Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlemen » Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel  Sampaikan  Pandangan Umum terhadap Raperda APBD TA 2025

Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel  Sampaikan  Pandangan Umum terhadap Raperda APBD TA 2025

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
  • visibility 1.313
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,  Fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  menyampaikan Pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumsel  Tahun Anggaran (TA) 2025 pada Rapat Paripurna LC (90) DPRD  Sumsel , Rabu (4/9) diruang rapat paripurna.DPRD Sumsel.

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD  Sumsel; Hj. Kartika Sandra Desi, SH, MM, didampingi Wakil Ketua DPRD Sumsel; H.M. Giri Ramanda N Kiemas, SE, MM, dihadiri oleh Pj. Gubernur Sumsel; yang diwakili oleh Sekretaris Daerah; Drs. H. Edward Chandra, MH, para perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta tamu undangan lain.

Sebanyak 9 (Sembilan) Fraksi DPRD  Sumsel menyampaikan pandangan umumnya diawali oleh Fraksi Partai Golkar disampaikan oleh Lindawati Syahropi, SH., MH, dilanjutkan Fraksi PDIP; Hj. Rita Suryani, kemudian Fraksi Gerindra;  Prima Salam, SH, MM, Fraksi Partai Demokrat disampaikan oleh Ir. Muhammad F. Ridho, ST., MT, Fraksi PKB disampaikan oleh Meri, S.Pd, Fraksi Partai Nasdem disampaikan Oleh Dr. Ir. H. Syamsul Bahri, MM, Pandangan umum Fraksi PKS disampaikan oleh Firdaus, SH.

Lalu Fraksi PAN disampaikan oleh Nyimas Sarah Halim, dan diakhiri penyampaian Fraksi Hanura Perindo oleh Pipa Sardi, SE.

Fraksi-fraksi ini menyoroti tentang Anggaran, terkait Pendapatan Asli Daerah, Belanja Daerah.

 Dari sisi pendapatan daerah diantaranya fraksi menyampaikan pertanyaan atas penurunan pendapatan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan diketahui berdasarkan penjelasan Gubernur pada paripurna sebelumnya bahwa Pendapatan Daerah TA 2024 sebesar Rp. 11.422.948.185.458,00 Dibandingkan Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah Tahun 2025 Sebesar Rp. 10.060.185.345.574,00 mengalami penurunan sebesar Rp. 1.362.762.839.884,00 atau 11,93%, Selanjutnya Pendapatan  Daerah mempunyai 3 (tiga) sumber, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) , Pendapatan Transfer, dan Lain-lain Pendapatan yang Sah.

Fraksi berpendapat Seharusnya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat memacu lebih baik peningkatan Pendapatan Daerah di tahun 2025. Mengacu kepada Pajak Daerah Naik 15,44%, Retribusi naik 30,35%, hasil Kekayaan Daerah mengalami peningkatan 4,59% atau Rp. 7.605.868.340, dan Lain-lain Pendapatan Asli daerah Yang Sah mengalami peningkatan 15,59%. Angka-angka ini harus di tingkatkan agar pemerintah memiliki Cadangan keuangan yang cukup untuk dimasa-masa akan datang untuk kepenting Propinsi Sumatera Selatan.

Selanjutanya dalam rangka peningkatan sektor pajak Pemerintah Daerah harus mampu dan jeli dalam menggali potensi yang ada, salah satu contoh pajak kendaraan bermotor yang sejak agustus hingga desember ini dilaksanakan program keringanan atau pemutihan dalam pelaksanaannya kurang sosialisasi terutama didaerah perbatasan masih banyak yang belum mengetahui untuk itu selain sosialisasi yang bersifat manual juga sebaiknya secara maksimal menggunakan platform media sosial yang dinilai sangat efektif dalam menyampaikan informasi kepada Masyarakat.

