Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlemen » Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel  Sampaikan  Pandangan Umum terhadap Raperda APBD TA 2025

Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel  Sampaikan  Pandangan Umum terhadap Raperda APBD TA 2025

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
  • visibility 1.326
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,  Fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  menyampaikan Pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumsel  Tahun Anggaran (TA) 2025 pada Rapat Paripurna LC (90) DPRD  Sumsel , Rabu (4/9) diruang rapat paripurna.DPRD Sumsel.

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD  Sumsel; Hj. Kartika Sandra Desi, SH, MM, didampingi Wakil Ketua DPRD Sumsel; H.M. Giri Ramanda N Kiemas, SE, MM, dihadiri oleh Pj. Gubernur Sumsel; yang diwakili oleh Sekretaris Daerah; Drs. H. Edward Chandra, MH, para perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta tamu undangan lain.

Sebanyak 9 (Sembilan) Fraksi DPRD  Sumsel menyampaikan pandangan umumnya diawali oleh Fraksi Partai Golkar disampaikan oleh Lindawati Syahropi, SH., MH, dilanjutkan Fraksi PDIP; Hj. Rita Suryani, kemudian Fraksi Gerindra;  Prima Salam, SH, MM, Fraksi Partai Demokrat disampaikan oleh Ir. Muhammad F. Ridho, ST., MT, Fraksi PKB disampaikan oleh Meri, S.Pd, Fraksi Partai Nasdem disampaikan Oleh Dr. Ir. H. Syamsul Bahri, MM, Pandangan umum Fraksi PKS disampaikan oleh Firdaus, SH.

Lalu Fraksi PAN disampaikan oleh Nyimas Sarah Halim, dan diakhiri penyampaian Fraksi Hanura Perindo oleh Pipa Sardi, SE.

Fraksi-fraksi ini menyoroti tentang Anggaran, terkait Pendapatan Asli Daerah, Belanja Daerah.

 Dari sisi pendapatan daerah diantaranya fraksi menyampaikan pertanyaan atas penurunan pendapatan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan diketahui berdasarkan penjelasan Gubernur pada paripurna sebelumnya bahwa Pendapatan Daerah TA 2024 sebesar Rp. 11.422.948.185.458,00 Dibandingkan Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah Tahun 2025 Sebesar Rp. 10.060.185.345.574,00 mengalami penurunan sebesar Rp. 1.362.762.839.884,00 atau 11,93%, Selanjutnya Pendapatan  Daerah mempunyai 3 (tiga) sumber, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) , Pendapatan Transfer, dan Lain-lain Pendapatan yang Sah.

Fraksi berpendapat Seharusnya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat memacu lebih baik peningkatan Pendapatan Daerah di tahun 2025. Mengacu kepada Pajak Daerah Naik 15,44%, Retribusi naik 30,35%, hasil Kekayaan Daerah mengalami peningkatan 4,59% atau Rp. 7.605.868.340, dan Lain-lain Pendapatan Asli daerah Yang Sah mengalami peningkatan 15,59%. Angka-angka ini harus di tingkatkan agar pemerintah memiliki Cadangan keuangan yang cukup untuk dimasa-masa akan datang untuk kepenting Propinsi Sumatera Selatan.

Selanjutanya dalam rangka peningkatan sektor pajak Pemerintah Daerah harus mampu dan jeli dalam menggali potensi yang ada, salah satu contoh pajak kendaraan bermotor yang sejak agustus hingga desember ini dilaksanakan program keringanan atau pemutihan dalam pelaksanaannya kurang sosialisasi terutama didaerah perbatasan masih banyak yang belum mengetahui untuk itu selain sosialisasi yang bersifat manual juga sebaiknya secara maksimal menggunakan platform media sosial yang dinilai sangat efektif dalam menyampaikan informasi kepada Masyarakat.

Kemudian Terkait pajak kendaraaan angkutan batu bara dan Perkebunan, Fraksi mengingatkan masih banyak ditemui alat transportasi dan alat berat di sektor pertambangan dan Perkebunan ber nomor polisi luar daerah sumsel dan menggunakan BBM bersubsidi.

Secara umum fraksi meminta pendapatan dari sektor pajak tidak membebani msyarakat dan empermudah proses pelaksanaan pembayaran pajak, serta pendapatan pajak, retribusi dan pengelolaan kekayaan yang dipisahkan seharusnya melakukan inovasi yang berbasis teknologi informasi.

Dari sisi belanja disampaikan fraksi diantaranya meminta penjelasan apa yang menjadi faktor utama yang membuat pemerintah menurunkan anggaran belanja, diketahui berdasarkan pada penjelasan Gubernur pada Rapat Paripurna sebelumnya bahwa Belanja Daerah dalam Rancangan APBD TA 2025 sebesar Rp. Rp.10.349.496.422.262, jika di bandingkan dengan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024 sebesar  Rp. 11.607.259.262.146,00. mengalami penurunan sebesar Rp. 1.257.762.839.884,00 atau 10,84%.

Ruang-ruang pemulihan ekonomi seharusnya juga menjadi perhatian khusus pemerintah provinsi Sumatera Selatan. Mengingat kekayaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang besar, mewajibkan pemerintah mampu mendayagunakan hal tersebut.

Fraksi- fraksi  meminta penyerapan anggaaran dapat berjalan sesuai jadwal yang direncanakan karena seringkali kegiatan terkesan lamban dan dilaksanakan mendekati ujung tahun, pada perinsipnya penyesuaian belanja harus dilakukan sebagai langkah efisien dan mengutamakan skala prioritas program kegiatan dengan hasil benar-benar bermanfaat bagi Masyarakat.

