Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Ciptakan Ekosistem yang Sehat, Menkominfo Ajak Industri Pers Berkolaborasi

Ciptakan Ekosistem yang Sehat, Menkominfo Ajak Industri Pers Berkolaborasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 9 Feb 2022
  • visibility 901
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM Era transformasi digital sekarang ini akan membuka peluang ekosistem industri pers Indonesia berkembang. Untuk menjadikan ekosistem lebih sehat, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mendorong kerja sama dan kolaborasi industri di tengah disrupsi teknologi yang terjadi baik di sisi pasar, perubahan perilaku, maupun distribusi konten.

“Era digital dapat dijadikan sebagai suatu batu loncatan agar insan pers dan institusi sektor tersebut dapat semakin berkembang. Di era yang semakin kolaboratif ini, kerja sama antar industri pers dan stakeholders lain termasuk tentunya pemerintah dalam menciptakan tata kelola media yang agile dan adaptif, sangatlah diperlukan,” ujarnya dalam Diskusi The Editor’s Talks yang berlangsung secara hibrida dari Jakarta Selatan, kemaren.

Menkominfo menjelaskan arti penting kolaborasi antar industri pers sebagai upaya diversifikasi produk media, intensifikasi kualitas produk jurnalisme serta ekstensifikasi faktor penting dalam industri pers dan media.

“Baik dari segi sumber daya manusia, alat produksi, manajemen dan tata kelola internal korporasi. Hal-hal tersebut harus terus diupayakan agar industri pers dan media dapat selalu meningkatkan kualitas dan profesionalitas,” jelasnya.

Pemerintah, menurut Menteri Johnny memberikan dukungan kuat dalam menciptakan ekosistem yang sehat dengan mengakomodasi pembentukan payung hukum.

“Dan dengan digital nanti apabila iklim dan level playing field-nya bisa diatur berimbang, maka teknologi digital sendiri berupa pemanfaatan big data, artificial intelligence, virtual reality, augmented reality, extended reality bahkan metaverse akan mendorong industri pers berkembang,” jelasnya.

Namun demikian, Menkominfo menekankan upaya bersama stakeholders untuk menghadirkan regulasi jurnalisme berkualitas.

“Dengan kombinasi antara iklim pers yang sehat, upaya nyata industri pers untuk terus berbenah diri, didukung pula oleh regulasi serta kebijakan-kebijakan pemerintah. Diharapkan pers dapat terus menjaga kualitas sekaligus independensinya yang bertanggung jawab,” tandasnya.

Alternatif

Selain memberikan dukungan, Menteri Johnny mendorong Dewan Pers dan Task Force Media Sustainability yang menyiapkan substansi usulan draft regulasi tersebut agar menyesuaikan benchmark dari negara lain sebagai acuan.

Menkominfo menyontohkan acuan seperti News Media and Digital Platforms Mandatory Bargaining Code di Australia, The Law on the Creation of Neighbouring Rights for the Benefit of Press Agencies and Publishers di Prancis, serta di Uni Eropa yang menerapkan Digital Services Actand Digital Market Act.

“Kominfo dan saya secara pribadi, tentu akan mengkaji payung hukum yang sesuai untuk menjadikan substansi dalam usulan jurnalisme berkualitas. Bentuk payung hukum tersebut tentu akan kita cek dan perlu juga mengacu pada benchmark yang ada,” jelasnya.

Menurut Menteri Johnny substansi usulan draf jurnalisme berkualitas penting untuk membangun suatu iklim yang konvergen. Namun demikian, hal yang perlu dicermati substansi publisher rights di Indonesia beririsan dengan pengaturan mengenai intellectual property rights.

“Nah, secara teknis perundang-undangan ini mau ditempatkan dimana? Karena ada model dan cara pembuatan undang-undang di Indonesia. Misalnya ingin ditempatkan dibawah payung Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik), maka tentu sektornya ada di saya dan Ibu Meutya Hafid sebagai Ketua Komisi I DPR RI,” ujarnya.

