Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Dalam Waktu 6 Bulan, Angka Kemiskinan Sumsel Turun 6.580 Orang

Dalam Waktu 6 Bulan, Angka Kemiskinan Sumsel Turun 6.580 Orang

  • account_circle Yosep Indra Praja
  • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
  • visibility 1.115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HANYA dalam waktu enam bulan (Maret-September 2019) angka kemiskinan Sumsel turun 0,15 persen menjadi 12,56 persen dari sebelumnya 12,71 persen. Berkurang sebanyak 6.580 orang dari kondisi Maret sebanyak 1.073.740 orang. Angka tersebut membuktikan target Gubernur Sumsel H.Herman Deru memangkas angka kemiskinan yang terbilang tinggi di Sumsel terus menunjukkan hasil positif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, pada bulan September 2019 jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita perbulan di bawah garis kemiskinan) di Provinsi Sumsel mencapai 1.067.160 (12,56 persen). Turun sebesar 6.580 orang dibandingkan dengan kondisi Maret 2019 yang sebesar 1.073.740 orang (12,71 persen) dan turun sebesar 9.240 orang dibandingkan kondisi September 2018 yang sebesar 1.076.400 orang (12,82 persen).

“Hanya dalam waktu enam bulan (Maret-September 2019) angka kemiskinan Sumsel turun 0,15 persen menjadi 12,56 persen dari sebelumnya 12,71 persen. Berkurang sebanyak 6.580 orang dari kondisi Maret sebanyak 1.073.740 orang,” jelas Kepala BPS Sumsel Endang Tri Wahyuningsih.

Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2018 sebesar 13,43 persen turun menjadi 12,19 persen pada Maret 2019 dan 11,94 persen pada September 2019. Sementara persentase penduduk miskin di daerah pedesaa tutun dari 13,05 persen pada September 201i menjadi 13,02 persen pada Maret 2019 dan 12,93 persen pada September 2019.

Dikatakan Endang peranan kelompok makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan kelompok bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan.

Adapun komoditas makanan yang berpengaruh besar terhadap garis kemiskinan di perkotaan relatif sama dengan di perdesaan di antaranya adalah beras, rokok kretek filter, daging ayam ras, telur ayam ras, mie instan roti kopi dan lainnya. Namun dengan adanya rencana penerapan bea cukai untuk rokok diharapkan Endang dapat ikut menurunkan tingkat konsumsi masyarakat.

“Ada tiga poin penting yang harus dilakukan untuk mengentaskan kemiskinan, pertama harus memperhatikan karakteristik penduduk miskinnya. Kedua pertumbuhan ekonomi harus inklusif dan ketiga adalah pengawasan program. Saat ini mungkin programnya sudah bagus tapi bermasalah di lapangan. Misal masalah distribusi Kemudian penerima. Ini juga jadi PR kita,”tembah Endang.

Hal lain yang tak kalah penting untuk menurunkan angka kemiskinan ini adalah keberlangsungan bantuan sosial. ” Karena kalau kita lihat berbagai progam bantuan sosial memang sangat membantu penurunan angka kemiskinan. Bisa 5 sampai 6 persen,” ujarnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Sosial Pemprov Sumsel H.Rosyidin Hasan mengatakan, angka kemiskinan Sumsel yang masih di kisaran 12 persen adalah akumulasi dari inflasi dari 17 kab/kota se Sumsel. Karena itu untuk menurunkannya perlu upaya dari BPS se Sumsel untuk aktif seperti BPS Provinsi. “Karen kalau kemiskinan kab/kota itu turun pasti kemiskinan Sumsel juga turun,” jelasnya.

Saat ini kata Rosyidin adanya penurunan sebesar 0,15 persen sudah cukup menggembirakan. Penurunan ini salah satunya dipengaruhi komoditas beras.

” Makanya saya selalu katakan agar bantuan yang bersentuhan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat diterima dengan baik. Agar tidak bermasalah sampai pada bulan yang bersangkutan. Ini harus tepat sasaran agar yang miskin tidak tetap miskin,” jelas Rosyidin.

Bahkan untuk merealisasikan komitmen Gubernur yang ingin angka kemiskinan menjadi satu digit pihaknya sudah menelurkan program Unit Ekonomi Produktif (UEP). Ia berharap ini secepatny berjalan agar penurunan angka kemiskinan cepat terwujud.

Sebelumnya Gubernur Sumsel H.Herman Deru mengungkapkan sejumlah keinginannya menyambut tahun 2020. Semua itu dipaparkannya pada acara Kaleidoskop Pemerintah Provinsi Sumsel Tahun 2019, Kamis (26/12) di Griya Agung.

