

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
  • visibility 3.296
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, New York, Amerika Serikat – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG) Summit di Mabes PBB di New York (18/09). Dalam KTT tersebut, Menlu RI menyampaikan Pernyataan Bersama atas nama ASEAN, dilanjutkan dengan pernyataan nasional Pemri.

Untuk Pernyataan Bersama atas nama ASEAN, di hadapan para Pemimpin Dunia, Menlu RI menegaskan komitmen kuat ASEAN untuk mencapai target SDGs. “Komitmen dan upaya ASEAN untuk mencapai SDGs diselaraskan dengan Visi ASEAN 2025 dan Visi ASEAN 2045”, ujar Menlu. Khususnya di tengah situasi global yang tidak menentu seperti sekarang ini, ASEAN akan terus berupaya memperkuat kapasitasnya agar tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan dan guncangan di masa yang akan datang.

Menlu Retno menjelaskan sedikitnya 3 (tiga) bentuk upaya ASEAN untuk mencapai tujuan SDG, yaitu:

Pertama, komitmen ASEAN untuk mempersempit kesenjangan pembangunan dan memperkuat implementasi SDGs secara lokal, termasuk melalui pemberdayaan pemuda, perempuan, lansia, UMKM, dan pekerja migran.

Kedua, ASEAN berkomitmen untuk menjadi komunitas yang tangguh, dengan meningkatkan investasi di bidang pembangunan SDM, infrastruktur kesehatan, transformasi digital, rantai pasok yang kuat, dan ketahanan energi yang berkelanjutan.

Ketiga, ASEAN terus berupaya untuk memperkuat multilateralisme dan penghormatan terhadap piagam PBB.“Dengan begitu, arah implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) dapat kembali ke jalur yang benar”, tambah Menlu.

Pada pernyataan nasional Indonesia, Menlu Retno menyampaikan bahwa tatanan global saat ini tidak memberikan kesempatan yang sama bagi negara-negara berkembang. Akibatnya sulit untuk mencapai target implementasi SDGs pada 2030.“Tidak ada pilihan lain, dunia harus mendorong terciptanya lingkungan yang kondusif bagi negara berkembang untuk tumbuh dan membuat lompatan pembangunan. “Diskriminasi perdagangan harus dihentikan. Negara berkembang harus diberikan kesempatan untuk lakukan hilirisasi industri,” ujar Menlu Retno.

Dalam kaitan ini, sebagai Ketua ASEAN, Indonesia mendorong agar ASEAN dapat menjadi hub kawasan untuk Electric Vehicles, berperan besar dalam rantai pasok global, mendorong pembangunan hijau, dan menjadikan kawasan sebagai pusat pertumbuhan (Epicentrum of Growth).

Terkait pencapaian SDGs Indonesia, berdasarkan data BAPPENAS, 63% dari total 216 indikator rencana aksi program SDGs periode 2021-2024 telah tercapai. Namun demikian, angka tersebut masih belum mendorong kemajuan pencapaian SDGs di tingkat regional mengingat development gap yang masih cukup tinggi. “Situasi global saat ini, khususnya dengan adanya pandemi dan perang di Ukraina mempersulit upaya pencapaian SDGs”, ujar Menlu.

Dalam sambutannya, Sekjen PBB menyampaikan bahwa capaian SDGs global baru 15%. Karena itu, diperlukan global rescue termasuk melalui stimulus 500 miliar USD per tahun. Ia menekankan bahwa sekarang adalah saatnya untuk ambil tindakan jika ingin tetap mencapai SDGs pada tahun 2030.

Secara khusus, Sekjen menyoroti 6 area yang perlu diberi perhatian khusus, yaitu: kelaparan, transisi energi, digitalisasi, pendidikan, pekerjaan layak dan pelindungan sosial serta penghentian perang.Di Kawasan Asia Pasifik sendiri, pencapaian SDGs baru mencapai 14,4% dari yang seharusnya 50%.

SDG Summit merupakan pertemuan resmi PBB yang diselenggarakan setiap empat tahun pada tingkat Kepala Negara/Pemerintahan untuk meninjau kemajuan dan tantangan dalam implementasi Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.

