Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Dalam Waktu 6 Bulan, Angka Kemiskinan Sumsel Turun 6.580 Orang

Dalam Waktu 6 Bulan, Angka Kemiskinan Sumsel Turun 6.580 Orang

  • account_circle Yosep Indra Praja
  • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
  • visibility 1.104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HANYA dalam waktu enam bulan (Maret-September 2019) angka kemiskinan Sumsel turun 0,15 persen menjadi 12,56 persen dari sebelumnya 12,71 persen. Berkurang sebanyak 6.580 orang dari kondisi Maret sebanyak 1.073.740 orang. Angka tersebut membuktikan target Gubernur Sumsel H.Herman Deru memangkas angka kemiskinan yang terbilang tinggi di Sumsel terus menunjukkan hasil positif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, pada bulan September 2019 jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita perbulan di bawah garis kemiskinan) di Provinsi Sumsel mencapai 1.067.160 (12,56 persen). Turun sebesar 6.580 orang dibandingkan dengan kondisi Maret 2019 yang sebesar 1.073.740 orang (12,71 persen) dan turun sebesar 9.240 orang dibandingkan kondisi September 2018 yang sebesar 1.076.400 orang (12,82 persen).

“Hanya dalam waktu enam bulan (Maret-September 2019) angka kemiskinan Sumsel turun 0,15 persen menjadi 12,56 persen dari sebelumnya 12,71 persen. Berkurang sebanyak 6.580 orang dari kondisi Maret sebanyak 1.073.740 orang,” jelas Kepala BPS Sumsel Endang Tri Wahyuningsih.

Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2018 sebesar 13,43 persen turun menjadi 12,19 persen pada Maret 2019 dan 11,94 persen pada September 2019. Sementara persentase penduduk miskin di daerah pedesaa tutun dari 13,05 persen pada September 201i menjadi 13,02 persen pada Maret 2019 dan 12,93 persen pada September 2019.

Dikatakan Endang peranan kelompok makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan kelompok bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan.

Adapun komoditas makanan yang berpengaruh besar terhadap garis kemiskinan di perkotaan relatif sama dengan di perdesaan di antaranya adalah beras, rokok kretek filter, daging ayam ras, telur ayam ras, mie instan roti kopi dan lainnya. Namun dengan adanya rencana penerapan bea cukai untuk rokok diharapkan Endang dapat ikut menurunkan tingkat konsumsi masyarakat.

“Ada tiga poin penting yang harus dilakukan untuk mengentaskan kemiskinan, pertama harus memperhatikan karakteristik penduduk miskinnya. Kedua pertumbuhan ekonomi harus inklusif dan ketiga adalah pengawasan program. Saat ini mungkin programnya sudah bagus tapi bermasalah di lapangan. Misal masalah distribusi Kemudian penerima. Ini juga jadi PR kita,”tembah Endang.

Hal lain yang tak kalah penting untuk menurunkan angka kemiskinan ini adalah keberlangsungan bantuan sosial. ” Karena kalau kita lihat berbagai progam bantuan sosial memang sangat membantu penurunan angka kemiskinan. Bisa 5 sampai 6 persen,” ujarnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Sosial Pemprov Sumsel H.Rosyidin Hasan mengatakan, angka kemiskinan Sumsel yang masih di kisaran 12 persen adalah akumulasi dari inflasi dari 17 kab/kota se Sumsel. Karena itu untuk menurunkannya perlu upaya dari BPS se Sumsel untuk aktif seperti BPS Provinsi. “Karen kalau kemiskinan kab/kota itu turun pasti kemiskinan Sumsel juga turun,” jelasnya.

Saat ini kata Rosyidin adanya penurunan sebesar 0,15 persen sudah cukup menggembirakan. Penurunan ini salah satunya dipengaruhi komoditas beras.

” Makanya saya selalu katakan agar bantuan yang bersentuhan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat diterima dengan baik. Agar tidak bermasalah sampai pada bulan yang bersangkutan. Ini harus tepat sasaran agar yang miskin tidak tetap miskin,” jelas Rosyidin.

Bahkan untuk merealisasikan komitmen Gubernur yang ingin angka kemiskinan menjadi satu digit pihaknya sudah menelurkan program Unit Ekonomi Produktif (UEP). Ia berharap ini secepatny berjalan agar penurunan angka kemiskinan cepat terwujud.

Sebelumnya Gubernur Sumsel H.Herman Deru mengungkapkan sejumlah keinginannya menyambut tahun 2020. Semua itu dipaparkannya pada acara Kaleidoskop Pemerintah Provinsi Sumsel Tahun 2019, Kamis (26/12) di Griya Agung.