” Saya tidak mau muluk-muluk, Saya ingin apa yang sudah kita kerjakan sama-sama ini akumulasi dari hasil yang dicapai muaranya hanya satu penurunan angka kemiskinan,” ujarnya. [***]

  • Penulis: Yosep Indra Praja

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • sapi-qurban

    Wah, Ternyata Jokowi Juga Qurban Sapi di Palembang

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.730
    • 0Komentar

    Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) ternyata akan menyerahkan sapi untuk hewan korban pada Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah tahun ini.  Presiden mengutus pembantunya untuk memesan sapi di daerah Kenten dari peternak sapi yang bernama Akeng.

  • Angkasa Pura II, Tutup Sementara 2 Rute Penerbangan Luar Negeri di SMB II

    Angkasa Pura II, Tutup Sementara 2 Rute Penerbangan Luar Negeri di SMB II

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.381
    • 0Komentar

    PT Angkasa Pura II menutup sementara penerbangan dua rute luar negeri dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin [SMB] II Palembang, penutupan tersebut atas permintaan dari Maskapai Air Asia dan Scoot, guna menghindari penyebaran Virus Corona [COVID-19]. General Manager Angkasa Pura II, Fahrurozi mengatakan, dua rute yang ditutup sementara itu, yakni tujuan Malaysia dan Singapura. Berdasarkan surat […]

  • Duh, Kebudayaan Palembang-Sumsel Terancam Pudar Ditelan Zaman

    Duh, Kebudayaan Palembang-Sumsel Terancam Pudar Ditelan Zaman

    • calendar_month Kamis, 13 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.531
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG -Setelah masuk di era millenial seperti sekarang ini, seakan warisan kebudayaan yang ada di Palembang, khususnya di Sumsel saat ini nampaknya mulai pudar ditelan zaman lantaran pementasan budaya serta pelaku seni di Kota Palembang sudah kian berkurang. Bahkan tidak lagi dikenal masyarakat, ironisnya lagi jauh dari keinginan masyarakat untuk menikmati pentas seni warisan […]

  • Ketimbang Respons Isu Korupsi KTP, Ganjar Lebih Baik Fokus Sampaikan Gagasan

    Ketimbang Respons Isu Korupsi KTP, Ganjar Lebih Baik Fokus Sampaikan Gagasan

    • calendar_month Minggu, 3 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.835
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bakal calon presiden yang diusung PDI-Perjuangan Ganjar Pranowo, diharapkan fokus menyampaikan gagasan daripada merespons isu korupsi pengadaan KTP elektronik (KTP-el). Selama beberapa tahun terakhir, nama Ganjar kerap dikait-kaitan terlibat dalam kasus korupsi tersebut. “Tentu itu akan lebih baik dan menunjukkan kualitas Pak Ganjar sendiri, bahwa beliau concern terhadap persoalan-persoalan programatik, persoalan platform, dan […]

  • Sosialisasi DBON, Kemenpora Gandeng PWI

    Sosialisasi DBON, Kemenpora Gandeng PWI

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersinergi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), guna melakukan pengelolaan dan penyelarasan informasi bidang olahraga, terutama sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) itu dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, bersama Ketua Umum Persatuan […]

  • Gemar Gunakan Batik, Menteri Budi Arie Sarankan Ini 

    Gemar Gunakan Batik, Menteri Budi Arie Sarankan Ini 

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 977
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie mengaku gemar menggunakan batik dalam kegiatan sehari-hari oleh sebab itu mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk pelestarian warisan budaya tak benda, pesan itu disampaikannya saat memperingati Hari Batik Nasional 2023, kemarin. “Baju sehari-hari saya kan batik. Saya termasuk orang yang penggemar batik karena nyaman dipakai, punya nilai keindahan, rasa, arsitektur. […]

expand_less
WordPress Archive Shop the Look Pro for WooCommerce Shopaddict – 16 Ready WordPress Landing Pages Theme Shopcroc WP – Elementor Multi-purpose WooCommerce WordPress Theme Shoperific – WooCommerce WordPress Theme Shopfront – Next-Generation eCommerce Theme Shopkeeper – Multi-Purpose WooCommerce Theme ShopMagic - WooCommerce Marketing Automation, Workflows and More ShopMe – Multi Vendor Woocommerce WordPress Theme Shoppica – Premium OpenCart Theme Shopping Mall – Entertainment Center and Business WordPress Theme