Kemudian Fraksi-fraksi menyampaikan beberapa pandangan terkait bidang, Pemerintahan, Pertanian, UMKM, kesejahteraan rakyat, pembangunan infrastruktur dan lain-lain, seperti saran agar pemerintah daerah yang ada hubungannya dengan belanja anggaran, diantaranya Pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan antar kabupaten yang belum maksimal dan masih banyak yang rusak dan menganggu aktifitas Masyarakat, .

Terkait mitigasi bencana maka diperlukan perencanaan yang bail termasuk edukasi Masyarakat Ketika menghadapi bencana. Dibidang Kesehatan.

Fraksi menyoroti adanya virus monkey pox atau cacar monyet yang sangat berbahaya yang kemarin (3/9) ditemukan 1 orang yang suspect di Kota Palembang agar Pemprov terus memantau dan mewaspadai penyebaran virus ini.

Menutup pandangan fraksi senada menyampaikan terimakasihnya kepada semua pihak, baik pemerintah provinsi, para pimpinan dan anggota DPRD Sumsel serta masyarakat yang telah bekerjasama dan membantu dalam melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD Sumsel priode 2019-2024.

Setelah penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-fraksi, Rapat Paripurna di skors untuk selanjutnya memberikan kesempatan kepada pihak eksekutif untuk mempersiapkan jawaban dari Pandangan umum dimaksud.

 Jawaban Gubernur terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD  Sumsel TA 2025 tersebut akan disampaikan pada Rapat Paripurna Jum’at (6/9) mendatang.[***]

ADV

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • presiden-jokowi

    Jokowi: Indonesia Harus Kembangkan SDM

    • calendar_month Jumat, 28 Jul 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.228
    • 0Komentar

    Presiden RI,  Joko Widodo (Jokowi) menekankan Indonesia harus fokus mengembangkan sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, ketimbang sumber daya alam.

  • FinTech Lending Jadi Favorit Masyarakat Indonesia

    FinTech Lending Jadi Favorit Masyarakat Indonesia

    • calendar_month Jumat, 10 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 799
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Meski stabilitas layanan FinTech sempat terganggu dengan adanya kasus salah satu FinTech yang dianggap menyalahi aturan, karena diduga menagih pinjaman dengan cara mengancam, Start-up FinTech lending dianggap masih menjadi favorit sebagian masyarakat Indonesia untuk mencari pinjaman. Hal ini terbukti dengan jumlah peminjam yang telah mencapai seratus ribu peminjam dengan total pinjaman hingga Rp7 triliun sampai pada pertengahan tahun 2018. […]

  • “Ekonomi Karbon Jadi Duit Kopi”

    “Ekonomi Karbon Jadi Duit Kopi”

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 708
    • 0Komentar

    PERNAHKAH anda membayangkan oksigen yang kita hirup tiap hari bisa jadi duit? Dulu, yang namanya udara cuma dianggap gratisan hirup sepuasnya, buang seenaknya. Tapi sekarang, lewat konsep nilai ekonomi karbon, udara bersih bisa disulap jadi “komoditas masa depan”. Dan yang lebih menarik, petani hutan lah yang bisa jadi “juragan oksigen”. Bayangkan, kalau dulu petani hutan […]

  • Pentas Seni Budaya “Persahabatan Indonesia-Rusia”

    Pentas Seni Budaya “Persahabatan Indonesia-Rusia”

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.610
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Moskow, Rusia – KBRI Moskow bekerja sama dengan lembaga Friendship Society with Indonesia (FSI) dan Russian Association for International Cooperation (RAIC) menggelar pentas seni budaya bertajuk “Persahabatan Indonesia-Rusia” pada tanggal 2 Februari 2023 di atrium Gostniny Dvor, sebuah gedung pameran prestisius yang berlokasi dekat Lapangan Merah, Kremlin, Moskow. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati 73 Tahun Hubungan Diplomatik RI-Rusia. […]

  • Muba Siapkan Beragam TPS Unik

    Muba Siapkan Beragam TPS Unik

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – Berkeinginan menarik minat masyarakat yang ada diwilayah kecamatan Sungai Keruh, agar datang ke TPS guna menyalurkan hak suaranya pada Pemilu hari Rabu 17 April 2019  Pemerintah Kecamatan Sungai Keruh memiliki trik tersendiri untuk meningkatkan partisipasi pemilih,  Salah satunya dengan membuat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang unik dan menarik. TPS Seni Budaya, di Desa Tebing […]

  • 3 Lembaga Ini Kasih Wejangan Terkait Hukum Terpadu Untuk Warga Lais Muba, Begini Asanya

    3 Lembaga Ini Kasih Wejangan Terkait Hukum Terpadu Untuk Warga Lais Muba, Begini Asanya

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 823
    • 0Komentar

    TIGA Lembaga dari Kepolisian, Inspektorat dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muba diundang Pemkab Muba untuk memberikan penyuluhan terkait Hukum Terpadu kepada warga Kecamatan Lais. Kegiatan ini dilakukan Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Muba di Aula Kantor Kecamatan Lais, Kamis (23/09/2021). Peserta yang hadir meliputi Kepala Desa, Anggota BPD, LPM, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh […]

expand_less
WordPress Archive Kontakt – Ajax Contact Form Konte – Minimal & Modern WooCommerce WordPress Theme Konzept – Fullscreen Portfolio WordPress Theme Kooki – Kindergarten Elementor Template Kit Koppy – Coffee Shop & Cafe Elementor Template Kit Koral – Multi-Concept WordPress Theme Kossy – Minimalist eCommerce WordPress Theme Koto – Artist Portfolio WordPress Theme Kotona – Software and App Landing WordPress Theme Koudo Education WordPress theme