Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlemen » Terkait Registrasi Kartu SIM, DPR : Jangan Sampai Masyarakat Jadi Korban

Terkait Registrasi Kartu SIM, DPR : Jangan Sampai Masyarakat Jadi Korban

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 1 Mar 2018
  • visibility 1.330
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Anggota DPR Hanafi Rais meminta agar pemerintah tidak terlalu kaku dalam menerapkan sanksi atas konsumen yang belum melakukan registrasi ulang.

Hal ini karena bila mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 14 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016, pelanggan seluler yang tidak registrasi kartu SIM prabayar sampai 28 Februari 2018 akan diblokir nomornya. Pemblokiran ini akan dilakukan secara bertahap selama dua bulan, yakni hingga 28 April 2018.

Akhir Februari kemarin (28/2/2018) adalah batas akhir registrasi kartu SIM tahap pertama. Bagi mereka yang belum melakukan registrasi kartu SIM akan dikenai pemblokiran secara bertahap.

Namun, seiring dengan berakhirnya masa registrasi tersebut, masih banyak juga para pelanggan yang kesulitan atau bahkan tidak bisa meregistrasi ulang kartu mereka.

“Dari beberapa keluhan yang muncul di media sosial, terungkap bahwa para pelanggan itu mendapati Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka ternyata belum terdaftar. Atau ada juga konsumen yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) definitif karena masih diproses oleh Dinas Kependudukan dam Catatan Sipil (Disdukcapil),” beber Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais, dalam keterangan resminya melansir Warta Ekonomi.co.id, Kamis.

Harus diakui bahwa sampai saat ini ada beberapa pelanggan yang masih gagal melakukan registrasi kartu SIM karena data NIK dan KK yang didaftarkan dianggap invalid alias salah. Ada juga faktor lain yang menyebabkan masyarakat gagal registrasi kartu SIM. Salah satunya bisa disebabkan karena ketidaksesuaian antara NIK dan KK dengan database Dukcapil.

“Jangan sampai warga negara menjadi korban dua kali,” kata Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional, yang akrab dipanggil dengan Mas Han ini.

Menurutnya, warga negara sudah menjadi korban atas kebijakan kependudukan berupa migrasi e-ktp yang membuat banyak orang belum punya KTP definitif.

“Warga juga sering jadi korban atas proses birokrasi pemerintah yang berbelit,” sambung Mas Han. Berikutnya, warga juga jadi korban bila SIM card mereka diblokir lantaran belum terdaftar. Padahal, mereka sendiri belum punya KTP/KK definitif.

Kalaupun ada solusi sementara dari pemerintah berupa pembukaan layanan “Halo Dukcapil”, Mas Han berharap agar pemerintah menyiagakan stafnya 24 jam penuh secara seminggu agar bisa melayani permintaan masyarakat yang ingin mengurus administrasi kependudukannya.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Joncik Perintahkan Agar Terzan Segera di Obati

    Joncik Perintahkan Agar Terzan Segera di Obati

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.120
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Empat Lawang – Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad memerintahkan kepala dinas  kesehatan untuk menjemput Terzan (21) Warga Desa Rantau Alih Kecamatan Lintang Kanan ke RSUD untuk mendapatkan pengobatan, Selasa (2/4/2019). Di tegaskan kembali oleh Joncik, Selama Terzan menjalani pengobatan di RSUD akan di tanggung oleh Pemda. “Saya sudah perintahkan Dinas Kesehatan untuk menjemput dan membawa […]

  • Muba Serahkan Bantuan Bagi Penyandang Difabel dan Lansia

    Muba Serahkan Bantuan Bagi Penyandang Difabel dan Lansia

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.189
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Sosial dan Camat Sekayu menyerahkan bantuan berupa alat bantu kepada Penyandang Disabilitas dan pembagian sembako kepada masyarakat Lanjut Usia (Lansia) dalam Kecamatan  Sekayu di Halaman Kantor Camat Sekayu, Jum’at (20/9/2019). Pada kesempatan tersebut dihadiri juga Ketua TP PKK Kecamatan Sekayu serta Pengurus DWP Dinsos Muba, beserta staf di Kecamatan Sekayu. […]

  • Kabut Asap Kian Pekat, Di Palembang Hari Ini Anak Sekolah Sebagian Diliburkan

    Kabut Asap Kian Pekat, Di Palembang Hari Ini Anak Sekolah Sebagian Diliburkan

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 766
    • 0Komentar

    ANAK sekolah, terutama SMP Negeri dan SD hari ini, Senin [23/9/2019] diliburkan menyusul kabut asap hingga pukul 07.30 WIB terlihat sangat pekat. Pantuan ST pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB di SMP Negeri 29 Kalidoni dan beberapa SD Negeri dikawasan Jalan Lebak Jaya, Keluruhan Sei -Selayur, Kec. Kalidoni, Palembang terlihat berdatangan untuk menjalankan proses belajar, namun […]

  • Kemiskinan dan Pengangguran di Kota Palembang, Tantangan & Solusi

    Kemiskinan dan Pengangguran di Kota Palembang, Tantangan & Solusi

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.822
    • 0Komentar

    KOTA Palembang sebagai salah satu kota besar di Indonesia, tidak lepas dari masalah kemiskinan dan pengangguran. Kedua isu ini menjadi tantangan utama yang memengaruhi kualitas hidup penduduk dan stabilitas sosial di kota. Kondisi Kemiskinan di Palembang Kemiskinan di Palembang mencakup berbagai aspek, mulai dari keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar seperti perumahan, pendidikan, dan layanan kesehatan […]

  • Pengelolaan SP4N-LAPOR!

    Pengelolaan SP4N-LAPOR!

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.136
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Yusman Srianto bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Muba serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Muba mengikuti Forum Group Discussion (FGD) review tindak lanjut Pengelolaan SP4N-LAPOR! yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bekerjasama dengan Kementerian PAN […]

  • Hasil Lawatan ke PEA, Indonesia-PEA Bahas Komitmen Senilai USD32,7 Miliar

    Hasil Lawatan ke PEA, Indonesia-PEA Bahas Komitmen Senilai USD32,7 Miliar

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 658
    • 0Komentar

    LAWATAN Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Persatuan Emirat Arab (PEA) telah menghasilkan komitmen bisnis dan investasi senilai USD32,7 miliar mata uang Dolar Amerika Serikat (AS). Jumlah tersebut didapat dari 19 perjanjian kerja sama yang pertukarannya dilakukan pada Kamis (4/11/2021), saat Presiden Jokowi berkunjung ke Dubai. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan, bahwa komitmen […]

expand_less
WordPress Archive TigerFist – Martial Arts Elementor Template Kit Tijarah – Digital Marketplace WooCommerce Theme Tijuana – Marijuana Dispensary & Medical WordPress Theme Tikie – Book Store WooCommerce WordPress Theme TikTok Feed Pro TikTokomatic – TikTok Video Importer TileMax – Tiling, Flooring WordPress Theme Tilia – Photography Portfolio WordPress Theme Tilt – Creative Multipurpose WordPress Theme Time Based Content For WPBakery Page Builder