Kemudian Terkait pajak kendaraaan angkutan batu bara dan Perkebunan, Fraksi mengingatkan masih banyak ditemui alat transportasi dan alat berat di sektor pertambangan dan Perkebunan ber nomor polisi luar daerah sumsel dan menggunakan BBM bersubsidi.

Secara umum fraksi meminta pendapatan dari sektor pajak tidak membebani msyarakat dan empermudah proses pelaksanaan pembayaran pajak, serta pendapatan pajak, retribusi dan pengelolaan kekayaan yang dipisahkan seharusnya melakukan inovasi yang berbasis teknologi informasi.

Dari sisi belanja disampaikan fraksi diantaranya meminta penjelasan apa yang menjadi faktor utama yang membuat pemerintah menurunkan anggaran belanja, diketahui berdasarkan pada penjelasan Gubernur pada Rapat Paripurna sebelumnya bahwa Belanja Daerah dalam Rancangan APBD TA 2025 sebesar Rp. Rp.10.349.496.422.262, jika di bandingkan dengan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024 sebesar  Rp. 11.607.259.262.146,00. mengalami penurunan sebesar Rp. 1.257.762.839.884,00 atau 10,84%.

Ruang-ruang pemulihan ekonomi seharusnya juga menjadi perhatian khusus pemerintah provinsi Sumatera Selatan. Mengingat kekayaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang besar, mewajibkan pemerintah mampu mendayagunakan hal tersebut.

Fraksi- fraksi  meminta penyerapan anggaaran dapat berjalan sesuai jadwal yang direncanakan karena seringkali kegiatan terkesan lamban dan dilaksanakan mendekati ujung tahun, pada perinsipnya penyesuaian belanja harus dilakukan sebagai langkah efisien dan mengutamakan skala prioritas program kegiatan dengan hasil benar-benar bermanfaat bagi Masyarakat.

Kemudian Fraksi-fraksi menyampaikan beberapa pandangan terkait bidang, Pemerintahan, Pertanian, UMKM, kesejahteraan rakyat, pembangunan infrastruktur dan lain-lain, seperti saran agar pemerintah daerah yang ada hubungannya dengan belanja anggaran, diantaranya Pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan antar kabupaten yang belum maksimal dan masih banyak yang rusak dan menganggu aktifitas Masyarakat, .

Terkait mitigasi bencana maka diperlukan perencanaan yang bail termasuk edukasi Masyarakat Ketika menghadapi bencana. Dibidang Kesehatan.

Fraksi menyoroti adanya virus monkey pox atau cacar monyet yang sangat berbahaya yang kemarin (3/9) ditemukan 1 orang yang suspect di Kota Palembang agar Pemprov terus memantau dan mewaspadai penyebaran virus ini.

Menutup pandangan fraksi senada menyampaikan terimakasihnya kepada semua pihak, baik pemerintah provinsi, para pimpinan dan anggota DPRD Sumsel serta masyarakat yang telah bekerjasama dan membantu dalam melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD Sumsel priode 2019-2024.

Setelah penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-fraksi, Rapat Paripurna di skors untuk selanjutnya memberikan kesempatan kepada pihak eksekutif untuk mempersiapkan jawaban dari Pandangan umum dimaksud.

 Jawaban Gubernur terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD  Sumsel TA 2025 tersebut akan disampaikan pada Rapat Paripurna Jum’at (6/9) mendatang.[***]

ADV

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pisah Sambut Kajati Sumsel

    Pisah Sambut Kajati Sumsel

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 911
    • 0Komentar

    SETELAH dilakukan serah terima jabatan beberapa waktu lalu antara Kajati Sumsel Ali Mukartono SH MM kepada Dr Sugeng Purnomo SH MHum di ruang Sasana Baharuddin Lopa Kejagung, Jakarta Selatan.  malam keduanya melakukan pisah sambut di Griya Agung Palembang, Kamis [11/7/2019]. Pada rangkaian kegiatan pisah sambut tersebut juga turut dihadiri Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin diwakili […]

