Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Mantap,Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemkab Muba Raih Predikat B

Mantap,Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemkab Muba Raih Predikat B

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 28 Jan 2019
  • visibility 1.047
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Bandung- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memaksimalkan pelayanan dan program kerja di setiap instansi. Hal ini dipertegas Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Muba Drs H Apriyadi MSi saat menghadiri Acara Penyerahan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah Wilayah I Tahun 2018 di The Trans Luxury Hotel, Senin (28/1/2019).

“Hasil evaluasi kali ini menunjukkan bahwa Pemkab Muba memperoleh nilai 61.12 atau predikat B, penilaian tersebut menunjukkan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerjanya, kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada hasil di Pemkab Muba sudah menunjukan hasil yang baik,” ujar Sekretaris Daerah Pemkab Muba, Drs H Apriyadi MSi.

Dikatakan, kalau di penilaian sebelumnya Pemkab Musi Banyuasin meraih skor 60.07 dan tahun ini meningkat menjadi 61.12 dengan predikat B. “Tahun depan kita targetkan harus meraih skor yang lebih tinggi lagi dengan mendapatkan predikat A,” jelasnya.

Menurutnya, target untuk meraih predikat A dalam hal Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah bukanlah hal yang mustahil untuk diraih. “Bisa saja nanti pada penilaian untuk akuntabilitas kinerja 2019 Muba menjadi satu-satunya Kabupaten di Indonesia yang meraih capaian predikat A,” harapnya.

Dia menjelaskan, adapun komponen yang dinilai yakni diantaranya perencanaan kerja, pengukuran kinerja pelaporan kinerja, evaluasi internal, dan capaian kerja. “Untuk perencanaan kinerja meraih skor 20.79, pengukuran kinerja 14.70, pelaporan kinerja 10.75, evaluasi internal 6.20, dan capaian kinerja 8.67,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin mengajak seluruh instansi di lingkungan Pemkab Muba untuk terus meningkatkan Akuntabilitas Kinerja di masing-masing instansi. “Jangan cepat puas dengan peraihan predikat B ini, kita harus tetap meningkatkan kinerja dan komitmen untuk terus menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Dodi menjelaskan, SAKIP adalah Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan, dimana sistem ini merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan.

“Dalam hal ini, setiap organisasi diwajibkan mencatat dan melaporkan setiap penggunaan keuangan negara serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku

Sedangkan LAKIP adalah Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan. LAKIP merupakan produk akhir SAKIP yang menggambarkan kinerja yang dicapai oleh suatu instansi pemerintah atas pelaksanaan program dan kegiatan yang dibiayai APBN/APBD. Penyusunan LAKIP berdasarkan siklus anggraan yang berjalan 1 tahun. Dalam pembuatan LAKIP suatu instansi pemerintah harus dapat menentukan besaran kinerja yang dihasilkan secara kuantitatif yaitu besaran dalam satuan jumlah atau persentase,” jelas Dodi.

Kemudian, manfaat dari LAKIP bisa dijadikan bahan evaluasi terhadap instansi pemerintah yang bersangkutan selama 1 tahun anggaran.

Cikal bakal lahirnya SAKIP LAKIP adalah berasal dari Inpres No.7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Instansi Pemerintah dimana didalamnya disebutkan Mewajibkan setiap Instansi Pemerintah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok, dipandang perlu adanya pelaporan akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah.

“Dengan adanya sistem SAKIP dan LAKIP bergeser dari pemahaman “Berapa besar dana yang telah dan akan dihabiskan” menjadi “Berapa besar kinerja yang dihasiulkan dan kinerja tambahan yang diperlukan, agar tujuan yang telah ditetapkan dalah akhir periode bisa tercapai,” tambahnya.

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin menyebutkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), pihaknya telah melakukan evaluasi kinerja pada Pemkab Muba.

“Pelaksanaan evaluasi ini berpedoman pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pedoman Evaluasi atas implementasi sistem akubtabilitas kinerja instansi Pemerintah,” terangnya.

Ia menambahkan, tujuan evaluasi ini adalah untuk menilai tingkat akuntabilitas kinerja atau pertanggungjawaban atas hasil terhadap penggunaan anggaran dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang berorientasi kepada hasil serta memberikan saran perbaikan yang diperlukan.

“Saya menargetkan tahun depan nilai AKIP minimal B di seluruh daerah. Seharusnya dengan meningkatnya pendapatan anggaran tiap tahun, penilaian AKIP juga harus meningkat.” tegasnya.

