Stok Darah Palembang Masih Kurang 3.000 Kantong, Donor di Novotel Hampir Capai Target 250
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 22 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID -Kebutuhan darah di Kota Palembang masih jauh lebih besar dibandingkan stok yang tersedia setiap bulan. Dari kebutuhan sekitar 7.000 kantong darah untuk rumah sakit pemerintah dan swasta, PMI Kota Palembang baru mampu menyediakan sekitar 4.000 hingga 5.000 kantong.
Artinya, masih ada kekurangan sekitar 2.000 sampai 3.000 kantong darah setiap bulan. Kondisi ini membuat kegiatan donor darah menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.
Situasi tersebut terlihat dalam kegiatan donor darah yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang bersama Novotel Palembang, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan yang melibatkan karyawan hotel dan masyarakat umum itu mendapat respons tinggi. Bahkan, baru sekitar 30 menit sejak pelayanan dibuka, jumlah darah yang terkumpul disebut sudah mendekati 200 kantong.
Ketua PMI Kota Palembang mengatakan, kegiatan tersebut menargetkan terkumpul sebanyak 250 kantong darah. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan masih kuatnya kepedulian masyarakat untuk membantu sesama melalui donor darah.
“Alhamdulillah bersama Novotel Hotel kegiatan hari ini sangat ramai sekali. Semangat mereka untuk peduli antar sesama dalam memberikan darahnya sangat tinggi sekali,” ujarnya.
Menurutnya, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian kemanusiaan. Setiap kantong darah yang terkumpul dapat membantu memenuhi kebutuhan pasien di berbagai rumah sakit.
Karena itu, PMI Kota Palembang terus mendorong perusahaan, hotel, komunitas, organisasi, maupun masyarakat umum untuk ikut menggelar kegiatan serupa secara rutin.
Kegiatan donor darah di Novotel Palembang juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat lebih sadar terhadap pentingnya menjaga ketersediaan stok darah.
Salah seorang pendonor, Agus, warga Kelurahan Sukodadi, mengatakan dirinya mengetahui informasi kegiatan tersebut melalui media sosial PMI Kota Palembang.
“Saya terpanggil untuk mengikuti kegiatan ini karena ingin membantu sesama. Kabar donor darah ini juga sudah menyebar di grup WhatsApp,” katanya.
Antusiasme para pendonor di Novotel menjadi gambaran bahwa partisipasi masyarakat dapat membantu PMI mengurangi kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan darah di Palembang.
PMI Kota Palembang berharap kolaborasi dengan pihak swasta dan berbagai elemen masyarakat dapat terus diperluas. Dengan semakin banyak kegiatan donor darah, kekurangan stok darah yang selama ini mencapai ribuan kantong setiap bulan diharapkan dapat ditekan.
Bagi PMI, tambahan stok darah bukan hanya soal memenuhi angka kebutuhan, tetapi memastikan pasien yang membutuhkan transfusi memiliki peluang mendapatkan darah tepat ketika diperlukan. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
