Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlemen » Terkait Registrasi Kartu SIM, DPR : Jangan Sampai Masyarakat Jadi Korban

Terkait Registrasi Kartu SIM, DPR : Jangan Sampai Masyarakat Jadi Korban

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 1 Mar 2018
  • visibility 1.343
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Anggota DPR Hanafi Rais meminta agar pemerintah tidak terlalu kaku dalam menerapkan sanksi atas konsumen yang belum melakukan registrasi ulang.

Hal ini karena bila mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 14 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016, pelanggan seluler yang tidak registrasi kartu SIM prabayar sampai 28 Februari 2018 akan diblokir nomornya. Pemblokiran ini akan dilakukan secara bertahap selama dua bulan, yakni hingga 28 April 2018.

Akhir Februari kemarin (28/2/2018) adalah batas akhir registrasi kartu SIM tahap pertama. Bagi mereka yang belum melakukan registrasi kartu SIM akan dikenai pemblokiran secara bertahap.

Namun, seiring dengan berakhirnya masa registrasi tersebut, masih banyak juga para pelanggan yang kesulitan atau bahkan tidak bisa meregistrasi ulang kartu mereka.

“Dari beberapa keluhan yang muncul di media sosial, terungkap bahwa para pelanggan itu mendapati Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka ternyata belum terdaftar. Atau ada juga konsumen yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) definitif karena masih diproses oleh Dinas Kependudukan dam Catatan Sipil (Disdukcapil),” beber Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais, dalam keterangan resminya melansir Warta Ekonomi.co.id, Kamis.

Harus diakui bahwa sampai saat ini ada beberapa pelanggan yang masih gagal melakukan registrasi kartu SIM karena data NIK dan KK yang didaftarkan dianggap invalid alias salah. Ada juga faktor lain yang menyebabkan masyarakat gagal registrasi kartu SIM. Salah satunya bisa disebabkan karena ketidaksesuaian antara NIK dan KK dengan database Dukcapil.

“Jangan sampai warga negara menjadi korban dua kali,” kata Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional, yang akrab dipanggil dengan Mas Han ini.

Menurutnya, warga negara sudah menjadi korban atas kebijakan kependudukan berupa migrasi e-ktp yang membuat banyak orang belum punya KTP definitif.

“Warga juga sering jadi korban atas proses birokrasi pemerintah yang berbelit,” sambung Mas Han. Berikutnya, warga juga jadi korban bila SIM card mereka diblokir lantaran belum terdaftar. Padahal, mereka sendiri belum punya KTP/KK definitif.

Kalaupun ada solusi sementara dari pemerintah berupa pembukaan layanan “Halo Dukcapil”, Mas Han berharap agar pemerintah menyiagakan stafnya 24 jam penuh secara seminggu agar bisa melayani permintaan masyarakat yang ingin mengurus administrasi kependudukannya.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampah Tak Lagi Galak, Bank Sampah Sapa Warga di Setiap Kelurahan

    Sampah Tak Lagi Galak, Bank Sampah Sapa Warga di Setiap Kelurahan

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 856
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di  halaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang tampak lebih semangat dari biasanya. Bukan karena ada bazar minyak goreng atau konser dangdut sore hari, tapi karena Wali Kota Palembang, Pak Ratu Dewa, turun tangan langsung meresmikan dua hal penting Program Satu Kelurahan Satu Bank Sampah dan Taman Edukasi Pengelolaan Sampah 4R. “Kita mulai […]

  • PMI Banyuasin Berikan Bantuan Logistik Kepada Korban Kebakaran

    PMI Banyuasin Berikan Bantuan Logistik Kepada Korban Kebakaran

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.424
    • 0Komentar

    PALANG Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyuasin memberikan sejumlah bantuan kepada korban kebakaran di Desa Sumber Mulyo, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin. Bantuan ini berupa sembako dan peralatan rumah tangga. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Camat Muara Sugihan yang nantinya akan diteruskan kepada korban kebakaran,Jum’at (8/5/2020). Ketua PMI Banyuasin, dr. Fitrianti Askolani mengatakan bantuan ini […]

  • Presiden Pilih “Kenormalan Baru” Pejabat Suka  “New Normal”

    Presiden Pilih “Kenormalan Baru” Pejabat Suka  “New Normal”

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.299
    • 0Komentar

    TAK ada beda antara makna “kenormalan baru” dan “new normal”. Keduanya sama-sama menggambarkan makna keadaan normal yang baru (belum pernah ada sebelumnya” (makna menurut Badan Bahasa Kemendikbud yang dikutip dari laman Instagramnya). Meski tak ada beda antara keduanya, dalam penggunaannya idealnya ada pengutamaan. Karena new baru merupakan kosa kata asing, sementara “kenormalan baru” merupakan kosa […]

  • Palembang Susun Arah Ekonomi 2027, Fokus Pemerataan

    Palembang Susun Arah Ekonomi 2027, Fokus Pemerataan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    PALEMBANG susun arah ekonomi 2027 dengan menempatkan pemerataan, stabilitas harga, dan penguatan usaha kecil sebagai fondasi kebijakan dua tahun ke depan. Pemerintah kota mulai merancang prioritas anggaran dalam forum perencanaan pekan ini, dengan tujuan menjaga pertumbuhan tetap solid sekaligus mempersempit ketimpangan antar-kawasan. Strategi itu menandai pergeseran pendekatan. Pemerintah tidak lagi menjadikan proyek fisik berskala besar […]

  • “Hijau-Hijau Daun Keladi, Mahasiswa Bisa Jadi Menteri Industri Hijau Nanti!”

    “Hijau-Hijau Daun Keladi, Mahasiswa Bisa Jadi Menteri Industri Hijau Nanti!”

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 587
    • 0Komentar

    (Humor, Edukasi, Imajinasi: Cerita Dagelan Kampus, Pabrik & Masa Depan yang Ramah Oksigen) DI TENGAH ancaman bumi yang makin panas kayak wajan bekas goreng bakwan, Kementerian Perindustrian malah ngajak mahasiswa buat ngobrolin industri hijau, green jobs, dan masa depan yang rendah karbon tapi tinggi harapan, bukan cuma obrolan ala seminar yang isinya tidur berjamaah, tapi […]

  • WBBM Lapas Kelas II B Target Tercapai

    WBBM Lapas Kelas II B Target Tercapai

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 665
    • 0Komentar

    DALAM rangka mewujudkan reformasi birokrasi dan pelayanan prima kepada masyarakat, Selasa (16/02/2021). Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Muara Enim melakukan Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Zona Integrasi Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Dikatakan Kakanwil Kemenkumham Sumatera Selatan, Indro Purwoko, S.H., M.H. Keberhasilan yang sudah dicapai hendaknya semakin ditingkatkan. Mengingat apa yang sudah dicapai di awal, bukan […]

expand_less
WordPress Archive TigerFist – Martial Arts Elementor Template Kit Tijarah – Digital Marketplace WooCommerce Theme Tijuana – Marijuana Dispensary & Medical WordPress Theme Tikie – Book Store WooCommerce WordPress Theme TikTok Feed Pro TikTokomatic – TikTok Video Importer TileMax – Tiling, Flooring WordPress Theme Tilia – Photography Portfolio WordPress Theme Tilt – Creative Multipurpose WordPress Theme Time Based Content For WPBakery Page Builder