Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Masa Covid, Pemerintah Larang Rayakan Natal dan Tahun Baru

Masa Covid, Pemerintah Larang Rayakan Natal dan Tahun Baru

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
  • visibility 774
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH dipastikan tetap melarang perayaan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Begitu juga ibadah di Gereja yang harus dilakukan dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate menjelaskan, pemerintah telah mengubah rencana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Maskarakat (PPKM) level tiga selama libur Nataru dan menggantinya dengan kebijakan pengetatan Nataru.

“Perayaan Tahun Baru dan Natal tidak dibolehkan tapi ibadah tidak dilarang dengan kapasitas maksimal (gereja) 50 persen. Dan saya dengar dari Pimpinan Agama Katolik dan Kristen, mereka juga melakukan ibadah daring,” ujar Menkominfo di Jakarta pada Selasa (7/12/2021).

Sebelumnya pemerintah akan memberlakukan PPKM level tiga untuk mengantisipasi munculnya cluster baru COVID-19 dan masuknya varian Omicron.

Namun, dikarenakan jumlah penyebaran kasus virus yang semakin melandai di Indonesia, menjadikan pemerintah melonggarkan rencana PPKM tersebut.

“Maka untuk Nataru, pemerintah tetap melakukan pengawasan agar tidak jadi penyebaran COVID-19 yang baru karena tahun depan kita adakan G-20. Sekarang bukan PPKM, tapi pengetatan Nataru,” imbuh dia.

Dalam aturan ini, kata Menkominfo, perjalanan hanya diperbolehkan untuk masyarakat yang telah mendapatkan vaksin sebanyak dua kali.

Kegiatan seni yang melibatkan penonton juga dikatakan Johnny dilarang dan restoran hanya diperbolehkan menerima pengunjung dengan kapasitas maksimal 75 persen.

Selain itu, pemerintah juga melakukan pengetatan di perbatasan negara dengan menerapkan aturan karantina selama 10 hari untuk warga negara asing (WNA) dan warga negara Indonesia (WNI) yang datang dari luar negeri.

“Dengan ini kami sarankan buat masyarakat untuk segera vaksinasi. Vaksinnya tersedia jadi perjalanan aman. Untuk yang sakit dilarang bepergian,” kata Menkominfo.

Aturan pengetanan Nataru ini menurutnya nantinya akan diatur lebih jelas melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri), yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Pada kesempatan tersebut, Menkominfo juga mengimbau agar masyarakat tetap tetang terhadap adanya varian Omicron karena situasi di Indonesia masih aman.

Berdasarkan informasi terakhir, lanjut dia, varian ini memang relatif lebih ringan dibanding varian Delta dan bisa sembuh dengan sendirinya, dengan masa berobat di Rumah Sakit (RS) hanya tiga hari.

“Tapi kita tetap waspada agar (varian Omicron) tidak masuk ke Indonesia. Apalagi varian ini lebih menulari usia remaja. Agar milenial kita berhati-hati,” kata dia.
InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nataru, Harga Sembako di Sumsel Aman, Sekda : Tetap Kita Awasi dengan Ketat

    Nataru, Harga Sembako di Sumsel Aman, Sekda : Tetap Kita Awasi dengan Ketat

    • calendar_month Sabtu, 19 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.232
    • 0Komentar

    JELANG Natal dan Tahun Baru 2021 [Nataru] harga dan ketersedian Sembilan  Bahan Pokok (Sembako) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  relatif aman, meski demikian harus tetap diawasi dengan ketat, agar tidak terjadi kelangkaan yang dikhawatirkan akan menjadi gejolak di masyarakat.   Sekretaris Daerah  (Sekda) H Nasrun Umar  saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Hari Besar Keagamaan dalam […]

  • “Diet Anggaran, Pembangunan Infrastruktur Ikut Puasakah!”

    “Diet Anggaran, Pembangunan Infrastruktur Ikut Puasakah!”

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 856
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), jalan berlubang bukan sekadar masalah infrastruktur, tapi udah jadi gaya hidup. Bahkan ada yang bilang “Kalau motormu bisa selamat dari lubang OKI, berarti kamu siap ikut Dakar Rally.” Saking banyaknya jalan yang rusak, warga setempat udah khatam ngehindarin lubang kayak gamer pro ngindarin peluru di game FPS. […]

  • THR: Dari Ketulusan, Bukan Paksaan

    THR: Dari Ketulusan, Bukan Paksaan

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 838
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Lebaran tuh emang spesial! Gak cuma soal ketupat, opor ayam, atau tradisi mudik yang bikin jalanan kaya lautan manusia. Ada satu hal yang gak pernah absen tiap Idulfitri, yakni bagi-bagi THR! Nah, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo HR Muhammad Syafii juga setuju banget nih. Menurut beliau, berbagi THR itu tradisi yang indah dan udah […]

  • Ingat..!! Di OKI Para Kandidat Cakades Deklarasi Siap Kalah-Menang

    Ingat..!! Di OKI Para Kandidat Cakades Deklarasi Siap Kalah-Menang

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 905
    • 0Komentar

    298 calon kepala desa yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada102 desa di Kabupaten Ogan Komering Ilir mengikrarkan deklarasi damai di GOR Perahu Kajang Kayuagung, Jum’at, (8/11/2019). Pada deklarasi tersebut perwakilan calon kepala desa membacakan kesiapan mereka untuk mengikuti Pilkadas damai dengan siap menang dan juga siap kalah. “Kami siap menerima hasil pilkades […]

  • Audiensi dengan Pemkab Muba, Forum Madrasah Curhat Soal Ini, Sekda Jawab Begini..

    Audiensi dengan Pemkab Muba, Forum Madrasah Curhat Soal Ini, Sekda Jawab Begini..

    • calendar_month Senin, 4 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.183
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin akan mencari regulasi yang tepat untuk merealisasikan bantuan akan aktivitas belajar mengajar yang ada di sektor pendidikan Madrasah. Hal ini disampaikan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi saat menerima audiensi Pengurus Forum Madrasah Kabupaten Muba, di Ruang Rapat Sekda Muba, […]

  • Bupati Muba Dorong Transaksi Non Tuna Pakai BSB Cash & Sistem QRIS

    Bupati Muba Dorong Transaksi Non Tuna Pakai BSB Cash & Sistem QRIS

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.276
    • 0Komentar

    “Saya masih ingat pertama kita bertemu dengan Dirut BSB, saya katakan bahwa sekarang perbankan kalau mau maju harus gunakan platform digital. Hari ini bukti dari keseriusan Pemkab Muba kerjasama dengan BSB luncurkan layanan publik berbasis digital,” ungkap Dodi Reza saat  melaunching Uji KIR Kendaraan Bermotor Menggunakan BSB Cash, Retribusi Pasar dan Retribusi Venue Olahraga Melalui […]

expand_less
WordPress Archive Moora – Architecture and Interior Theme Moose - Creative Multipurpose Theme Moose – Creative Multipurpose WordPress Theme Mooseoom – Art Gallery, Museum & Exhibition WordPress Moover – Moving Company Website Elementor Template Kit Moppers – Cleaning Company and Services WordPress Theme Mora – Modern Blog Elementor Template Kit Morave – Portfolio Elementor WordPress Theme Moreau – Creative Portfolio WordPress Theme Moren – Fashion WooCommerce Theme