Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlemen » DPRD Sumsel  Dengarkan & Terima Jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Raperda APBD Sumsel TA 2025

DPRD Sumsel  Dengarkan & Terima Jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Raperda APBD Sumsel TA 2025

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
  • visibility 1.278
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, -Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendengarkan dan dapat menerima jawaban Gubernur atas pandangan umum Fraksi-fraksi pada Rapat Paripurna ke- XC  DPRD Sumsel dengan agenda tanggapan dan atau jawaban Gubernur terhadap Pandangan umum Fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran (TA) 2025, Jumat (6/9) .

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel H. Muchendi Mahzareki, SE, M.Si dihadiri oleh Pj. Gubernur Sumsel; yang diwakili oleh Sekretaris Daerah; Drs. H. Edward Chandra, MH, Para Perwakilan OPD serta tamu undangan.

Dalam jawaban gubernur terhadap pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Sumsel yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Drs. H. Edward Chandra, MH diantaranya disampaikan:

Terkait pendapatan, sebagaimana apresiasi, pertanyaan, saran, dan masukan yang di sampaikan oleh Fraksi Partai Golkar, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fraksi Partai Amanat Nasional dapat kami sampaikan:

Terhadap peningkatan realisasi pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor. Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Selatan akan terus berkomitmen meningkatkan dan mengoptimalkan sumber pendapatan asli daerah terutama dari sektor pajak dan retribusi daerah. Untuk peningkatan pajak kendaraan bermotor dan juga bea balik nama kendaraan bermotor saat ini sudah dilakukan inovasi pembayaran yang berbasis elektronik melalui E-Dempo, E-Signal, Modern Channel, EDC dan QRIS.

Terkait masukan  Fraksi PDI Perjuangan terhadap upaya peningkatan pendapatan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Lalu penurunan terhadap Pendapatan Asli Daerah sebagaimana pemandangan umum Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dan Fraksi Partai Amanat Nasional dapat kami sampaikan sebagai berikut:

a. Mempertimbangkan pengaruh Inflasi.

b. Mempertimbangkan penurunan Tarif PKB dan BBN-KB dengan berlakunya UndangUndang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

c. Mempertimbangkan Opsen PKB dan Opsen BBN-KB yang mulai diterapkan pada tahun 2025.

d. Untuk Retribusi Daerah dikarenakan sebagian OPD pemungut retribusi berubah fungsi dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah, dan dengan adanya Peraturan 7 Daerah Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah terjadi penghapusan beberapa Objek Retribusi pada OPD Pemungut Retribusi.

 Terkait Belanja Daerah sebagaimana pertanyaan, saran dan masukan yang disampaikan Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai PDI Perjungan, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Fraksi Partai Amanat Nasional, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Nasdem, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, disampaikan bahwa:

Terkait penyerapan anggaran pada Tahun 2025, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan melaksanakan kegiatan-kegiatan sesuai rencana yang dijadwalkan dengan mengutamakan skala prioritas program kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Terkait pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan antar Kabupaten/Kota sebagaimana pertanyaan dari Fraksi Partai Golkar, pada Tahun 2025 direncanakan Belanja Modal Pembangunan jalan sebesar Rp411.872.888.822,00 (empat ratus sebelas milyar delapan ratus tujuh puluh dua juta delapan ratus delapan puluh delapan ribu 10 delapan ratus dua puluh dua rupiah) diharapkan dapat menghubungkan jalan-jalan antar Kabupaten/Kota secara maksimal.

“Kami ucapkan terima kasih atas saran yang diberikan Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Gerindra terkait kualitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang berkaitan dengan pemenuhan nilai-nilai ekonomi, efisiensi, efektivitas, equity atau keadilan, akuntabilitas dan responsibilitas,” katanya.

Selain itu pihaknya sependapat atas harapan yang disampaikan oleh Fraksi PDI Perjuangan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dapat mengeliminasi persoalan-persoalan yang merupakan isu strategis tentang kemiskinan, ketimpangan antar wilayah dan ketimpangan pendapatan.

Lalu kenaikan belanja tidak terduga sebesar 18 persen dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2025 sebagai antisipasi kemungkinan meningkatnya kondisi keadaan darurat dan mendesak yang masih terpengaruh perubahan iklim yang berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi di Sumatera Selatan.

“Kami juga sependapat dengan Fraksi Partai Demokrat bahwa penyusunan program, kegiatan dan sub kegiatan dalam APBD Tahun Anggaran 2025 harus dilakukan secara efisien, efektif, tidak bersifat rutinitas, tidak monoton dan tetap antisipatif, responsif serta fleksibel dalam menghadapi dinamika pandemik dan pemulihan perekonomian masyarakat, sehingga OPD terkait dapat membuat program yang menyentuh langsung kepada masyarakat,” katanya.

Terkait program mitigasi bencana sebagaimana pertanyaan, tanggapan dan saran Fraksi Partai Golkar, dapat disampaikan bahwa dalam upaya penanggulangan bencana telah dilakukan kajian risiko bencana yang disusun dalam sebuah dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) yang memberikan informasi tentang risiko kejadian bencana yang ada di Sumsel.

