Jumat, 18 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Mantap,Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemkab Muba Raih Predikat B

Mantap,Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemkab Muba Raih Predikat B

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 28 Jan 2019
  • visibility 1.043
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Bandung- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memaksimalkan pelayanan dan program kerja di setiap instansi. Hal ini dipertegas Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Muba Drs H Apriyadi MSi saat menghadiri Acara Penyerahan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah Wilayah I Tahun 2018 di The Trans Luxury Hotel, Senin (28/1/2019).

“Hasil evaluasi kali ini menunjukkan bahwa Pemkab Muba memperoleh nilai 61.12 atau predikat B, penilaian tersebut menunjukkan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerjanya, kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada hasil di Pemkab Muba sudah menunjukan hasil yang baik,” ujar Sekretaris Daerah Pemkab Muba, Drs H Apriyadi MSi.

Dikatakan, kalau di penilaian sebelumnya Pemkab Musi Banyuasin meraih skor 60.07 dan tahun ini meningkat menjadi 61.12 dengan predikat B. “Tahun depan kita targetkan harus meraih skor yang lebih tinggi lagi dengan mendapatkan predikat A,” jelasnya.

Menurutnya, target untuk meraih predikat A dalam hal Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah bukanlah hal yang mustahil untuk diraih. “Bisa saja nanti pada penilaian untuk akuntabilitas kinerja 2019 Muba menjadi satu-satunya Kabupaten di Indonesia yang meraih capaian predikat A,” harapnya.

Dia menjelaskan, adapun komponen yang dinilai yakni diantaranya perencanaan kerja, pengukuran kinerja pelaporan kinerja, evaluasi internal, dan capaian kerja. “Untuk perencanaan kinerja meraih skor 20.79, pengukuran kinerja 14.70, pelaporan kinerja 10.75, evaluasi internal 6.20, dan capaian kinerja 8.67,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin mengajak seluruh instansi di lingkungan Pemkab Muba untuk terus meningkatkan Akuntabilitas Kinerja di masing-masing instansi. “Jangan cepat puas dengan peraihan predikat B ini, kita harus tetap meningkatkan kinerja dan komitmen untuk terus menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Dodi menjelaskan, SAKIP adalah Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan, dimana sistem ini merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan.

“Dalam hal ini, setiap organisasi diwajibkan mencatat dan melaporkan setiap penggunaan keuangan negara serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku

Sedangkan LAKIP adalah Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan. LAKIP merupakan produk akhir SAKIP yang menggambarkan kinerja yang dicapai oleh suatu instansi pemerintah atas pelaksanaan program dan kegiatan yang dibiayai APBN/APBD. Penyusunan LAKIP berdasarkan siklus anggraan yang berjalan 1 tahun. Dalam pembuatan LAKIP suatu instansi pemerintah harus dapat menentukan besaran kinerja yang dihasilkan secara kuantitatif yaitu besaran dalam satuan jumlah atau persentase,” jelas Dodi.

Kemudian, manfaat dari LAKIP bisa dijadikan bahan evaluasi terhadap instansi pemerintah yang bersangkutan selama 1 tahun anggaran.

Cikal bakal lahirnya SAKIP LAKIP adalah berasal dari Inpres No.7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Instansi Pemerintah dimana didalamnya disebutkan Mewajibkan setiap Instansi Pemerintah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok, dipandang perlu adanya pelaporan akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah.

“Dengan adanya sistem SAKIP dan LAKIP bergeser dari pemahaman “Berapa besar dana yang telah dan akan dihabiskan” menjadi “Berapa besar kinerja yang dihasiulkan dan kinerja tambahan yang diperlukan, agar tujuan yang telah ditetapkan dalah akhir periode bisa tercapai,” tambahnya.

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin menyebutkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), pihaknya telah melakukan evaluasi kinerja pada Pemkab Muba.

“Pelaksanaan evaluasi ini berpedoman pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pedoman Evaluasi atas implementasi sistem akubtabilitas kinerja instansi Pemerintah,” terangnya.

Ia menambahkan, tujuan evaluasi ini adalah untuk menilai tingkat akuntabilitas kinerja atau pertanggungjawaban atas hasil terhadap penggunaan anggaran dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang berorientasi kepada hasil serta memberikan saran perbaikan yang diperlukan.

“Saya menargetkan tahun depan nilai AKIP minimal B di seluruh daerah. Seharusnya dengan meningkatnya pendapatan anggaran tiap tahun, penilaian AKIP juga harus meningkat.” tegasnya.

