Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Jadikan Wisata Kesehatan Sebagai Program Unggulan, Ini Target & Alasan Sandiaga Uno

Jadikan Wisata Kesehatan Sebagai Program Unggulan, Ini Target & Alasan Sandiaga Uno

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
  • visibility 881
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong pengembangan wisata kesehatan (wellness tourism) di Indonesia untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air.

Dalam “Weekly Press Briefing” yang digelar secara daring, Senin (6/9/2021), Sandiaga mengatakan pihaknya menjadikan wisata kesehatan sebagai program unggulan yang menargetkan pemberdayaan wisatawan nusantara. Wisata kesehatan merupakan kegiatan wisata yang mengedepankan peningkatan kesehatan dan kebugaran fisik serta pemulihan kesehatan spiritual dan mental wisatawan.

“Selama ini, wisatawan nusantara setiap tahunnya menghabiskan hampir 11 miliar dolar AS lebih untuk berwisata kesehatan di luar negeri. Wisata kesehatan serta wisata kebugaran dan herbal ini akan kita kembangkan karena kita mempunyai pangsa pasar yang sangat besar,” kata Sandiaga.

Pada tahap awal pengembangan wisata kesehatan ini, lanjut Sandiaga, rencananya akan diterapkan di sejumlah daerah di Indonesia. Seperti Jakarta, Medan, dan Bali.

“Nanti akan diperluas ke destinasi lainnya. Kami menggandeng berbagai instansi kementerian dan lembaga maupun pihak swasta seperti rumah sakit, klinik, dan organisasi profesi seperti Perhimpunan Kedokteran Wisata Indonesia (Perkedwi) untuk mendukung wisata kesehatan di Indonesia ini,” katanya.

Untuk menjajal kesiapan pengembangan wisata kesehatan di Indonesia, beberapa waktu yang lalu Sandiaga sempat menjalani general medical check up di Rumah Sakit Siloam Lippo Village, Tangerang, Banten. Menurutnya, Indonesia memiliki fasilitas kesehatan yang cukup lengkap dan memadai sebagai penunjang pengembangan potensi wisata kesehatan.

“Ini adalah pariwisata berbasis quality and sustainability dan kita tidak kalah dengan rumah sakit di luar negeri. Misalnya di RS Eka Hospital, untuk perawatan tulang belakang/spine, sudah menggunakan alat kedokteran buatan Jerman yang merupakan satu-satunya di Asia Tenggara,” ujar Sandiaga.

Selain itu, kata Sandiaga, Bali juga menjadi salah satu sasaran wisatawan untuk menikmati wellness tourism dan herbal tourism. Bahkan, banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali untuk merasakan wisata berbasis wellness dan herbal tourism.

“Antusiasme masyarakat mengenai herbal dan wellness tourism sangat tinggi, terutama di Bali. Untuk itu SDM-nya harus kita tingkatkan melalui program reskilling dan upskilling untuk memberikan pelayanan yang berstandar lebih tinggi lagi,” ucap Sandiaga.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, menambahkan alasan pemilihan Jakarta, Medan, dan Bali sebagai daerah pengembangan wisata kesehatan untuk tahap awal dilatarbelakangi oleh jumlah ketersediaan rumah sakit yang ada di ketiga daerah tersebut.

“Selain itu, di Medan mempunyai potensi besar karena selama ini orang Medan yang ke luar negeri itu banyak sekali. Jadi kita harapkan dengan kita mempromosikan atau menyiapkan rumah sakit-rumah sakit yang ada di Medan maka kemungkinan wisatawan-wisatawan yang berasal dari Sumatra Utara dan sekitarnya berobat ke luar negeri akan semakin kecil,” jelas Rizky.

Selain Bali, lanjut Rizki, untuk pengembangan wellness dan herbal tourism, pihaknya juga akan mengembangkan potensi ini di Solo, Jawa Tengah. “Solo juga tengah mengembangkan herbal tourism karena di Tawangmangu ada pusat kesehatan herbal milik Kementerian Kesehatan yang sangat berpotensi untuk kita dorong mengembangkan wisata herbal,” jelasnya.

 

Integrasi Aplikasi PeduliLindungi di Sektor Parekraf

Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf Sandiaga juga menyampaikan mengenai pengimplementasian aplikasi PeduliLindungi di semua sektor usaha parekraf.

“Aplikasi PeduliLindungi akan diperluas penggunaannya dari yang sebelumnya hanya di mal, diperluas ke hotel, restoran, dan cafe. Piloting akan dilakukan di empat kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya,” ujar Sandiaga.

Rencananya, penggunaan Aplikasi PeduliLindungi akan menggunakan filtering 4 kondisi user yaitu hijau, kuning, merah, dan hitam. Adapun pengunjung diperkenankan masuk ke tempat-tempat tersebut adalah pengunjung dengan kondisi hijau dan kuning.

