Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlemen » Ini Pertanyaan DPRD Prov. Sumsel Kepada Pemprov. Sumsel dalam Paripurna LXII

Ini Pertanyaan DPRD Prov. Sumsel Kepada Pemprov. Sumsel dalam Paripurna LXII

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2019
  • visibility 1.499
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEWAKILI Gubernur Sumsel H.Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya menghadiri Rapat Paripurna LXII (62) DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Raperda Perubahan APBD Sumsel Tahun Anggaran 2019, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Jumat (6/9/2019).

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel H.M Yansuri. Adapun pemandangan umum fraksi tersebut di antaranya yakni dari Fraksi PDI P yang disampaikan oleh juru bicaranya  Hj Sumiati.

Dijelaskannya terkait penyampaian Nota Keuangan Perubahan APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2019 yang telah disampaikan Gubernur,  Fraksi PDI mempertanyakan tentang beberapa Perda retribusi daerah yang pernah dikaji bersama, sejauh mana efektifitas dan implementasinya di lapangan.

Kemudian terkait program Pemerintahan Jokowi-JK yang disebut dengan Reformasi agraria atau juga melalui pendekatan kebijakan yang lainnya seperti misalnya Badan Restorasi Gambut, Fraksi PDI P menurutnya mengharapkan ada pondasi awal dalam memahami program ini dengan baik. Jangan sampai penggunaan dan serapan anggaran yang ada menjadi sia-sia.

” Selain itu Fraksi kami juga menilai bahwa pelaksanaan strategi pembangunan yang didasarkan atas paradigma kerakyatan, hendaknya diimbangi  dengan penataan struktur sosial dan struktur birokrasi yang baik. Dalam pengertiannya yang dumaksud di atas adalah dialektika hubungab ekonomi dan pembangunan itu harus berjalan selaras,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya  skenario pembangunan yang sedang dirancang ini tidak boleh mengeliminasi atau meminggirkan masyarakat kecik di dalam konstelasi ekonomi.

” Pembangunan yang kita rancang ini sejatinya adalah sebuah skenario untuk mengangkat harkat  dan martabat aktor atau pelaku ekonomi marginal, dimana hak tersebut dicerminkan dengan naiknya taraf hiduo dan kesejahteraan masyarakat marginal. Bukan yang sebaliknya yang kuat bertambah kuat dan lemah bertambah lemah,” jelasnya.

Kemudian, Pemandangan Umum juga disampaikan Fraksi Partai Demokrat melalui juru bicaranya H.Surip J. Menurutnya dalam Nota Kruangan Perubahan  APBD 2019 ini Pemprov Sumsel tidak menyampaikan perkiraan besaran pertumbuhan ekonomi Sumsel sampai semester pertana tahun 2019 apakah lebih besar atau lebih kecil dibandingkan pertumbjhan ekonomi pada semester yang sama tahun 2019 dan perkiraan di akhir tahun anggaran nanti.

” Hal ini perlu diantisipasi dikarenakan adanya gejolak perekonomian global yang kurang menggembirakan, adanya perang dagang antara Amerika, melambatnya perekonomian nasional dan turunnya nilai ekspor termasuk komoditas unggulan Provinsi Sumsel. Fraksi Demokrat ingin penjelasan bagaimana upaya yang disiapkan Pemprov menghadapi situasi tersebut,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Fraksi Partai Demokrat juga mempertanyakan sejauh mana Pemprov memprioritaskan dan mengoptimalkan sektor-sektor unggulan Sumsel seperti pertanian, perkebunan, energi, sumner daya mineral, pariwisata, kelautan yang telah direncanakan dalam RPJMD tahun 2018-2023.

Selain itu melihat struktur Rancana Perubahan APBD 2029 yang dipaparkan dalam Buku Nota Keuangan berupa penambahan walau tidak signifikan dari beberapa sektor pendapatan  daerah yakni PAF (naik 3,23%), Dana Perimbangan (naik 1,28%) dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah (naik 1,49%).

“Fraksi Demokrat memandang baik adanya oeningkatan dari beberapa sektor pendapata  tersebut. Kedepan fraksi Demokrat menyarankan agar dapat terjadi peningkatan yang cukup signifikan dari sektor Pendapatan Daerah dari,” ujarnya.

Selain itu Fraksi Demokrat juga seoakat dengan Pemprov Sumsel soal mendayagunakan kekayaan dan aset-aset daerah dengan cara dikelola atau dikerjasamakan dengan pihak ketiga asalkan menguntungkan kedua belah pihak.