“Dalam dokumen KRB tersebut disajikan data dan informasi tentang kondisi risiko bencana yang ada di Sumsel yang menjadi salah satu dasar dalam penyusunan rencana penanggulangan bencana di Sumsel, termasuk sebagai dasar dalam penyusunan dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB), penyusunan dokumen rencana kontingensi, upaya pencegahan dan mitigasi bencana dan lain sebagainya,” katanya.

Selain itu dokumen RPB merupakan dokumen perencanaan terkait penanggulangan bencana agar setiap upaya yang dilakukan dapat berjalan secara sistematis, terencana dan terukur sehingga dapat menurunkan dampak bencana dan menjadi pedoman bagi seluruh lintas sektor/lintas program dalam upaya pencegahan dan mitigasi bencana.

Terkait Bidang Kesehatan sebagaimana pertanyaan, saran dan masukan yang di sampaikan oleh Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fraksi Partai Nasdem, disampaikan:

Dalam rangka pencegahan penyebaran Monkey fox atau cacar monyet, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera selatan telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443.33/7674/Kes/VII /2024 tanggal 28 Agustus 2024 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap Mpox di wilayah Sumatera Selatan, dan menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor: HK.02.02/C/2160/2024 tanggal 20 Agustus 2024 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Mpox Di Pintu Masuk, Pelabuhan dan Bandar Udara yang Melayani Lalu Lintas Domestik di Wilayah.

Maka Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan telah menghimbau kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Laboratorium Kesehatan Masyarakat/Daerah, Rumah Sakit, Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan lainnya agar dapat melakukan beberapa hal sebagai berikut:

a. Memantau perkembangan situasi dan informasi mpox melalui kanal resmi.

b. Melaksanakan pencegahan, deteksi dan respon mengacu pada pedoman pencegahan dan pengendalian Mpox (Monkeypox) tahun 2023.

c. Memantau melaporkan dan memastikan kasus sesuai dengan definisi operasional pedoman kepada Dirjen P2P.

d. Berkoordinasi dengan Laboratorium Kesehatan Daerah.

e. Mengirimkan spesimen kasus ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat sesuai dengan regional. 16

f. Memastikan pengiriman specimen dicatat ke dalam aplikasi all-record TC-19 pada menu pencatatan mpox.

g. Menindaklanjuti laporan penemuan kasus suspek/probable/konfirmasi dari fasyankes dengan melakukan investigasi dalam 1×24 jam termasuk pelacakan kontak erat.

h. Menyebarluaskan informasi tentang mpox kepada masyarakat dan fasilitas layanan kesehatan di wilayahnya.

i. Berkoordinasi dengan dinas atau instansi yang membidangi fungsi kesehatan hewan dan satwa liar di wilayahnya termasuk dalam penilaian risiko.

j. Meningkatkan komunikasi risiko sesuai dengan pedoman terutama untuk kelompok berdasarkan temuan kunci. Kemudian terkait adanya informasi tentang penemuan Suspect kasus di kota Palembang pada tanggal 3 Sepetember kemarin, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan telah memberikan penjelasan bahwa pasien tersebut negative dan bukan Mpox berdasarkan pemeriksaan sampel.

 Terkait dengan alokasi Pendidikan sebagaimana pertanyaan, saran dan masukan yang disampaikan oleh Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Nasdem, Fraksi Partai Amanat Nasional, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fraksi Partai Demokrat , disampaikan bahwa:

1. Alokasi anggaran Pendidikan menyesuaikan  mandatory spending yang diatur dalam undang-undang yaitu minimal 20% yang dipergunakan untuk infrastruktur pendidikan, peningkatan kualitas SDM di Provinsi Sumatera Selatan yang mana nantinya diharapkan SDM yang dihasilkan berdaya saing dan mampu meningkatkan kemandirian masyarakat.

2. Kami sepakat dengan Fraksi Partai Amanat Nasional bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berupaya untuk membuat program-program antara lain program pendidikan inklusi dimana sekolah umum wajib menerima anak berkebutuhan khusus, program sekolah religi, program peningkatan kurikulum muatan lokal dan program peningkatan kerja sama dengan industri dan dunia kerja untuk anak SMK.

 Terkait infrastruktur pendidikan, direncanakan penambahan dan rehab ruang kelas baru mengingat Indonesia akan menghadapi bonus demografi.

Setelah penyampaian Tanggapan/Jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi, dan seluruh peserta Rapat Paripurna dapat menerima jawaban tersebut karena sudah memenuhi harapan dari fraksi-fraksi, maka Rapat Paripurna diskors untuk dilanjutkan pembahasan secara teknis dalam rapat komisi-komisi bersama perangkat daerah (OPD) atau mitra kerja masing-masing dari tanggal 9 s.d 10 September 2024.