” Saya tidak mau muluk-muluk, Saya ingin apa yang sudah kita kerjakan sama-sama ini akumulasi dari hasil yang dicapai muaranya hanya satu penurunan angka kemiskinan,” ujarnya. [***]

  • Penulis: Yosep Indra Praja

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikut Olimpiade Matematika, Kakak Beradik Mengukir Prestasi di Tengah Pandemi

    Ikut Olimpiade Matematika, Kakak Beradik Mengukir Prestasi di Tengah Pandemi

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 783
    • 0Komentar

    MESKI di masa pandemi COVID-19, namun siswa Indonesia tetap berprestasi. Bahkan di kancah internasional. Seperti halnya yang diraih dua siswa kakak beradik, Mischka Aoki (12 tahun) dan Devon Kei Enzo (11 tahun) di Olimpiade Matematika Internasional WMI (World Mathematics Invitational) 2021. Devon Kei mendapatkan penghargaan terbaik Diamond Medal dan Mischka Aoki sang kakak meraih medali […]

  • Kunjungi pelayanan KB & RS Pusri, Didampingi Pj Walikota Palembang, Kepala BKKBN RI : Disini agak unik karena banyak yang langkah, apa itu !

    Kunjungi pelayanan KB & RS Pusri, Didampingi Pj Walikota Palembang, Kepala BKKBN RI : Disini agak unik karena banyak yang langkah, apa itu !

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 994
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Pj Walikota Ratu Dewa mendampingi Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo saat melakukan peninjauan pelayanan KB di Rumah Sakit Pusri dan kunjungan ke Kampung KB Cempaka di Kecamatan Kalidoni, Senin (20/5/2024). Dalam kunjunganya di RS Pusri, Kepala BKKBN dan Pj Walikota Palembang mengecek langsung satu persatu ruangan pelayanan KB. Serta sempat berbincang dengan masyarakat yang […]

  • Kejar Kota Layak Anak Predikat Madya, Palembang Terus Berbenah

    Kejar Kota Layak Anak Predikat Madya, Palembang Terus Berbenah

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.389
    • 0Komentar

    SETELAH dua kali berturut meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) predikat Pratama, Kota Palembang kali ini mengikuti penilaian untuk mendapatkan KLA kota predikat Madya. Kota Palembang mengikuti penilaian secara virtual dengan tim penilai dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, yang digelar di rumah dinas Wali Kota Palembang, Rabu (15/6/2022). Asisten Deputi Pelayanan […]

  • Arab Saudi Cabut Sejumlah Aturan Terkait Pencegahan & Penyebaran COVID-19

    Arab Saudi Cabut Sejumlah Aturan Terkait Pencegahan & Penyebaran COVID-19

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.328
    • 0Komentar

    KONSUL Haji pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Endang Jumali mengatakan bahwa Arab Saudi telah mencabut sejumlah aturan yang selama ini diberlakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. Menurutnya, ada tujuh aturan baru yang dicabut, antara lain terkait dengan pembatasan jarak sosial  dan karantina. Ketentuan baru ini mulai berlaku terhitung sejak 5 Maret 2022. “Arab […]

  • Kuota Internet Gratis Untuk Pelajar Di Banyuasin Belum Jelas

    Kuota Internet Gratis Untuk Pelajar Di Banyuasin Belum Jelas

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 787
    • 0Komentar

    BELUM lama ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) secara resmi akan memberikan subsidi berupa kuota internet gratis bagi pelajar, mahasiswa, guru dan dosen guna mendukung proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Keputusan yang disampaikan langsung oleh Mendikbud, Nadiem Makarim itu akan diberikan pemerintah hingga Desember 2020 mendatang. Terkait subsidi itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi Nizam menyampaikan […]

  • Kerja Sama Dengan Perusahaan Negara, Menag dan Menteri BUMN Luncurkan Program Pemberdayaan UMKM,

    Kerja Sama Dengan Perusahaan Negara, Menag dan Menteri BUMN Luncurkan Program Pemberdayaan UMKM,

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.421
    • 0Komentar

    MENTERI Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama Menteri BUMN Erick Thohir hari ini meluncurkan Program Pendampingan dan Pemberdayaan UMKM “Sobat Bayar”. Program yang diluncurkan dari Kantor DPP GP Ansor ini merupakan kerja sama DPP GP Ansor, PT Pos Indonesia, dan PT BNI Persero Peluncuran program ini ditandai dengan menekan tombol sirene bersama dilanjutkan penandatanganan MoU antara […]

expand_less
WordPress Archive Shop the Look Pro for WooCommerce Shopaddict – 16 Ready WordPress Landing Pages Theme Shopcroc WP – Elementor Multi-purpose WooCommerce WordPress Theme Shoperific – WooCommerce WordPress Theme Shopfront – Next-Generation eCommerce Theme Shopkeeper – Multi-Purpose WooCommerce Theme ShopMagic - WooCommerce Marketing Automation, Workflows and More ShopMe – Multi Vendor Woocommerce WordPress Theme Shoppica – Premium OpenCart Theme Shopping Mall – Entertainment Center and Business WordPress Theme