Jika secara teknis berada di UU ITE, Menkominfo menilai akan menjadi persoalan tersendiri dan membutuhkan waktu untuk perumusannya, karena harus mengikuti prosedur pembuatan undang-undang. Sebab sebelumnya, Pemerintah telah mengirimkan Surat Presiden mengenai Revisi UU ITE.

“Atau mau ditempatkan dimana mengikuti Australia? Misalnya di bagian persaingan usaha. Kalau persaingan usaha maka akan bergeser dari digital ke sektor e-commerce. Kalau e-commerce maka ke Kementerian Perdagangan dan revisi undang-undang yang terkait dengan payung hukum di sektor itu,” ujarnya.

Menteri Johnny juga mengusulkan jika pembahasan substansi mengenai hak cipta atau intellectual property rights, maka instansi pemerintahan yang berwenang adalah Kementerian Hukum dan HAM.

“Kalau cukup kuat, bisa dalam bentuk undang-undang yang mengaturnya karena didalamnya ada banyak soal-soal yang sangat teknis, baik secara teknis digital maupun teknis-teknis komersial dan karena ini publisher, ya berarti ada sharing benefit. Inilah yang harus diatur dengan baik,” paparnya

Menurut Menkominfo, selain dalam format undang-undang dengan melalui proses yang panjang tersebut. Maka untuk lebih mempermudah bisa dilakukan payung hukum turunan melalui Peraturan Pemerintah.

“Tetapi kalau melalui peraturan pemerintah tentu kekuatan hukumnya tidak setara dengan undang-undang, tetapi dia lebih cepat dan hal-hal ini harus dibicarakan,” jelasnya.

Dengan memperhatikan draft usulan tersebut, Menteri Johnny telah menyampaikan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD untuk ditindaklanjuti dalam rapat koordinasi.

“Saya sudah berbicara dan menyampaikan pada Menkopolhukam dan tadi pagi, mungkin secara kebetulan, Saya juga mendapat text message dari Menkopolhukam untuk melakukan rapat koordinasi pertama menteri sektor lainnya untuk menindaklanjuti legislasi primer yang seperti apa yang perlu disiapkan,” ungkapnya.

Menurut Menkominfo, jenis legislasi primer yang akan diputuskan merupakan pengaturan untuk memastikan konvergensi, sustainability dan playing field yang berimbang dan adil di ruang digital antara media konvensional dan media mainstream yang membawa pesan dan semangat perjuangan Indonesia dengan the new e-commerce Over The Top.

“Pada akhirnya, jurnalisme berkualitas tetaplah menjadi barometer pers yang sehat. Kiranya seluruh pihak yang terkait dengan pers mengupayakan agar konten pers kembali ke khittah-nya, konten yang informatif, konten yang mendidik, konten yang mencerahkan, konten yang memperdayakan, dan konten yang membangkitkan rasa nasionalisme kita,” jelasnya.

Dalam diskusi dengan tema Membangun Jurnalisme Berkualitas di Era Revolusi Teknologi Informasi, hadir pula Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo, Pengamat Media Ignatius Haryanto dan Ketua Dewan Penasihat Forum Pemred Kemal Gani.
Kominfo (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wawako Palembang Terus Pantau Bazar Ramadhan

    Wawako Palembang Terus Pantau Bazar Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 886
    • 0Komentar

    MESKIPUN telah memasuki hari ke-3 gelaran bazar murah dari Pemerintah kota Palembang yang bekerjasama dengan Bulog serta beberapa produsen, namun Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda tak henti-hentinya untuk terus melakukan peninjauan dalam kegiatan bazar murah tersebut. Hal itu sengaja dilakukan Fitri guna memastikan kesetabilan harga sekaligus meninjau langsung respon masyarakat dalam menyambut kegiatan bazar murah […]

  • Fortrea Menjalin Kemitraan Industri dengan Veeva dan Advarra untuk Menyederhanakan Pengalaman Uji Coba Klinis Situs dan Pasien