Lanjutnya, untuk peraihan Opini WTP tidak lagi dijadikan tolok ukur keberhasilan suatu pemerintahan. “Yang menjadi ukuran adalah outcome yg didapat daerah, efektifitas anggaran,” pungkasnya.[**]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Rekonstruksi, Motif Pembunuhan Malam Takbiran Terungkap

    Gelar Rekonstruksi, Motif Pembunuhan Malam Takbiran Terungkap

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.141
    • 0Komentar

    POLISI menggelar rekonstruksi pembunuhan di Sukarami pada malam hari raya Idul Fitri atau pada 23 Mei lalu. TH, seorang remaja berusia 16 tahun warga Alang Alang Lebar, ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti menghabisi nyawa korban berinisial KL, usia 18 tahun. Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono menerangkan, peristiwa bermula saat tersangka terlibat perkelahian dengan seseorang […]

  • Sumsel Punya Politeknik Akamigas

    Sumsel Punya Politeknik Akamigas

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –  Politeknik Akamigas dipastikan akan segera dibangun di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan [Sumsel] setelah Direktur Politeknik Energi dan Akamigas, Cepu, Prof.Dr. R.Y. Perry Burhan, M.sc yang diutus menindaklanjuti instruksi Menteri ESDM Ignasius Jonan beberapa waktu lalu. Selama ini Politeknik itu hanya ada di Cepu Jawa Tengah, jika dibangun di Sumsel, artinya di Indonesia hanya ada dua, […]

  • Asrama Brimob Petamburan Terbakar, 9 Unit Mobil Dibakar

    Asrama Brimob Petamburan Terbakar, 9 Unit Mobil Dibakar

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.337
    • 0Komentar

    ASRAMA Brimob Slipi-Petamburan, Jalan KS Tubun, Jakarta Barat, terbakar. Pemadam kebakaran telah diluncurkan ke lokasi untuk memadamkan api. “Asrama Brimob benar, tadi laporannya pukul 05.00 WIB,” ucap petugas Suku Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Jujung, saat dihubungi detikcom, Rabu (22/5/2019). Ada dua unit pemadam kebakaran yang diturunkan. Saat ini api masih menyala. “Saat ini kita turunkan […]

  • Alex Noerdin Buka Rahasia Berhasil Membangun Sumsel

    Alex Noerdin Buka Rahasia Berhasil Membangun Sumsel

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.234
    • 0Komentar

    Sampai akhir 2017 ada puluhan event internasional diadakan di Jakabaring Sport City

  • Gelombang Laut Selatan Jawa Kembali Meningkat

    Gelombang Laut Selatan Jawa Kembali Meningkat

    • calendar_month Sabtu, 14 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 976
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Cilacap – Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meterologi BMKG Cilacap, Teguh Wardoyo, menyatakan, tinggi gelombang di laut Selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali meningkat setelah sempat mengalami penurunan. Menurut dia, tinggi gelombang di wilayah perairan Selatan Cilacap hingga Yogyakarta diperkirakan bisa mencapai kisaran 2,5-4 meter, sedangkan di wilayah Samudra Hindia Selatan Jateng-DIY berkisar […]

  • Perdana, 19,8 ton kopi robusta berkualitas Sumsel di Ekspor ke Negeri Jiran

    Perdana, 19,8 ton kopi robusta berkualitas Sumsel di Ekspor ke Negeri Jiran

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.616
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Sebanyak 19,8 ton kopi robusta berkualitas Sumatera Selatan, dengan standar defect maksimum 80 diekspor ke Negeri Jiran -Malaysia.   Ekspor perdana itu  dilakukan  PT. Agri Ekspor Indonesia, sebuah perusahaan eksportir kopi  dipimpin  generasi milenial melalui Pelabuhan Boom Baru Palembang.   “Ekspor kopi robusta merupakan tonggak sejarah baru bagi Sumsel, terima kasih Pelindo yang […]

expand_less
WordPress Archive Noobz – E-sports Elementor Template Kit Noor Multi-Purpose Theme & Fully Customizable Creative AMP Theme Nora – WooCommerce Theme for Fashion Stores Norebro - Creative Portfolio Theme for Multipurpose Usage Noren- Shop WordPress WooCommerce Theme Norge – Blog WordPress Theme Norm – Photography Elementor WordPress Theme North – One Page Parallax WordPress Theme Nostalgia – Portfolio WordPress Theme Notariz – Notary Public & Legal Services Elementor Template Kit