Pertemuan juga dilakukan untuk menggalang komitmen dan aksi global dalam mempercepat pencapaian SDGs. SDG Summit 2023 telah menghasilkan dokumen berupa Political Declaration yang berisikan komitmen negara-negara anggota PBB dalam mengakselerasi pencapaian SDGs.[***]/  Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia​

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Pasar Tradisional, Ini Hasil Pantuan Harga Sembako di Sekayu

    Sidak Pasar Tradisional, Ini Hasil Pantuan Harga Sembako di Sekayu

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 974
    • 0Komentar

        JELANG bulan puasa pada April mendatang, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menginstruksikan OPD terkait dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Muba untuk mengecek dan memastikan harga barang pokok stabil dan tidak ada pedagang nakal yang menjual makanan yang mengandung bahan berbahaya.  “Pastikan harga barang pokok stabil, […]

  • Korban Musibah Kebakaran di Asrama TNI AD Sekojo Dikunjungi Walikota

    Korban Musibah Kebakaran di Asrama TNI AD Sekojo Dikunjungi Walikota

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.088
    • 0Komentar

    TERKAIT musibah kebakaran yang terjadi di asrama TNI AD blok PP Sekojo Kamis (15/7/2021) kemarin, Walikota Palembang H. Harnojoyo langsung sigap mengunjungi lokasi guna meninjau langsung kondisi warganya yang mengalami musibah. Selain mengunjungi langsung lokasi, Walikota Palembang, juga nampak memberikan bantuan sembako kepada para korban musibah kebakaran, yakni bapak Mayor Inf (Purn) Yusni A, bapak […]

  • Agar Pemilu Aman di Muba, Dodi Ngomong Ini Kepada Karang Taruna

    Agar Pemilu Aman di Muba, Dodi Ngomong Ini Kepada Karang Taruna

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yakni Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif yang akan dilaksanakan serentak pada 17 April nanti menjadi perhatian serius Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin, kondusifitas menjadi hal utama yang dijaga dengan melibatkan banyak pihak. Betapa tidak, selama ini Muba sangat dikenal dengan komitmen dan konsisten dalam menjaga […]

  • Tak Bisa Berdamai, Covid-19 Kemarin ‘Ngamuk’ Di Sumsel, Korbannya Bertambah 71 Kasus Baru, Total 2.326 Kasus, Kota Palembang Terbanyak dengan 37 Orang,  Bagaimana Kondisi Hari Ini ?

    Tak Bisa Berdamai, Covid-19 Kemarin ‘Ngamuk’ Di Sumsel, Korbannya Bertambah 71 Kasus Baru, Total 2.326 Kasus, Kota Palembang Terbanyak dengan 37 Orang,  Bagaimana Kondisi Hari Ini ?

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    KEMARIN kasus positif Covid-19 di Provinsi Sumsel terus bertambah, covid-19 ‘mengamuk’, sepertinya tidak bisa berdamai, pasalnya  71 kasus baru menambah catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, sehingga totalnya menjadi 2.326 kasus. Kasus baru terbanyak dari Palembang 37 orang disusul Kabupaten PALI 26 pasien. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sumsel, Yusri mengatakan tambahan […]

  • Pembangunan Berasas Supremasi Hukum dan Keadilan

    Pembangunan Berasas Supremasi Hukum dan Keadilan

    • calendar_month Senin, 29 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 695
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pada debat IV Pemilihan Presiden 21 Januari 2024 yang bertema besar pembangunan berkelanjutan, Prof. Mahfud MD menyampaikan TIGA masalah utama yang menghambat tercapainya pembangunan berkelanjutan. Pertama, tata kelola Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan yang masih buruk. Selanjutnya, pembangunan yang belum berpihak kepada rakyat. TIGA, ketidakadilan tanggung jawab ekologis di tingkat global. Andi Widjajanto, […]

  • Pulau Maspari Bakal Disulap Jadi Destinasi Wisata Baru Sumsel

    Pulau Maspari Bakal Disulap Jadi Destinasi Wisata Baru Sumsel

    • calendar_month Jumat, 16 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.010
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, OKI – Usai meninjau kondisi Pulau Maspari dan UPTD Balai perikanan Tawar dan payau milik Pemprov. Sumsel5 (pulau terluar di wilayah Sumsel) Kamis (15/11/2018) siang. Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya berkeinginan “menyulap” pulau ini sesegera mungkin menjadi destinasi pariwisata baru di Sumsel. Menurut mantan Bupati OI tersebut, Pulau Maspari sangat potensial karena Sumsel tidak […]

expand_less
WordPress Archive RT-Theme 18 Responsive WordPress Theme RT-Theme 19 | Multi-Purpose WordPress theme RT-Theme 20 | Health and Medical Product Catalog WordPress Theme Rubbez- WooCommerce & Corporate WordPress Theme Rubik – A Perfect Theme for Blog Magazine Website Rubik – Magazine and Blog WordPress Theme Ruby – IT Solutions Company Elementor Template Kit RubyBuild – Building & Construction WordPress Theme Rufers – Renovation Services WordPress Theme Ruffer – Roof Construction & Repair WordPress Theme