“Fraksi Demokrat sangat mendukung program pemerintah provinsi dalan rangka mensejahterakan masyarakat Sumsel dengan tetap mematuhi perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.[**]

Penulis : dil

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadirkan notifikasi ritme jantung tidak teratur ke Galaxy Watch di 13 Pasar

    Hadirkan notifikasi ritme jantung tidak teratur ke Galaxy Watch di 13 Pasar

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Fitur pemberitahuan Ritme Jantung Tidak Teratur baru ditambahkan ke pemantauan EKG dan Tekanan Darah yang ada untuk membantu pengguna melacak irama jantung yang tidak normal dan mendapatkan wawasan kesehatan jantung yang lebih dalam. Samsung Electronics mengumumkan bahwa fitur Irregular Heart Rhythm Notification (IHRN)1 pada aplikasi Samsung Health Monitor2 akan segera tersedia di 13 […]

  • Ini Jawaban Pusri Terkait Lowongan Kerja Hoax

    Ini Jawaban Pusri Terkait Lowongan Kerja Hoax

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.963
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, PALEMBANG – Terkait informasi penerimaan karyawan PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) yang diposting di media sosial (medsos) seperti Facebook, dan Instagram, bahkan disebarkan melalui WhatsApp [WA] baru-baru ini. Menurut Hernawan Syamsuddin, Manajer Humas PT Pusri Palembang dihubungi via WhatsApp [WA], Rabu (25/7/2018) bahwa berita tersebut tidak bener [Hoax]. “Kami saja kaget karena manajemen tidak pernah […]

  • Misi Muba Habisi Kemiskinan, Nggak Ada Mantra Sakti atau Jampi-jampi : Nyungsep dari 4,74% ke 0,47%

    Misi Muba Habisi Kemiskinan, Nggak Ada Mantra Sakti atau Jampi-jampi : Nyungsep dari 4,74% ke 0,47%

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.154
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Siapa bilang kemiskinan itu kayak mantan, susah dilupakan dan sulit dihilangkan? Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) justru membuktikan bahwa dengan tekad baja, strategi cerdas, dan program yang jempolan, kemiskinan ekstrem bisa disikat habis dalam waktu singkat! Biasanya butuh satu dekade buat nurunin angka kemiskinan yang signifikan, tapi Muba? Cukup dua tahun saja dan angka […]

  • Wamenag Terharu, Mimpi Lama Jemaah Haji Terwujud

    Wamenag Terharu, Mimpi Lama Jemaah Haji Terwujud

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    WAKIL Menteri Agama RI, Muhammad Syafi’i, mengaku terharu melihat kesiapan pelayanan jemaah haji Indonesia menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Menurutnya, sejumlah terobosan baru pada penyelenggaraan haji 2026 berhasil mewujudkan mimpi lama jemaah Indonesia yang selama ini mendambakan pelayanan lebih tertata, nyaman, dan manusiawi. Pernyataan itu disampaikan Romo Syafi’i usai mengikuti […]

  • Jurus Jitu Bupati Banyuasin, Realisasikan Pembangunan Tanpa Gunakan APBD

    Jurus Jitu Bupati Banyuasin, Realisasikan Pembangunan Tanpa Gunakan APBD

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.629
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin, Sumatera Selatan, Askolani menjadi peserta Indonesia Visionary Leader (IVL) Season VII yang digelar MNC Portal Indonesia. Dalam ajang tersebut, dia mengungkapkan strategi pembangunan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Askolani menuturkan, pihaknya memiliki program Banyuasin Religius yang salah satu wujudnya pembangunan rumah tahfidz atau penghafal Alquran. Hampir seluruh pembangunan rumah penghafal […]

  • Menjadi Tugas Mulia, Wamen Minta Penyuluh Agama Agar Intensifkan Edukasi Vaksinasi dan Pencegahan Covid

    Menjadi Tugas Mulia, Wamen Minta Penyuluh Agama Agar Intensifkan Edukasi Vaksinasi dan Pencegahan Covid

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 533
    • 0Komentar

    PENULARAN Covid-19 di Indonesia meskipun sudah mulai ada penurunan tetapi penambahannya masih tinggi. Penambahan kasus positif Covid-19 pada 27 Juli 2021 dilaporkan mencapai 28.228 kasus. Sementara berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia (IPI) menyebut masih ada sekitar 41% masyarakat yang enggan ikut vaksinasi. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid menilai pentingnya edukasi masyarakat terkait vaksinasi dan pencegahan […]

expand_less
WordPress Archive Gocast – Podcast & Digital Agency Template Kit God Grace: Church WordPress Theme Godlike – Game Theme for WordPress Godlike | The Game Template Godo – Doctor & Medical Saas Elementor Template Kit GoGreen: Organic Food, Farm, Market Business WordPress Theme GoHost – Reseller Web Hosting WordPress Theme Gokha – Minimal Portfolio WordPress Theme Golden Forms – Responsive CSS3 Form Framework Golden Hearts – Fundraising & Charity WordPress Theme