Lanjutnya, untuk peraihan Opini WTP tidak lagi dijadikan tolok ukur keberhasilan suatu pemerintahan. “Yang menjadi ukuran adalah outcome yg didapat daerah, efektifitas anggaran,” pungkasnya.[**]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Muba Ingatkan Masyarakat untuk Nyoblos

    Bupati Muba Ingatkan Masyarakat untuk Nyoblos

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu-Butuh waktu sekitar 5 menit bagi orang nomor satu Kabupaten Muba ini untuk menyalurkan hak suaranya. Ia melakukan pemungutan suara untuk Pilpres, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten Muba. Diketahui jumlah DPT tempat TPS Bupati mencoblos berjumlah 262 orang. Ditemui usai menyalurkan hak suara, Bupati Muba menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muba […]

  • Begini Jadinya Jika Setoran Pajak Belum Sepenuhnya Disetor, Baca Ini

    Begini Jadinya Jika Setoran Pajak Belum Sepenuhnya Disetor, Baca Ini

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, KAYUAGUNG – Dugaan adanya perbedaan jumlah antara pajak yang disetorkan PT Waskita Karya, dengan yang diterima Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) OKI, mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Pasalnya, kalau memang ada selisih Rp25 miliar tersebut, tentu kemana uang sisa dari pajak tanah galian tersebut. Dimana, pihak PT Waskita mengaku menyetorkan pajak Rp 28 miliar, […]

  • TP-PKK Sumsel Salurkan Bantuan Sembako Kepada Warga Terdampak COVID-19

    TP-PKK Sumsel Salurkan Bantuan Sembako Kepada Warga Terdampak COVID-19

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.541
    • 0Komentar

    TP PKK Provinsi Sumsel menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak COVID-19.Bantuan ini disalurkan bertepatan memperingkati Hari Buruh [May Day] 1 Mei 2020. Ketua TP-PKK Sumsel Feby Deru didampingi Fauziah Mawardi Yahya mengulurkan bantuan kepada Wahyudin Warga RT 41, Kelurahan Sungai Selayur, Kecamatan Kalidoni, yang dalam kesehariannya mencari nafkah dengan menggoes becak. “Benar tadi kami memberikan […]

  • Dapat Kiriman Paket? Ikuti Panduan Menerimanya Berikut…

    Dapat Kiriman Paket? Ikuti Panduan Menerimanya Berikut…

    • calendar_month Sabtu, 13 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 765
    • 0Komentar

    Tok, tok! Paket! Ah, siap! Jangan lupa selalu #PakaiMasker #JagaJarak  saat menerima kiriman paket dan #CuciTanganPakaiSabun setelah menerima dan membukanya. Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional https://covid19.go.id/ #KPCPEN #SayangiIndonesia #JanganAbai | Lindungi Diri Lindungi Negeri  

  • Sambut Tahun Baru Islam 1441 H, Ini Pesan Ustadz Das’ad Latief untuk Bupati Banyuasin di Acara Tabligh Akbar

    Sambut Tahun Baru Islam 1441 H, Ini Pesan Ustadz Das’ad Latief untuk Bupati Banyuasin di Acara Tabligh Akbar

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.222
    • 0Komentar

    jika ingin mewujudkan Kabupaten Banyuasin yang Bangkit Adil sejahtera, jadilah seorang pemimpin yang cinta orangtua, Darmawan dan tidak sombong, dengan demikian maka ridho Allah SWT akan datang.

  • Membongkar Mitos Cacingan di Dapur Ibu-Ibu Sumsel

    Membongkar Mitos Cacingan di Dapur Ibu-Ibu Sumsel

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    DI kampung saya, ada pepatah sakti dari zaman nenek moyang “Makan ikan bisa bikin cacingan, tapi gak makan ikan bisa bikin goblokan.“Nah lho, serba salah,  begitulah mitos kadang lebih kuat dari logika, apalagi kalau sudah diwariskan sambil nyuapin bubur ke cucu. Untungnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sekarang mulai berani melawan mitos yang sudah berlumut […]

expand_less
WordPress Archive Noobz – E-sports Elementor Template Kit Noor Multi-Purpose Theme & Fully Customizable Creative AMP Theme Nora – WooCommerce Theme for Fashion Stores Norebro - Creative Portfolio Theme for Multipurpose Usage Noren- Shop WordPress WooCommerce Theme Norge – Blog WordPress Theme Norm – Photography Elementor WordPress Theme North – One Page Parallax WordPress Theme Nostalgia – Portfolio WordPress Theme Notariz – Notary Public & Legal Services Elementor Template Kit