Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » “Diet Anggaran, Pembangunan Infrastruktur Ikut Puasakah!”

“Diet Anggaran, Pembangunan Infrastruktur Ikut Puasakah!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
  • visibility 856
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), jalan berlubang bukan sekadar masalah infrastruktur, tapi udah jadi gaya hidup. Bahkan ada yang bilang “Kalau motormu bisa selamat dari lubang OKI, berarti kamu siap ikut Dakar Rally.” Saking banyaknya jalan yang rusak, warga setempat udah khatam ngehindarin lubang kayak gamer pro ngindarin peluru di game FPS. Tapi, tentu, rakyat enggak mau hidup dalam game survival terus, apalagi kalau tiap hari harus berangkat kerja sambil mikir “Ban motor hari ini copot enggak, ya?”

Maka datanglah secercah harapan dari langit bukan ! bukan hujan proyek juga, tapi kunjungan kerja dari seorang tokoh penting dari Senayan Bang Wahyu Sanjaya, anggota DPR RI Dapil Sumsel II. Ia datang bukan bawa parcel Lebaran, tapi bawa semangat menyambung lidah rakyat ke pusat kekuasaan. Semoga, ya, amin..

Sambutan hangat datang dari Bupati OKI, Muchendi. Beliau menyambut dengan senyum tulus dan bahasa politis yang artinya kurang lebih “Bang, tolong dong bantu cari duit buat bangun jalan. Kasihan warga, tiap lewat jembatan harus baca doa dulu kayak mau naik wahana ekstrem.”

Pak Bupati juga bilang, OKI sedang dalam fase diet anggaran. Tapi ini bukan diet sehat ala influencer, ini diet terpaksa karena dompet daerah lagi kempes kayak balon ulang tahun H+3. Maka segala yang enggak penting dipangkas. Pesta? Coret. Seremonial? Pangkas. Anggaran influencer? Skip dulu. Fokus sekarang adalah jalan mulus, Puskesmas lengkap, sekolah enggak bocor, dan warga bisa belanja ke pasar tanpa naik rakit.

Namun seperti cinta yang kadang tak berbalas, niat baik pemda ini belum tentu sampai ke hati pusat. Dana pusat kadang datangnya kayak mantan toxic,  ghosting dulu, muncul tiba-tiba, terus datangnya telat dan dipotong pula. Katanya buat efisiensi, tapi kok efisiensinya selalu nyangkut di rakyat kecil?

Nah, di sinilah peran Bang Wahyu jadi penting. Beliau duduk di Komisi XI, komisi yang ngurus duit negara. Alias, ini orang punya akses ke ATM-nya republik. Kita berharap, saat Bang Wahyu bilang akan perjuangkan keadilan anggaran, itu bukan cuma quotes Instagram. Karena kalau keadilan itu seperti janji kampanye, kita khawatir isinya cuma angin segar yang bikin masuk angin, tapi ambil positifnya semoga tidak emang berjuang untuk rakyat di dapilnya..alhamdulillah…banyak!

Wahyu bahkan menyentil soal dana bagi hasil yang dipangkas, serta penyaluran dana yang sering telat kayak kereta api jaman dulu. Dia janji akan jadi penyambung suara daerah meskipun kita tahu, kadang kabel sambungan itu suka korslet pas masuk gedung parlemen. Tapi sudahlah, kita optimistis. Karena kalau enggak optimistis salah pula nanti kualat, bisa-bisa kita ikut stres sama jalan berlubang tiap hari.

Akhir kunjungan itu ditutup dengan kesepakatan membuka komunikasi yang lebih luas. Bukan, bukan buka kartu keluarga, tapi buka jalur koordinasi biar enggak macet kayak jalanan keluar tol pas musim mudik. Sebab kalau komunikasi macet, jangan harap aspal bisa mulus. Yang ada, rakyat tambah uring-uringan, dan meme jalan rusak makin viral.

Rakyat enggak minta jalanan berlapis emas. Rakyat cuma minta bisa pergi ke sekolah, kerja, dan pasar tanpa harus melewati jalur yang bisa bikin shockbreaker menyerah. Jangan biarkan pembangunan jadi tontonan tanpa realisasi. Jangan sampai sinergi cuma jadi sinetron, penuh drama tapi nol aksi.

Tentu, kita enggak bisa berharap jalan OKI mulus seketika kayak di Ibu Kota yang tiap lubang langsung ditambal sebelum semut sempat jatuh. Tapi dengan kedatangan Bang Wahyu dan komitmen pemda yang makin nekat memperjuangkan anggaran, ada harapan bahwa suara-suara rakyat OKI yang selama ini hanya bergema di grup WA RT bisa nyangkut juga di kuping pusat.

Ini bukan soal siapa yang paling banyak selfie di proyek jalan, tapi siapa yang paling cepat kirim ekskavator. Kalau sinergi benar-benar dijalankan, bukan cuma dijargonkan, maka bukan tak mungkin jalan-jalan di OKI akan berubah dari arena rodeo jadi jalur yang nyaman buat ojol, emak-emak, sampai petani ngangkut hasil panen.

