Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Jadikan Wisata Kesehatan Sebagai Program Unggulan, Ini Target & Alasan Sandiaga Uno

Jadikan Wisata Kesehatan Sebagai Program Unggulan, Ini Target & Alasan Sandiaga Uno

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
  • visibility 897
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong pengembangan wisata kesehatan (wellness tourism) di Indonesia untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air.

Dalam “Weekly Press Briefing” yang digelar secara daring, Senin (6/9/2021), Sandiaga mengatakan pihaknya menjadikan wisata kesehatan sebagai program unggulan yang menargetkan pemberdayaan wisatawan nusantara. Wisata kesehatan merupakan kegiatan wisata yang mengedepankan peningkatan kesehatan dan kebugaran fisik serta pemulihan kesehatan spiritual dan mental wisatawan.

“Selama ini, wisatawan nusantara setiap tahunnya menghabiskan hampir 11 miliar dolar AS lebih untuk berwisata kesehatan di luar negeri. Wisata kesehatan serta wisata kebugaran dan herbal ini akan kita kembangkan karena kita mempunyai pangsa pasar yang sangat besar,” kata Sandiaga.

Pada tahap awal pengembangan wisata kesehatan ini, lanjut Sandiaga, rencananya akan diterapkan di sejumlah daerah di Indonesia. Seperti Jakarta, Medan, dan Bali.

“Nanti akan diperluas ke destinasi lainnya. Kami menggandeng berbagai instansi kementerian dan lembaga maupun pihak swasta seperti rumah sakit, klinik, dan organisasi profesi seperti Perhimpunan Kedokteran Wisata Indonesia (Perkedwi) untuk mendukung wisata kesehatan di Indonesia ini,” katanya.

Untuk menjajal kesiapan pengembangan wisata kesehatan di Indonesia, beberapa waktu yang lalu Sandiaga sempat menjalani general medical check up di Rumah Sakit Siloam Lippo Village, Tangerang, Banten. Menurutnya, Indonesia memiliki fasilitas kesehatan yang cukup lengkap dan memadai sebagai penunjang pengembangan potensi wisata kesehatan.

“Ini adalah pariwisata berbasis quality and sustainability dan kita tidak kalah dengan rumah sakit di luar negeri. Misalnya di RS Eka Hospital, untuk perawatan tulang belakang/spine, sudah menggunakan alat kedokteran buatan Jerman yang merupakan satu-satunya di Asia Tenggara,” ujar Sandiaga.

Selain itu, kata Sandiaga, Bali juga menjadi salah satu sasaran wisatawan untuk menikmati wellness tourism dan herbal tourism. Bahkan, banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali untuk merasakan wisata berbasis wellness dan herbal tourism.

“Antusiasme masyarakat mengenai herbal dan wellness tourism sangat tinggi, terutama di Bali. Untuk itu SDM-nya harus kita tingkatkan melalui program reskilling dan upskilling untuk memberikan pelayanan yang berstandar lebih tinggi lagi,” ucap Sandiaga.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, menambahkan alasan pemilihan Jakarta, Medan, dan Bali sebagai daerah pengembangan wisata kesehatan untuk tahap awal dilatarbelakangi oleh jumlah ketersediaan rumah sakit yang ada di ketiga daerah tersebut.

“Selain itu, di Medan mempunyai potensi besar karena selama ini orang Medan yang ke luar negeri itu banyak sekali. Jadi kita harapkan dengan kita mempromosikan atau menyiapkan rumah sakit-rumah sakit yang ada di Medan maka kemungkinan wisatawan-wisatawan yang berasal dari Sumatra Utara dan sekitarnya berobat ke luar negeri akan semakin kecil,” jelas Rizky.

Selain Bali, lanjut Rizki, untuk pengembangan wellness dan herbal tourism, pihaknya juga akan mengembangkan potensi ini di Solo, Jawa Tengah. “Solo juga tengah mengembangkan herbal tourism karena di Tawangmangu ada pusat kesehatan herbal milik Kementerian Kesehatan yang sangat berpotensi untuk kita dorong mengembangkan wisata herbal,” jelasnya.

 

Integrasi Aplikasi PeduliLindungi di Sektor Parekraf

Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf Sandiaga juga menyampaikan mengenai pengimplementasian aplikasi PeduliLindungi di semua sektor usaha parekraf.

“Aplikasi PeduliLindungi akan diperluas penggunaannya dari yang sebelumnya hanya di mal, diperluas ke hotel, restoran, dan cafe. Piloting akan dilakukan di empat kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya,” ujar Sandiaga.

Rencananya, penggunaan Aplikasi PeduliLindungi akan menggunakan filtering 4 kondisi user yaitu hijau, kuning, merah, dan hitam. Adapun pengunjung diperkenankan masuk ke tempat-tempat tersebut adalah pengunjung dengan kondisi hijau dan kuning.