“Selain itu bersama dengan Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, kita akan menerbitkan surat edaran bersama mengenai imbauan untuk penggunaan aplikasi PeduliLindungi secara bertahap sesuai dengan koordinasi Kemenko Marves dan Kemenkes. Penggunaan aplikasi, termasuk untuk MICE di hotel-hotel juga akan dipertimbangkan,” tutur Sandiaga.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dodi Reza Bakal Fasilitasi Rapid Tes Wartawan di Sumsel & Bagikan Seribu Paket Sembako

    Dodi Reza Bakal Fasilitasi Rapid Tes Wartawan di Sumsel & Bagikan Seribu Paket Sembako

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 749
    • 0Komentar

    MINIMNYA ketersediaan kebutuhan fasilitas pencegahan wabah Covid-19 atau virus corona di beberapa Rumah Sakit di Sumsel membuat keprihatinan bagi Ketua DPD I Golkar Sumsel, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. Hal ini pula membuat Dodi Reza yang juga Bupati Muba tersebut menyalurkan sejumlah bantuan fasilitas serta sarana dan prasarana pencegahan penularan Covid-19 […]

  •  Mulai Besok, Pasar Lemabang Diberlakukan Physical Distancing

     Mulai Besok, Pasar Lemabang Diberlakukan Physical Distancing

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 929
    • 0Komentar

    Menindaklanjuti, hasil sosialisasi dan pemantauan beberapa pasar tradisional di Kota Palembang, mulai besok Selasa (5/5) jalan di depan Pasar Lemabang akan di tutup sementara, agar bisa menjadi tempat pedagang pasar Lemabang untuk membuka lapak dalam rangka penerapan physical distancing (Jaga Jarak). Menurut Kepala Dinas Kominfo Palembang, Edison kepada awak media Senin (4/5), hal tersebut dilakukan agar […]

  • PWI Muba gelar UKW

    PWI Muba gelar UKW

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muba, membuka acara Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (21/8/2023) di Pusat Belajar Guru (PBG) Kabupaten Musi Banyuasin. Hadir dari asesor senior sekaligus penguji kompetensi  antara lain, Dr. Firdaus Komar ketua PWI Sumsel, Mantan ketua PWI […]

  • 201 Anggota Brimob Usai Amankan PON XX, Kapolda Pimpin Upacara Penyambutan Personel Brimob Kalteng BKO Polda Papua

    201 Anggota Brimob Usai Amankan PON XX, Kapolda Pimpin Upacara Penyambutan Personel Brimob Kalteng BKO Polda Papua

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 671
    • 0Komentar

    SUKSES mengamankan pelaksanaan PON XX Papua, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, memimpin langsung upacara penyambutan personel Satbrimob Polda Kalteng yang melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Papua yang dilaksanakan di Lapangan Barigas Mapolda kalteng Jalan Tjilik Riwut Km.1 Palangka Raya, Kemaren. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Irwasda Kombes Pol. Iman Prijantoro, S.H., […]

  • Tiket Mulai Rp10 Ribu hingga Rp20 RB, KA Yogyakarta Mulai Operasional

    Tiket Mulai Rp10 Ribu hingga Rp20 RB, KA Yogyakarta Mulai Operasional

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.314
    • 0Komentar

    KERETA Api (KA) Bandara Yogyakarta per hari ini, Jumat (17/9/2021) mulai beroperasi secara komersial melayani masyarakat Yogyakarta dan wisatawan yang akan menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) maupun sebaliknya dengan tarif resmi yang telah ditetapkan Pemerintah. Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Zulfikri, mengatakan operasional ini diberlakukan setelah melalui serangkaian uji coba baik statis maupun dinamis oleh […]

  • Makin Marak, Dinsos Bengkulu Siap Tertibkan Manusia Silver

    Makin Marak, Dinsos Bengkulu Siap Tertibkan Manusia Silver

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 767
    • 0Komentar

    D DINAS Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu menggencarkan penertiban lalu lintas dari gelandangan dan pengemis (Gepeng) serta manusia silver di Kota Bengkulu. Ini disampaikan langsung oleh Kadinsos Rosminiarty saat diwawancara, belum lama ini. Dirinya mengaku penertiban ialah salah satu upaya mewujudkan Kota Bengkulu religius dan bahagia, sehingga targetnya di kota tidak ada gelandangan lagi karena Dinsos […]

expand_less
WordPress Archive Laxuary – Hotel Booking WordPress Theme Popup Plugin for WordPress - Green Popups (formerly Layered Popups) LayerSlider Responsive WordPress Slider Plugin Lazyline – Innovative Lazy-Load & LQIP WordPress Plugin Lead Manager Module for Perfex CRM LeadEngine – Multi-Purpose WordPress Theme with Page Builder LeadGen – Multipurpose Marketing Landing Page Pack with HTML Builder Leadinjection – Landing Page Theme League Table League Table – Table Plugin for WordPress