Serta rapat konsultasi pimpinan komisi-komisi DPRD dengan banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumsel dan inspektorat Sumsel selaku aparat pengawas internal pemerintah (APIP) daru tanggal 11 s.d 12 September 2024, yang laporan pembahasannya akan disampaikan pada Rapat Paripurna lanjutan 13 September 2024 yang menjadi agenda terakhir yaitu pengambilan keputusan berupa persetujuan terhadap Raperda APBD TA 2025.[***]

ADV

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap 3 Besar Tempat Kerja Terbaik di Indonesia Tahun 2023

    Terungkap 3 Besar Tempat Kerja Terbaik di Indonesia Tahun 2023

    • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 780
    • 0Komentar

    – JAKARTA, INDONESIA – Media OutReach Newswire –  Novo Nordisk, AstraZeneca, dan Darya-Varia Laboratoria diakui sebagai 3 tempat terbaik untuk bekerja di Indonesia pada tahun 2023 menurut program sertifikasi tahunan bergengsi “Tempat Kerja Terbaik”. Tempat Terbaik untuk Bekerja adalah program sertifikasi internasional, yang dianggap sebagai ‘Standar Platinum’ dalam mengidentifikasi dan mengakui tempat kerja terbaik di […]

  • Kemenkumham Sumsel Berniat Dirikan Sekolah Sadar Hukum

    Kemenkumham Sumsel Berniat Dirikan Sekolah Sadar Hukum

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.158
    • 0Komentar

    KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan  HAM (Kakanwil Kemenkumham) Sumsel, Ayub Suratman, Bc.IP, S.Pd, M.Si berniat mendirikan sekolah sadar hukum. Hal itu diungkapnya saat beraudiensi dengan Gubernur Sumsel di Ruang Gubernur Senin [14/10/2019]. Dia juga mengaku siap berkoordinasi baik  secara internal dan eksternal dengan FKPD  terutama yang terkait dengan bidang hukum. “Kami siap melaksanakan tugas dan […]

  • Maksimalkan Barjas, Bupati Muba Ajak LKPP RI ‘Turun Gunung’

    Maksimalkan Barjas, Bupati Muba Ajak LKPP RI ‘Turun Gunung’

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 940
    • 0Komentar

    PERCEPATAN pembangunan infrastruktur di Musi Banyuasin terbukti mendongrak perekonomian di Musi Banyuasin (Muba). Upaya-upaya dari berbagai sektor terus digencarkan Bupati Muba Dodi Reza, termasuk dalam upaya membuat implementasi belanja barang/jasa (barjas) yang tepat sasaran dan tepat waktu. Dalam kesempatan menghadiri Pembukaan Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 dan Mitigasi Risiko Permasalahan Hukum Dalam Pengadaan Barang/ […]

  • Pantau pasar, ada penurunan harga, Pesan Pj Bupati OKI masyarakat bijak dalam belanja

    Pantau pasar, ada penurunan harga, Pesan Pj Bupati OKI masyarakat bijak dalam belanja

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 885
    • 0Komentar

    Setelah kita pantau, komoditi pangan seperti beras, minyak dan telur, kita perkirakan mencukupi stoknya sampai Idul Fitri, sehingga masyarakat tidak kesulitan mencari bahan pokok, demikian disampaikan  Pj. Bupati OKI Asmar Wijaya. Menurutnya stok dan harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) selama Ramadhan hingga Idul Fitri (lebaran) dipastikan aman. Pemkab OKI rutin […]

  • Negara di Asean Komit  dalam Pemulihan Ekonomi & Digitalisasi, Ini 9 Kesepakatannya

    Negara di Asean Komit dalam Pemulihan Ekonomi & Digitalisasi, Ini 9 Kesepakatannya

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 918
    • 0Komentar

    NEGARA negara ASEAN berkomitmen untuk meningkatkan upaya pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19 dan mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang melalui dukungan  digitalisasi dan pendekatan yang lebih berkelanjutan. Hal tersebut mengemuka dalam Pertemuan Tahunan ke-7 Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN1 yang diselenggarakan secara virtual pada 30 Maret 2021. Selain itu, terdapat beberapa komitmen lain yang […]

  • Gotong Royong Realisasikan Desa Cantik

    Gotong Royong Realisasikan Desa Cantik

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 861
    • 0Komentar

      MENUJU transformasi dan digitalisasi data sampai tingkat desa, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin akan melakukan Pencanangan Desa Cantik (Cinta Statistik) serentak.   Hal ini diketahui dalam rapat persiapan Rapat Koordinasi Persiapan Pencanangan Desa Cinta Statistik, yang dipimpin oleh Pj Sekda Muba Musni Wijaya SSos MSi melalui Asisten Administrasi Umum Setda Muba Syafruddin, bersama Perangkat Daerah […]

expand_less
WordPress Archive Academix – Multipurpose WordPress Theme Academy LMS Offline Payment Addon Accalia | Dermatology Clinic & Cosmetology WordPress Theme + Elementor Accede – Digital Agency WordPress Theme Accentuate – A Professional Consulting WordPress Theme AccessPress Social Login AccessPress Social Pro Accommodo – Accommodation Travel WordPress Theme Accordion FAQ – WordPress FAQ Plugin Accordion FAQ WordPress Plugin