Optimisme itu berarti masih ada asal semua pihak gerak bareng, bukan bareng-bareng diam. Karena sejatinya, rakyat cuma pengen satu  kalau pagi-pagi berangkat kerja, ban motor enggak nyangkut di lubang, dan harapan enggak nyangkut di birokrasi. Oleh karena itu jalan rusak bisa diperbaiki, tapi kepercayaan rakyat? Sekali rusak, susah dibangun ulang. [***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekap Korea Blockchain Week 2023: Menyatukan Pemimpin Industri dan Inovator Web3 di pusat teknologi, bisnis, dan budaya Asia

    Rekap Korea Blockchain Week 2023: Menyatukan Pemimpin Industri dan Inovator Web3 di pusat teknologi, bisnis, dan budaya Asia

    • calendar_month Minggu, 24 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.189
    • 0Komentar

      Acara utama KBW termasuk Impact dan The Gateway: Korea mengumpulkan lebih dari 10.000 peserta untuk merayakan para pemimpin dan pembangun yang mendorong inovasi global ke Seoul dalam rangka penyelenggaraan KBW yang ke-6 dan tahun paling dinamis hingga saat ini   Sumselterkini.co.id, SEOUL, Korea Selatan, (GLOBE NEWSWIRE) — Korea Blockchain Week, acara Web3 utama di […]

  • Awas Hoaks Video Jarum Suntik Menghilang Saat Proses Vaksinasi

    Awas Hoaks Video Jarum Suntik Menghilang Saat Proses Vaksinasi

    • calendar_month Jumat, 1 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    BEREDAR video proses vaksinasi COVID-19 di media sosial dengan narasi yang menyebutkan jarum menghilang setelah disuntikan ke tubuh pasien. Faktanya: Informasi tersebut tidak benar. Jarum pada suntikan tidak menghilang, tapi otomatis ditarik menggunakan suntikan khusus yang disebut “Safety Syringe” (Alat Suntik Pengaman). Alat suntik pengaman merupakan alat suntik dengan mekanisme keamanan tambahan untuk mengurangi risiko […]

  • Pererat Silaturahmi Warga NU,Muba Gelar Lailatul Ijtima

    Pererat Silaturahmi Warga NU,Muba Gelar Lailatul Ijtima

    • calendar_month Rabu, 27 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    PEMKAB Muba menggelar Lailatul Ijtima guna menjaga tali silaturahmi dengan keluarga besar Nahdlatul Ulama /NU di Sumsel. Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang juga Mustasyar Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumsel mengatakan kegiatan Lailatul Ijtima, merupakan media bagi semua untuk bersilaturahmi antara seluruh stakeholder baik ulama, umara, dan masyarakat.  “Akan […]

  • Berjasa Dorong Inovasi KI, Sumsel Dapat Penghargaan Dari Menkumham

    Berjasa Dorong Inovasi KI, Sumsel Dapat Penghargaan Dari Menkumham

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 603
    • 0Komentar

    KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan Harun Sulianto, Jumat (15/4) mengatakan bahwa Menkumham Yasonna H. Laoly telah menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Sumsel atas kontribusinya dalam memacu pertumbuhan kreativitas dan inovasi Kekayaan Intelektual (KI) dalam rangka pemulihan ekonomi nasional pada kegiatan Roving Seminar Kekayaan Intelektual, di Hotel JW Mariot Medan belum […]

  • Disambut antusias di 26 Ilir, Ini Terobosan AKHOR untuk PKL

    Disambut antusias di 26 Ilir, Ini Terobosan AKHOR untuk PKL

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.059
    • 0Komentar

    “Kami memiliki visi dan misi Good Income yaitu gerakan ekonomi kerakyataan yang berbasis UMKM,”

  • Partai Demokrat Target Menang Tujuh Pilkada Di Sumsel

    Partai Demokrat Target Menang Tujuh Pilkada Di Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.578
    • 0Komentar

    DPD Partai Demokrat Provinsi Sumsel bersiap diri menatap Pilkada Serentak 2020. Hal tersebut dimatangkan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel The Zuri, Palembang, Sabtu (26/1/2020). Konsolidasi dan Silaturahmi Partai Demokrat Provinsi Sumsel tersebut mengambil tema “Untuk Kemenangan Pilkada Serentak 2020”. H Muchendi Mahzarekki ketua Komisi Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) Partai Demokrat Sumsel mengatakan, partai […]

expand_less
WordPress Archive Soliloquy Responsive WordPress Slider Plugin Soliloquy Schedule Addon Soliloquy Slider Themes Addon Soliloquy Thumbnails Addon Soliloquy WooCommerce Addon Solio – Solar & Renewable Energy WordPress Theme Solity – SaaS & Startup Elementor Template Kit Solixer – Ecology & Solar Energy WordPress Theme SolTeck – Software, Startup & SaaS Landing WordPress Theme Soluris – Ecology & Solar Energy WordPress Theme