    Fortrea Menjalin Kemitraan Industri dengan Veeva dan Advarra untuk Menyederhanakan Pengalaman Uji Coba Klinis Situs dan Pasien

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 755
    • 0Komentar

    Perusahaan tiba untuk memberikan akses mudah kepada pasien dan situs guna mempelajari informasi dalam satu solusi terintegrasi – DURHAM, N.C., Jan. 11, 2024 (GLOBE NEWSWIRE) — Fortrea (Nasdaq: FTRE) (“Perusahaan”), sebuah organisasi penelitian kontrak (CRO) global terkemuka,  mengumumkan kemitraan industri dengan anggota pendiri Veeva Systems Inc., Penyedia solusi cloud industri terkemuka untuk industri ilmu hayati […]

  • Maksimalkan Pelayanan Kesehatan, Ratusan Ribu Posyandu Akan Direaktivasi

    Maksimalkan Pelayanan Kesehatan, Ratusan Ribu Posyandu Akan Direaktivasi

    • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 646
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) akan segera mereaktifasi dan meredefinisikan aktivitas-aktivitas dari sekitar 300 ribu Posyandu yang tersebar di seluruh Indonesia. Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan pasalnya, fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang tersedia saat ini jumlahnya masih sangat terbatas, masih belum bisa menjangkau seluruh masyarakat. “Sulit bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk memberikan layanan kesehatan […]

  • Pesan Bupati Muba untuk Warga Desa Lais

    Pesan Bupati Muba untuk Warga Desa Lais

    • calendar_month Jumat, 23 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU –   Usai sholat berjamaah di Masjid Al-Huriyah, dan makan siang bersama Warga Desa Lais, Kecamatan Lais, Kabupaten Muba. Bupati Muba Dodi Reza Alex tak lupa berpesan. Menurutnya peran serta masyarakat termasuk Warga Lais ia hargai, apalagi turut serta dan ikut mentaati, mengawasi pelaksanaan implementasi Perda Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pesta […]

  • 3 siswa Madrasah Aliyah Al Hikmah 2 Masuk Semifinal Debat Bahasa Arab di Qatar

    3 siswa Madrasah Aliyah Al Hikmah 2 Masuk Semifinal Debat Bahasa Arab di Qatar

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    Tiga siswa Madrasah Aliyah (MA) Al Hikmah 2 berhasil masuk semifinal International School Debating Championship (ISDC) 2023. Sehubungan itu, mereka akan menjadi wakil Indonesia dalam debat Bahasa Arab di Qatar. ISDC 2023 adalah kompetisi debat kasta tertinggi dalam kancah internasional yang diadakan Qatar Debate yang merupakan bagian dari Qatar Foundation. Babak penyisihan ISDC berlangsung dua […]

  • Sekda SumseI Sosialisasi 3 M Cegah Penyebaran Covid

    Sekda SumseI Sosialisasi 3 M Cegah Penyebaran Covid

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    Sekretaris Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) H. Nasrun Umar memberikan edukasi pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel,  terkait  Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) dalam Pencegahan  dan Pengendalian Covid-19. Dalam sosialisasi penerapan 3 M secara virtual dari Command Centre Kantor Gubernur Sumsel, Selasa  (12/1) itu, Sekda Nasrun Umar menyebut tujuan dari sosialisasi penerapan prokes dalam pencegahan dan […]

expand_less
WordPress Archive Throne – Minimal WordPress Theme Thumbnail Preview and Item Grabber WP Plugin TianLock WP – Restrict Content Pro / Membership WordPress Theme Tiare – Wedding Vendor Directory WordPress Theme Tickera - WordPress Event Ticketing System Ticket System – Laravel HelpDesk Pro with Email to Ticket Support TicketGo – Support Ticket System Ticketomatic Automatic Post Generator Plugin for WordPress TigerFist – Martial Arts Elementor Template Kit Tijarah – Digital Marketplace WooCommerce Theme