“Selain itu bersama dengan Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, kita akan menerbitkan surat edaran bersama mengenai imbauan untuk penggunaan aplikasi PeduliLindungi secara bertahap sesuai dengan koordinasi Kemenko Marves dan Kemenkes. Penggunaan aplikasi, termasuk untuk MICE di hotel-hotel juga akan dipertimbangkan,” tutur Sandiaga.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tendangan Bebas Indira, Tendangan Bebas dari Patriarki: Cerita Cewek Bandung Juara Piala Pertiwi & Asa di Tengah Lapangan”

    Tendangan Bebas Indira, Tendangan Bebas dari Patriarki: Cerita Cewek Bandung Juara Piala Pertiwi & Asa di Tengah Lapangan”

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.358
    • 0Komentar

    SEBUAH lapangan bola bernama Supersoccer Arena, Kudus, Minggu sore itu, sejarah diam-diam sedang digiring masuk ke gawang masa depan. Skor 1-0 memang terdengar biasa. Tapi coba cek nama pencetak golnya Indira Fatima. Nomor 11, umur masih remaja, tapi keberanian dan akurasi tendangannya bisa bikin jantung komentator sport berhenti sepersekian detik. Bayangin ya, tendangan bebas satu […]

  • Risiko Tinggi Butuh Keahlian Tinggi, Pusri Siapkan Ahli K3 Berkelas Nasional

    Risiko Tinggi Butuh Keahlian Tinggi, Pusri Siapkan Ahli K3 Berkelas Nasional

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pekerjaan dengan tingkat risiko tinggi tidak dapat dijalankan hanya dengan pengalaman, tetapi membutuhkan kompetensi, disiplin, dan pemahaman keselamatan kerja yang kuat. Menyadari pentingnya peran tenaga kerja kompeten dalam menjaga keandalan operasional, PT Pusri Palembang terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui program pembinaan dan sertifikasi bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Melalui Departemen […]

  • Inovasi Limbah Cangkang Sawit jadi Briket Antar Siswa SMP 6 Unggul Wakili Sumsel ke Korsel

    Inovasi Limbah Cangkang Sawit jadi Briket Antar Siswa SMP 6 Unggul Wakili Sumsel ke Korsel

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 910
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu, – Inovasi Pemanfaatan limbah cangkang dan tangkos kelapa sawit menjadi bahan bakar briket berhasil menghantarkan kakak beradik M Zafa P Alfarobby dan M Kianzhu P Alfarobby sebagai salah satu finalis lomba Indonesia Stem Creativity Copetition 2023, mewakili Kabupaten Muba dan membawa nama Provinsi Sumatera Selatan di tingkat Nasional.Tak hanya bahan bakar dari limbah […]

  • Polda Sumut Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia

    Polda Sumut Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara mengungkap kasus narkotika jenis sabu jaringan Malaysia-Indonesia di Provinsi Sumut – Aceh -Tanjung Balai – Medan. “Kemudian jaringan Aceh – Belawan – Medan. Dan narkotika jenis ganja yakni jaringan Aceh – Medan,” terang Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol. C.Wisnu Adji, Kamis, (03/03/22). Kombes Pol. C.Wisnu Adji menjelaskan […]

  • Kasus COVID-19 di Sumsel Hari Ini Bertambah 1 Orang

    Kasus COVID-19 di Sumsel Hari Ini Bertambah 1 Orang

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 973
    • 0Komentar

    HARI ini, Selasa [12/5/2020] kasus positif COVID-19 di Sumsel bertambah 1 orang sehingga total menjadi 279 orang. Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Sumsel Yusri saat press conference, Selasa (12/5/2020), mengatakan, satu pasien positif Corona itu laki-laki berusia 28 tahun berdomisili di Palembang dengan tranmisi lokal. Dikatakan Yusri, selain penambahan kasus positif Corona, ada juga […]

  • Dari Bestie Jadi Ayang, Terus Jaga Bumi Agar Hidup Tenang

    Dari Bestie Jadi Ayang, Terus Jaga Bumi Agar Hidup Tenang

    • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.438
    • 0Komentar

      KATA bestie dan ayang lagi hits di kalangan pengguna internet, apalagi bulan Februari identik dengan hari kasih sayang. Tapi lewat email ini kami bukan bermaksud untuk berbalas pantun. Kami kembali mengajak kamu untuk bersama-sama menjaga bumi. Karena dampak Krisis Iklim semakin nyata di seluruh dunia. Salah satunya akan berdampak pada Olimpiade Musim Dingin. Berdasarkan studi terbaru, gelaran […]

expand_less
WordPress Archive Laxuary – Hotel Booking WordPress Theme Popup Plugin for WordPress - Green Popups (formerly Layered Popups) LayerSlider Responsive WordPress Slider Plugin Lazyline – Innovative Lazy-Load & LQIP WordPress Plugin Lead Manager Module for Perfex CRM LeadEngine – Multi-Purpose WordPress Theme with Page Builder LeadGen – Multipurpose Marketing Landing Page Pack with HTML Builder Leadinjection – Landing Page Theme League Table League Table – Table Plugin for WordPress