  • Pemkot Palembang Instruksikan Camat & Lurah  Awasi Pendatang, Perketat Juga Pintu Masuk Bandara

    Pemkot Palembang Instruksikan Camat & Lurah  Awasi Pendatang, Perketat Juga Pintu Masuk Bandara

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 741
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang menginstruksikan seluruh Camat dan Lurah untuk mengawasi para pendatang yang masuk ke Palembang guna mencegah penyebaran COVID-19. “Ya kami mulai mengawasi pendatang, apalagi yang berasal dari daerah-daerah yang positif  COVID-19,”kata Ratu Dewa, Sekretaris Daerah Pemkot Palembang, Sabtu (28/03/2020). Jika menurutnya,  warga atau pendatang yang baru saja tiba dari daerah di luar kota […]

  • Danrem Gapo Minta Prajurit Harus Peka Terhadap Perkembangan Situasi Yang Dihadapi

    Danrem Gapo Minta Prajurit Harus Peka Terhadap Perkembangan Situasi Yang Dihadapi

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.031
    • 0Komentar

    KOMANDAN Korem (Danrem) 044/Gapo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji S.I.P., S.Sos mengatakan, peringatan HUT ke-40 Korem 044/Gapo menjadi momentum bagi prajurit dan PNS Korem 044/Gapo untuk melakukan introspeksi dalam penyempurnaan maupun peningkatan pelaksanaan di masa mendatang. “Saya berharap, dengan luasnya wilayah tugas yang menjadi tanggung jawab, serta dimensi tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis, […]

  • Belajar Pengelolaan Sampah  

    Belajar Pengelolaan Sampah  

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 957
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat Richi Aprian SH didampingi istri dan rombongannya melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Jumat (13/5/2022). Plt Bupati Muba Beni Hernedi diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan H Ibnu Saad SSos MSi didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muba, Andi Wijaya Busro […]

  • 150 Set Alsintan Bantuan APBN Kementan Untuk Petani Sayur Kota  Pagaralam Diserahkan

    150 Set Alsintan Bantuan APBN Kementan Untuk Petani Sayur Kota Pagaralam Diserahkan

    • calendar_month Minggu, 27 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.867
    • 0Komentar

    SEBANYAK 150 bantuan Alat dan Mesin Pertanian [Alsintan] yang berasal dari Dana APBN Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2020, diberikan kepada kelompok petani di kota tersebut Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, pemberian bantuan alsintan merupakan dukungan dalam mengembangkan potensi pertanian sayur mayur di Kota Pagaralam. “Potensi pertanian di Pagaralam ini sangat besar. Ini harus dikembangkan. Dengan […]

  • Surplus Neraca Perdagangan Terus Berlanjut

    Surplus Neraca Perdagangan Terus Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 971
    • 0Komentar

    MENURUT data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia Februari 2021 kembali surplus sebesar 2,0 miliar dolar AS, sedikit meningkat dari surplus bulan sebelumnya sebesar 1,96 miliar dolar AS. Dengan perkembangan tersebut, neraca perdagangan Indonesia telah berturut-turut mengalami surplus sejak Mei 2020. Dalam rilis resminya, kemarin Erwin Haryono, Direktur Eksekutif Informasi tentang Bank Indonesia menjelaskan Bank Indonesia […]

expand_less
WordPress Archive Kontakt – Ajax Contact Form Konte – Minimal & Modern WooCommerce WordPress Theme Konzept – Fullscreen Portfolio WordPress Theme Kooki – Kindergarten Elementor Template Kit Koppy – Coffee Shop & Cafe Elementor Template Kit Koral – Multi-Concept WordPress Theme Kossy – Minimalist eCommerce WordPress Theme Koto – Artist Portfolio WordPress Theme Kotona – Software and App Landing WordPress Theme Koudo Education WordPress theme